Tag » Wacana

Wacana

Wacana

ISSN 1411-2271 (Print), ISSN 2407-6899 (Online).

About: Wacana, Journal of the Humanities of Indonesia is a scholarly journal accredited by Decree of the Directorate General of Research Reinforcement and Development, Ministry of Research, Technology, and Higher Education of the Republic of Indonesia No. 80 kata lagi

International Journal

SEJARAH KOPI MENURUT PARA ULAMA

Imam Najmuddin al-Ghazziy Seorang pakar sejarah mencatatkan dalam kitab al-Kawakib as-Sairah Fi A’yan al-Miah al-A’syirah bahwa : ” Orang yang pertama kali menjadikan kebiasaan minum… 320 kata lagi

Sejarah Kopi

Apakah kita berpihak pada angkutan umum? :)

Ini adalah dasar kenapa banyak ide untuk memprioritaskan angkutan umum:

*Photo Credit Dr. Heru Sutomo, 2000.

Gambar diatas memperlihatkan bahwa kendaraan pribadi menggunakan ruang jalan yang lebih besar daripada angkutan umum namun memindahkan lebih sedikit orang, jika satu kendaraan pribadi dengan lebar 1,5×5 meter=7.5 m2 hanya dapat memindahkan satu orang saja maka bus dengan lebar 2×12 meter=24 m2 dapat memindahkan 50 orang, perbandingannya kurang lebih 15:1 ! 607 kata lagi

Angkutan Umum

22 Tahun Desentralisasi Transportasi

Kita hitung Desentralisasi Transportasi ini dari ditetapkannya Undang-Undang Nomor 14 Tahun 1992 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan sampai ditetapkannya Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. 443 kata lagi

Transportasi

Prinsip Pengaturan Hukum

Belum ada definisi yang disepakati tentang prinsip-prinsip pengaturan hukum namun kita bisa kumpulkan prinsip-prinsip aturan yang telah dipraktekan dan harus dipenuhi sebelum aturan tersebut ditetapkan sebagai berikut: 527 kata lagi

Aturan Hukum

Campur Tangan Pemerintah dalam penyelenggaraan taksi online

Tanggung jawab atau urusan?

“Negara bertanggung jawab atas Lalu Lintas dan Angkutan Jalan dan Pembinaannya dilaksanakan oleh Pemerintah” (Pasal 5 ayat 1 Undang-undang 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan) 1.383 kata lagi

Aturan Hukum

Ryaas Rasyid: memburu koruptor merupakan sesuatu yang naif.

Menurut Ryaas Rasyid: memburu koruptor merupakan sesuatu yang naif karena koruptor terus-menerus diproduksi oleh sistem. (sumber)

“Maka kalau rakyatnya masih bodoh, ya enggak apa-apa mendapat pemimpin bodoh. 37 kata lagi

Perlu Tau