Label » Tsunami Aceh

Datang permisi dengan mengguncang tanah..
Lalu gemuruh suara air sayup-sayup terniang..
Tak lama..
Segerombolan air tak hanya menghampiri.. Ia datang untuk memberi pelukan badai..
Terus merengkuh yang di hadapannya.. 94 kata lagi

Coretan

Tsunami Aceh, 26 Desember 2004 yang lalu

Melanjutkan postingan saat jalan-jalan di aceh sebelumya,  yang berisi dokumentasi saya saat shalat subuh di Masjid Raya Baiturrahman, menikmati pemandangan Puncak Geureutee dan nongkrong di kedai kopi Aceh. 105 kata lagi

Traveling

Jalan-jalan ke Kota Banda Aceh dan Sekitarnya

Aceh. Siapa yang tidak mengenal propinsi yang lebih dikenal dengan sebutan Serambi Makkah. Propinsi yang terletak di ujung Pulau Sumatera ini sudah menerapkan syariat islam dalam kehidupan masyarakatnya sehari-hari. 405 kata lagi

Traveling

Ripin (Cerpen Kompas Pilihan 2005-2006)

Setiba edisi ini, Kompas mengubah nama antologinya. Jika tahun-tahun sebelumnya memakai tajuk Cerpen Pilihan Kompas, maka kali ini menggunakan tajuk Cerpen Kompas Pilihan. Pergeseran kata itu menandai perubahan mekanisme kurasi. 292 kata lagi

Saksi Konsumsi

The sun, it connects us from day to night. From the light to the dark.

The ruin, it connects me back to the memories of almost 11 years ago when the tsunami destroyed our homes.

14 kata lagi
Photo

10 Tahun Tsunami Aceh

Hari ini, 26 Desember 2014. Tepat pada hari ini, 10 tahun yang lalu, Aceh, Bumi Rencong dilanda gelombang tsunami yang luaaar biasa hebat. Gelombang besar yang terjadi akibat gempa besar yang berkekuatan 9,2 SR yang berpusat di Laut Hindia. 364 kata lagi

Renungan 26 Desember

Sore itu aku naik kapal feri perjalanan dari Bangkalan, Madura menuju Surabaya. Saat itu aku pulang dari acara PD PII Bangkalan, menyeberangi Selat Madura yang cukup tenang lautnya. 159 kata lagi

Coretanku