Tag » Tenun

PRODUK

Produk Lokal masyarakat desa Faturika seutuhnya dikoordinir oleh BUMDES Manu Mutin Silole untuk penyatuan dalam bidang pemasaran serta pengkoordinir penghasilan tetap masyarakat desa Faturika.

Beberapa Produk Lokal Masyarakat Desa Faturika antara lain: 26 kata lagi

BUMDES

Pemandangan Desa Faturika

Berikut adalah beberapa foto keadaan desa Faturika yang berpotensi untuk dikembangkan menjadi objek pariwisata serta pengembangan bidang pertanian menjadi pertanian yang berbasis terbaruka.

BUMDES

Menelisik Warisan Budaya Flores: Terpikat Tenun Ikat

Sejak remaja saya memang gandrung sekali dengan kain tradisional. Saat itu saya lebih mengenal batik khususnya. Saya punya koleksi berbagai kain batik, baik sengaja membeli maupun hadiah, termasuk batik dari Madura yang terkenal dengan warna-warna yang berani yang saya beli dari seorang teman dari Madura.

1.854 kata lagi
Indonesia

Crafting Journey, Threads of Life: The Big 20 and Growing Up

Hai Hello Hai Hello, welcome back to my crafting journey and the threads of life.

I’m back and after roughly almost 4 weeks I AM FINISHED WITH THE WEAVING! 756 kata lagi

Crafting Journey, Threads of Life: TV Shows, Podcasts & Music!

Hello hello and welcome to entry numero dos.

This is week I’ve been caught up with so much shit to do so I haven’t made a lot of progress actually. 876 kata lagi

Belanja Tenun NTT Online

Berbicara mengenai kain tradisional Indonesia, tentunya kita tidak dapat melewatkan tenun khas dari Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Motifnya yang mempesona dan pembuatannya yang cukup rumit dan teliti sudah tentu menjadikan daya tersendiri bagi para penggemar tenun. 550 kata lagi

#1Bulan1Museum: Silang Sengkarut Tekstil Indonesia

Beberapa bulan terakhir, saya semakin tertarik pada kain, khususnya tenun. Sejak pekerjaan saya bersentuhan dengan para penenun (sebelumnya penenun Baduy, sekarang penenun Lombok Timur), selembar kain yang sebelumnya hanya saya respon dengan “ih bagus ya”, kini lebih mengusik ketenangan dan sedikit membuat dahi berkerut. 930 kata lagi

Kisah