Tag » Tempo Dulu

Mawar-Mawar Weltevreden

Batavia 1852…
Di sebuah pesta dansa perumahan Elit Weltevreden .
“Wil je met mij dansen, juffrouw? ” Setelah pertemuan ketiga terealisasi, Frederick yang tak bisa berbahasa Prancis itu memberanikan diri untuk berdansa dengan Rosemarie de Lafayette. 1.281 kata lagi

Silvarani

Ini dia, 12 wajah Jakarta masa lalu

Setiap kota-kota besar di dunia pasti berawal dari kota kecil atau bahkan desa, tidak terkecuali kota Jakarta. Tempat idaman masyarakat Indonesia untuk mencari peruntungan dulunya hanyalah sebuah kota kecil yang masih dikelilingai kampung-kampung dan pesawahan. 16 kata lagi

Kata Kita

[Tempo Dulu] Ida Jacoba Andina Douwes Dekker

Jika kita mencari foto Permakaman Pandu di KITLV dengan kata kunci “Pandu”, niscaya kita akan menemukan belasan foto. Sayangnya, foto-foto tidak bisa diakses kembali.

Nah… 317 kata lagi

Tempo Dulu

[Tempo Dulu] Orang Boer menjadi Bandoenger

Maret 1903, tibalah 20 orang berkulit putih di pelabuhan Tanjungpriok. Sebagian dari mereka berkumis tebal, sebagian lagi tidak. Ada yang terlihat sepuh, dan ada pula yang muda. 160 kata lagi

Tempo Dulu

[Catatan] Rasia Bandoeng: Asal Usul Nama Jalan

Alkisah, pada awal abad 20, hiduplah pasangan suami istri bernama Soeridjan dan Bi Emi di Bandung. Rumah mereka di sekitar Tegallega. Pekerjaan mereka ialah mengurus rumah plesiran (bordil) dan isinya. 180 kata lagi

Tempo Dulu

Eksotisme Jakarta tempo doeloe

“Jakarta itu cinta yang tak terhapus oleh hujan tak lekang oleh panas. Jakarta itu kasih sayang.” – Sapardi Djoko Damono

Tampak sebuah kesibukan pada siang hari yang sangat terik di tepi Pelabuhan, menyambut kapal yang silih berganti merapat ke dermaga.

1.226 kata lagi
Beranda

[Tempo Dulu] Imlek: Kebaikan Datanglah, Kesialan Pergilah

Pada tahun 20-an, di Indonesia, Tjap Go Meh dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh orang Tionghoa. Ada yang merayakannya untuk membuang kesialan. Ada pula yang melakukan kegiatan khusus dengan maksud untuk mendatangkan kebaikan. 107 kata lagi

Tempo Dulu