Tag » Sajak

Day 12 -Surga Belum Tentu Jadi Tempatku

Waktunya akan tiba
Yang begitu dingin , sepi , dan tak terelakkan
Begitu juga dengan kematian
Yang banyak tak tahu, tapi gemar menyimpulkan

Waktunya akan tiba pula… 43 kata lagi

Puisi

Kelas Pekerja

Bagaimana kabarmu kawan
Bukan hanya satu kami berdiri
Berkumpul dalam lapangan hijau di jalan kami berbaris berteriak semangat

Terdengar kata-kata janji di atas awan
Melibas terkena angin,lalu langit kembali biru… 57 kata lagi

Puisi

Tersebutlah Aku

Tersebutlah aku ujung pinsil yang patah
dan tak sanggup menulis kata bisu
pada kertasmu yang rela bicara 1000 aksara.

Tersebutlah aku ujung pinsil yang kalah… 23 kata lagi

Poem

Senandika yang Pertama

Kuperhatikan mesra sekali cara hujan menyapa bumi

Ia basuh segala resah, luka pun seolah sirna dibuatnya

Ia tak sering menyapa bumi di belahan sini

Mungkin ia ingin membuat bumi merindu… 73 kata lagi

Bandung

ANONIM

Tampak belia
usia yang berkepala dua
tanpa pencapaian apa
belum dipandang apa

Mereka selalu menyapa
“anaknya si Ini ya?”
“adiknya si Itu ya?”
dibayangi ke ujung dunia… 32 kata lagi

Puisi

Mari kita saling menjadi sumber kekuatan satu sama lain

Mari kita saling menjadi sumber kekuatan satu sama lain,

Menimba ilmu baru dalam dunia haru-biru,

Menongkah alam dewasa yang penuh bercelaru,

Meninggalkan kesan dan hitam pura-pura, 102 kata lagi

Poems

Lalu Aku Menerima

Lalu aku menerima setiap kata yang diucapkan salju di musim lalu, agar aku sanggup menerjemahkan hikayat purba atas setiap keikhlasanmu untuk jatuh. Dan aku sekadar mengeratkan mantel agar tak kedinginan. 89 kata lagi

Poem