Menyaksikan bahwa Allah yang kita sembah dalam Kristus ialah Allah satu-satunya, tidaklah selalu mudah. Terutama, di negeri yang multireligio-kultural serta di era pluralisme ini. Hendaknya kita bukan hanya berteori atau berteologi bahwa monoteisme lebih masuk akal daripada politeisme, tetapi harus disertai kesaksian hidup monoloyalitas kepada Kristus. 200 more words