Tag » Petani

Memerdekakan Koperasi Pedesaan

Masyarakat petani di Kabupaten Jember mulai resah atas beredarnya beras impor asal India yang berjumlah ratusan ton dengan harga jual di bawah harga lokal, yakni Rp1.900 per kilogram, akibatnya banyak stok gabah dan  beras lokal yang sulit laku dipasarkan. 1.216 kata lagi

Tentang Hari Tani Nasional: yang Personal dan yang Komunal

Menurut Undang-undang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani No. 19 Tahun 2013 pasal 1, petani didefinisikan sebagai warga negara Indonesia perseorangan dan atau beserta keluarganya yang melakukan usaha tani di bidang tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, dan atau peternakan (KontraS: 2015)

827 kata lagi
Artikel

Tanah dan Petani

Bagi orang tani desa, tanah adalah suatu harta yang sangat berharga. Hak milik atas tanah merupakan suatu kemutlakan untuk menopang kehidupan masyarakat tani desa yang penghidupannya bergantung atas hasil pertanian. 347 kata lagi

Catatan Pribadi

Rasa dan kualitas kopi tak hanya dipengaruhi bibit dan asal kopi. Berbagai proses pasca-panen harus dilakukan dengan cara yang tepat. Termasuk dalam hal menjemur dan menentukan lokasi penyimpanan kopi.

164 kata lagi
Kopi

Agropreneur, Strategi Membangun Desa Mandiri

Agropreneur secara sederhana didefinisikan sebagai suatu aktivitas usaha/bisnis yang komoditas utamanya berbasis agro, baik bergerak di bidang off farm (contoh : pemasaran) maupun on farm (contoh: usaha budidaya). 1.207 kata lagi

MERDEKA!!!

Bandung, 17 Agustus 2016
18:40 wib
Hellouuu readers, Selamat Hari Kemerdekaan 17 Agustus yg ke-71! MERDEKA! MERDEKA!

Btw, foto bendera diatas gw ambil dari foto teman special gw yg tepat hari ini 17 Agustus 2016, dia sedang ada di salah satu puncak gunung di Indonesia. 1.682 kata lagi

Indonesia

Pemanfaatan Hutan oleh Masyarakat Sekitar Melalui Hutan Kemasyarakatan (HKm)

Indonesia sebagai sebuah negara yang terletak di khatulistiwa memiliki sumber daya alam yang melimpah, salah satunya kayu yang merupakan hasil dari sektor kehutanan. Sejak diadakannya KTT Bumi di Rio de Janeiro pada tahun 1992 yang melahirkan konsensus mengenai prinsip-prinsip kehutanan yang dituangkan dalam sebuah Non-Legally Binding Authorative Statement of Principles for a Global Consensus on the Management, Conservation, and Sustainable Development of all Types of Forest.   1.164 kata lagi