Tag » Pesantren

Pesantren & Mereka yang 'Tersiksa' di Dalamnya

Kamar kami cukup luas, tapi dihuni sekitar 70-an anak. Tak ada barang berharga yang kami simpan di sana. Jangan bertanya tentang radio atau televisi. Membayangkannya saja sulit. 561 kata lagi

Islam

Momen Goes To Pesantren Baitul Qur'an Depok & Daarul Qur'an Tangerang

Masih dalam bulan Ramadhan yang penuh berkah, Melon Indonesia menyelenggarakan serangkaian Program Ramadhan ke dua pesantren di Jabodetabek, yaitu Pesantren Baitul Qur’an di Depok dan… 303 kata lagi

Backstage

Pesantren PayTren Ramadhan 1438 H/2017

Kerajaan yang diberikan kepada manusia selalu ada batasnya. Sebesar dan seluas apapun kerajaan yang dimiliki oleh manusia ada hal yang tidak bisa dalam kekuasaan penuh. 128 kata lagi

Program PayTren

Menyambut Ramadhan

Tidak ada yang tahu, bagaimana kehidupan akan berjalan di depan. Hanya rangkaian di belakang saja yang akan terus terkenang karena sudah benar-benar terjadi. Terjadi pun bahkan tidak atas apa yang dikehendaki, hanya menjadi pion yang bergerak oleh takdir yang ada. 500 kata lagi

Santri

Penggalangan Dana Renovasi Masjid & Pesantren Al Ikhlas, Jepang

https://kitabisa.com/masjidpesantrensano

Assalamu’alaykum Warohmatullah Wabarokatuh

Kami jamaah Masjid Al Ikhlas, Sano Prefektur Tochigi Jepang berjumlah 200 an orang sebagian besar orang Indonesia baik pekerja profesional maupun TKI. 363 kata lagi

Aktifitas

Sejarah Singkat Pesantren Ummul Quro Al Islami Bogor

SEJARAH SINGKAT PESANTREN

Nama Ummul-Quro diambil dari julukan kota Mekkah di Saudi Arabia. Maksud pendiri mengambil nama ini adalah untuk tabarrukan (mengambil keberkahan) dari kota suci Mekkah yang selalu dibanjiri oleh kaum Muslimin dari segala penjuru dunia. 174 kata lagi

Pesantren

Fenomena Islam Liberal dalam Novel KEMI (Cinta Kebebasan yang Tersesat)

Novel KEMI bercerita tentang fenomena pemikiran islam liberal di Indonesia. Bagaimana paham-paham ini merasuk ke pikiran para cendekiawan – cendekiawan muslim terutama dengan latar belakang pendidikan pesantren. 208 kata lagi

Book