Tangisan Yesus tak berakhir di Yerusalem, Paris atau Raqqa. Ia menangisi setiap kota yang tak mengetahui saat Allah melawatnya. Ia punya penalaran dan hati yang bersimpati pada manusia korup dan mengerti betapa kehancuran tak terelakkan jika hati manusia tak sungguh terpaut pada Allah. 469 kata lagi