Tag » Patologi

Penyakit Parkinson

Definisi

Penyakit  Parkinson  merupakan  penyakit  neurodegeneratif  system ekstrapiramidal yang merupakan bagian dari Parkinsonism yang secara patologis ditandai oleh adanya degenerasi ganglia basalis terutama di  substansia nigra pars kompakta  (SNC)  yang  disertai  adanya  inklusi  sitoplasmik  eosinofilik  (Lewy bodies) (Kelompok Studi Movement Disorder PERDOSSI, 2013).Parkinsonism  adalah  suatu  sindrom  yang  gejala  utamanya  adalah  tremor waktu  istirahat,  kekakuan  (rigidity),  melambatnya  gerakan  (akinesia)  dan 3.387 kata lagi

Patologi

Penyebab gangguan sensorik pada kulit penderita Down Syndrome

Latar Belakang Masalah

            Anak  mengalami  proses  tumbuh  kembang  yang  dimulai  sejak  dari  dalam kandungan,  masa  bayi,  dan  balita.  Setiap  tahapan  proses  tumbuh  kembang  anak mempunyai  ciri  khas  tersendiri,  sehingga  jika  terjadi  masalah  pada  salah  satu tahapan  tumbuh  kembang  tersebut  akan  berdampak  pada  kehidupan  selanjutnya. 1.637 kata lagi

Patologi

Kanker

Semua atau hampir semua kasus kanker disebabkan oleh proses mutasi / akivasi abnormal gen sel yang mengendalikan pertumbuhan sel dan mitosis sel. Gen abnormal itu disebut… 166 kata lagi

Patologi

Hipertensi

Hipertensi berdasarkan penyebabnya dibagi menjadi dua jenis yaitu :

(1) Hipertensi primer atau esensial adalah hipertensi yang tidak / belum diketahui penyebabnya. Sekitar 90 % pasien termasuk katagori hipertensi primer. 558 kata lagi

Patologi

Nyeri Cuma Sebelah di Muka? Hanya Sakit Gigi atau Trigeminal Neuralgia ?

pernah atau lagi mengalami nyeri yang terasa menusuk – nusuk di bagian gigi, hidung, mata, pipi di wajah tapi hanya sebelah? dan mengira kalau itu semua sumbernya gigi – gigi anda yang bermasalah ? 779 kata lagi

Medis

Patologi Sistem Pernafasan

Sistem pernapasan dapat mengalami berbagai gangguan, baik karena kelainan sistem pernapasan atau akibat infeksi kuman.

Beberapa jenis gangguan sistem pernafasan antara lain (Dari Berbagai SUMBER): 2.770 kata lagi

Belan