Tag » Otonomi Daerah

Izinkan Mini Market Kembali Jual Bir, Ahok Tak Paham Aturan

Jakarta, terompahku —Penyataan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok yang menyatakan tidak ada larangan mini market menjual miras golongan A (bir dan sejenisnya) dinilai sebagai bentuk ketidakpahaman seorang kepala daerah terhadap regulasi terkait miras. 427 kata lagi

Otonomi Daerah

Kepentingan Sistem Informasi Desa

Semangat Otonomi dan Undang-undang Desa

Bermula dari semangat otonomi daerah yang bertujuan untuk mendekatkan pemerintah kepada rakyatnya, semangat ini kemudian mewujudkan UU 22/1999 dan UU 32/1999 untuk penetapan Otonomi Daerah, dalam perkembanganya kemudian diganti menjadi UU 32 dan 33/2004, yang memberikan kewenangan yang lebih luas bagi pemerintahan di  daerah terutama di wilayah kabupaten untuk mengelola wilayahnya. 1.256 kata lagi

Special

Pilih Desa atau Kelurahan ?

Berbicara mengenai pembagian administratif wilayah di Indonesia, kita mengenal berbagai istilah seperti Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan, Desa/Kelurahan. Di bawah Desa/Kelurahan juga ada istilah Dusun/Kampung, Pedukuhan dan lain-lain, tergantung pada masing-masing daerah memberikan nama. 923 kata lagi

Fokus

Haruskah Tulungrejo Berpisah dari Induknya (Otonomi Desa Bocek dan Ketertinggalan Pembangunan Dusun Tulungrejo)

Euforia otonomi desa nampaknya menyisakan duka yang mendalam bagi Dusun Tulungrejo. Alokasi anggaran begitu besar digelontorkan oleh daerah dan pusat yang diperuntukkan untuk desa hanya terdengar nyaring ditelinga warga Dusun Tulungrejo tanpa hinggap di wilayah mereka. 631 kata lagi

Fokus

Selamat Jalan Profesor Bhen

Kamis, 11 Pebruari 2016

Akademisi penggagas enam fase putaran roda desentralisasi, Bhenyamin Hoessein, wafat. Ia salah satu dari sedikit ahli pemerintahan daerah di Indonesia.

Salah satu persoalan pelik yang terus muncul dalam sistem ketatanegaraan Indonesia adalah hubungan pemerintah pusat dan pemerintah daerah. 1.307 kata lagi

Lina Miftahul Jannah

Summary Grade 9 "Otonomi Daerah"

Teman-teman, di bawah ini adalah rangkuman dari pembelajaran kita pada BAB II.

Pada materi pertama, dipersilakan kalian mencari sendiri rangkumannya, karena bapak hanya menuliskan rangkuman tersebut dalam bentuk pertanyaan, sedangkan rangkuman mengenai Kebijakan Publik, bapak rangkum semudah mungkin agar kalian dapat memahami pembelajarannya. 28 kata lagi

PPKn