Tag » Orde Baru

Memoar Cikalong Kulon: Tentang Rasa Aman

Pagi hari di tahun 1994. Cikalong Kulon, Jawa Barat… Di kota kecamatan kecil ini, pagi tak hanya ditingkahi oleh kokok ayam jantan yang dengan pongah memecah kesunyian. 1.143 kata lagi

Memoar

Tidak Pernah Kepercayaan Rakyat Turun Serendah Ini

Tempo, Edisi 45/02 – 10/Jan/1998

Wawancara Hermawan Sulistyo:

Kekuasaan Orde Baru sudah mencapai batas maksimalnya, ujar pengamat Arbi Sanit. Dosen Universitas Indonesia itu agaknya meninjau faktor politik sebagai pondasi paling dominan guna tegak atau runtuhnya suatu rejim kekuasaan. 2.509 kata lagi

Soeharto

Suksesi Indonesia Akan Seperti Thailand

TEMPO Interaktif, Edisi 40/02 – 05/Des/97

Wawancara Hermawan Sulistyo:

SUKSESI selalu menarik dibahas. Apalagi, sejak Presiden Soeharto di ultah Golkar pada tanggal 19 Oktober 1997 lalu, mengungkapkan kata-kata… 2.722 kata lagi

Soeharto

Di Ruang Teatrikal

Oleh: Al Muiz Ld.

Di ruang bersudut ini
Terlihat lampu bercahaya sexy
Merah, Kuning, Jingga dan Putih
Terbeber kain hitam melebar
Dihiasi genteng berterbangan
Sekilas membuatku bertanya-tanya 166 kata lagi

Puisi

Ilusi Stabilitas

Saat pemerintah Orde Baru berhasil -meminjam bahasa Ricklefs- ‘diciptakan’, pemerintah ini menyusun sebuah ‘ilusi’ stabilitas. Ilusi berarti adalah angan-angan atau khayalan. Di permukaan terlihat baik-baik saja, namun apabila dicermati lebih dalam akan ditemui sesuatu yang ganjil. 453 kata lagi

Tukar Pikir

Membaca Kembali Warkop DKI

Suatu hari di siang yang terik, seorang teman melantunkan sepotong lagu yang liriknya tidak asing di telinga. Sebagaimana musik yang seringkali tiba-tiba muncul di dalam benak, tentu menimbulkan semacam refleksi, dan tanpa sadar seseorang tersebut melantunkan sepotong lagu – dengan bernyanyi ataupun bergumam. 1.035 kata lagi

Perspektif

POLITIK, MAHASISWA, DAN KOTA DALAM CORET-CORET DI TOILET

Cerita-cerita dalam Coret-coret di Toilet merupakan contoh dari suatu kecenderungan sastra pasca-Orde Baru Soeharto, yang disebut dengan era Reformasi. Eka Kurniawan menarasikan politik melalui kumpulan cerita pendeknya tersebut.

7.618 kata lagi
Esai