Tag » Orde Baru

Membaca Kembali Warkop DKI

Suatu hari di siang yang terik, seorang teman melantunkan sepotong lagu yang liriknya tidak asing di telinga. Sebagaimana musik yang seringkali tiba-tiba muncul di dalam benak, tentu menimbulkan semacam refleksi, dan tanpa sadar seseorang tersebut melantunkan sepotong lagu – dengan bernyanyi ataupun bergumam. 1.035 kata lagi

Perspektif

POLITIK, MAHASISWA, DAN KOTA DALAM CORET-CORET DI TOILET

Cerita-cerita dalam Coret-coret di Toilet merupakan contoh dari suatu kecenderungan sastra pasca-Orde Baru Soeharto, yang disebut dengan era Reformasi. Eka Kurniawan menarasikan politik melalui kumpulan cerita pendeknya tersebut.

7.618 kata lagi
Esai

La Daru, Eksodus dan Hari ini di Kota Bau-Bau

“Mo beli kacang ka seng?” Sapa seorang pria paruh baya di belakang saya.
Tanyanya memecah keheningan saya yg sedari tadi fokus menjepret gadis belia dipojokan dekat tangga kapal Feri. 622 kata lagi

Beranda Cerita

AMBISI KRITIKUS MENCARI YANG BARU

Pengantar

Dalam peta kritik sastra Indonesia modern, Dami N. Toda digolongkan ke dalam kritikus yang menulis kritik sastra terapan dengan pendekatan metode ilmiah taraf pertama. Menurut Rachmat Djoko Pradopo (2002: 363), periode ini berkisar antara 1976 sampai 1988. 6.011 kata lagi

Esai

Generasi Widji dan Sesudahnya

Saya lahir tepat tiga dekade pasca Angkatan 66 turun ke jalan, di bulan yang sama saat tertembaknya Arif Rahman Hakim. Dan juga beberapa bulan menjelang kerusuhan 27 Juli di Jakarta. 1.117 kata lagi

Perspektif

Democracy Now!: "Kenapa Harto Begitu Membenci Pramoedya Ananta Toer?"

Saya dikirimi seorang kawan sebuah rekaman suara. Bukan sembarang, ini wawancara Amy Goodman dengan Pramoedya Ananta Toer untuk program radio mereka, Democracy Now!. 2.270 kata lagi

Jurnalisme

TRAGEDI 27 JULI DAN IKON REFORMASI

TRAGEDI 27 JULI, DAN IKON REFORMASI

Oleh: Hamka Haq

Pada tahun 1973, Pemerintah Orde Baru melakukan penyederhanaan partai, dengan menggabung semua partai Islam menjadi satu, yakni Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dan semua partai nasionalis menjadi Partai Demokrasi Indonesia (PDI). 589 kata lagi

POLITIK