Tag » Orde Baru

Supersemar : Surat Perintah Sebelas Maret

Cetakan : Kedua, 1977
Penerbit : Darma Putra – Kostrad
Tebal : 175 hlm.
Harga : Rp. 100.000,-
Kondisi : Hardcover, komplit
Tinjauan : Berisi tentang sejarah berdirinya Orde Baru. Dilengkapi foto-foto menarik.
Kontak/sms : 0857 4118 5724

Jual

Komunisme: Sebuah Humor!

Suatu hari, beberapa tahun lalu, ponsel saya berdering. Belakangan saya tahu dua kalau telepon bernada monopolik itu berdering. Saya tak kunjung menganggangkatnya lantaran berada di kamar mandi. 1.061 kata lagi

Sejarah Panjang Hari (Libur) Buruh di Indonesia

Di Indonesia, penetapan hari buruh (May Day) yang jatuh pada 1 Mei memiliki kisah panjang. Bahkan sempat mengalami perubahan beberapa kali. Hal itu terkait kondisi politik yang berkembang di masa itu. 537 kata lagi

SBY

Dialog Seorang Eksil dan Perempuan Tionghoa

Pada suatu siang yang tidak terlalu nyaman di Amsterdam, berangin dan dingin, saya memasuki sebuah apartemen kecil penuh buku. Di pintu apartemen itu tertulis nama Samardji. 1.409 kata lagi

Artikel

Mengungkap Fakta Dalang Kerusuhan Mei 1998

Pengkaderan Kasebul

Saya menempuh pendidikan di sekolah milik Cosmas Batubara, tokoh eksponen’66 yang menghadiri rapat di rumah Fahmi Idris yang juga dihadiri Sofyan Wanandi. Rapat mana untuk pertama kalinya Benny Moerdani mengungkap rencana menggulingkan Presiden Soeharto melalui kerusuhan rasial anti Tionghoa dan Kristen (Salim Said, Dari Gestapu Ke Reformasi, Penerbit Mizan, hal. 2.405 kata lagi

Politik

Konteks

Rhenald Kasali – Rumah Perubahan
Koran Sindo – 25 Feb 2016

Mungkin karena puluhan tahun hidup dalam pragmatisme Orde Baru, kita jadi kesulitan untuk melihat jauh ke depan. 1.251 kata lagi

Perubahan

Perlukah Menghidupkan Kembali GBHN?

Orde Baru melahirkan GBHN sebagai instrumen perencanaan jangka panjang. Lalu ada Repelita (rencana pembangunan lima tahun) sebagai instrumen perencanaan jangka menengah lima tahunan. Dari sana dijabarkan perencanaan tahunan dalam bentuk anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN). 394 kata lagi

Development