Tag » Novel Misteri

High School Detective Love Story Part.25-End

Senin, 2 September.

Dia berada di sini tadi. Dia berada di rumahku. Dia mengunjungiku dan membawakan karangan bunga yang sangat indah.

Aku masih harus beristirahat sehingga Hari Senin ini aku belum masuk sekolah. 1.172 kata lagi

Fiksi

High School Detective Love Story Part.24

Minggu, 1 Januari. Akhirnya kembali ke kasurku sendiri. Sebentar lagi tengah malam. Ayah pasti marah jika tahu aku masih terbangun.

Aku pingsan karena trauma dan kelelahan. 687 kata lagi

Fiksi

High School Detective Love Story Part.23

Closed Cases

Eden: Sang Hantu dari Masa Lalu

Penulis: Mario Harefa

Basil sekali lagi berhasil menyelesaikan sebuah kasus yang melibatkan “Hantu Masa Lalu”-nya. Seorang wanita cantik yang dikenal dengan kode nama “Eden”, pencuri yang terselubung oleh bayangan, akhirnya berhasil ditaklukkannya. 1.647 kata lagi

Fiksi

High School Detective Love Story Part.22

Masih Hari Minggu, 1 September.

Aku tersadar dengan kepala yang pusing dan berada dalam keadaan terikat ke sebuah kursi. Efek obat bius yang digunakan oleh Eva membuatku “melayang.” Samar-samar aku bisa mendengarnya berbicara di telpon dengan seseorang. 321 kata lagi

Fiksi

High School Detective Love Story Part.21

Minggu, 1 September.

Agak sulit untuk mengingat-ingat dengan baik apa yang terjadi selama dua hari belakangan. Kecuali kenyataan bahwa aku telah mengalami pengalaman yang paling menegangkan dan menakutkan sepanjang hidupku, sebagian kejadian itu tampak samar-samar. 2.117 kata lagi

Fiksi

High School Detective Love Story Part.20

Jumat, 30 Agustus. Istirahat.

Aku pergi mencari Basil setibanya di sekolah. Aku tidak lagi memikirkan mengenai kecemburuanku kepada Eva. Saat ini ada yang jauh lebih mendesak dibandingkan hal itu. 736 kata lagi

Fiksi

High School Detective Love Story Part.19

Tengah malam. Jadi secara teknis ini sudah Jumat, 30 Agustus.

Ya, Tuhan. Ya, Tuhan! Ini tidak mungkin! Mungkinkah? Aku berkali-kali memeriksanya dan aku yakin dengan penemuanku. 535 kata lagi

Fiksi