Tag » Monokotil

Lelah

terkadang kau merasa begitu lelah untuk merasa lelah, bukan karena harimu yang tak berwarna bunga, ataupun sepanjang hari yang membuat tubuhmu berkeringat. hingga kau ingin sekali terlelap begitu saja, tanpa perlu mengeja ingatan. 217 more words

Monokotil

Kanvas Berwajah Malam

Apa yang kau tahu perihal semestaku, tuan? Ketika dadaku kau sesaki dengan tanda Tanya yang berkepanjangan, dan musim-musim yang kerap tak pernah menjanjikan pagi di esoknya. 219 more words

Monokotil

Sekali Lagi

tak ada jalan yang tak ingin tak kau lewati. dengan sepasang kaki dan sepasang hati yang kiranya kau pikir akan menjadi lebih baik. kau adalah perempuan yang kerap menikmati rasa getir, sebab kau percaya bahwa kebahagiaan ialah milik masing-masing takdir. 194 more words

Monokotil

shewolf

begitu banyak wajah yang ia lihat, tak mampu lagi tehitung angka; beberapa dipenuhi tanda tanya dan tembok-tembok yang begitu besar mencoba melindungi apa yang perlu dijaga, beberapa lainnya hanya berupa lembaran kaca yang mudah pecah, bahkan tak sedikit yang mencarinya di sela rupiah hingga melupa bagaimana wajah aslinya. 216 more words

Monokotil

Taman Bunga yang Patah

hatinya pernah secantik taman bunga, dipenuhi bunga berwarna merah muda. ia bahkan menaruh isi kepalanya pada akar yang menjalar perut bumi di dalam sana. hingga sebuah pohon tumbuh dengan sempurna, menjadikan apa-apa yang ada di sekelilingnya ikut merendah. 194 more words

Monokotil

Mencintai Tak Pernah Seindah Ini

Yaa Allah,

Sebelum kaki-kaki takdirMu mengucurkan ujung yang utuh, biarkan keresahan memakamkan dirinya di kedua tanganku yang menengadah kepadaMu. Kerap kulihat candaMu melantangkan rindu yang menahun, membiarkan kesipusipuanku terpancar dari raut tatapanku. 411 more words

Monokotil

Dear Tika,

Tentu saja, usia bukan hanya perihal angka dan bertambahnya kerut di wajah; tapi usia ialah sebuah perjalanan yang kiranya tak kan pernah mudah kaulewati tanpa usaha dan doa. 103 more words

Monokotil