Tag » Mentari

Hasrat Imajiner Sang Proklamator

Cukup sudah aku tertidur

setelah sekian lama berdiam diri

aku mau bangkit


aku rindu menyapa embun sejuk

membiarkan rambut dan kulit dibasih

hangatnya cahaya mentari

diiringi celoteh pipit yang singgah

memanen bulir padi


oh..aroma semerbak bulir itu

meresap ke dalam sukmaku


kunantikan senyum gembira

yang dulu begitu nikmat

senyum segala suku

tawa riang segala etnis

dan duka seluruh umat


masihkah semua itu seperti dahulu kala? 19 kata lagi
Puisi

Jika

Jika malam menyuguhkan sepi
Ingin aku berpuisi
Sembari menari
Di atas lembah Sunyi
Lalu hingga datang sang pagi
Berselimut mentari menyejukkan hati

Jika pagi ternyata enggan merayap turun ke Bumi… 50 kata lagi

Selarik Sajak

Sepenggal Sajak

Mentari mengintip dari balik tirai keanggunannya

Menyibak hawa dingin yang memeluk jiwa-jiwa pengembara

Mengusir duka, membelai luka

Menghangatkan jiwa-jiwa yang penuh dosa

Seolah berkata

Tidakkah ada secuil kebaikan dalam hati kalian yang pekat? 75 kata lagi

Selarik Sajak

Mentari

Mentari, kau begitu sayu pagi ini. Mendung menyelimuti bumi. Membasahi segenap tanah, dedaunan, atap-atap rumah dan jiwa-jiwa yang sendiri.

Mentari, kehadiranmu digantikan rintik-rintik deru hujan. Menjadikan jendela tempatku memandang, mengembun tak dapat melihat luar. 35 kata lagi

Puisi

Mentari

Mentari, kau begitu sayu pagi ini. Mendung menyelimuti bumi. Membasahi segenap tanah, dedaunan, atap-atap rumah dan jiwa-jiwa yang sendiri.

Mentari, kehadiranmu digantikan rintik-rintik deru hujan. Menjadikan jendela tempatku memandang, mengembun tak dapat melihat luar. 35 kata lagi

Indonesia

Gugatan Pagi

Menggugat pagi dari ketinggian
Mentari kau begitu terik
Tetapi dingin menyelimutimu
Membungkus diri bersama kabut
Basahan dedaunan, apakah itu salahmu?
Sejuk, apakah itu baumu?
Sayang, hangatmu semu

Malas, apakah itu aku?

Indonesia

Jangan Sekarang

Langit membiru, mentari pun semakin percaya diri

Semesta terlihat berbinar

Alam pun ikut riang

Menyaksikan semesta yang gembira berpeluk sinar mentari

Diujung sana, awan kelam mengintip… 92 kata lagi

Puisi