Tag » Membaca

Koala Kumal–Buku Beda dari Raditya Dika

Dik, kamu tahu gak istilah Mama untuk orang yang sudah pernah merasakan patah hati?’
‘Apa, Ma?’ Nyokap menatap mata gue, lalu bilang, ‘Dewasa"
"..ada detak jam yang terdengar sayup,ada senyum kecil mengembang di bibir.

146 more words
Menulis

Adonna Gadis Israel

Secara kebetulan hari itu langit Palestina-Israel terbelah. Semburat jingga memulas terbelahnya langit menjadi serupa keindahan yang tiada tara. Tanah para nabi memang patutlah sekiranya diperlakukan seperti itu oleh alam. 507 more words

Kang Rik-rik

Manfaatkan Perpusda, Siswa Didorong Tingkatkan Gemar Membaca

KEBUMEN – Pemerintah Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, mendorong kalangan siswa setempat untuk meningkatkan budaya gemar membaca dengan memanfaatkan berbagai fasilitas perpustakaan daerah setempat. “Melalui para kepala sekolah, kami minta terus mendorong para siswa untuk semakin gemar membaca dengan mengunjungi dan memanfaatkan perpustakaan,” kata Bupati Kebumen Buyar Winarso di Kebumen, Rabu. 169 more words

Kebumen Kota

Selimut Debu

           Ini emang buku perjalanan asli orang Indonesia yang paling ngeri yang pernah kebaca. Kalo kisah penaklukan 7 puncak tertinggi udah ada agent yang jelas dan jalur yang terarah dari sononya. 244 more words

Menulis

Elang

Kali ini aku ingin bercerita mengenai seorang pria yang telah membuatku terkagum-kagum, kawan. Matanya gelap, persis mata elang–tanpa campur tangan maskara yang dikenakan para artis. Tubuhnya tidak proposional, pendek dan sedikit berisi. 675 more words

My Life

Bentang dan Apa Artinya Bagi Saya

Ini adalah tulisan yang saya buat dengan ketulusan yang ikhlas dan apa adanya tentang apa yang saya rasakan dan saya alami selama saya mengenal Bentang Pustaka dan buku-buku yang diterbitkannya. 769 more words

Myself

Kenapa Kita Harus Membaca?

“Mengapa manusia menghancurkan buku?”

Pertanyaan inilah yang mendasari seorang Fernando Baez, pakar perbukuan asal Venezuela melakukan penelitian.

Pelarangan dan penghancuran buku bisa dibilang merupakan bentuk kekerasan yang paling halus dan relatif baru dalam sejarah kebencian terhadap buku, itu yang dipaparkan Robertus Robet dalam pengantar buku “Penghancuran Buku dari Masa Ke Masa”. 390 more words

Menu