Label » Majelis Rasulullah

Rawi Adhiyaaul Laami

Kitab Maulid Adh-Dhiyaul Lami’ merupakan Kitab yang disusun oleh Al-Musnid Al-Habib Umar bin Muhammad Al-Hafizh. Inilah Kitab Maulid mutakhir yang penyusunnya masih dapat kita jumpai untuk dimintai ijazahnya.Atau bisa juga kita minta ijazahnya melalui murid-murid beliau, seperti Al-Habib Munzir bin Fuad Al-Musawa, Al-Habib Jindan bin Novel dan Al-Habib Ahmad bin Novel. 29 kata lagi

Portofolio

Habib Munzir Memulai Majelis RasuluLLah

Hb Munzir : awal mula dakwah saya di jkt 1998 saya membawakan sandal ustadz yg sudah punya murid sekitar 30-40 orang, saya sering dimaki didepan murid muridnya yg juga mencintai saya, saya sabar karena saya tahu hati hadirin semakin condong pada saya, 184 kata lagi

Majelis RasuluLLah

Wahai Dunia

Sumber : Forum Tanya Jawab Majelis Rasulullah: Iseng Dalam Keluhuran

Sumber Gambar: dhiya-ulkahfi.blogspot.com

Wahai Dunia, Wahai dambaan disetiap zaman, telah berjuang memperebutkanmu sedemikian banyak pembesar dan Raja Raja, mereka menikmati keberhasilan dengan kegembiraan. 354 kata lagi

Wahai Ahlu Badr..!

Ratusan wajah suci pemilik jiwa khusyu menghadap dengan penuh Takdhim kepada manusia yg paling berhak dicintai, yg bakti kepadanya merupakan kesempurnaan Iman, Sayyidina Muhammad saw. Ramadhan tahun kedua Hijriyah adalah ramadhan yg berbeda dari segenap ramadhan sepanjang sejarah Bumi dihamparkan oleh Sang Pencipta swt, Sang Nabi saw berkata kepada mereka : “Beri aku pendapat wahai khalayak..?”, beliau saw mengucapkan itu dengan maksud pada kaum Anshar, maksudnya apakah mereka akan ikut bersama dalam Jihad atau tetap tinggal, sebab saat Bai’at Aqabah mereka bersumpah setia membela Rasul saw sebagaimana mereka mempertahankan keluarga dan anak anak mereka, namun itu jika Rasulullah saw telah masuk ke Madinah, jika diluar maka mereka berlepas diri, 1.987 kata lagi

kesempurnaan cinta delta fm (the new delta fm)

tidak semua orang
bisa bersama orang yang tepat
(tidak semua orang bisa dapat supir taksi yang tepat)
kau bersenandung lirih
lalu berhenti

“adakah cinta yang tulus kepadaku…” 33 kata lagi

Puisi