Tag » Kumpulan Cerpen

LAKI-LAKI YANG KAWIN DENGAN PERI

Judul: Laki-Laki yang Kawin dengan Peri, Cerpen Pilihan Kompas 1995, 148 halaman.

Penerbit: Kompas Media Nusantara, Jakarta, 2016.

Review: Kumpulan cerita pendek ini tak perlu diragukan lagi kualitasnya. 303 kata lagi

Beli Buku Bekas

Tentang Kumpulan Cerpen Merayu Langit

Kenapa sih harus membeli Buku Kumpulan Cerpen Merayu Langit?

Karena…

1. Setiap cerpen yang dimuat dalam kumpulan cerpen tersebut sudah berhasil menembus koran-koran lokal. Seperti Radar Malang dan Malang Post. 235 kata lagi

Literasi

Tips dan Trik Menulis Cerpen bagi Pemula

Assalamu’allaikum warrahmatullahi wabbarakatuh. Selamat siang sobat semua. Apa kabar? Sekarang, sesuai janji admin tadi pagi, akan mengadakan pembahasan dan pemberian sedikit tips, trik, dan cara untuk membuat cerpen yang menarik—meskipun admin bukan penulis yang memiliki mahakarya dan master piece yang luar biasa—dengan keterbatasan pengetahuan dan pemahaman admin dalam penyampaiannya. 875 kata lagi

Literasi

Book Teaser Kumpulan Cerpen Merayu Langit

Jika admin sebelumnya sudah sering menampilkan gambar-gambar tentang teaser dan judul dari masing-masing cerpen yang ada di dalam Antologi Cerpen Merayu Langit, kali ini admin akan “memamerkan” hasil kreasi admin berupa video pendek, alias book teaser, tentang ketiga belas cerpen yang dimuat dalam Antologi Cerpen Merayu Langit ini. 132 kata lagi

Literasi

Gunung Emas

“Ini bukan soal nama konyol atau bukan. Ini proyek sungguhan!” Mahfud mencondongkan badan ke depan, mengayunkan dua jarinya supaya Ayah mendekat, dan berkata, “Aku menyakini bahwa Gunung Emas ini benar-benar ada.

121 kata lagi
Literasi

Syahadat di Bawah Atraksi Dirgantara

Desingan timah panas pun turut serta ‘mempermanis’ keadaan. Tiap detik kian membabi buta. Semua yang terlampau lelah akibat sanubarinya dihunjam ribuan pedang hanya bisa berpasrah. Seraya memandang ke arah bentangan samudera luas di atas ubun-ubun.

135 kata lagi
Literasi

Merpati dan Ribuan Matahari

Hentakan ribuan kaki menggetarkan permukaan bumi. Begitu panas, begitu pengap. Bahkan, pikiran terlalu sakit untuk berfikir. Tak ada tempat untuk bersandar. Berkeluh kesah. Menyelamatkan harta benda.

111 kata lagi
Literasi