Tag » Kritik Sosial

Cahaya Gelap

“Aryani!Aryani!” Ericka tak henti memanggil nama temannya itu dalam gelap. Gadis berambut pirang sebahu itu berjalan sambil meraba dinding di sebelah kanannya. Tak, tak, tak, tak. 2.806 more words

Cerpen

Senja Senyap Gelap - 2

Kalian tahu rasanya menaruh rasa pada seseorang begitu lamanya? Entah apa yang sebenarnya ada di dalam pikiranku saat itu. Tak dapat melepaskannya, tak dapat mengacuhkannya. Saat-saat dimana dinding yang tinggi menghalangi apiku untuknya. 1.081 more words

Cerpen

Senja Senyap Gelap

Sore itu tak seperti biasanya aku duduk sendirian di meja kantor depan. Memainkan beberapa helai rambutku yang menggantung lembut di pundak. Sepi sekali, bahkan aku dapat mendengar hembusan angin yang menembus ruang-ruang di antara sheet gypsum yang tergantung rapi di gudang. 1.165 more words

Cerpen

Haji Lulung: Kritik Sosial dan Etika Bercanda

Oke, percaya atau tidak, beberapa detik setelah saya mengetikkan  “Haji Lulung”, dua kata ini tidak langsung muncul di monitor saya. Komentar di bagian atas komputer “Document 1 (Not Responding)”. 588 more words

Thoughts

Sampah-sarap Di Tepi Pantai

Botol, selipar, pinggan polystyrene
kotak, beg plastik, tali dan tin –
sampah bersepah di sepanjang pantai
landskap segar bertukar longlai.

Pengotor, selekeh, haprak
tidak bertanggungjawab, mentaliti kelas ketiga, bongak: 60 more words

Refleksi

[FF250Kata] Tetangga kok Gitu ....

“Pa, kita jadi ganti mobil kan ya?”

Kami sedang bersantai di teras rumah setelah makan malam. Anak-anak sedang menonton televisi di ruang tengah.

“Mobil kita masih oke kok, Ma. 219 more words

Flash Fiction

Perlakuan

Aku mulai bosan memainkan pensil di tangan kananku ini. Sedang tak ada lagi yang bisa kulakukan. Sebenarnya ada, mungkin. Lampu neon putih di tengah ruangan itu terang juga. 458 more words

Antedilus