Tag » Kompas

Surat Keramik

“Aku bosan menerima suratmu yang cuma bercerita tentang kerinduan, dambaan, dan kegersangan jiwamu di negeri perantauan!” tulis Isti, kekasihku, dalam surat yang terakhir kuterima. Ia lalu mengajukan permintaan agar aku menuliskan hal lain yang menarik untuk direnungkan. 2.454 kata lagi

Cerpen

Tangan Tangan Buntung

Tidak mungkin sebuah negara dipimpin oleh orang gila, tidak mungkin pula sebuah negara sama-sekali tidak mempunyai pemimpin.

Selama beberapa hari terakhir, sementara itu, semua gerakan baik di dalam negeri maupun di luar negeri mendesak, agar Nirdawat segera disyahkan sebagai presiden baru. 1.590 kata lagi

Cerpen

Boko

Cerpen Putu Wijaya (Kompas, 22 April 2018)

1.

Boko, mantan bromocorah diinsyafkan oleh rumah pemasyarakatan, ketika keluar dari penjara, ia banting setir total. Tidak lagi memeras, merampok atau membunuh, tetapi menjadi tukang ketoprak. 1.111 kata lagi

Cerpen

Pemilihan Ketua Kelas

Oleh Himatul Ulya (Kompas, 22 April 2018)

TAHUN ajaran baru telah tiba. Amira dan teman-temannya di kelas tiga SD Puren, Sleman, Yogyakarta, sedang asyik mengobrol. 397 kata lagi

Kompas

Bunyi Hujan diatas Genting

“Ceritakanlah padaku tentang ketakutan,” kata Alina pada juru cerita itu. Maka juru cerita itu pun bercerita tentang Sawitri:

Setiap kali hujan mereda, pada mulut gang itu tergeletaklah mayat bertato. 1.736 kata lagi

Cerpen

Keroncong Pembunuhan

hampir malam di Yogya

ketika keretaku tiba

Lagu keroncong membuatku ngantuk, padahal malam ini aku harus membunuh seseorang. Orang-orang tua memang menyukai lagu keroncong, ini membuat mereka terkenang-kenang akan masa lalunya. 1.763 kata lagi

Cerpen

Manusia Kamar

Pada umurnya yang ke-20 ini, ia mulai memasuki periode sinis kepada dunia. Aku telah mengenalnya semenjak ia mulai mengenal dirinya sendiri. Ia muak melihat kepalsuan-kepalsuan di sekelilingnya. 1.344 kata lagi

Cerpen