Label » Kompas

Arwah Kunang-kunang

Cerpen Rafael Yanuar (Kompas, 07 Februari 2016)

Tak banyak berubah, rupanya. Papan-papan kayu dipenuhi buku bekas, juga aroma kertas tua yang menguar di sepanjang jalur pustaka. 1.647 kata lagi

Kompas

Berteman Angin di Ladang Kentang

Cerpen Kurnia JR (Kompas, 31 Januari 2016)

Kulihat malam pada hamparan ladang kentang Dataran Tinggi dan kudapati wajah sendiri yang sunyi, mengejar jawaban atas satu hal yang tak kunjung datang. 1.162 kata lagi

Kompas

Trekking 3/4 Hutan Tropis Kawah Ratu

Langkah kaki yang semakin ingin cepat melangkah, namun terhambat oleh penerangan yang minim. Ditambah dengan hujan yang tiada henti mengguyur sekitar kaki Gunung Salak serta malam yang menjemput. 2.172 kata lagi
NANJAK Penuh Rasa

Smokol – Cerpen Kompas Pilihan 2008

Tanpa ripuh bahas ini-itu atas bab Prolog-nya yang filosofis bin ruwet, langsung saja bahwa cerpen favorit saya di bunga rampai kali ini adalah “Senja di Pelupuk Mata” karya Ni Komang Ariani. 420 kata lagi

Saksi Konsumsi

Wayang Potehi: Cinta yang Pupus

Cerpen Han Gagas (Kompas, 24 Januari 2016)

Ketika dalang memasukkan tangannya ke dalam kantong dan mulai menggerakkan boneka wayang, gembreng dan tambur dipukul diiringi gesekan rebab yang melengking menyayat telinga, saat itu mataku menangkap wajahmu di antara jejalan penonton. 1.404 kata lagi

Kompas

Hikayat

Hikayat, 1

Si Pandir ke hilir-hilir
keluar-masuk semak-hutan
berpedoman bayangnya sendiri
di tepi-tepi
di air jernih.

Hingga dekat ke kuala
tak ada lagi bayang-bayangnya
sungai keruh coklat, juga jelaga… 126 kata lagi

Kompas

Elegi Tanah Melayu

Cerpen Sopianto (Kompas, 17 Januari 2016)

De Hoop, pemuda jangkung blasteran Melayu-Nederland itu, berdiri penuh di pokok pohon meranti setengah abad yang tumbang digerus cako, alat berat pengeruk tanah. 1.403 kata lagi

Kompas