Tag » Kisah

Karena Jariang

Terkenang dahulu semasa mengaji, engku guru menjelaskan perihal sunnah-sunnah dalam menjalankan ibadah Jum’at. Salah satunya ialah usah memakan jariang[1], petai, atau durian “Singkat kata, semua makanan yang dapat mengeluarkan bau tak sedap..” sebab, kata engku guru lagi “Dapat menggaduh kepada orang lain, awak nan memakan memang tak merasa tapi orang sebelah menyebelah nan tersiksa..” 268 kata lagi

Kisah

Tak ada harga

Keramahan kini, hanya sebagai tuntutan pekerjaan, senyum nan terulas dan wajah berseri nan berasal dari hati nan gersang.

Kemajuan kehidupan telah mengubah manusia masa kini layaknya mesin yang telah diprogram oleh komputer. 91 kata lagi

Kisah

Si Pertapa

Kami tak begitu menggemari kisah tahayul seputar pulau seberang. Namun pada suatu malam di hari Sabtu entah kenapa kami mahu-mahu sahaja dibawa perfi ke sebuah pantai yang katanya sangat bertuah dengan ratunya yang entah kenapa sedari dahulu tak pernah mati. 250 kata lagi

Kisah

Benalu

Terlalu banyak yang mengatakan bahwa, ‘cobalah lihat sejenak, tapi menunduk, jangan melihat ke atas. Lihat lah yang di bawahmu. Ada yang lebih teriris sakit dari pada dirimu.’ 232 kata lagi

Mind

[Kisah] Tuak Asli Disebut Palsu

Romo Benny OFMConv (ketika menjadi ‘gembala’ di Paroki Bandar Baru) hendak memberi kejutan, bagi seorang umat yang dikenalnya dengan akrab. Karena tahu si bapak gemar minum tuak, maka dia secara khusus meminta salah satu umat di paroki tersebut — seorang peracik tuak — untuk membuatkan satu tabung tuak asli. 113 kata lagi

Cerita

What on earth..

Telah beberapa kali kami berjum’at di negeri orang, bermacam-macam pengalaman nan kami dapati. Ada nan memakai Bahasa Aran semenjak dari permulaan hingga akhir dengan mendendangkannya, ada nan berteriak-teriak minta sumbangan sambil menyebutkan nama penyumbang sebelum waktu zuhur masuk, ada yang cepat shalatnya, serta lain sebagainya. 239 kata lagi

Kisah

[Bincang] Betlehem Ketaren: "Saya Bersyukur Terlibat Dalam Tim Penerjemahan YOUCAT Karo"

Untuk edisi Desember 2018, Redaksi Menjemaat meliput profil bapa Betlehem Ketaren di rubrik “Apa & Siapa”. Idenya, keterlibatan Bapak dari empat anak tersebut dalam tim penerjemahan buku katekismus populer YOUCAT Indonesia ke bahasa Karo. 1.842 kata lagi

Menjemaat