Tag » Kisah

Puisi : EKA

Waktu menjadi teka teki kerinduan
labirinnya tak terpecahkan
justru semakin menghujatkan pertanyaan

Aku memendam sudah beberapa mentari
keangkuhannya menyangsikan
tak luput hujatan dan penghakiman

Aku berbisik di keheningan…

48 kata lagi
Puisi

Fenomena Hari Raya

Hari raya ialah masanya bersenang-senang, bersenda gurau, menjalin silaturahmi serta mempereratnya. Tertawa riang menebar kebaikan dan kasih serta sayang. Namun hati orang itu memang berlainan, tiada pernah diterka, rahasianya sungguh kelam bahkan sang pemiliknya pun terkadang tiada dapat mengetahui. 93 kata lagi

Kisah

Cinta yang Begini

Sesungguhnya aku telah kalah. Aku menjadi satu-satunya yang berada dalam arena ini, menciptakan pertarungan-pertarungan dengan udara kosong. Kau sudah lama pergi. Aku menciptakan bayang-bayangmu dalam kepalaku. 173 kata lagi

Kisah

Ora et Labora: Mantra Keberhasilan dalam Hidup, Berkeluarga dan Iman

Keluarga dari pasutri (pasangan suami-istri) Drs. Saut Aritonang, M.Hum dan Dra. Rasmida Siregar adalah umat di Stasi St.Benedictus Srigunting, Paroki St. Maria Ratu Rosari Tanjung Selamat Medan. 1.435 kata lagi

Menulis

Gambar Ucapan Selamat

Ramai orang mengucapkan selamat hari raya, mulai dari yang sederhana sampai kepada cara yang sangat menawan. Ada yang mengambil gambar sendiri, ada pula yang mengambil gambar di internet lalu kemudian mengeditnya. 251 kata lagi

Kisah

Kartu Hari Raya

Esok kita berhari raya, telah ramai rekaman suara takbir diputar orang, apabila telah tiba di penghabisan maka akan terasa cepat nian waktu itu berlalu. Lain dahulu semasa dipermulaan “Duhai, masihkah lama hari raya ini?” demikianlah engku, rangkayo, serta encik berteriak dalam hati. 133 kata lagi

Kisah

Terjaga untuk Sahur

Pada bulan puasa kita mengalami perubahan kebisaan, mulai dari bekerja, makan, olah raga, tidur dan bangun, sampai kebisaan beribadahpun mengalami perubahan. Sebut saja kebisaan bekerja, pada bulan puasa ini, sebagian orang mendapati jam kerja yang lebih singkat dan pekerjaan yang lebih santai. 184 kata lagi

Kisah