Tag » Kemanusiaan

Kelak, di Masa Depan...

Tulisan ini dibuat pada 2016 lalu.

Betapa sesuatu yang dulu dianggap gila, adalah hal yang normal kini. Masa lalu penuh dengan kebodohan-kebodohan. Masa kini kelak akan menjadi masa lalu di masa depan. 521 kata lagi

Kemanusiaan

[PUISI] Seperti Layaknya Kita

Biarkanlah aku pergi jauh.

Tanpa memikirkan dirimu, dirinya, untuk kembali.

Tanpa harus memenuhi diriku,

untuk tumbuh sesuai keinginanmu.

Kelak, aku akan pergi jua.

Kini dan nanti, tak ada bedanya. 233 kata lagi

Puisi

Tatap Mata Saya

Ini berdasarkan kisah nyata. Andaikanlah Anda laki-laki generasi millennial (gampangnya: lahir dalam rentang dua dekade setelah 1980) dan ketika Anda mengikuti ritual doa dengan berlutut dan mata terbuka lantas Anda dikerubuti oleh rombongan perempuan berbikini… 451 kata lagi

Daily Reflection

Mempertanyakan rasa kemanusiaan

Saat tahta dan kekuasaan ditawarkan di hadapanmu, dan rasa kemanusiaanmu adalah penghalangnya. Apa yang akan kamu lakukan? Membuang perasaanmu?

Saat tahta dan kekuasaan membuatmu melupakan dan menghilangkan rasa kemanusiaanmu itu, lalu masih layakkah kau disebut sebagai manusia? 250 kata lagi

Puisi Bukan

[Sebuah Opini] Suriah dan Tragedi, Kemanusiaan Tersingkir Demi Kepentingan

Suriah atau dikenal dengan nama Syria merupakan salah satu negara di timur tengah yang saat ini sedang terjadi konflik. Dimana bisa kita lihat akhir-akhir ini banyak vidio dan gambar yang menunjukan situasi disana. 726 kata lagi

Opini

Mesti Takut, Gitu?

Dengan segala hormat dan doa bagi para korban (termasuk pelakunya yang jadi korban) bom bunuh diri tadi malam di Kampung Melayu, marilah mencerna proses kebangsaan juga melalui perpektif Hari Raya Kenaikan Isa Almasih dari bacaan yang disodorkan hari ini. 454 kata lagi

Daily Reflection

PIDs: Perjuangan Warga Keturunan Indonesia Terhadap Keadaan "Tanpa Status"

Indonesia, banggakah kita sebagai warga Negara-nya? Negara yang berideologikan Pancasila, dengan keberagaman didalamnya. Negara yang akhir-akhir ini masyarakatnya sedang ramai saling membangun benteng untuk kelompoknya masing-masing, lalu saling melepas busur yang melontarkan panah argumen yang saling menjatuhkan satu sama lain, menunggu siapa yang akan tegak sampai akhir. 1.719 kata lagi

Indonesia