Label » Kdrt

Perlukah Privasi Suami-Istri?

Orang sering berpendapat, dengan menikah tak ada lagi wilayah pribadi bagi suami dan istri.

Menikah berarti menyatukan dua insan yang berbeda untuk mengarungi kehidupan secara bersama-sama. 327 kata lagi

Wanita

NOTA KRITIS TERHADAP UNDANG-UNDANG NOMOR 23 TAHUN 2004 TENTANG PENGHAPUSAN KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA

LATAR BELAKANG

Laporan yang datang dari penjuru mencatat bahwa kekerasan dalam rumah tangga terjadi di segala lapisan masyarakat dari keluarga terpandang sampai keluarga miksin. Pelaku dan korban itu sendiri berasal dari berbagai suku bangsa, ras, agama, kelas sosial, dan tingkat pendidikan yang mana pun. 3.867 kata lagi

Poligami, KDRT, Perselingkuhan

Apa yang terbersit dalam benak Anda mengenai tiga hal tersebut?

Menyeramkan? Kepo banget? Biasa aja? Gak mau tau?

Ketika ada pernyataan seperti dibawah ini, masih adakah yang acuh tak acuh dengan fenomena ini. 1.350 kata lagi

Cesa Story

Baru Menikah dan Mengalami KDRT

Salam Mbak Verty,

Saya baru menikah 2 bulan lalu, dan saat ini diperlakukan kasar oleh suami saya.  Kami sudah berpacaran selama 9 tahun, dan saya pernah melakukan hal terlarang dengannya ketika berpacaran.   411 kata lagi

Curhat

Mutu Komunikasi Pasangan Wujudkan Keluarga Sakinah

Memiliki keluarga yang harmonis dan sakinah adalah dambaan setiap orang. Namun kenyataannya tidaklah demikian. Beberapa tahun terakhir ini kasus-kasus dalam keluarga bermunculan. Dimulai dari kekerasan dalam rumah  tangga (KDRT), perceraian dan lain sebagainya. 748 kata lagi

Pakar

Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT)

Akhir-akhir ini, kita banyak menemukan berbagai berita tentang kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) di berbagai media massa. Bahkan tidak jarang, kita menemukan peristiwa KDRT di lingkungan kita. 443 kata lagi

Balikpapan

Bagaimana Menguji Kebenaran Suatu Ajaran: Dogma atau Moralitas?

Setiap agama mempunyai Dogma atau Teori Rohani/Mistis seperti Tauhid, Trimurti, Trinitas, Re-Inkarnasi, Hukum Karma, dll. Semua itu tidak bisa langsung di “judge” menurut kacamata agama kita bahwa itu “PASTI SALAH” karena hal-hal itu adalah perkara diluar jangkauan kita, hal-hal yang bersifat Ghaib, Mistis dan Khayal, tidak bisa kita mengukur dan mengatakan itu “PASTI SALAH”, sebab belum tentu juga apa yang kita iman BENAR? 563 kata lagi

Quran