Tag » Interferensi

DISTORSI dan INTERFERENSI FONOLOGI PADA DWIBAHASAWAN

Back to HOME  –  ABOUT KANYA

Banyak pengertian tentang dwibahasawan. Menurut definisi yang baku, dwibahasawan berarti seorang individu yang menggunakan dua atau lebih bahasa dengan kefasihan yang sama dengan penutur asli, dengan anggapan bahwa kedua bahasa itu dijaga perbedaannya oleh si pengguna dan tidak ada saling pengaruh. 547 kata lagi

Kanya Puspokusumo

Pemilihan Band & Frekuensi Pada Implementasi Wireless

Bagi yang sudah pernah mencoba menerapkan wireless, biasanya akan menemui beberapa kendala yang terkadang membuat bingung. Walaupun demikian, saat ini teknologi wireless banyak diterapkan, terutama dengan alasan jarak jangkau. 848 kata lagi

Networking

Jenis-Jenis Campur Kode Berdasarkan Asal Bahasa

Jenis-Jenis Campur Kode Berdasarkan Asal Bahasa

            Campur kode dapat dibedakan menjadi 2 jenis  berdasarkan asal bahasa yang digunakan, yaitu campur kode ke dalam dan campur kode ke luar. 193 kata lagi

Seputar Bahasa

Penggunaan Campur Kode

 Penggunaan Campur Kode

           Nababan (1991:32) menjelaskan bahwa campur kode memiliki ciri yang utama, yaitu kesantaian atau situasi nonformal. Dalam ragam santai seseorang tidak terikat oleh peraturan-peraturan kebahasaan. 140 kata lagi

Seputar Bahasa

Campur Kode

Campur Kode

            Seseorang yang berdwibahasa memilliki kecenderungan untuk  mencampur bahasa yang dikuasai ketika mereka berkomunikasi. Campur kode sering  terjadi pada seseorang yang menguasai lebih dari satu bahasa baik itu bahasa pertama, bahasa kedua, dan bahasa asing. 240 kata lagi

Seputar Bahasa

Interferensi

Interferensi

         Alwasilah (1985: 131) mendefinisikan interferensi sebagai kekeliruan yang disebabkan terbawanya kebiasaan-kebiasaan ujaran bahasa atau dialek ibu ke dalam bahasa atau dialek kedua. Lado (dalam Soepomo, 1977: 24) mendefinisikan interferensi sebagai kesulitan tambahan dalam proses menguasai bunyi, kata, atau konstruksi bahasa kedua sebagai akibat adanya perbedaan-perbedaan  antara bahasa kedua itu dengan kebiasaan-kebiasaan yang ada pada bahasa ibu. 217 kata lagi

Seputar Bahasa

Kedwibahasaan

Kedwibahasaan

     Nababan (1988: 27) berpendapat bahwa di dalam suatu daerah atau masyarakat di mana di dalamnya  terdapat dua bahasa,  maka daerah atau masyarakat tersebut dapat disebut dengan  daerah/ masyarakat yang berdwibahasa. 252 kata lagi

Seputar Bahasa