Tag » HIKAYAT

MENENTANG TRADISI MEMANG TRADISI

MENENTANG TRADISI MEMANG TRADISI

Orang sering mengatakan bahwa tradisi menghambat kemajuan. Yang salah sebenarnya adalah manusianya. Tidak ada orang yang bisa lepas dari masa lalu. Kalau anak muda menentangnya, itu juga bagian dari tradisi. 667 kata lagi

Manusia

Raja Ular dan Pemuda Pemain Kecapi

Alkisah, satu kerajaan yang mana dipimpin oleh raja yang bengis dan kejam yang sangat ditakuti oleh rakyatnya. Adapun raja ini dipanggil dengan sebutan Raja Ular, karena dia yang selalu membawa ular kesayangannya dimana pun dia berada. 366 kata lagi

Indonesia

Antara Karamah dan Tipudaya Syetan

Ibnu Al Hajj[1] rahimahullahu berkata: Ada seorang murid yang biasa menghadiri majelis salah seorang guru spiritualnya, lalu dia berhenti, dan tidak lagi mendatanginya. Karena lama tak datang, sang guru pun menanyakan keadaannya. 400 kata lagi

HIKAYAT

SIFAT WARA KHR. ABDUL MUJIB ABBAS

Seperti biasa, setelah semua kegiatan pagi, mulai dari shalat Subuh berjamaah, simaan Al Qur’an, kajian kitab Ihya Ulumiddin dan Muhadzdzab, KHR. Abdul Mujib Abbas keliling pesantren yang diasuhnya, yaitu Lembaga Pesantren Al Khoziny Buduran Sidoarjo, guna melihat dan mengontrol keadaan di lingkungan pesantren. 116 kata lagi

HIKAYAT

Senandung Nestapa Bukan Saatnya

Bisa jadi ketika di ujung jalan sana kita melihat seorang berpakaian compang camping dan bahkan bertelanjang bulat yang ternyata tak digoreng dadakan malah justru memiliki keadaan yang lebih baik dan lebih tenang dibandingkan kalian-kalian semua yang berseragam rapi sedang berdasi dan bercelana necis nan trendi. 723 kata lagi

Pesan

PERMUFAKATAN PARA BURUNG

PERMUFAKATAN PARA BURUNG

Pada suatu hari berkumpullah burung-burung di rimba memperkatakan nasib dan keadaannya. Mereka merasa kecewa melihat kekecewaan dalam masyarakat burung, tiada pemimpin dan penganjur. 2.107 kata lagi

Cerita

Zainal Rashid Ahmad: Saksi Kebobrokan Politik Tanah Jauh

Judul Buku: Hikayat Tanah Jauh

Penulis: Zainal Rashid Ahamad

Penerbit: ITBM

Bil. Muka surat: 303 muka surat

ISBN: 139789670892139

Pengulas Buku: Raja Choolan

“Akhirnya, demokrasi hidup segar di kalangan kita,” kata Tukang Syarah Politik.

1.030 kata lagi
Fiksyen