Tag » Hati

Walau Cinta, tetap ada yang Benci

Tiada jemu, sungguh tiada jemu
Cemooh yang diramu
Sindiran nan selalu baru

Ada apa dengan mereka
Sudah tertutupkah hatinya?
Tiada terasa oleh mereka manisnya cinta… 67 kata lagi

Kisah

Aku, kau, dan HUJAN

Hujan, bisakah kau datang bersamanya ?

Iringi langkahnya dengan nyanyian rindumu

Pertemukan aku dengan kehangatannya

Agar ku yakin dia masih ada bersamaku

Untukmu, pemilik hati yang enggan melihatku… 105 kata lagi

#Cinta

Super Damai

Saya lebih percaya gerakan mahasiswa berbasis kepentingan bersama daripada demonstrasi berbasis agama. Memang bisa saja sih gerakan mahasiswa tersusupi agenda politik dengan kekerasan, tetapi barangkali kalau diteliti baik-baik, mahasiswa yang tersusupi itu tidak mendapat pengetahuan cukup mengenai logika berpikir dan kurang mengerti bahwa dalam kancah politik, mahasiswa pertama-tama merepresentasikan kekuatan moral universal. 428 kata lagi

Daily Reflection

Langkah Kaki para Pejuang

Selangkah demi selangkah kaki dilangkahkan
Demi cinta kepada Sang Kekasih yang dinistakan
Demi marwah yang dihinakan

Selangkah demi selangkah jalan ditapaki
Di bawah cemoohan Si Pendengki… 74 kata lagi

Catatan

Selamat Tinggal Kawan

Kawan, telah lama kaki ini berjalan, penat mulai terasa dan letihpun mengekor pula. Tiada sanggup daku berjalan lagi melintasi jalan tak berujung ini. Terkadang bersua jalan buruk, berat untuk dilalui ada kalanya bersua dengan jalan nan mulus, senang kaki ini dibawa berjalan, ringan badan ini terasa, dan riang hati dibuatnya. 353 kata lagi

Kisah

Kisah Merana Si Pecinta

Malam serupa ini ialah malam-malam nan dahulu pernah dilalui. Malam-malam penuh penantian dan angan-angan, malam-malam nan penuh dengan ketiada pastian, malam-malam nan penuh kerinduan. Kerap terbesit pertanyaan, gerangan apa nan berlaku pada diri ini, demikian berat cobaan nan mesti dijalani. 353 kata lagi

Kisah

[SERIES]: DEFRAGMENTING THE BRAIN

All writers are, to some extent, damaged people

Writing is our way of repairing ourselves

Sometimes paper has more patience than people

Writing is self-exhaustive, nevertheless… 508 kata lagi

Literature