Tag » Fiktif

Mendadak jadi Duta

Aku masih mengantuk saat turun di bandara Melbourne setelah terbang selama 5,5 jam dari Denpasar. Kulirik arlojiku yang sudah kusetel waktu setempat di pesawat tadi menunjukkan pukul 04.15 am. 2.247 kata lagi

Fiktif

Cintaku, Demi Allah

Senyumku terus mengembang sepanjang perjalananku pulang ke kampung halaman. Aku tidak sabar mempersembahkan hadiah kelulusanku pada Abah, panggilan dariku dan saudara-saudaraku untuk ayahanda tercinta. Ayahanda yang rela membanting tulang demi anak-anaknya, ayahanda yang tetap setia pada mendiang Ummi dan memilih menghabiskan sisa hidupnya di sebuah gubuk dalam area kebun sawit milik seorang majikan. 1.591 kata lagi

Fiktif

Pantang Berdiam

Cendhika. Iseng kuketik nama itu di search engine yang terpampang di layar laptopku. Maka keluarlah berbagai link yang menghubungkan dengan kata kunci yang kuketik, mulai dari website pribadi, … 2.833 kata lagi

Fiktif

Tenggelamnya Cahaya dalam Cahaya, Mila!

Aku yakin bahwa setiap orang sudah memiliki jalan yang ditetapkan oleh Sang Pencipta. Namun, apakah ketetapan itu membuat manusia-manusia menjadi terdiam pasrah atas jalannya? Albert Einstein, ketika kecil ia dianggap seorang yang sangat bodoh. 1.526 kata lagi

Social Emotion

Ketika sore itu begitu..

Sore itu, ketika gerimis mulai berhenti, dan matahari sedikit memancarkan sisa sinarnya, kita masih duduk didalam sebuah coffee shop itu sambil menyibukkan diri dengan kegiatannya masing-masing. 99 kata lagi

Coffee Shop

Kapok Setelah Dikeroyok Massa

Aksi pencurian sebuah sepeda motor terjadi pada Rabu sore (29/4), di Jalan Pendawa, di depan Stasiun Radio Pantai “Pemancar”.

Kejadian ini tertangkap basah oleh warga yang sedang nongkrong disebuah warung dekat TKP. 196 kata lagi

Fiktif

Kisah Anak Jahil dan Sidevil

Si devil terus saja menggoda
Bisik dy pada sang bocah yang sedang asik duduk diplataran dan menunggu kawand menjemput mengaji

Udara sore ini begitu sejuk desa kami yang masih begitu rindang dikelilingi bukit dan danau yang begitu bersih, difikirku pasti lantai suraw yang adem membuat ku ingin bergegas sampai kesanah, walaupun sang devil begitu elok sore itu bersaing dengan lemah gumalainya pohon yang tertiup angin . 486 kata lagi

Fiktif