Tag » Esai

Buku-buku yang Tidak Pernah Ada

Saya jarang mengunjungi perpustakaan. Jika ingin membaca suatu buku saya lebih memilih untuk membelinya. Akhir-akhir ini saya lebih banyak mengunduh buku secara gratis, semuanya berbahasa Inggris, beberapa di antaranya novel, tapi lebih banyak buku tentang kajian budaya. 1.198 kata lagi

Novel

Ketika Persiapan Lebaran Telah Membedakan Kita

Menghamburkan banyak uang menjelang lebaran rupanya sudah menjadi tradisi bagi masyarakat Indonesia. Tak peduli bagi semua lapisan masyarakat. Baik yang kaya ataupun yang miskin. Apakah ini berlebihan? 1.090 kata lagi

Esai

Remy Sylado dan Gerakan Puisi Mbeling

Catatan Ahmad Gaus

Pada 12 Juli 2015 lalu budayawan dan sastrawan Remy Sylado genap berusia 70 tahun. Sejak remaja, pria kelahiran Makassar 12 Juli 1945 ini telah aktif menulis puisi, esai, cerpen, novel, drama, kolom, kritik, roman, juga buku-buku musikologi, dramaturgi, bahasa, dan teologi. 2.708 kata lagi

Puisi

Jangan Bilang Media Islam Kalau Tak Tahu Mana Hak dan Batil!

Malam itu, grup media sosial yang dipenuhi teman-teman kantor saya, dipenuhi pertanyaan kasak-kusuk. Mereka, yang mayoritas adalah reporter, sedang mempertanyakan soal benar atau tidaknya laporan bahwa salah satu teman, yang juga seangkatan dengan saya, uang operasionalnya selama empat bulan tidak dibayar. 796 kata lagi

Esai

Menyembuhkan Homoseksualitas

Ini bukanlah hal baru. Sudah banyak negara-negara yang melegalkan pernikahan sesama jenis. Salah satu negara yang paling awal mengesahkan hal tersebut secara hukum ialah Belanda. Negeri kincir angin sudah membuka pintu bagi pernikahan sesama jenis sejak tahun 2000. 1.915 kata lagi

Esai

Setelah Hujan Bulan Juni: Jamsostek dan Hal-hal yang Belum Selesai

Sudah saya baca kumpulan puisi Sapardi Djoko Damono dalam Hujan Bulan Juni. Tentang bait-bait seorang lelaki yang menyerah, yang merahasiakan rintik rindunya kepada pohon berbunga itu. 1.117 kata lagi

Esai

Sedang Tuhan Pun Cemburu

Bismilahirrahmanirrahim

     Setelah kubuka dan kubolak-balik, kulihat uraian daftar isi buku Emha yang berjudul “Sedang pun cemburu”, aku merasa kegelisahanku tersulut kembali oleh salah satu isi buku tersebut. 303 kata lagi

Manusia