Tag » Dieng

Napak Tilas (Wisata) Jawa Tengah.

“Nia, kamu asli mana?” Pertanyaan yang sering sekali saya terima.

“Hmm.. Saya lahir di Jawa Tengah, Ayah kelahiran Jawa Timur, Ibu kelahiran Jawa Barat. Yes, saya jawa tulen.” 1.027 kata lagi

Traveling

,Meski orang Wonosobo asli, malah baru pertama kalinya ke Dieng

Ya, bener saya meski asli wong Wonosobo, tapi ane baru pertama kalinya menginjakan kaki di Dataran tinggi Dieng :D, yang berada di wilayah 3 Kabupaten, yaitu Wonosobo, Banjarnegara dan Pekalongan. 212 kata lagi

Coretan

Goes to Dieng

Dieng, 13-14 Juni 2015

ES Squad Jogja sebagai pencetus acara kali ini, berencana mengadakan gathering 2 hari 1 malam di kawasan Dieng. Sebagai ajang silaturahmi dan keakraban antar anggota, tak lupa juga mengundang regional sekitar Solo dan Semarang. 73 kata lagi

Gathering Joglosemar

SUNRISE POSONG

Posong terletak di kaki gunung Sindoro lebih tepatnya di daerah kledung wonosobo,dari tengah ladang tembakau ini anda bisa menyaksikan matahari terbit yang sangat indah sekali,dengan pemandangan gunung Sumbing yang sangat mempesona terlihat juga gunung merapi merbabu.perjalanan dari kota jogja menuju ke Posong sekitar 3jam perjalanan,kami akan menjemput anda dari hotel jam 01.00 wib .setelah menikmati pesona sunrise di Posong kami ajak anda untuk menikmati embung kledung ,disini anda berasa sedang berada di swiss dengan pemandangan danau buatan dan kanan kiri pegunungan. 32 kata lagi

Melenceng Dieng (bukan hal biasa)

“Lanjut malem ini”. Itulah opsi yang kami pilih. Berbeda dengan jalan sebelumnya, jalan yang akan kami lalui merupakan jalur alternatif penghubung jalur pantura dengan bagian tengah jawa. 669 kata lagi

Saya Pikirkan

Melenceng Dieng (ide agak gila)

Gue pernah liat quote di instagram yg tulisannya “the unexpected moment is always sweeter”. Hmm..maybe not always sweeter, but nice actually, eventhough that’s worst moment. I mean nice with two difference intonation ahahaha. 429 kata lagi

Saya Pikirkan

Gunung Prau: Setapak Demi Setapak

Bonus:

Jujur saja, momen berada di puncak gunung selalu menyadarkan saya, bahwa hidup kadangkala beranjak bukan dari waktu ke waktu, melainkan dari suasana ke suasana.

324 kata lagi
Catatan Perjalanan