Tag » Deskriptif

Akhir Minggu Yang Basah

Renyai turun tiada henti. Sabtu ini mendung merangkum dan mendekap seketat-ketatnya. Tak jua ia sibakkan selimutnya atas keseluruhan langit. Pohonan dari jambu hingga mangga merunduk saja, kesulitan tengadah. 596 kata lagi

Deskriptif

Cerita Pagi Ini

Akan aku ceritakan padamu tentang kekhusyukan suatu pagi, ketika matahari mulai memanjat naik seraya mengibas-ngibaskan ekornya, menciprati mayapada dengan cahaya setelah semalam kelelahan dan memilih istirah. 155 kata lagi

Deskriptif

Biarkan Aku

Biarkan aku. Sekedar mengingat kembali bahwa di dzuhur barusan kamu menyelip dengan syahdu. Diantara gemerisik shaf-shaf, di bulu-bulu mata yang kupejamkan kuat-kuat, di buku-buku jari yang kukepal erat saat tahiyyat, di keheningan siang hari dengan alun khidmat tasbih jamaah setelah salam yang bahkan angin pun hanya berani berbisik lirih saja.  95 kata lagi

Deskriptif

Gerimis

Gerimis itu hampir tak pernah bersuara. Dia pendiam, pemuja sepi. Lihat saja garisnya yang sunyi. Jika aku berdiri di bawahnya, dia menempias. Halus dan ligas. Coba hadapkan telapak tanganmu padanya, sekejap dia mengecupi jemarimu, membulir kecil-kecil, merayap, lalu lekas lenyap. 128 kata lagi

Deskriptif

Cerita Tentang Awan Saat Hendak Hujan

Aku menghabiskan senja disini. Menyaksikan betapa menakjubkannya melihat awan-awan berganti warna. Dari putih, ringan dan terapung, berubah memadat. Disepuh dengan rona emas di sekelilingnya. Lambat sekali warna emasnya yang likat meleleh ke segala arah. 173 kata lagi

Deskriptif

Tentang pagi dan mereka yang memulai hari

Cuaca memang sedang dingin, ditambah ia yang belum mengisi perut kecuali dua butir telur rebus sejak kemarin pagi, membuat pembakaran menjadi energi tidak mampu menghangatkan si pemilik tubuh. 658 kata lagi

Belles-Lettres

Tentang malam dan aku yang sulit berdamai

Suhu pagi ini menusuk hingga ke lapisan dalam pakaianku. Menerobos jaket panjang berbahan tebal, sweater, hingga kaos tipis yang biasa dikenakan saat tidur. Matahari belum terlihat, hanya semburat oranye di ujung timur sana, yang masih malu atau enggan bangun terlalu pagi, seperti pada bulan-bulan lain. 342 kata lagi

Belles-Lettres