Label » Demokrasi

Undang-Undang Kebebasan Berbicara

FREEDOM TO SPEAK

Ilustrasi di atas sangat tepat mengambarkan bagaimana masyarakat modern sekarang lebih kreatif dalam menyuarakan pendapat. Di Indonesia kebebasan dalam berpendapat dan berbicara, yang mana termasuk dalam hak azasi manusia, dilindungi oleh Undang-Undang 1945. 372 kata lagi

Words

What is Democracy For The Internet Era?

Tipe : Ngobrol Santai.

It’s time we start asking: What is democracy for the internet era?

Konsep demokrasi gak se-simple cuma memilih calon pemimpin dalam pemilihan umum (pemilu) lalu selesai.

440 kata lagi
Politik

Demokrasi Kampus dan Mahasiswa Intelektual

Pusat argumentasi esai tentang “intelektual” dan fungsi mereka dalam “demokrasi” ditambah “kampus” adalah sederhana. Saya mencoba menganalogikan demokrasi sebagaimana diskursus kita soal demokrasi nasional ke dalam realita sosial demokrasi kampus. 1.660 kata lagi

Politik

Menunggu Godot

Waiting for Godot (Menunggu Godot) adalah naskah klasik karya seorang sastrawan Irlandia bernama Samuel Beckett (1906-1989). Karya ini bercerita tentang penantian dua sahabat karib, Vladimir dan Estragon. 851 kata lagi

Nafsiyah

Civic Islam, Upaya Membangun Keadaban

Pada tanggal 7 November 2015 lalu, LPM HIMMAH UII menghadirkan AE Priyono, Direktur Eksekutif LP3ES yang juga seorang peneliti dan alumnus LPM Muhibbah UII. Dalam diskusi yang pada dasarnya tidak direncanakan dengan matang—karena AE Priyono datang ke Yogyakarta untuk menghadiri seminar yang diadakan oleh HMI-MPO UII—tersebut, AE Priyono dan kawan-kawan mahasiswa sepakat untuk berdiskusi soal Civic Islam, sebuah agenda gerakan demokrasi partisipatoris yang sedang digawangi oleh AE Priyono dan beberapa peneliti lainnya. 1.295 kata lagi

Opini

KHILAFAH & DEMOKRASI

Oleh: DR. Adian Husaini ( Kaprodi Pendidikan Islam Pasca sarjana Univ.Ibn Khaldun Bogor)

SEBENARNYA, masalah demokrasi bisa dibicarakan dengan lebih ilmiah. Istilah “demokrasi” tidak tepat didikotomikan dengan istilah “khilafah”. 757 kata lagi

Impeachment dan Kudeta (sebuah interpretasi)

Setiap Negara pasti memiliki wilayah yang berdaulat (teritorial), dalam wilayah yang berdaulat tersebut pasti digerakkan oleh sekelompok orang (pemerintahan). Wilayah dan Pemerintahan tersebut pasti dipimpin oleh satu orang penguasa sebagai kepala Negara/Pemerintahan (Presiden/Raja/Perdana Menteri) 568 kata lagi

Pemikiran