Tag » Darah

Fikih Praktis Mazhab Syafi’i 19

(Sambungan)

KITAB TAHARAH

Najis yang Dimaafkan

ولا يعفى عن شيء من النجاسات إلا اليسير من الدم والقيح

Tidak ada maaf untuk apapun dari benda-benda najis kecuali setetes darah  dan nanah. 23 kata lagi

Abu Syuja'i Al-Ashfahani

Kesan zikir terhadap otak manusia​

1) Otak hanyalah aktiviti-aktiviti bio-elektrik yang melibatkan sekumpulan saraf yang dipetanggungjawabkan untuk melakukan tugas-tugas tertentu bagi membolehkan ia berfungsi dengan sempurna.




2) Setiap hari 14 juta saraf yang membentuk otak ini berinteraksi dengan 16 juta saraf tubuh yang lain. 305 kata lagi

Darah.

Hawa Nafsu

Saat masih lajang dulu, hawa nafsuku susah dikendalikan. Maklum darah muda. Setiap melihat perempuan yang cantik dan bohay, bawaannya jadi mikir yang macem-macem. Hadeehh… 630 kata lagi

Diary

Arbaun Nawawiyah 17

الحديث الرابع عشر

Hadits Keempat belas

عَنْ ابْنِ مَسْعُودٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه و سلم

Dari Ibnu Mas’ud, semoga Allah meridainya, dia berkata: Telah bersabda Rasulullah… 59 kata lagi

Imam An-Nawawi

Ratapan Sang Saka

Pagiku begitu merah
Merekah menentang siang
Aku berdiri di tiang terpancang
Menunggu
Ia tak kunjung datang
Oh, damaiku

Siangku begitu terik
Menyengat dengan pelik
Aku tetap di sini… 104 kata lagi

Donor Darah

Hari ini di Citiwalk Lantai 5 diselenggarakan acara penggalangan donor darah. Banyak sekali para pekerja yang ikut andil dalam acara ini. Aku dan beberapa rekan kerja juga turut ambil bagian. 369 kata lagi

Diary

Darah Zaman

liang lahat yang tak seberapa lebarnya itu

basah

bukan karena hujan semalam yang mengguyur tak henti

bukan karena peluh sang penggali

basah memerah



darah

darah

menggenang di liang



butiran debu di tepiannya meronta

menderu memanggil sebuah nama

lirih rindu mendekap seketika



oh mentari membakar ubun

panas menghujam genangan darah

mendidih



dan deru panggil bercampur teriakan

kian menggema

memanggil

meratapi

sebuah nama



“Taufik”

“Taufik”

“Bilakah kau berpulang”



“Taufik”

“Masih kenangkah kau akan kami”



darah

darah

muncrat di ujung penamu

menggenangi tiap lembar kertas syairmu

mengental di sela jemarimu



ingatkah kau akan semua ini? 6 kata lagi
Puisi