Tag » Cerpen

PEREMPUAN PERTIGAAN JALAN

Aku ingin memilih, sekali lagi saja. Memilih sesuatu dengan benar, dengan kepala jernih, lalu bercerita pada dunia tentang pilihan keduaku, pilihanku yang tepat, yang benar. Agar tak ada lagi perempuan yang berdiri di pertigaan jalan sepertiku. 1.587 kata lagi

Cerpen

Cerita Horror Kampus: Panggilan Gaib

Waktu saya masih semester enam, ada mata kuliah bernama Sastra Urban Jerman. Biasanya kami bekerja secara kelompok yang terdiri dari 4 orang; saya, Katy, Ade, dan Amru. 197 kata lagi

Cerpen

Berujung Luka…

Kemarin malam, seperti biasa, aku berkumpul dengan beberapa teman. Tidak jauh dari tempat kostku. Juga seperti biasa, kami mengobrol dari mulai hal-hal tidak penting hingga curahan hati masing-masing. 1.407 kata lagi

Manusia

SUICIDE : Ironi dan Stigma.

“Everything…affects everything”

Ada satu waktu, ketika seorang anak muda bernama Tom menjadi objek perbincangan orang sekitarnya. Mereka berpikir bahwa Tom adalah seorang pecundang yang egois. Mereka mengatakan itu bukan tanpa alasan — Tom adalah pemuda pemurung — dia tak begitu suka berbaur dengan orang-orang sekitar, dia acuh dengan semua yang orang lain katakan tentangnya, dia juga seorang pecandu obat-obatan yang seringkali berurusan dengan Polisi, dan dia pernah beberapa kali mencoba untuk mengakhiri hidupnya walau usahanya selalu gagal. 1.412 kata lagi

Manusia

Aku Lelah, Stigma!

Sore ini tampak sama seperti sore-sore sebelumnya. Hujan selalu membasahi daerah di tempat tinggalku, hampir tiap hari. Rasanya, aku telah berkawan dengan semua tetesan air itu, tidak seperti sebagian besar orang yang mengeluh akan kehadirannya. 1.404 kata lagi

Masyarakat

NOTHING EVER HAPPENS

Suatu hari di bulan Desember yang selalu terasa lama, kota Denver yang membeku dengan -9° di sebuah acara keluarga yang membuat suasana sedikit hangat — timbul sejuta pertanyaan dalam pikiran anggota keluarga lainnya — itu hadir dari kesimpulan yang coba dijelaskan oleh seorang yang menolak segala pemikiran keluarganya, segala bentuk kehidupan. 1.426 kata lagi

Cerpen

Bagaimana Kita Bersama

Anehnya, setelah dua pertemuan dan obrolan singkat, kami jadi makin sering ngobrol. Bahkan ketika di kantin dia tiba-tiba duduk di sampingku. Aku yang ke kantin sendiri atau hanya berdua menjadi agak canggung saat dia duduk di sampingku. 1.974 kata lagi