Tag » Cerita Estafet

[Cerfet] Sembilan: Lelaki

Renata. Sebuah nama untuk seorang perempuan yang berkawat gigi, rapi, senyumnya sesegar lemon tea. Satu tahun sudah Aldo dengannya. Kelihatannya akan baik-baik saja. Sampai ketika hari itu. 799 kata lagi

Cerita Estafet

(Cerfet) TUJUH : RAIN ON THE STAGE

“Ada telepon untukmu, Miss. Anda mau menerimanya?”

“Siapa?”

“Seorang wanita muda. Dia sudah berkali-kali mencoba menghubungi anda katanya, tapi dia belum sempat…”

“Suruh dia tinggalkan pesan. 2.027 kata lagi

Menulis

[cerfet] enam : JUST FIKSI?

Damn! Bisa-bisanya makhluk tolol itu membaca catatan pribadinya. Itu sangat tidak sopan!

Untungnya Serena masih bisa menahan dirinya untuk tidak memaki makhluk tengil di hadapannya yang kini memasang garis melengkung pada bibirnya. 3.458 kata lagi

Cerita Estafet

(CERFET) LIMA: ALREADY MISSED

(CERFET) LIMA: ALREADY MISSED

Menutup hari dengan langit kemerahan dan mentari yang perlahan beranjak dari singgasana memang terasa sangat sempurna. Sesempurna cinta dua insan anak manusia yang saling mengerti. 1.342 kata lagi

Cerita Estafet

(CERFET) EMPAT : PAST IN PRESENT TIME

            Napas Aldo terengah-engah. Air mukanya terlihat pucat. Kaus singlet hitam ketatnya pun dibanjiri keringat. Kepalanya pusing tak karuan. Mimpi barusan berhasil melumpuhkan seluruh saraf tubuhnya. Matanya hanya sanggup menatap plafon kamarnya. 1.051 kata lagi

(Cerfet) TIGA : Percabangan Hati

“Key, kamu nggak apa-apa kan?” Mata elang Aldo mengarah ke wajah Keyla yang tanpa ekspresi.

Keyla hanya mengangguk. Matanya menerawang kosong ke sepanjang jalan Mangkubumi. Tak begitu ramai kendaraan yang lewat. 2.219 kata lagi

Menulis

(Cerfet) DUA : Unpredictable Feelling

Gadis manis blasteran Inggris-Jawa itu memainkan rambut hitamnya yang lebat. Manik matanya, yang berwarna hazel, berkilau memandang takjub pemandangan yang beralih cepat bersamaan dengan laju sedan hitam yang mengantarkannya membelah jalanan kota Jogja. 2.990 kata lagi

Menulis