Tag » Buruh

Kristen Protestan di Tengah Perjuangan Kelas

Oleh: Radhitya

Tulisan ini adalah liputan dari pekan kedua Simposium 500 Tahun Reformasi Gereja, bertemakan Protestanisme dan Isu Ketenagakerjaan di Indonesia, yang diselenggarakan pada 19 November 2017 di Lembaga Alkitab Indonesia, Jakarta. 980 kata lagi

Sosialisme

Bedah Program La Nyalla: UMK Buruh

Kurangi Pengeluaran Rutin

Setiap tanggal 1 Mei, kita pasti melihat rutinitas aksi buruh di peringatan Mayday. Maklum, selain aksi ini berlangsung global, di hari itu buruh juga libur kerja. 607 kata lagi

Others

TANAH UNTUK RAKYAT, BUKAN UNTUK PEMODAL!

Oleh :

M Yusron Ma’sum*

Reforma agraria, kesejahteraan petani hingga kedaulatan pangan selalu menjadi janji pemerintah demi mendapatkan simpati dari masyarakat. Namun justru yang dilaksanakan oleh pemerintah, sekaligus produk kebijakannya adalah kebalikan dari semua janji manis yang disampaikan. 761 kata lagi

Opini

Kenapa UMR Tidak 10 Juta Saja Per Bulan? (Bagian 2)

Di bagian dua ini saya akan menjawab pertanyaan yang menjadi judul artikel ini dan artikel sebelumnya.

Kenapa UMR tidak 10 juta saja per bulan? Jawabannya adalah karena dampak buruknya akan lebih banyak dibanding dampak baiknya, dan yang akan terkena dampak buruk paling parah justru kalangan menengah kebawah. 714 kata lagi

Ekonomi

Kenapa UMR Tidak 10 Juta Saja Per Bulan? (Bagian 1)

Penulisan UMR disini hanya untuk mempersingkat, karena istilah yang terupdate adalah UMP/UMK. Perlu diingat pula saya sedang membicarakan upah MINIMUM, bukan upah secara keseluruhan.

Sebentar lagi para kepala daerah di seluruh Indonesia akan mulai menentukan kenaikan UMP/UMK. 489 kata lagi

Ekonomi

Bos Go-Jek: Gaji Ojek Online Dua Kali Lipat dari Upah Buruh

Kontak Perkasa – Jakarta Transportasi online telah ada di Indonesia sejak beberapa tahun lalu. Salah satu pemain besar di bisnis transportasi berbasis aplikas, Go-Jek, telah merekrut 500 ribu mitra atau pengemudi Go-Jek. 207 kata lagi

News

Untuk Segala Peluh di Gemuruh Kota yang Meluruh

Ayo kawan, lekas menjadi satuan komoditas yang tak bisa melawan.

Yang menagih peluh keringat yang tak sepadan, dan gigih membawa jatuh nominal penuh hutang.

Dan dimana matahari sedang bertamu di teras, mereka telah bergulat mengulat dalam aspal yang keras. 142 kata lagi

Pena Berponi