Tag » Artefak

Cerita Pagi 18 Februari 2015.

Sebuah panggilan mendayu terdengar yang seketika itu juga membangunkanku dari sisa-sisa cerita semalam. Gelap. Suara alarm berganti memecahkan keheningan dalam kamar yang pengap. Perasaan yang masih terhanyut dalam kecamuk pikiran saling bertentangan. 754 more words

Curahan Hati

Hujan Hujan.

Hujan hujan
Belakangan ini kamu datang
Menepati janji-janji yang kita bisikkan berdua
Menemani di kala sepi dan bahagia
Apakah juga jatuh cinta?

Hujan hujan
Tak ada lagi hati yang mengisi hari… 110 more words

Artefak

Sedikit Saja Ku Intip

Bolehkah sedikit ku intip
Perempuan dalam sudut absurdmu
Perempuan yang mengisi separuh hidupmu
Perempuan yang menjadi bagian kerinduanmu
Perempuan yang menyisakan gelora perjuanganmu

Bolehkah sedikit ku intip… 101 more words

Artefak

Cerita Cinta dari Bibirmu

Teringat hari-hari kita
Kamu banyak sekali bercerita
Mengenalkan cinta
Cintamu kepada seorang wanita

Lucu sekali
Aku merasa sedang bergembira
Ternyata aku patutnya berduka
Saat mengukir hari dengan kamu terselip dia… 67 more words

Curahan Hati

Aku adalah

Aku adalah

perempuan yang merepotkan,

perempuan manja,

perempuan pencemburu,

perempuan egois,

perempuan posesif,

perempuan plin-plan.

Aku adalah

perempuan yang pandai bersandiwara.

berusaha kuat

berusaha bahagia… 133 more words

Artefak

Manis.

Tahukah kamu sesuatu yang manis dan tak pernah habis?

Manis yang ingin selalu kukulum

Manis yang ingin aku nikmati sendiri

Manis dalam teduh dan sepi

Ialah senyumanmu.

Kotagede, 26 Januari 2015

Artefak

Situs Hilimondregeraya: Jejak Megalitik di Nias Selatan

Kursi batu, salah satu bentuk fisik karya budaya masa megalitik. Di situs Hilimondregeraya, Nias Selatan, masih dijumpai kursi batu yang memiliki fungsi magis-simbolis sebagai tahta bagi kedatangan arwah nenek moyang atau pemimpin yang dianggap berjasa, dan ini sekaligus merupakan lambang kehadiran arwah pada saat-saat tertentu. 87 more words

Indonesia