<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress.com" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>unmibh &amp;laquo; WordPress.com Tag Feed</title>
	<link>http://wordpress.com/tag/unmibh/</link>
	<description>Feed of posts on WordPress.com tagged "unmibh"</description>
	<pubDate>Fri, 10 Oct 2008 20:10:39 +0000</pubDate>

	<generator>http://wordpress.com/tags/</generator>
	<language>en</language>

<item>
<title><![CDATA[Ternyata...Polisi Pria Di Fiji Pakai Seragam Rok]]></title>
<link>http://ayomerdeka.wordpress.com/?p=92</link>
<pubDate>Sun, 13 Apr 2008 01:26:09 +0000</pubDate>
<dc:creator>Robert Manurung</dc:creator>
<guid>http://ayomerdeka.id.wordpress.com/2008/04/13/ternyatapolisi-pria-di-fiji-pakai-seragam-rok/</guid>
<description><![CDATA[Mungkin cuma di negara pasifik ini saja polisi pria memakai rok. Di mana pun di dunia ini polisi sel]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><em><span style="font-family:Arial;">Mungkin cuma di negara pasifik ini saja polisi pria memakai rok. Di mana pun di dunia ini polisi selalu mengenakan seragam yang macho, bahkan tak sedikit yang uniformnya mirip tentara. Apakah perilaku polisi Fiji lantas menjadi lembut dan anggun ?</span></em><!--more--></p>
<p style="text-align:center;">
<p style="text-align:center;"><img src="http://lh5.google.com/Scottybear06/R3068HQf9UI/AAAAAAAACwI/DTHamo_xDS0/100_4800.jpg?imgmax=512" alt="" width="512" height="481" /></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><span style="font-family:Arial;"><a href="http://reinhardjambi.wordpress.com/">Oleh : Reinhard Hutagaol</a></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Arial;">SAYA bertemu Mr. RAVI NARAYAN waktu sama - sama ikut kursus di <a href="http://www.jclec.com/" target="_blank">JCLEC Semarang</a>. Dalam kursus itu, diterapkan <em>dress code</em> umum alias pakai kemeja plus dasi. Sampai saat itu tidak ada yang aneh mengenai polisi Fiji ini.</span><!--more--></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Arial;">Kemudian tiba waktunya Ulang Tahun Polri, semua peserta diwajibkan mengenakan pakaian dinasnya masing - masing. Nah baru ketahuan, ternyata Ravi memakai seragam dinas lengkap, dengan pangkat dan sebagainya.</span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Arial;">Tapi alamaaak…. dia memakai rok wanita! Itupun terlihat seperti di gunting - gunting berbentuk segitiga pada bagian bawahnya..</span></p>
<p><span style="font-family:Arial;">Dan lebih parah lagi, ternyata Ravi tidak pakai sepatu, tapi sendal. Otomatis Mr. Ravi menjadi “pusat perhatian” seluruh peserta upacara… ha ha ha…..</span></p>
<p style="text-align:center;">
<p style="text-align:center;"><img src="http://www.nomad4ever.com/wp-content/uploads/2006/12/fiji_suva_map.gif" alt="" width="550" height="405" /></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:left;"><span style="font-family:Arial;">Kenapa kepolisian Fiji sampai memilih seragam yang tidak lazim dan luar biasa nyentrik itu ? Ravi bilang, seragam kepolisian mereka diadaptasi dari pakaian sehari - hari suku Fiji. Okelah, mungkin itu satu cara pendekatan yang simpatik. Bisa dimaklumi, tapi heran mah jalan terus.</span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Arial;">Lalu timbullah keusilan saya… apakah mereka menggunakan rok tersebut seperti wanita, artinya langsung “CD” dibalik rok ? Saya berkata,"….coba Mr. RAVI singkapkan rok mu….".</span></p>
<p><span style="font-family:Arial;"><span> </span>Ha ha ha, ternyata dia memakai celana pendek kok… yang “seragam juga” dengan bajunya… ooooo begitu toh….</span></p>
<p style="text-align:center;">
<p style="text-align:center;"><img src="http://www.police.gov.fj/CP%20Lau%20Trip%2018.jpg" alt="" width="400" height="300" /></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:left;"><strong><span style="font-family:Arial;">Fakta Tentang Fiji</span></strong></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:Arial;">Republik Kepulauan Fiji terletak di selatan Samudra Pasifik, di timur Vanuatu, sebelah barat Tonga, dan selatan Tuvalu. Fiji memiliki 322 pulau, 106 di antaranya berpenghuni. Selain itu ada pula 522 pulau kecil. Kedua pulau terbesar adalah Viti Levu dan Vanua Levu yang penghuninya meliputi 82% dari keseluruhan penduduk negara ini. Nama Fiji adalah sebuah kata kuno dalam bahasa Tonga untuk kepulauan itu. Ibu kota Fiji, Suva, terletak di pulau Viti.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:Arial;">Di Fiji banyak imigran dari India/Pakistan. Nah Mr. Ravi ini termasuk Imigran dari India, yang datang (pada awalnya) pada abad 19 sebagai budak untuk mengerjakan perkebunan tebu milik pemerintah Kolonial Inggris.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:Arial;">Fiji</span><span style="font-family:Arial;"> pertama kali ditemukan oleh penjelajah Belanda Abel Tasman pada 1643, kemudian beralih menjadi Koloni Inggris tahun 1874, dan merdeka pada 1970.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:Arial;"> Jumlah penduduk Fiji pada tahun 2002 sebanyak 827,900 orang. Komposisi demografisnya : penduduk asli Fiji (Malenesia dan Tonga) 54.3%, dan keturunan India (Indo-Fiji) 38.1%.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:Arial;">Pada 2006, terjadi konflik berskala besar antara penduduk asli dengan Indo-Fiji, yang berlanjut dengan kudeta militer oleh Commodore Frank Bainimarama terhadap PM Laisenia Qarase.</span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="font-family:Arial;">Kepolisian Fiji</span></strong></p>
<p class="MsoNormal"><strong></strong><span style="font-family:Arial;">Kepolisian Fiji dibentuk sejak zaman Kolonialis Inggris. Sampai sekarang kepolisian negara ini masih menerapkan komposisi yang berimbang antara penduduk asli dan Indo-Fiji, agar bisa menegakkan hukum tanpa tendensius…. </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:Arial;"> ============================================================================== </span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="font-family:Arial;">Catatan : </span></strong></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:Arial;">Aku mencomot artikel ini dari blog seorang anggota Polri, <a href="http://reinhardjambi.wordpress.com/">Reinhard Hutagaol</a>. Surprise! Surprise! Ternyata ada juga ya polisi kita yang <em>smart </em>, nggak cuma mikir siapa mau "di-86" hari ini hehehe...Cobalah tengok sendiri ke blognya (<a href="http://www.reinhardjambi.wordpress.com/">www.reinhardjambi.wordpress.com</a>) yang sarat info dan pengetahuan tentang kepolisian. Ternyata dia memang polisi hebat.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:Arial;">Tahun 1997-1998 Reinhard ikut bertugas sebagai polisi internasional di Bosnia-Hercegovina, dalam <em>International Police Task Force</em> di bawah bendera PBB. Dan tanggal 10 Mei yang akan datang, polisi yang suka bercanda menjawab komentar-komentar di blognya ini akan berangkat ke Darfur, Sudan. Dia <span> </span>mewakili Indonesia dalam unit polisi internasional yang dibentuk PBB. Hebat! </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:Arial;">Terus terang, seumur hidupku baru kali inilah merasa kagum dan hormat pada sosok polisi Indonesia. Salut! (<strong>Robert Manurung</strong>)</span></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[MENGENANG MISI PERTAMA SAYA : BOSNIA HERCEGOVINA]]></title>
<link>http://reinhardjambi.wordpress.com/?p=127</link>
<pubDate>Sun, 06 Apr 2008 08:11:53 +0000</pubDate>
<dc:creator>rere</dc:creator>
<guid>http://reinhardjambi.id.wordpress.com/2008/04/06/mengenang-misi-pertama-saya-bosnia-hercegonina-2/</guid>
<description><![CDATA[Tanggal 10 Mei nanti saya akan berangkat ke Darfur, Sudan. Ini merupakan penugasan Internasional say]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Tanggal 10 Mei nanti saya akan berangkat ke Darfur, Sudan. Ini merupakan penugasan Internasional saya yang kedua, saya sedikit ingin "mengingat" misi saya itu, mungkin juga sebagai bahan pengetahuan bagi pembaga blog ini, Misi saya sekarang <em>sangat berbeda</em> dengan misi pertama saya di Bosnia Hercegonina pada tahun '97 - '98. Inilah perbedaan itu :</p>
<p><img src="https://www.cia.gov/library/publications/the-world-factbook/maps/bk-map.gif" alt="" width="329" height="352" /></p>
<p style="padding-left:30px;">-         Misi di Bosnia Hercegovina adalah misi saya sebagai "Police Monitor" bertugas secara <em>perorangan</em> bergabung dalam komunitas polisi Internasional dalam "International Police Task Force (IPTF)" dalam UNMIBH (United Nations Mission in Bosnia Hercegovina", kami tersebar secara perorangan di seluruh daerah missi, sedangkan misi saya di Darfur  tergabung dalam <em>ikatan pasukan</em> "Formed Police Unit (FPU)" yaitu polisi berseragam sejumlah 140 orang (1 SSK plus) dalam "United Nations African Mission In Darfur (UNAMID)" dalam satu AOR (Area Of Responspibility).</p>
<p style="padding-left:30px;">-         Misi di Bosnia Hercegovina adalah misi "Unarmed" yakni "tidak bersenjata" sedangkan misi di Darfur adalah misi "<strong>bersenjata</strong>".</p>
<p style="padding-left:30px;">-         Misi di UNMIBH adalah kerjasama antara UN dan NATO yang mengerahkan pasukan SFOR (Stabilisation Force) dalam misi yang berbeda antara militer (NATO) dan sipil (UN), sedangkan missi UNAMID adalah misi "Hibryd" gabungan antara UN dan AU (African United) dalam satu misi.</p>
<p style="padding-left:30px;">-         Secara geografis mempunyai letak yang berbeda, Eropa dan berbanding Afrika, tentunya berbeda cuaca, di eropa saya merasakan 4 musim, sedangkan di Sudan bercuaca ‘sub- sahara" (cuaca di gurun).... Namun <em>yang paling penting</em> berkaitan erat dengan <em>infrastruktur</em>... di Bosnia infratruktur (walaupun sehabis perang) jalan, listrik, air masih bagus sekali.... Di Sudan sangat miskin infrastruktur.</p>
<p><strong>AWAL MULA</strong></p>
<p>Permasalahan di Bosnia Hercegovina berawal dari runtuhnya negara YUGOSLAVIA sepeninggal JOSEPH BORIS TITO (1892-1980), dahulu negara YUGOSLAVIA terbagi atas beberapa negara bagian antara lain Kroasia, Montenegro, Slovenia, Serbia, dan Bosnia, Masing - masing negara bagian ini mempunyai suku bangsa tersendiri dengan ciri - ciri budaya tersendiri juga... karena pemerintahan TITO yang keras, bibit perpecahan ini bisa diredam, namun tidak terbendung setelah meninggalnya Tito. Negara - negara bagian itu masing - masing memerdekakan diri, sebenarnya pada awalnya tidak ada masalah dengan "kemerdekaan" itu.  Ketika misalnya ada minoritas masyarakat Serbia di Bosnia, atau masyarakat Kroasia di Serbia tentunya tidak serta merta mereka harus "diusir" dari tempatnya semula, namun itulah yang terjadi.....</p>
<p>Terjadi konflik di "negara baru"  Bosnia Hercegovina antara penduduk Serbia dan Bosnia (di Utara) dan penduduk Kroasia dan Bosnia (di Selatan), tentunya konflik ini mendapat "support" dari "negara induknya". Akibat konflik yang berkepanjangan inilah UN turun tangan dalam UNMIBH. (1995-2001), Ada misi yang serupa juga di Slovenia timur (Kroasia) antara masyarakat Kroasia dan minoritas Serbia dan misi itu dinamakan UNTAES (United Natios Transitional Administration for Eastern Slovenia).</p>
<p><strong>JEJAK LANGKAH</strong></p>
<p>Pada bulan Mei 1997 ketika saya (masih berpangkat letnan satu) sedang mengikuti kursus Bahasa Inggris lanjutan di Sekolah Bahasa Polri, dan ada pengumuman : "Bagi siswa yang tertarik mengikuti Misi ke Luar Negeri,  bisa mendaftar",  saya dan sekitar 20 an siswa ikut mendaftar, ternyata 12 dari kami lulus test tersebut....</p>
<p><img src="http://i133.photobucket.com/albums/q80/reinhardhtgl/bosnia2.jpg" alt="" width="400" height="300" /></p>
<p>Bulan Juli 1997 saya dan 17 orang lainnya yang lulus test berangkat ke missi, Komandan kontingen kami adalah Letkol Pol T Ashikin Husein (sekarang berpangkat Irjen menjabat Gubernur Akpol), kami pertama mendarat di ZAGREB (Kroasia) untuk mendapat "Induction Training" selama 2 minggu...</p>
<p>Saya dan 2 orang rekan Polisi lainnya ( lettu Mardiaz dan Bripda Katamsi) di tempatkan di Region Mostar (bagian selatan BH) yang permasalahananya adalah konflik antara etnis mayoritas Bosnia dengan minoritas Kroasia.</p>
<p><img src="http://i133.photobucket.com/albums/q80/reinhardhtgl/bosnia5.jpg" alt="" width="400" height="280" /></p>
<p>Kami bertiga di tempatkan pada "Police Station" yang sama yaitu Mostar Police Station, pada awalnya kami semua adalah "Police Monitor" yang bertugas mengawasi "Local Station" Kroasia dan Bosnia. Dan mengawasi "Border entity" yang membatasi etnis Kroasia dan Bosnia. Komandan Kontingen Pak Ashikin di Pale Police Station dan kemudian mendapat jabatan "bergengsi" (dan paling tinggi sepanjang sejarah misi PBB di Bosnia) menjadi Kepala Polisi Sarajevo Region (sebanding dengan Kapolda).</p>
<p>Pada bulan ke 4 saya di promosikan menjadi "Admin Officer" di Mostar Police Station, Mardiaz menjadi "Team Leader' dan Katamsi menjadi "Investigation Officer".</p>
<p><img src="http://i133.photobucket.com/albums/q80/reinhardhtgl/bosnia4.jpg" alt="" width="400" height="280" /></p>
<p>Pada bulan ke 6, kami seluruh kontingen mendapat "UN Medals" yang disematkan oleh UN Police Commisioner.</p>
<p><img src="http://www.servicecomm.co.uk/usrimage/cat1157.jpg" alt="" width="144" height="374" /></p>
<p>Sampai akhir masa tugas kami Agustus 1998 (1 tahun 1 Bulan), kami bertiga tidak pernah pindah ke station lain, walaupun beberapa rekan kami pernah pindah tempat beberapa kali....</p>
<p><img src="http://i133.photobucket.com/albums/q80/reinhardhtgl/bosnia1.jpg" alt="" width="400" height="280" /></p>
<p>Selama penugasan kami dikatakan aman - aman saja, kecuali saya ingat pada bulan Desember 1997 terjadi "ledakan hebat" di tengah kota Mostar akibat "Bom Mobil" di dekat kantor polisi etnis Kroasia, namun tidak ada korban jiwa. Di kontingen kami sempat ada yang di "culik" oleh paramiliter Sebia yaitu Kapten Dedi, namun segera dibebaskan karena tahu ia berasal dari Indonesia. Nama SOEKARNO "sangat harum" bagi masyarakat eks Yugoslavia, karena adalah sahabat kental Tito.</p>
<p><strong>KENANGAN MOSTAR</strong></p>
<p><img src="http://www.worldy.info/images/articles/wp9khl1iakcg5mc5.jpg" alt="" width="400" height="310" /></p>
<p>Mostar adalah sebuah kota yang terletak di bagian selatan negara Bosnia Hercegovina, kata "Mostar" berasal dari kata "Stari Most" artinya adalah "Jembatan (Most) Tua (Stari)" diatas sungai jernih Neretva. Jembatan tua ini dibangun ketika kekaisaran Ottoman mengusasai Eropa pada abad ke 15, Jembatan ini di arsiteki oleh <em>Mimar Hayruddin</em> dan memakan waktu 9 tahun untuk membuatnya dan selesai pada Tahun 1566.</p>
<p><img src="http://www.sashadesign.com/img/photos/mostar/11.jpg" alt="" width="400" height="300" /></p>
<p>Sayangnya Jembatan ini "dihancurkan" dalam perang saudara pada November 1993, dan di restorasi kembali setelah berakhirnya perang oleh UNESCO dan banyak organisasi lainnya. Pada waktu saya disana, jembatan ini dalam proses pembangunan. Pada bulan Juli 2004 jembatan kembali ke bentuknya semula dan diresmikan oleh Pangeran Charles.</p>
<p><img src="http://photos.igougo.com/images/p280999-Mostar-Welcome_to_Mostar.JPG" alt="" width="400" height="300" /></p>
<p>Mostar adalah kota yang sangat indah, dengan kontur perbukitan, di tengah - tengahnya terbelah oleh sungai Neretva yang airnya sangat jernih, pada musim panas hal yang paling menarik adalah meminum "turks cava" atau kopi turki di Café sepanjang sungai Neretva, indah sekali....Setiap Tahun ada acara yang telah berlangsung <em>ratusan tahun</em> yaitu "meloncat dari tengah jembatan"</p>
<p><img src="http://news.bbc.co.uk/nol/shared/spl/hi/pop_ups/07/in_pictures_enl_1185362546/img/1.jpg" alt="" width="375" height="300" /></p>
<p><strong>PENUTUP</strong></p>
<p>Apakah kenangan ini akan terulang kembali di Sudan ? Ngga tau lah yaaaw...... mudah - mudahan... setiap daerah pasti punya keindahan tersendiri....... betul ngga ?</p>
]]></content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>
