<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress.com" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>unikom &amp;laquo; WordPress.com Tag Feed</title>
	<link>http://wordpress.com/tag/unikom/</link>
	<description>Feed of posts on WordPress.com tagged "unikom"</description>
	<pubDate>Mon, 13 Oct 2008 17:24:41 +0000</pubDate>

	<generator>http://wordpress.com/tags/</generator>
	<language>en</language>

<item>
<title><![CDATA[goodbye 'struts-spring-hibernate' and welcome 'jsf-ejb-jpa']]></title>
<link>http://nohnit.wordpress.com/2008/10/08/goodbye-struts-spring-hibernate-and-welcome-jsf-ejb-jpa/</link>
<pubDate>Wed, 08 Oct 2008 20:01:15 +0000</pubDate>
<dc:creator>echo</dc:creator>
<guid>http://nohnit.id.wordpress.com/2008/10/08/goodbye-struts-spring-hibernate-and-welcome-jsf-ejb-jpa/</guid>
<description><![CDATA[Walaupun kebanyakan sekarang orang menggunakan Struts1/2 untuk presentation layer, dan Spring untuk ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><img style="border-width:0;" height="128" alt="prefs" src="http://nohnit.files.wordpress.com/2008/10/prefs.png" width="128" align="left" border="0">Walaupun kebanyakan sekarang orang menggunakan Struts1/2 untuk presentation layer, dan <a title="Situs Spring" href="http://www.springframework.org/" target="_blank">Spring</a> untuk busines layer, dan <a title="Situs Hibernate" href="http://www.hibernate.org/" target="_blank">Hibernate</a> untuk persistence layer, tapi sekarang saya mau migrasi ke <a href="http://java.sun.com/javaee/javaserverfaces/" target="_blank">JSF</a> untuk presentation layer, dan <a href="http://java.sun.com/products/ejb/" target="_blank">EJB</a> untuk busines layer, dan JPA untuk persistence..</p>
<p>"<em>mengapa?"</em></p>
<p>tentunya saya punya alasan tersendiri :D</p>
<p>tapi alasan saya belum tentu bagus untuk anda, dan alasan anda belum tentu bagus juga untuk saya :D</p>
<p><!--more-->
<p>walaupun saya sudah migrasi dari <a href="http://struts.apache.org/" target="_blank">Struts1</a> ke <a href="http://struts.apache.org/2.x/" target="_blank">Struts2</a> trus akhirnya ke <a href="http://java.sun.com/javaee/javaserverfaces/" target="_blank">JSF</a> sudah lama, tapi pura-puranya saya baru migrasi sekarang :D , hehehe.</p>
<h2>JSF</h2>
<p>saya pindah dari <a href="http://struts.apache.org/" target="_blank">struts1</a>--&#62;<a href="http://struts.apache.org/2.x/" target="_blank">struts2</a> dan akhirnya ke <a href="http://java.sun.com/javaee/javaserverfaces/" target="_blank">JSF</a> karena ketika pertama kali saya belajar JSF disitu saya melihat ada kesamaan antara konsep <a href="http://java.sun.com/javaee/javaserverfaces/" target="_blank">JSF</a> dan Swing. yaitu berbasis komponen. sehingga hal ini membuat pembuatan halaman web sangat mudah karena berbasiskan komponen, artinya kita membuat halaman web seperti mendesain form dalam aplikasi desktop :D</p>
<p>dan selain itu <a href="http://java.sun.com/javaee/javaserverfaces/" target="_blank">JSF</a> juga mendukung <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Dependency_Injection_" target="_blank">Dependency Injection </a>yang mencakup scope untuk aplikasi website seperti request, session dan application :D , sehingga ini bisa digunakan sebagai pengganti DI-nya milik Spring :D</p>
<h2>EJB</h2>
<p>namun untuk total migrasi dari Spring ke <a href="http://java.sun.com/products/ejb/" target="_blank">EJB</a> secara total mungkin baru sekarang ini, walaupun pertamanya saya belajar <a href="http://java.sun.com/products/ejb/" target="_blank">EJB</a> lalu <a title="Situs Spring" href="http://www.springframework.org/" target="_blank">Spring</a> dan sekarang saya balik lagi ke <a href="http://java.sun.com/products/ejb/" target="_blank">EJB</a> :D</p>
<p>sebenarnya banyak orang enggan menggunakan <a href="http://java.sun.com/products/ejb/" target="_blank">EJB</a> karena dulu ketika <a href="http://java.sun.com/products/ejb/" target="_blank">EJB</a> masih versi 2.x, <a href="http://java.sun.com/products/ejb/" target="_blank">EJB</a> dikatakan sebagai nighmare (mimpi buruk) bagi pengembang, entah saya juga kurang tahu karena saya mempelajari EJB sejak versi 3, dan menurut cerita penggunaan <a href="http://java.sun.com/products/ejb/" target="_blank">EJB</a> 2.x sangat komplex dan memakan resource yang boros. :D</p>
<p>dan untungnya, pihak pengembang tidak putus asa dengan kegagalan <a href="http://java.sun.com/products/ejb/" target="_blank">EJB</a> 2.x, sehingga sekarang saya bisa menikmati kemudahan dan kehebatan <a href="http://java.sun.com/products/ejb/" target="_blank">EJB</a> 3.0 (yang katanya sebentar lagi mau keluar <a href="http://java.sun.com/products/ejb/" target="_blank">EJB</a> 3.1) :D</p>
<p>Sebenarnya, kemampuan <a href="http://java.sun.com/products/ejb/" target="_blank">EJB</a> tidak terlalu dapat dibanggakan dengan <a title="Situs Spring" href="http://www.springframework.org/" target="_blank">Spring</a> Framework yang udah begitu banyak, namun disini saya menitik beratkan <a href="http://java.sun.com/products/ejb/" target="_blank">EJB</a> dan Spring sebagai busines layer, bukan yang lainnya. </p>
<p>satu hal yang menjadi daya tarik <a href="http://java.sun.com/products/ejb/" target="_blank">EJB</a> adalah kemampuan Injectionnya yang hanya dengan menggunakan annotation @EJB, tanpa melakukan konfigurasi seperti di <a title="Situs Spring" href="http://www.springframework.org/" target="_blank">Spring</a>. hal ini memudahkan kita untuk memanggil komponen <a href="http://java.sun.com/products/ejb/" target="_blank">EJB</a> secara langsung tanpa harus menginjeknya lewat metode setter atau lewat konstruktor seperti yang dilakukan Spring.</p>
<p>Namun harus di perhatikan jika <a href="http://java.sun.com/products/ejb/" target="_blank">EJB</a> hanya dapat berjalan pada server yang mendukung JEE, sehingga jika kita menggunakan server seperti <a title="Situs Apache Tomcat" href="http://jakarta.apache.org/tomcat" target="_blank">Tomcat</a> dan <a title="Situs Glassfish" href="https://glassfish.dev.java.net/" target="_blank">GlassFish</a> v.3, maka <a href="http://java.sun.com/products/ejb/" target="_blank">EJB</a> tak akan berjalan karena server-server tersebut hanya digunakan untuk WebServer, so untuk menjalankan <a href="http://java.sun.com/products/ejb/" target="_blank">EJB</a> kita perlu menggunakan server seperti <a title="Situs JBoss" href="http://www.jboss.org/" target="_blank">JBoss</a> ato <a title="Situs Glassfish" href="https://glassfish.dev.java.net/" target="_blank">GlassFish</a> v.2</p>
<h2>JPA</h2>
<p>jpa sebenarnya merupakan spesifikasi yang tergabung dalam EJB yang dinamakan EJB-Entity. namun JPA tidak selalu harus berjalan bersama EJB, karena JPA juga dapat berjalan dalam aplikasi desktop ato web sama seperti Hibernate ato TopLink.</p>
<p>Sebenarnya JPA bukanlah sebuah framework untuk persistence, tapi merupakan spesifikasi seperti JDBC, sehingga untuk menjalankan JPA kita memerlukan implementasinya seperti menggunakan <a href="http://www.oracle.com/technology/products/ias/toplink/index.html" target="_blank">TopLink</a>, <a title="Situs Hibernate" href="http://www.hibernate.org/" target="_blank">Hibernate</a>, <a href="http://www.eclipse.org/eclipselink/" target="_blank">EclipseLink</a>, <a href="http://openjpa.apache.org/" target="_blank">OpenJPA</a>, KODO dan yang lainnya.</p>
<p>sehingga JPA bisa dikatakan sebagai JDBC tingkat tinggi :D (ngarang), karena emang penggunaannya sangat mudah dari pada JDBC dan hampir mirip seperti <a title="Situs Hibernate" href="http://www.hibernate.org/" target="_blank">Hibernate</a>.</p>
<p>hanya saja karena JPA merupakan spesifikasi yang bisa diimplementasi oleh berbagai framework, sehingga bisa dibilang JPA kurang komplete jika dibandingkan dengan Hibernate, terutama dalam hal Query.</p>
<p>namun alasan kenapa saya memilih JPA karena hal pertama adalah JPA merupakan kesatuan <a href="http://java.sun.com/products/ejb/" target="_blank">EJB</a>, sehingga penggunaannya sangat mudah dengan <a href="http://java.sun.com/products/ejb/" target="_blank">EJB</a>, dan selain itu dengan bantuan <a href="http://java.sun.com/products/ejb/" target="_blank">EJB</a> proses transaksi untuk JPA jadi mudah karena kita tak perlu memikirkan "TRANSACTION" untuk proses-proses persistence yang kita lakukan karena semuanya di handle langsung oleh <a href="http://java.sun.com/products/ejb/" target="_blank">EJB</a>.</p>
<p>Dan yang paling bermanfaat adalah JPA dapat diinjek hanya dengan menggunakan annotation @PersistenceContext atau @PersistenceUnit, sehingga penggunaannya semakin mudah, dan hal ini tanpa bantuan <a href="http://java.sun.com/products/ejb/" target="_blank">EJB</a> ato <a title="Situs Spring" href="http://www.springframework.org/" target="_blank">Spring</a>, sehingga andai kita tak menggunakan <a href="http://java.sun.com/products/ejb/" target="_blank">EJB</a>, kita tetap bisa melakukan injeksi ke JPA</p>
<h2>Facelets + SEAM</h2>
<p><a href="https://facelets.dev.java.net/" target="_blank">Facelets</a> dan <a href="http://www.seamframework.org/" target="_blank">SEAM</a> merupakan framework yang patut digunakan jika kita menggunakan <a href="http://java.sun.com/javaee/javaserverfaces/" target="_blank">JSF</a>+<a href="http://java.sun.com/products/ejb/" target="_blank">EJB</a>+JPA, karena : </p>
<p>dengan <a href="https://facelets.dev.java.net/" target="_blank">facelets</a> kita dapat dengan mudah menkoneksikan antara JSP dan JSF yang kadang ditemukan berbagai kendala seperti dalam "<em>ExpressionLanguage</em>" misalnya. dan selain itu dengan <a href="https://facelets.dev.java.net/" target="_blank">facelets</a>, pembuatan halaman web dapat berbasiskan template, sehingga mempermudah pembuatan halaman web ketika kita memerlukan halaman yang banyak namun memiliki kesamaan layout.</p>
<p>dengan <a href="http://www.seamframework.org/" target="_blank">SEAM</a>, kita dapat dengan mudah mengintregasikan antara <a href="http://java.sun.com/javaee/javaserverfaces/" target="_blank">JSF</a> dan <a href="http://java.sun.com/products/ejb/" target="_blank">EJB</a>, dan selain itu <a href="http://www.seamframework.org/" target="_blank">SEAM</a> mendukung facelets dan <a href="http://www.seamframework.org/" target="_blank">SEAM</a> juga memiliki kemampuan yang banyak seperti kemampuan untuk menampilkan Chart, kemampuan membangun RSS, integrasi untuk Email, dan lainnya. Dan semua itu berbasiskan JSF dan <a href="http://java.sun.com/products/ejb/" target="_blank">EJB</a>, sehingga <a href="http://www.seamframework.org/" target="_blank">SEAM</a> akan membuat pengguna JSF dan <a href="http://java.sun.com/products/ejb/" target="_blank">EJB</a> lebih termanjakan, hahahaha :D</p>
<p>&#160;</p>
<p><strong><em>tapi tidak selamanya pendapat saya sesuai dengan keinginan anda bukan?</em></strong></p>
<p><strong><em>itu tergantung selera :D</em></strong></p>
<p><strong><em>see you!!!</em></strong></p>
<hr>
<blockquote>
<p><a href="http://java.sun.com/products/ejb/" target="_blank">http://java.sun.com/products/ejb/</a></p>
<p><a href="https://facelets.dev.java.net/" target="_blank">https://facelets.dev.java.net/</a></p>
<p><a href="http://www.seamframework.org/" target="_blank">http://www.seamframework.org/</a></p>
<p><a title="Situs Hibernate" href="http://www.hibernate.org/" target="_blank">http://www.hibernate.org/</a></p>
<p><a title="Situs Spring" href="http://www.springframework.org/" target="_blank">http://www.springframework.org/</a></p>
<p><a href="http://struts.apache.org/" target="_blank">http://struts.apache.org/</a></p>
<p><a href="http://struts.apache.org/2.x/" target="_blank">http://struts.apache.org/2.x/</a></p>
</blockquote>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Widusa UNIKOM ]]></title>
<link>http://ivandwisaputra.wordpress.com/?p=58</link>
<pubDate>Mon, 08 Sep 2008 10:26:28 +0000</pubDate>
<dc:creator>ivandwisaputra</dc:creator>
<guid>http://ivandwisaputra.id.wordpress.com/2008/09/08/widusa-unikom/</guid>
<description><![CDATA[Wisuda UNIKOM bertempat di SABUGA tanggal 30 Agustus 2008 berjumlah +/- 1400 orang&#8230;
klo di kir]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Wisuda UNIKOM bertempat di SABUGA tanggal 30 Agustus 2008 berjumlah +/- 1400 orang...</p>
<p>klo di kira2 jumlah undangan +/- 2800 orang...</p>
<p>dan kapasitas SABUGA 4000...</p>
<p>dan banyak undangan yang tidak bisa masuk kedalam ruangan dan para undangan hanya bisa melihat melalui TV yang di sediakan di luar...</p>
<p><a href="http://ivandwisaputra.files.wordpress.com/2008/09/p8300013.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-59" title="p8300013" src="http://ivandwisaputra.wordpress.com/files/2008/09/p8300013.jpg?w=300" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p>Pintu masuk tempat berlangsungnya acara Wisuda, para undangan berdesakan masuk dan di halangi oleh panitia dan satpam.</p>
<p> </p>
<p> </p>
<p> </p>
<p> </p>
<p><a href="http://ivandwisaputra.files.wordpress.com/2008/09/p8300018.jpg"><img class="alignright size-medium wp-image-60" title="p8300018" src="http://ivandwisaputra.wordpress.com/files/2008/09/p8300018.jpg?w=300" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p> </p>
<p>para undangan sedang comment dengan salah satu panitia dan satpam</p>
<p> </p>
<p> </p>
<p> </p>
<p> </p>
<p><a href="http://ivandwisaputra.files.wordpress.com/2008/09/p8300023.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-63" title="p8300023" src="http://ivandwisaputra.wordpress.com/files/2008/09/p8300023.jpg?w=300" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p>meja panitiany juga kosong,ngk taw pada kemana</p>
<p> </p>
<p> </p>
<p> </p>
<p> </p>
<p> </p>
<p> </p>
<p>download video:</p>
<p><a href="http://www.youtube.com/watch?v=P1dzIY6sCWQ">http://www.youtube.com/watch?v=P1dzIY6sCWQ</a></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Tutorial Pemrograman Delphi]]></title>
<link>http://eecchhoo.wordpress.com/2008/07/30/tutorial-pemrograman-delphi/</link>
<pubDate>Wed, 30 Jul 2008 09:25:57 +0000</pubDate>
<dc:creator>echo</dc:creator>
<guid>http://eecchhoo.id.wordpress.com/2008/07/30/tutorial-pemrograman-delphi/</guid>
<description><![CDATA[ini ada tutorial pemrograman Delphi dari dosen saya Mr. Andri Heryandi, silahkan donwload  




JUDU]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>ini ada tutorial pemrograman Delphi dari dosen saya Mr. Andri Heryandi, silahkan donwload :D</p>
<p><!--more--><br />
<table align="center" border="0">
<tbody>
<tr align="middle" bgcolor="silver">
<td><b>JUDUL</b></td>
<td rowspan="2"><b>DOWNLOAD</b></td>
</tr>
<tr bgcolor="silver">
<td align="middle" colspan="2"><b></b></td>
</tr>
<tr>
<td>Pengantar Delphi dan Tipe Data</td>
<td align="middle"><a href="http://download.heryandi.net/?file=m1_m2_delphi.zip">Download</a></td>
</tr>
<tr bgcolor="silver">
<td colspan="2"></td>
</tr>
<tr>
<td>Percabangan</td>
<td align="middle"><a href="http://download.heryandi.net/?file=percabangan.zip">Download</a></td>
</tr>
<tr bgcolor="silver">
<td colspan="2"></td>
</tr>
<tr>
<td>Percabangan Versi 2</td>
<td align="middle"><a href="http://download.heryandi.net/?file=percabangan_v2.zip">Download</a></td>
</tr>
<tr bgcolor="silver">
<td colspan="2"></td>
</tr>
<tr>
<td>Perulangan.</td>
<td align="middle"><a href="http://download.heryandi.net/?file=perulangan_new.zip">Download</a></td>
</tr>
<tr bgcolor="silver">
<td colspan="2"></td>
</tr>
<tr>
<td>Tutorial Membuat Notepad</td>
<td align="middle"><a href="http://download.heryandi.net/?file=tutorial_membuat_notepad_dengan_delphi.zip">Download</a></td>
</tr>
<tr bgcolor="silver">
<td colspan="2"></td>
</tr>
<tr>
<td>Aplikasi Database</td>
<td align="middle"><a href="http://download.heryandi.net/?file=Database.zip">Download</a></td>
</tr>
<tr bgcolor="silver">
<td colspan="2"></td>
</tr>
<tr>
<td>Tutorial Membuat Aplikasi Database Dengan Delphi (Sangat Lengkap)</td>
<td align="middle"><a href="http://download.heryandi.net/?file=tut_db_delphi.zip">Download</a></td>
</tr>
<tr bgcolor="silver">
<td colspan="2"></td>
</tr>
<tr>
<td>Bekerja dengan TTable </td>
<td align="middle"><a href="http://download.heryandi.net/?file=bekerja_dengan_ttable.zip">Download</a></td>
</tr>
<tr bgcolor="silver">
<td colspan="2"></td>
</tr>
<tr>
<td>Studi Kasus Database <br>Berisi tahapan membuat program untuk penjualan barang (step-by-step). </td>
<td align="middle"><a href="http://download.heryandi.net/?file=studi_kasus_database.zip">Download</a></td>
</tr>
<tr bgcolor="silver">
<td colspan="2"></td>
</tr>
<tr>
<td>Studi Kasus Database Versi 2<br>Versi pertama + Pengolahan Data Supplier, Pengolahan Data Pelanggan, dan Pengolahan Data Penjualan dan Transaksi Penjualan </td>
<td align="middle"><a href="http://download.heryandi.net/?file=studi_kasus_database_v2.zip">Download</a></td>
</tr>
<tr bgcolor="silver">
<td colspan="2"></td>
</tr>
<tr>
<td>Modul SQL Versi 1<br>Baru terisi dengan perintah Select.</td>
<td align="middle"><a href="http://download.heryandi.net/?file=ModulSQL.zip">Download</a></td>
</tr>
<tr bgcolor="silver">
<td colspan="2"></td>
</tr>
<tr>
<td>Modul SQL Versi 2<br>Berisi : <br>- Dasar SQL (DDL dan DML)<br>- Membuat SQL Commander <br>- Select dengan banyak Relasi <br>- Tambah data dengan SQL (2 cara)<br>- Master Detail dengan menggunakan SQL</td>
<td align="middle"><a href="http://download.heryandi.net/?file=ModulSQLv2.zip">Download</a></td>
</tr>
<tr bgcolor="silver">
<td colspan="2"></td>
</tr>
<tr>
<td>Client/Server dengan MySQL</td>
<td align="middle"><a href="http://download.heryandi.net/?file=CS_dengan_Delphi_MySQL.zip">Download</a></td>
</tr>
<tr bgcolor="silver">
<td colspan="2"></td>
</tr>
<tr>
<td>Client/Server dengan SQL Server</td>
<td align="middle"><a href="http://download.heryandi.net/?file=CS_dengan_Delphi_SQL_Server.zip">Download</a></td>
</tr>
<tr bgcolor="silver">
<td colspan="2"></td>
</tr>
<tr>
<td>Source Code SQL Commander</td>
<td align="middle"><a href="http://download.heryandi.net/?file=SQL_Commander.zip">Download</a></td>
</tr>
<tr bgcolor="silver">
<td colspan="2"></td>
</tr>
<tr>
<td>Connector MySQL (MyODBC) Installer</td>
<td align="middle"><a href="http://download.heryandi.net/?file=mysql-connector-odbc-3.51.12-win32.msi">Download</a></td>
</tr>
<tr bgcolor="silver">
<td colspan="2"></td>
</tr>
<tr>
<td>Source Code Program Penjualan Barang</td>
<td align="middle"><a href="http://download.heryandi.net/?file=Source_Code_Program_Penjualan_Barang_Tanpa_Report.zip">Download</a></td>
</tr>
<tr bgcolor="silver">
<td colspan="2"></td>
</tr>
<tr>
<td>Membuat Report</td>
<td align="middle"><a href="http://download.heryandi.net/?file=membuat_report.zip">Download</a></td>
</tr>
<tr bgcolor="silver">
<td align="middle" colspan="2"><b>LATIHAN-LATIHAN</b></td>
</tr>
<tr>
<td>Latihan Perulangan</td>
<td align="middle"><a href="http://download.heryandi.net/?file=latihan_perulangan.zip">Download</a></td>
</tr>
<tr bgcolor="silver">
<td align="middle" colspan="2"><b>DOKUMENTASI LAIN</b></td>
</tr>
<tr>
<td>Contoh Aplikasi Operator Bitwise</td>
<td align="middle"><a href="http://download.heryandi.net/?file=bitwise.zip">Download</a></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><img src="http://photoserver.ws/files/v66xqc3ovbff31oiixa.gif"> </p>
<p>terimakasih kepada Mr. Andri Heryandi selaku dosen Pemrograman saya :D</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Diskusi perumusan Baju kelas]]></title>
<link>http://eecchhoo.wordpress.com/?p=108</link>
<pubDate>Fri, 07 Mar 2008 13:54:13 +0000</pubDate>
<dc:creator>echo</dc:creator>
<guid>http://eecchhoo.id.wordpress.com/2008/03/07/diskusi-perumusan-baju-kelas/</guid>
<description><![CDATA[






]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p align="center"><img src="http://i49.servimg.com/u/f49/11/59/23/46/06032010.jpg" /><!--more--></p>
<p align="center"><img src="http://i49.servimg.com/u/f49/11/59/23/46/06032011.jpg" /></p>
<p align="center"><img src="http://i49.servimg.com/u/f49/11/59/23/46/06032012.jpg" /></p>
<p align="center"><img src="http://i49.servimg.com/u/f49/11/59/23/46/06032013.jpg" /></p>
<p align="center"><img src="http://i49.servimg.com/u/f49/11/59/23/46/06032017.jpg" /></p>
<p align="center"><img src="http://i49.servimg.com/u/f49/11/59/23/46/06032016.jpg" /></p>
<p align="center"><img src="http://i49.servimg.com/u/f49/11/59/23/46/06032015.jpg" /></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Penataan Kapitalisme Liberal dalam Perjalanan Selandia Baru]]></title>
<link>http://newzeanando.wordpress.com/?p=12</link>
<pubDate>Wed, 05 Mar 2008 16:15:10 +0000</pubDate>
<dc:creator>Nando</dc:creator>
<guid>http://newzeanando.id.wordpress.com/2008/03/05/penataan-kapitalisme-liberal-dalam-perjalanan-selandia-baru/</guid>
<description><![CDATA[ Selandia Baru merupakan sebuah negara di kawasan Pasifik Selatan yang saat ini tengah menikmati pes]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p style="margin-top:0.42cm;margin-bottom:0.42cm;line-height:100%;"> <font face="Verdana, sans-serif"><font size="1">Selandia Baru merupakan sebuah negara di kawasan Pasifik Selatan yang saat ini tengah menikmati pesatnya perkembangan ekonomi mereka dalam naungan kapitalisme. Namun siapa yang menyangka bahwa kapitalisme warisan tradisional negara ini pada era 1980-an mengalami stagnasi dan rakyatnya hidup dalam proses merangkak dari kehidupan yang terisolasi secara kultural dari lingkungan internasional.</font></font></p>
<p style="margin-top:0.42cm;margin-bottom:0.42cm;line-height:100%;"> <font face="Verdana, sans-serif"><font size="1">Stagnasi ekonomi Selandia Baru dimulai pada periode 1970-1980-an, dimana saat itu Selandia Baru terkena dampak resesi ekonomi karena ketergantungannya pada Inggris. Inggris yang merupakan pemasok utama kebutuhan ekonomi Selandia Baru ketika itu memutuskan untuk masuk ke dalam Masyarakat Ekonomi Eropa (MEE) di tahun 1970, dan pada saat itu juga impor Selandia Baru mengalami kemerosotan.<!--more--></font></font></p>
<p style="margin-top:0.42cm;margin-bottom:0.42cm;line-height:100%;"> <font face="Verdana, sans-serif"><font size="1">Masalah yang paling terlihat di Selandia Baru pada era 1980-an sampai era 1990-an adalah stagnasi perekonomian dan kondisi masyarakatnya yang terisolasi secara kultural dari belahan bumi lainnya. Jika kita lihat kondisi lingkungan dan pembangunan kota Auckland dan Wellington di tahun 1990, dan dibandingkan dengan Australia, Hongkong, dan kota-kota besar lainnya, maka akan tampak bahwa pembangunan di Selandia Baru sangatlah lambat, karena keadaan visual kota seperti keadaan pada tahun 1970-an. </font></font></p>
<p style="margin-top:0.42cm;margin-bottom:0.42cm;line-height:100%;"> <font face="Verdana, sans-serif"><font size="1">Perdana menteri saat itu sangatlah bersifat populis, kebijakan-kebijakan yang diambil terlihat hanya untuk mendapatkan dukungan dari masyarakat, terutama dalam hal ini partai buruh. Jadi, alih-alih mengambil kebijakan untuk menyelamatkan perekonomian, pemerintah malah terlihat sangat sosialis dengan meningkatkan kontrol negara dalam semua sektor, termasuk perbankan dan perdagangan. Selandia Baru terbukti dapat bertahan dari permasalahan tersebut, salah satunya adalah dengan mengadakan pembaharuan di sektor ekonomi. Politisi partai saat itu mulai menyadari pentingnya sebuah solusi cepat untuk perekonomian mereka, dan saat pemilihan umum berlangsung isu-isu seperti peningkatan mikroekonomi dan penghapusan proteksionisme hangat dibicarakan.</font></font></p>
<p style="margin-top:0.42cm;margin-bottom:0.42cm;line-height:100%;"> <font face="Verdana, sans-serif"><font size="1">Ekonomi kapitalis liberal dan politik demokrasi yang diwariskan Inggris merupakan identitas ideologi Selandia Baru. Identitas ideologi tersebut telah lama melekat pada negara ini, namun, kebijakan proteksi dan manajemen yang buruk kemudian membuat negara tersebut jatuh dari ranking dunia. Seperti halnya negara-negara kapitalis liberal Selandia Baru sangat tergantung pada keberadaan pasar guna menunjang perekonomiannya, pasar produk Selandia Baru pada awalnya adalah Inggris dan negara-negara Eropa, sedangkan bahan-bahan mentah diperoleh dari hasil nasional dan koloni-nya negara-negara di Pasifik Selatan (dekolonialisasi mulai tahun 1960). Isu-isu pemilu mengenai perubahan orientasi hubungan luar negeri juga turut mempengaruhi.</font></font></p>
<p style="margin-top:0.42cm;margin-bottom:0.42cm;line-height:100%;"> <font face="Verdana, sans-serif"><font size="1">Berdasarkan pada pola tradisional yang ada, dan juga kebutuhan akan akses pasar baru ke belahan dunia lainnya, seperti misalnya Asia yang dalam hal ini China, Jepang, dan ASEAN, kabinet terpilih Selandia Baru mulai menetapkan sasaran-sasaran pasar potensial bagi ekspornya. Tidaklah mudah untuk menerapkan tujuan ekonomi tersebut, karena ditengah situasi Perang Dingin yang masih hangat saat itu, Selandia Baru masih menghadapi kendala seputar asumsi-asumsi mengenai komunisme di Asia yang juga tercantum dalam kebijakan-kebijakan luar negerinya. Selandia Baru kemudian menyelesaikan masalah tersebut dengan merevisi kebijakan pertahanannya pada tahun 1978 yang telah menyebutkan ancaman terhadap Selandia Baru bukan berasal dari komunis di Asia, ataupun fasisme Jepang, masalah yang dihadapi dewasa ini adalah masalah ekonomi bukannya ideologi dan militer, seiring dengan revisi tersebut, Selandia Baru pada saat itu dengan secara tidak langsung telah memperluas ruang perekonomiannya, yang tadinya terfokus pada Inggris.</font></font></p>
<p style="margin-top:0.42cm;margin-bottom:0.42cm;line-height:100%;"> <font face="Verdana, sans-serif"><font size="1">Ideologi dapat dianggap sebagai visi yang komprehensif, sebagai cara memandang segala sesuatu, secara umum dan beberapa arah filosofis yang diajukan oleh kelas yang dominan pada seluruh anggota masyarakat. Tujuan utama dibalik ideologi adalah untuk menawarkan perubahan melalui proses pemikiran normatif. Perang ideologi antara Amerika Serikat dan Uni Soviet saat itu tidak terlalu mempengaruhi pandangan masyarakat Selandia Baru. Namun kondisi pola manajemen pemerintah pada tahun 1970 sempat berwarna sosialis, karena partai buruh yang berkuasa pada saat itu lebih mendukung kebijakan-kebijakan yang bersifat sentralistik dan mencakup semua.</font></font></p>
<p style="margin-top:0.42cm;margin-bottom:0.42cm;line-height:100%;"> <font face="Verdana, sans-serif"><font size="1">Meskipun Selandia Baru dekat dengan sistem monarki, negara ini mendukung kebebasan hak-hak individu, menentang kolonialisme, dan pendukung demokrasi, hal itulah yang mendasari tindakannya untuk melakukan dekolonialisasi seluruh negara-negara bawahannya di Pasifik Selatan. Serta aktif membantu proses perdamaian di kawasan tersebut. Dukungan Selandia Baru terhadap demokrasi dapat kita lihat dengan adanya proses pemilihan umum yang telah dilakukan sejak lama. Referendum guna penerapan sistem pemilihan legislatif telah dilakukan pada tahun 1996, dan pemilihan perwakilan legislatif, distrik dan kota dilakukan secara langsung.</font></font></p>
<p style="margin-top:0.42cm;margin-bottom:0.42cm;line-height:100%;"> <font face="Verdana, sans-serif"><font size="1">Perjalanan kapitalisme liberal memiliki sejarah yang amat panjang, dan telah melahirkan warna-warna baru dalam perkembangannya. Sebuah ideologi hanyalah merupakan landasan yang dianggap oleh sebuah negara sebagai kerangka kehidupan bernegara rakyatnya. Selandia Baru dengan kapitalisme liberal yang diterapkannya telah mengalami jatuh-bangun yang kemudian melahirkan semangat pembaharuan baru. Bagaimana dengan negara kita Indonesia?</font></font></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[TUGAS ICT]]></title>
<link>http://budimulyana.wordpress.com/?p=9</link>
<pubDate>Mon, 03 Mar 2008 04:34:36 +0000</pubDate>
<dc:creator>budimulyana</dc:creator>
<guid>http://budimulyana.id.wordpress.com/2008/03/03/tugas-ict/</guid>
<description><![CDATA[TUGAS ICT
Diupload di blog masing-masing paling lambat tanggal 4 Maret jam 24.00.
1. Weekly Event ma]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>TUGAS ICT</p>
<p>Diupload di blog masing-masing paling lambat tanggal 4 Maret jam 24.00.<!--more--></p>
<p>1. Weekly Event masing-masing negara</p>
<p>2. Profil masing-masing negara</p>
<p>3. Gambaran Ideologi masing-masing Negara</p>
]]></content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>
