<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress.com" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>tengkleng &amp;laquo; WordPress.com Tag Feed</title>
	<link>http://wordpress.com/tag/tengkleng/</link>
	<description>Feed of posts on WordPress.com tagged "tengkleng"</description>
	<pubDate>Mon, 13 Oct 2008 18:02:23 +0000</pubDate>

	<generator>http://wordpress.com/tags/</generator>
	<language>en</language>

<item>
<title><![CDATA[wisata kuliner]]></title>
<link>http://kooshardjanto.wordpress.com/?p=8</link>
<pubDate>Tue, 02 Sep 2008 14:34:54 +0000</pubDate>
<dc:creator>kooshardjanto</dc:creator>
<guid>http://kooshardjanto.id.wordpress.com/2008/09/02/wisata-kuliner/</guid>
<description><![CDATA[Acara menjelang ramadhan bareng teman kerja akhirnya sampai juga di daerah cilandak +- 500m keluar t]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Acara menjelang ramadhan bareng teman kerja akhirnya sampai juga di daerah cilandak +- 500m keluar tol cilandak. namanya resto 30, rumah makan solo dengan hidangan favoritnya tengkleng sapi dan kambing. bisa di sup atau di bakar.<br />
Baru kali ini juga ngerasain yang namanya tengkleng, itu lho biasanya kita sebut iga. Gw pilih sup, wah edan, ruuaar biasa enaknya. dagingnya empuk dan rasanya menggigit. cocok dech buat salah satu wisata kuliner di jakarta. harganya relatif ya, untuk 1 porsi tengkleng sekitar 33rb. Cuma sayang listriknya sering padam.</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Salatiga]]></title>
<link>http://mamaselma.wordpress.com/?p=83</link>
<pubDate>Mon, 28 Jul 2008 06:15:16 +0000</pubDate>
<dc:creator>Mama Selma</dc:creator>
<guid>http://mamaselma.id.wordpress.com/2008/07/28/salatiga/</guid>
<description><![CDATA[Selepas Semarang, kami menuju Salatiga melewati Ungaran. Salatiga kotanya sejuk. Cukup ramai karena ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Selepas Semarang, kami menuju Salatiga melewati Ungaran. Salatiga kotanya sejuk. Cukup ramai karena Salatiga adalah kota pelajar. Di sana banyak sekolahan dan terdapat universita yang cukup terkenal Satya Wacana. Pabrik lulur mandi Vitalis itu ternyata pabriknya juga di sana. Kayaknya sangat terkenal, karena ketika kami menanyakan alamat ke beberapa orang, dan kebetulan mereka pakai patokan pabrik Vitalis, rata2 menyebutnya sebagai pabrik kosmetik saja ;p</p>
<p>Karena sudah lewat jam makan siang, maka begitu melihat spanduk kuning bersih menyolok bertuliskan Warung Sate Pak Yon, langsung saja kami sepakat untuk mampir. Menunya aneka kambing khas Jawa Tengah. Ada Tengkleng (gule, tapi cuma thethelan/tulang yg masih ada dagingnya dikit2), sate kambing muda, dan Tongseng yang yummy...yummy. Total yang kami habiskan dengan minum 1 es jeruk dan 2 teh anget CUMA 22ribu!!!!...hhhaaahhhh...???? murraahh tenaann.</p>
<p>Lucunya, semua menu disajikan pakai rajangan kubis dan irisan tomat.... termasuk di satenya lho! Yang bikin daku tertarik adalah angkringnya yang terbuat dari kayu jati asli, lihat saja kayu di pikulannya, mantap boooo.</p>
<p><a href="http://mamaselma.files.wordpress.com/2008/07/tongseng.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-84" src="http://mamaselma.wordpress.com/files/2008/07/tongseng.jpg?w=300" alt="" width="300" height="225" /></a><a href="http://mamaselma.files.wordpress.com/2008/07/sate-kambing-salatiga.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-85" src="http://mamaselma.wordpress.com/files/2008/07/sate-kambing-salatiga.jpg?w=300" alt="" width="300" height="225" /></a><a href="http://mamaselma.files.wordpress.com/2008/07/sate-pak-yon.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-86" src="http://mamaselma.wordpress.com/files/2008/07/sate-pak-yon.jpg?w=300" alt="" width="300" height="225" /></a><a href="http://mamaselma.files.wordpress.com/2008/07/pikulan.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-87" src="http://mamaselma.wordpress.com/files/2008/07/pikulan.jpg?w=300" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
]]></content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>
