<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress.com" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>teknologi-informasi-komunikasi &amp;laquo; WordPress.com Tag Feed</title>
	<link>http://wordpress.com/tag/teknologi-informasi-komunikasi/</link>
	<description>Feed of posts on WordPress.com tagged "teknologi-informasi-komunikasi"</description>
	<pubDate>Mon, 13 Oct 2008 18:10:45 +0000</pubDate>

	<generator>http://wordpress.com/tags/</generator>
	<language>en</language>

<item>
<title><![CDATA[SEJARAH PERKEMBANGAN INTERNET]]></title>
<link>http://introglobal.wordpress.com/?p=11</link>
<pubDate>Sun, 12 Oct 2008 05:13:04 +0000</pubDate>
<dc:creator>introglobal</dc:creator>
<guid>http://introglobal.id.wordpress.com/2008/10/12/sejarah-perkembangan-internet/</guid>
<description><![CDATA[INTERNET (INTERCONNECTION NETWORK)
Internet adalah sekumpulan komputer atau server yang saling terhu]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="text-decoration:underline;"><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;">INTERNET (INTERCONNECTION NETWORK)</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;">Internet adalah sekumpulan komputer atau server yang saling terhubung satu sama lain melalui berbagai macam media (kabel, radio, satelit dll). Komputer-komputer tersebut letaknya tersebar di seluruh belahan dunia sehingga memungkinkan terbentuknya suatu jaringan informasi global. Sekumpulan komputer di suatu tempat memiliki jenis dan karakteristik yang tidak sama dengan tempat-tempat lain, namun semuanya dihubungkan oleh suatu protokol standard yang sama yang disebut TCP/IP (Transfer Control Protocol/Internet Protocol). TCP/IP ini dapat diumpamakan sebagai bahasa yang dimengerti oleh semua jenis komputer yang terhubung ke Internet. Tanpa mengikuti protokol standard ini, komputer kita tidak akan mampu berkomunikasi dengan komputer-komputer lain di Internet.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><br />
Protokol TCP/IP ini memberikan suatu IP Number (nomor IP) yang unik untuk tiap komputer yang terhubung ke Internet sehingga lalu lintas data di Internet dapat diatur. Untuk memudahkan kita mengingat maka dibuatlah IP Address (alamat IP) sebagai representasi dari nomor IP.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;">Contoh nomor IP : 192.168.100.1</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;">Contoh alamat IP : yahoo.com</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;">Masing-masing komputer di Internet memiliki kandungan informasi yang begitu beragam, mulai dari hal-hal yang sepele sampai dengan hal-hal yang serius seperti penelitian. Hal ini memungkinkan terjadinya sharing of resources di Internet</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="text-decoration:underline;"><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;">SEJARAH INTERNET</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;">Sejarah perkembangan internet diawali dengan terbentuknya jaringan komputer pertama di Amerika Serikat yang diprakarsai oleh lembaga bernama ARPANet (Advance Research Project Agency) yang pada saat itu menghubungkan 4 (empat) buah komputer yang masing-masing berada di Stanford Research Institute (SRI), Universitas on California of Los Angeles (UCLA), Universitas Utah Charley Kline, dan Universitas California Santa Barbara (UCSB).</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;">Saat itu, pengguna Bandwidth masih sekitar 50 kbps yang dimiliki oleh ATT (American Telephone and Telegraph). Kemudian pada tahun 1983, dengan ditemukannya protokol TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol) mulailah dikenal istilah Internet. Awalnya internet hanya digunakan untuk kepentingan akademik dan militer di Amerika saja. Namun seiring dengan perkembangan waktu, mulai tahun 1990-an Internet mulai digunakan secara meluas dikalangan masyarakat umum.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><!--more--><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;">Tahun 1995, mulailah dikenal teknologi World Wide Web atau biasa disebut Web yang berfungsi untuk menggantikan FTP (File Transfer Prorocol), yaitu teknologi untuk melakukan proses pertukaran data. Dengan teknologi ini, internet dapat menyediakan informasi dalam bentuk multimedia. Saat ini, internet bahkan dapat digunakan melalui telepon dan alat komunikasi mobile seperti handphone atau PDA (Personal Data Assistant) dengan menggunakan teknologi WAP (Wireless Application Protocol).</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;">Menurut situs internet <a href="http://www.internetworldstats.com/">www.internetworldstats.com</a>, hingga pertengahan tahun 2005 pengguna internet telah mencapai 938.710.929 jiwa manusia atau sekitar 14,6% dari seluruh total jumlah penduduk dunia pada tahun tersebut.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="text-decoration:underline;"><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;">FASILITAS-FASILITAS/LAYANAN DALAM INTERNET</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><em><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;">1.<span> </span>WWW (World Wide Web)</span></em></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;"><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span> </span>Merupakan fasilitas yang membuat kita dapat mengakses berbagai informasi baik berupa teks, gambar, suara, film,maupun multimedia.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;"><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><em><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;">2.<span> </span>E-Mail (Electronic Mail)</span></em></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;"><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span> </span>Dugunakan untuk berkomunikasi dengan orang lain sebagai surat elektronik, dengan fasilitas ini kita dapat mengirim atau menerima pesan dari seluruh penjuru dunia.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;"><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><em><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;">3.<span> </span>Kelompok Diskusi (Mailing List)</span></em></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span> </span>Merupakan fasilitas untuk berdiskusi secara elektronik dengan menggunakan e-mail.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><em><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;">4.<span> </span>Telnet (Tele Networking)</span></em></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;"><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span> </span>Fasilitas untuk mengakses remote komputer yang terletak ditempat lain, dengan fasilitas ini pemakai jarak jauh dapat mengendalikan, menukar file, dan menjalankan program yang ada di komputer tersebut. Agar dapat mengakses Telnet, pengguna komputer harus registrasi terlebih dahulu.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;"><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><em><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;">5.<span> </span>FTP (File Transfer Protocol)</span></em></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;"><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span> </span>Fasilitas ini digunakan untuk melakukan pengambilan arsip atau<span> </span>file<span> </span>secara elektronik atau<span> </span>transfer file dari satu komputer ke komputer lain di internet. Beberapa di internet telah tersedia file atau dokumen yang siap untuk diduplikat oleh orang<span> </span>lain secara gratis (free).</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;"><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;"><strong><em><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;">6.<span> </span>HTTP (Hyper text Transfer Protocol)</span></em></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;"><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span> </span>Fasilitas ini digunakan untuk mengakses informasi dari suatu situs yang ditulis dengan bahasa HTML (Hypertext Markup Language) informasi yang diperoleh antara lain: teks, gambar, suara, film, dll</span></p>
<p><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><br />
</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><em><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;">7.<span> </span>Ghoper</span></em></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;"><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span> </span>Gopher sendiri berarti tikus tanah, yang membangun sarangnya di bawah tanah berupa saluran-saluran yang saling terhubung satu sama lain membentuk jaringan terowongan bawah tanah. Karena sifat inilah maka nama Gopher dipakai. Gopher suatu kumpulan informasi di Internet yang disusun secara hirarkis (berbasis menu). </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;">Bila WWW adalah kumpulan informasi yang disusun berbasis hypertext maka di dalam Gopher juga dijumpai prinsip hypertext ini, namun semuanya dipresentasikan dalam bentuk menu. Bila kita meng-klik suatu menu, kita akan dibawa ke suatu menu baru yang lebih detil. Demikian seterusnya sampai kita menemukan informasi (dokumen) yang kita inginkan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;"><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span> </span>Gopher saat ini sudah dapat diakses dengan menggunakan aplikasi yang sama dengan WWW, yaitu menggunakan (browser). Kita bahkan dapat saja berpindah dari suatu WWW ke Gopher tanpa kita sadarai. Misal saat kita sedang membuka suatu homepage di Internet dan kita tertarik untuk meng-klik sutau informasi yang tampil di layar. Tiba-tiba saja kita sudah dibawa ke suatu tampilan baru dalam bentuk menu yang ternyata adalah Gopher. Saat ini Gopher mulai banyak ditinggalkan orang karena tampilannya yang tidak menarik dan tidak mampu menampilkan informasi dalam bentuk multimedia seperti WWW. Hal ini bukan berarti Gopher sudah sama sekali tidak digunakan orang</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;"><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><em><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;">8.<span> </span>Chatting</span></em></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;"><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span> </span>Fasilitas ini digunakan untuk berkomunikasi secara<span> </span>langsung dengan orang<span> </span>lain dalam internet. Pada umumnya fasilitas ini sering digunakan untuk bercakap-cakap atau ngobrol di internet</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;"><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><em><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;">9.<span> </span>Newsgroup</span></em></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;"><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span> </span>Fasilitas ini<span> </span>digunakan<span> </span>untuk<span> </span>berkonferensi<span> </span>jarak<span> </span>jauh, sehingga<span> </span>anda<span> </span>dapat menyampaikan pendapat dan tanggapan dalam internet.</span></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Trilogi : Pengalaman Pribadi (Pertama!) Bikin Blog ]]></title>
<link>http://elmuttaqie.wordpress.com/?p=104</link>
<pubDate>Thu, 11 Sep 2008 02:21:38 +0000</pubDate>
<dc:creator>elmuttaqie</dc:creator>
<guid>http://elmuttaqie.id.wordpress.com/2008/09/11/trilogi-pengalaman-pribadi-pertama-bikin-blog-3/</guid>
<description><![CDATA[Bagian Tiga (Terakhir) : Langkah Konkret Bikin Blog

Kilas Balik
Haruskah bikin blog? Bisa ya bisa t]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="font-size:medium;">Bagian Tiga (Terakhir) : Langkah Konkret Bikin Blog</span></strong><br />
<strong></strong></p>
<p><strong><span style="font-size:medium;">Kilas Balik</span></strong></p>
<p><a href="http://s483.photobucket.com/albums/rr195/elmuttaq/?action=view&#38;current=ImageKolomBlog3.jpg" target="_blank"><img style="float:left;margin:0 10px 10px 0;" src="http://i483.photobucket.com/albums/rr195/elmuttaq/ImageKolomBlog3.jpg" border="0" alt="gur ngaji Pictures, Images and Photos" /></a>Haruskah bikin blog? Bisa ya bisa tidak.... tergantung dari sudut mana anda memandangnya dan sampai sejauhmana manfaat dan mudharatnya untuk anda dan untuk orang-orang sekitar anda. Untuk saya pribadi, keberadaan blog ibarat laksana penanda dan media efektif untuk bisa lebih meng’eksis’kan diri di belantara internet. Blog adalah rumah tempat bersemayam ide, pemikiran dan respon balik. Kadang blog bisa dijadikan tempat nongkrong virtual dan ajang bersilaturahmi sesama ‘jablay’ (sorri..bukan menyindir siapa-siapa lo! Hanya sekedar celetukan tak sengaja..).<br />
Dengan adanya blog, saya bisa leluasa berbicara tentang apapun dan dikomentari siapapun. Saya bisa majang poster-poster power rangers, kesatria baja hitam dan teman-temannya yang lain tanpa takut dimarahi isteri atau dicoret-coret anak saya. Saya bisa mencat pagar depan blog saya dengan warna gelap atau warna-warna ekstrem lainnya, karena untuk mencat rumah sendiri dengan cat gelap tentu diprotes keluarga. Saya bisa bernostalgia dengan teman-teman lama, bergosip ria dengan kenalan baru dan berbincang banyak hal dengan mereka tanpa harus meninggalkan kewajiban saya bermain dengan anak dan bercengkrama dengan istri.<br />
Berarti sampai sejauh ini kegiatan nge’blog’ buat saya pribadi masih terasa cukup positif lah, cukup bermanfaat, bukan hobi yang mahal, bukan sekedar trend sesaat dan bukan sekedar cinta biasa (lho kok nyasar ke lagu siti nurhaliza??)</p>
<p><!--more-->Jadi menurut saya –kesimpulannya- untuk bisa bikin blog anda harus :<br />
1.    Bisa komputer minimal mengetik di MS Word, memakai note pad, bisa copy paste, ngerti cara setting foto atau file image lainnya, ngerti dikit-dikit bahasa HTML dan yang terpenting ngerti cara browsing di internet.<br />
2.    Punya alamat email di internet. Nggak usah yang berbayar, cukup cari gratisan saja, seperti Yahoo, Gmail, Multiply, Telkom Net dan lain-lain. Tentang bagaimana cara bikin email bisa diliat di buku-buku teks pelajaran TIK atau nanya sama yang jaga warnet (kalo belum punya internet sendiri).<br />
3.    Sudah mengantongi fotocopy atau buku atau diktat tentang langkah-langkah bikin blog di internet. Bagi yang pengen belajar tutorial atau panduan bikin blog di internet, -sesuai pengalaman pribadi saya- bisa mengunjungi situs berikut ini :<br />
a.    http://www.tutorialgratis.wordpress.com/<br />
b.    http://afatih.wordpress.com/2007/11/11/membuat-blog-di-wordpress-com/<br />
c.    http://www.o-om.com/<br />
d.    http://ebsoft.web.id/category/blogging-tutorial/<br />
e.    http://gembong.web.id/ (untuk level mahir sih kayaknya)<br />
f.    Cari situs lainnya dengan mengetikkan kata kunci “tutorial bikin blog”, “tutorial blogging”, “tutorial wordpress”, “tutorial blogger” dan sebagainya di situs google atau yahoo atau search engine lain yang berbahasa Indonesia.<br />
4.    Mendaftar di situs-situs penyedia jasa layanan bikin blog gratis seperti wordpress (http://wordpress.com/)  dan blogspot (http://blogger.com/). Masing-masing memang punya kelebihan dan kekurangan. Namun menurut saya alangkah baiknya jika anda menguasai dulu salah satu untuk kemudian mempelajari dan menguasai satunya lagi di kesempatan lain. Tapi kalo bisa menguasai dua-duanya tentu jauh lebih bagus lagi. Menurut pengalaman saya, masing-masing punya karakteristik penataan konten dan desain yang relatif berbeda. Saya untuk sementara ini memilih untuk memperdalam wordpress dulu untuk kemudian belajar lebih intens mengenai blogspot.<br />
5.    Mendaftar di sejumlah situs yang menyediakan layanan penitipan sandal sepatu, eh salah.. data gitu. Yang populer di kalangan blog mania adalah http://www.photobucket.com , http://flickr.com/ , http://www.shouthuns.com/ dan sejumlah situs web hosting gratisan yang saya lupa alamat persisnya. Gunanya adalah jika anda pengen mendesain tata letak (layout, grafis dan widget-widget menarik), memajang foto, animasi atau bahkan video di blog anda maka situs-situs di atas akan terasa manfaatnya. Namun perlu diingat, jangan terlalu bersemangat mendandani tampilan blog anda sehingga banyak menguras bandwith (atau apa ya istilah tepatnya?) yang mengakibatkan proses loading blog anda akan sangat lambat. Mungkin di komputer anda cepat atau normal saja, namun yang akan mengunjungi blog anda tidak semuanya pakai jaringan internet atau punya spesifikasi komputer yang mewah seperti yang anda miliki.<br />
6.    Bagi yang tidak makai internet di rumah (harus ke warnet atau internet punya instansi) alangkah baiknya sudah memiliki flashdisk atau media penyimpan data yang ringkas. Gunanya adalah menyimpan data tulisan dan gambar yang akan diposting. Jadi setiap kali ke warnet tinggal buka tulisannya, copy paste aja melalui note pad dan edit sebagus mungkin (sekaligus sesebentar mungkin, karena waktu adalah biaya). Anda juga bisa mengcopy atau download halaman situs ke flashdisk untuk kemudian membukanya secara offline di komputer pribadi atau kantor. Saran saya siapkan tulisan atau komentar anda berupa file txt agar lebih mudah mem’paste’nya ke halaman postingan di blog anda. Siapkan juga file-file txt yang berisi baris perintah html untuk keperluan desain atau editing hal-hal tertentu. Seperti saya yang selalu menyiapkan file txt untuk perintah mengatur tata letak foto biar bisa bergabung dengan tulisan, sehingga kesannya lebih rapi. Saya juga mencatat sejumlah perintah sederhana dalam bahasa html yang gunanya untuk bikin font tulisan jadi besar, tebal, miring dan seterusnya. Sekarang saya pengen belajar bahasa html untuk bikin tabel, buku tamu dan halaman polling. Bahkan ke depannya saya ingin belajar mendesain naskah soal TIK yang bisa dijawab secara real time dan sekaligus menampilkan hasilnya real time juga di blog saya. Jadi anak-anak tidak perlu repot bawa kertas dan pulpen, saya pun tidak perlu repot meriksa karena komputer bisa membantu memeriksa dan melaporkan hasilnya. Setidaknya untuk kategori tes pilihan ganda, benar salah, menjodohkan dan tes objektif lainnya.<br />
<a href="http://s483.photobucket.com/albums/rr195/elmuttaq/?action=view&#38;current=SiswaMAN.jpg" target="_blank"><img style="float:left;margin:0 10px 10px 0;" src="http://i483.photobucket.com/albums/rr195/elmuttaq/SiswaMAN.jpg" border="0" alt="Photobucket Image Hosting" /></a><br />
7.    Siapkan waktu khusus untuk menulis dan carilah tema-tema tulisan yang menarik, bermanfaat, inspiratif dan syukur-syukur memiliki bobot kedalaman makna yang mencerahkan sekaligus ‘marketable’. Tidak usah lama-lama, tidak usah ke gua atau ke kuburan untuk menyepi karena inspirasi bisa datang kapan saja dan di mana saja. Yang penting usahakan latihan menulis tentang apa saja dan pakai bahasa yang dapat dimengerti banyak orang. Jangan copy paste artikel orang tanpa dibarengi semacam pengantar atau komentar. Atau kalo toh harus memajang artikel orang diusahakan mencantumkan secara jelas nama pengarangnya. Tidak usah mengejar target memasang posting tulisan sebanyak-banyaknya secara membabi buta. Karena apa gunanya banyak tulisan jika tidak direspon ‘pasar’ dengan baik. Tapi untuk membesarkan hati anda yang gundah karena tulisannya tidak direspon meriah (jangan kuatir, kita senasib kok!), saya punya saran yakni anggaplah blog anda itu laksana perpustakaan atau rak buku digital anda. Mungkin suatu waktu tidak ada (tepatnya; belum ada!) yang baca atau berkomentar, tapi sangat mungkin suatu saat kelak tulisan anda akan dicari banyak orang (terutama jika anda ternyata jadi orang besar atau penjahat besar, hehehehe!).<br />
Mulai dari diri sendiri, mulai dari yang kecil-kecil dan mulai dari sekarang, demikian nasehat Aa Gym. Demikian juga penutup dari saya untuk memotivasi anda semua (terutama sesama rekan guru) agar bersemangat bikin blog. Meski bikin blog ini tidak termasuk kriteria penilaian untuk sertifikasi guru namun untuk kepentingan peningkatan kualitas pribadi yang mengarah pada peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah atau madrasah, saya sangat menganjurkan untuk bikin blog. Setidaknya untuk mensiasati kendala geografis dan jarak untuk keinginan bersilaturahmi dan berbagi wawasan sesama guru.<br />
Demikian yang dapat saya sampaikan seadanya. Jika ada kesalahan dan kekeliruan atau penyebutan istilah atau nama yang kurang tepat, mohon banyak-banyak dimaklumi. Namanya juga masih pemula dan lagi dalam proses pembelajaran.<br />
Terimakasih untuk pengelola situs dan blog yang tadi saya sebutkan di atas, juga ucapan terimakasih untuk sejumlah guru yang telah bikin blog dengan sangat bagus sekali sehingga menginspirasi saya untuk kembali menulis. Untuk sesama guru madrasah... <strong><span style="font-size:large;">AYO NGE’BLOG!</span></strong></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Trilogi : Pengalaman Pribadi (Pertama!) Bikin Blog ]]></title>
<link>http://elmuttaqie.wordpress.com/?p=102</link>
<pubDate>Thu, 11 Sep 2008 02:06:06 +0000</pubDate>
<dc:creator>elmuttaqie</dc:creator>
<guid>http://elmuttaqie.id.wordpress.com/2008/09/11/trilogi-pengalaman-pribadi-pertama-bikin-blog-2/</guid>
<description><![CDATA[Bagian Dua : Perjuangan Bikin Blog
Saya ingat betul saat pertamakali bikin blog adalah pada akhir bu]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="font-size:medium;">Bagian Dua : Perjuangan Bikin Blog</span></strong><br />
<a href="http://s483.photobucket.com/albums/rr195/elmuttaq/?action=view&#38;current=AxiooTVW812.jpg" target="_blank"><img style="float:left;margin:1px 10px 10px 2px;" src="http://i483.photobucket.com/albums/rr195/elmuttaq/AxiooTVW812.jpg" border="1" alt="Photobucket Image Hosting" /></a>Saya ingat betul saat pertamakali bikin blog adalah pada akhir bulan april 2008, ketika itu masih belum punya komputer sendiri dan belum langganan internet. Bikinnya di warnet, saat praktikum internet bersama anak didik saya. Motivasi bikin blog pun hanya karena tuntutan profesi mengajar dan karena curious saja. Saat itu sudah ada rencana mo beli laptop, karena permohonan kredit di bank sudah diapprove, tinggal dicairkan saja lagi. Gini nih nasib guru PNS golongan menengah, gak bisa jauh dari bank untuk urusan bela beli gadget. Akhir april saya hanya bikin blog standar yang berisi satu posting yakni tentang pribadi atau tentang penulis. Blog saya saat itu masih culun, primitif dan katro’ banget.... tapi seumpama orang baru belajar masak, meski gosong dan rasanya gak karuan tetap aja bangga (atau lebih tepatnya NARSIS!).<br />
Pada awal bulan Mei 2008 saya beli laptop axioo seri neon 812p di Banjarmasin, spek intel pentium 4 dual core, memory 2ghz, hardisk 80gb, dvd-rw, ada fasilitas wifi dan yang penting adalah harganya sesuai dengan budget saya saat itu yakni maksimum 5,5jt. Pengennya sih beli yang merek Acer, MSI, BYON, Toshiba atau Zyrex. Tapi harganya untuk yang dual core sungguh tidak bersahabat untuk kantong saya. Mo ngambil yang celeron tanggung karena bagi saya beli laptop mungkin hanya kali ini saja bisanya, tidak bisa berulang-ulang kayak ganti baju. Akhirnya tidak ada pilihan lain, kalo mau dual core dengan dana segitu ya harus mau ngambil axioo 812 apalagi saat itu sedang ada promosi dalam rangka peringatan Hardiknas. Jadi bagi kalangan pendidik yang mo beli laptop ada semacam discount. Laptop axioo 812p pun saya beli seharga 5,4jt, sudah termasuk bonus upgrade memori dari 1gb menjadi 2gb trus dapat dvd sistem operasi windows vista starter edition. So saya kira lumayan murahlah, apalagi karena ada bonus dvd windows vista original paket bundling axioo. Ditambah service center resmi axioo sendiri sudah ada di Banjarmasin.</p>
<p><!--more-->Pertengahan Mei saya mulai berlangganan internet hotspot dengan biaya 200rb per bulan unlimited usage yang ditawarkan pemilik warnet deket rumah. Oleh karena bulan Mei adalah bulannya Pendidikan Nasional, sebagai seorang guru yang ikut-ikutan latah memperingati Hardiknas eh bukannya latah ding tapi sebagai bentuk penghormatan terhadap momen Hardiknas tersebut dan sebagai perwujudan bakti saya sebagai guru yang melayani masyarakat terutama anak didik, maka saya dengan sesadar-sadarnya berusaha bikin blog meski tanpa informasi dan referensi yang komplit terutama dari segi praktek di tempat. Namun sayangnya meski sudah punya laptop dan langganan hot spot tapi saat itu Kotabaru (dan juga daerah-daerah lainnya di Kalsel) sedang dilanda krisis listrik yang cukup parah. Listrik hanya nyala 2-3 hari trus tu padam seharian trus nyala lagi. Bahkan sekitar juni apa juli ya listrik di Kotabaru nyalanya selang seling. Hanya nyala sehari untuk kemudian padam lagi di keesokan harinya dan itu berlangsung sampai pertengahan agustus. Menurut pihak PLN cabang Kotabaru, krisis listrik ini disebabkan oleh rusaknya alat pembangkit listrik yang ada, sementara untuk menyewa mesin baru perlu dana besar dan waktu yang cukup lama untuk pemasangan kembali.<br />
<a href="http://s483.photobucket.com/albums/rr195/elmuttaq/?action=view&#38;current=ImageKolomBlog1.jpg" target="_blank"><img style="float:left;margin:0 10px 10px 0;" src="http://i483.photobucket.com/albums/rr195/elmuttaq/ImageKolomBlog1.jpg" border="0" alt="Photobucket Image Hosting" /></a>Akhirnya praktis sejak pertengahan akhir Mei saya berhenti berlangganan internet hotspot karena buat apa berlangganan bulanan jika pemakaiannya kadang tak beraturan, meski laptop memakai batery tapi jika dipakai untuk hotspot sangat menguras batery. Meski listrik di rumah nyala tapi di tempat penyedia jasa layanan hotspot listriknya padam ya percuma juga kan, tetap tidak bisa connect. Itulah sebabnya mengapa sepanjang Juni, Juli dan Agustus praktis tidak ada posting tulisan. Selama tidak berlangganan internet, saya menyempatkan diri sesekali ke warnet yang alhamdulillah kini cukup banyak jumlahnya di Kotabaru, untuk browsing dan mempelajari blog-blog yang bertebaran di internet. Sekalian mengumpulkan contoh-contoh blog yang dari segi desain dan konten menurut saya sangat bagus. Saya juga menyempatkan berkunjung dan mengcopy konten-konten situs atau blog yang memuat tutorial cara-cara pembuatan blog. Banyak ilmu, tips dan trik keren yang saya pelajari di sana.<br />
Alhamdulillah pertengahan agustus listrik di Kotabaru sudah kembali normal. Tapi saya masih belum langganan internet karena dana khusus untuk itu belum ada. Mengandalkan gaji bulanan saja tentu akan sangat beresiko karena sebagaimana layaknya guru-guru madrasah lainnya; penghasilan tak seberapa, pemasukan jarang ada, pengeluaran tak terhingga, hehehehe! Hingga akhirnya saya dapat tawaran ngasih les privat komputer dan internet untuk seorang petinggi partai (gurem) yang akan maju ke pemilihan caleg tahun ini. Katanya beliau malu kalo tidak bisa menggunakan laptop dan gagap teknologi internet. Saya tidak mematok biaya khusus untuk setiap kali pertemuan tatap muka. Saya bilang ke beliau, asal diganti ongkos tranportasi saja saya sudah cukup senang. Beliau tanya berapa kira-kira harus menyediakan dana untuk kursus privat. Saya jawab: “yah sekitar 10rb an lah per 1 kali pertemuan, mudah-mudahan tidak dianggap kemahalan.” Bapak itu malah kaget dan berkomentar : “kalo anda ngasih patokan biaya segitu, selama jadi guru anda akan sulit untuk kaya!”<br />
Akhirnya jadilah saya guru privat komputer dan dari penghasilan tambahan itu saya bisa langganan internet lagi. Tidak perlu ke warnet lagi untuk sekedar browsing dan download kecil-kecilan. Saya pun bisa kembali konsen menggarap blog saya yang lama terbengkalai. Saya bisa lebih leluasa jalan-jalan ke blog atau situs rekan-rekan guru lainnya, ngobrol, bertukar ilmu dan pengalaman sekaligus menjalin silaturami. Lama kelamaan saya jadi lebih familiar dengan dunia per’blog’an. Saya jadi lebih lancar dalam mendandani blog meski tetap saja masih terlihat awut-awutan. Setidaknya dibanding pertamakali bikin blog, saya kira perkembangan desain dan konten nya lumayan menggembirakan. Tapi saya masih malu untuk berpromosi atau mensosialisasikan blog ini. Kalo toh harus ber’promosi’ saya kira hanya untuk tujuan minta kritik dan saran, serta untuk memotivasi para guru lain yang jauh lebih kompeten dan memiliki prestasi pribadi yang patut untuk di’tular’kan ke guru-guru medioker seperti saya.</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Trilogi : Pengalaman Pribadi (Pertama!) Bikin Blog]]></title>
<link>http://elmuttaqie.wordpress.com/?p=93</link>
<pubDate>Mon, 08 Sep 2008 06:35:36 +0000</pubDate>
<dc:creator>elmuttaqie</dc:creator>
<guid>http://elmuttaqie.id.wordpress.com/2008/09/08/trilogi-pengalaman-pribadi-pertama-bikin-blog/</guid>
<description><![CDATA[Bagian Satu : Kenapa Bikin Blog?
Pendahuluan
Tulisan berikut adalah semacam jawaban (atau sekedar ng]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size:medium;"><strong>Bagian Satu : Kenapa Bikin Blog?</strong></span><strong></strong></p>
<p><span style="font-size:small;"><strong>Pendahuluan</strong></span><strong></strong></p>
<p><a href="http://s483.photobucket.com/albums/rr195/elmuttaq/?action=view&#38;current=blog.jpg" target="_blank"><img style="float:left;margin:0 10px 10px 0;" src="http://i483.photobucket.com/albums/rr195/elmuttaq/blog.jpg" border="0" alt="blog" /></a>Tulisan berikut adalah semacam jawaban (atau sekedar ngeles..) atas sejumlah pertanyaan yang diajukan teman-teman sepermainan kalo lagi main layang-layang di pinggir pantai, rekan-rekan sesama guru baik di lingkungan madrasah tempat saya bekerja maupun rekan-rekan sesama guru dan sebagian siswa tentang hobi baru saya bikin blog.</p>
<p>Kebanyakan nanya: kenapa harus bikin blog? gimana sih caranya bikin blog? Eh bikin supaya gini gitu tuh gimana caranya sih? Susah nggak ya bikin blog itu? dst… Untuk pertanyaan pertama saya tentu saja bisa menjawab dan harus menjawab karena ini terkait dengan tanggung jawab moral dan kejelasan tujuan pembuatan blog kita. Agar orang lain tidak salah sangka dan memberikan label tertentu yang kurang baik. Lho banyak kan blog yang niatnya gak baik dan hanya menjadi ajang pamer serta tujuan untuk mempopulerkan diri dengan cara dan maksud yang negatif? Adapun pertanyaan kedua dan seterusnya tidak berhak saya jawab karena ilmu saya masih belum nyampe ke sana.</p>
<p><!--more-->Saya hanya bisa menjawab pertanyaan : Kenapa harus bikin blog? Jawabannya simpel aja... yakni oleh karena saya dinyatakan lulus sertifikasi guru madrasah di bidang TIK (tapi mohon dicatat: masih belum terima TUNJANGAN PROFESI) maka saya harus memiliki keterampilan dalam bidang atau mata pelajaran yang saya ajarkan. Blog meski tidak (atau belum sih tepatnya!) tercantum dalam kurikulum TIK SMA dan Madrasah Aliyah namun merupakan fenomena terkini dunia internet. Zaman saya kuliah dulu S1 dulu (1995-2001an) paling top cuma chatting via mIRC atau kalo mau lebih eye catching ya via Yahoo Messenger. Yang punya situs pribadi agak langka apalagi untuk kelas mahasiswa, jauh banget deh.... Nah sekarang mungkin anak SD pun kalo dia udah jago surfing, melek iptek dan jago bahasa Inggris, mungkin saja bisa bikin blog. Siapa tau isinya malah gak kalah sama yang digarap oleh orang dewasa (tapi saya alhamdulillah sampe sekarang belum nemu blog milik anak SD sih...)</p>
<p>Blog, friendster, facebook, youtube, photobucket dan sejenisnya belum diungkap secara detil oleh kurikulum nasional kita. Tapi saya kira wajar saja karena kurikulum sekarang kan udah KTSP artinya sekolah masing-masing dituntut untuk berkreasi dan menonjolkan karakteristik sekolahnya masing-masing melalui silabus, materi, RPP dan dokumen administratif lainnya. Kurikulum nasional hanya memberikan patokan yang sifatnya mendasar.</p>
<p>Seperti pengalaman saya mengajar TIK. Berhubung kemampuan madrasah kami tidak sekuat sekolah-sekolah lain yang jauh lebih kaya, maka kami hanya mampu beli sejumlah komputer bekas pentium 3 yang kemampuannya hanya bisa menampilkan sistem operasi Windows ME dan software yang kompatibel dengan sistem operasi bersangkutan. Printer gak punya, jaringan LAN gak punya, apalagi internet... Kadang-kadang karena usia komputer nya memang sudah uzur apalagi listrik di madrasah kami juga gak kuat karena tidak mampu menambah daya disebabkan keterbatasan dana, akhirnya ada satu dua tiga empat (pokoknya banyak lah!) yang ‘tewas’. Udah berusaha dikanibal oleh guru TIK nya sampai dijampi-jampi dengan air doa, tetap juga gak mempan. Untuk menyikapi kondisi tersebut kami akhirnya mengalihkan materi yang terkait dengan praktek komputer ke materi tentang handphone, dengan pertimbangan masih sama-sama terkait dengan dunia TIK. Kalo toh harus berurusan dengan materi komputer diusahakan hanya sebatas materi teoritik saja dan yang bersifat pengembangan wawasan, sekedar tau informasi terkini dan yang jelas bukan praktek.<br />
Jadi sekali lagi kalo ditanya kenapa saya bikin blog, jawabannya cuma satu: pengen belajar agar bisa mengajar. Seorang guru yang profesional dan berdedikasi penuh pada pekerjaannya harus nya selalu mengupdate pengetahuan, wawasan dan keterampilan nya, terutama di bidang yang menjadi wilayah tanggung jawab profesi keguruannya. Makanya saya gak malu untuk bikin blog yang sesungguhnya isinya ini masih sangat malu-maluin. Tapi biarlah para pengunjung mungkin akan sangat memaklumi keterbatasan saya dalam nulis dan mendandani / mendesain blog. Yang penting niat awalnya insya Allah lurus, tidak bengkok, tidak untuk kepentingan pemilu 2009, hehehehehe.....</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Blog? Sebuah Trend Baru Media Komunikasi]]></title>
<link>http://elmuttaqie.wordpress.com/?p=83</link>
<pubDate>Sat, 06 Sep 2008 22:49:34 +0000</pubDate>
<dc:creator>elmuttaqie</dc:creator>
<guid>http://elmuttaqie.id.wordpress.com/2008/09/07/blog-sebuah-trend-baru-media-komunikasi/</guid>
<description><![CDATA[Sebagai guru TIK yang dinyatakan lulus dalam sertifikasi guru TIK angkatan pertama dari Depag sehing]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://s483.photobucket.com/albums/rr195/elmuttaq/?action=view&#38;current=Simebuscas-BLOG.gif" target="_blank"><img style="float:left;margin:0 10px 10px 0;" src="http://i483.photobucket.com/albums/rr195/elmuttaq/Simebuscas-BLOG.gif" border="0" alt="Photobucket" /></a>Sebagai guru TIK yang dinyatakan lulus dalam sertifikasi guru TIK angkatan pertama dari Depag sehingga aku berhak menyandang titel sebagai guru profesional untuk mata pelajaran TIK pada tingkat madrasah aliyah (padahal aslinya aku hanya guru agama yang terjebak oleh keadaan sehingga harus ngajar TIK), aku merasa sangat malu jika tidak 'ngeh' dan me'melek'kan mata terhadap perkembangan terkini dunia internet. Walhasil aku harus ektra ngebut mengejar ketertinggalanku dalam balapan wawasan dan keterampilan di dunia alam maya internet. Salah satunya adalah fenomena BLOG ini. Kalo sekedar bikin blog, aku sudah lama tau. Kupikir awalnya blog itu hanya sekedar situs sederhana yang isinya lebih menjurus ke arah publikasi pemikiran melalui media tulisan. Nggak terpikir bahwa blog juga bisa jadi sarana promosi bisnis, ajang 'pamer' skill desain web, media mempengaruhi orang lain, tempat untuk 'menjajakan' diri dsb.... Ada yang serius banget mempersiapkan , mengisi dan mendandani blog nya. Ada juga yang seadanya, mungkin karena malas atau memang nggak tau caranya (persis seperti aku, hehehehe....). Ada juga yang niatnya ikhlas untuk berbagi ilmu pengetahuan, wawasan dan keterampilan, tapi ada juga yang niatnya komersil, ngibulin orang dan sekedar memamerkan skill hebatnya dalam bikin situs. Aku sendiri sampai sulit memilah kategorisasi blog-blog yang kukunjungi. Ada yang bagus dalam hal tertentu namun kurang dalam hal tertentu. Yang pasti blog merupakan media alteratif yang sangat layak dijadikan referensi penggalian informasi. Karena kadang blog bisa lebih jujur dari buku dan sentuhan personal nya sangat terasa. Sehingga setidaknya ada karakteristik atau ciri khas tertentu yang langsung terendus dari posting atau dari tampilan visual situsnya.</p>
<p><!--more--></p>
<p>Menurutku blog adalah trend baru media komunikasi yang menjanjikan keluasan cakrawala pengetahuan, kebebasan (atau kebablasan?) berpikir dan personalisasi tindakan. Aku kira masa depan blog harusnya bisa lebih panjang dan terjamin eksistensinya di masa mendatang, tanpa harus dihantui ancaman pembredelan atau pemberangusan.</p>
<p>Walhasil setelah sibuk nengok sana sini, browsing sana sini, nanya ke om google, membongkar koleksi majalah dan tabloid komputer, akhirnya kuputuskan untuk belajar bikin blog. Tidak tanggung-tanggung, langsung bikin dua blog sekaligus di dua situs yang berbeda. Tujuannya ya sekedar ingin coba-coba saja dan sebagai bahan perbandingan dari sisi teknis pembuatan, penataan konten, visualisasi desain dan kecepatan upload nya. Tapi tentu saja blog yang kubuat masih jauh dari kata sempurna, yah namanya juga edisi coba-coba biar ndak malu-maluin di depan anak didik. Aku hanya ingin memberitahukan pada anak didikku kelak di kelas bahwa mereka juga bisa dan mampu untuk bikin blog seperti teman-temannya yang lain yang lebih dulu melek teknologi dan dianugerahi fasilitas berinternet yang mumpuni. Meski tentu saja kualitas hasil yang akan diperoleh tidak bisa dibandingkan dengan mereka-mereka yang lebih punya pengalaman dan skill juga fasilitas yang lebih baik.</p>
<p>Lagipula aku akan lebih mudah mengajarkan cara bikin blog ke mereka karena aku sendiri berangkat dari titik nol dalam membuat blog, tanpa modal pengetahuan dan skill serta fasilitas memadai, toh akhirnya bisa juga bikin blog. Makanya aku akan terus menyemangati anak didikku serta siapapun yang baca blog ini bahwa untuk bikin blog itu sebenarnya mudah yang susah itu adalah merawat dan memelihara blog yang kita buat agar tetap eksis dan bisa bersaing sehat dengan blog-blog lainnya. Gitu aja kok repot, hihihihihi!</p>
<p>Penutup<br />
Nah, bagi yang merasa masih minder atau ragu-ragu untuk memulai bikin blog, tulisan-tulisan yang bertebaran di blog ini mudah-mudahan bisa menjadi inspirasi atau referensi bahwa tulisan jelek, gak mutu, gak relevan, terlalu banyak curhat, desain malu-maluin (masang foto aja nggak becus, animasi kurang, hiasannya kurang meriah dan..... tambahin sendiri aja ya!) dst, tetap bisa dapat tempat yang cukup terhormat di dunia per blog an. Intinya jangan terlalu minder lah, tapi jangan juga terlalu percaya diri berlebih (dengan menjajakan blog nya ke sana ke mari tanpa memperhitungkan apakah blognya cukup menjual apa malah jadi bahan olok-olokan saja...). Foto berikut ini juga merupakan test case. Teknisnya begini nih, aku upload sejumlah foto di www.photobucket.com di bawah tag "elmuttaq" dan "mankotabaru" karena kata beberapa sumber terpercaya di internet, kalo kita mau majang foto di blog kita sebaiknya cari situs yang bisa dijadikan tempat penitipan foto (kayak tempat penitipan sandal di masjid aja lagi....hihihihi!) nanti di kolom tempat kita nulis atau mengetik tulisan kita copy kan "URL" atau HTML code nya trus di liat pada "pratampil tulisan" kalo foto tu muncul di blog kita artinya tu foto berhasil mejeng di blog. Tinggal mengedit besar kecil, perataan dsb yang aku sendiri masih perlu belajar.<br />
<a href="http://i483.photobucket.com/albums/rr195/elmuttaq/Pic043.jpg"><img class="aligncenter" title="Aku dan Pa Jebbar" src="http://i483.photobucket.com/albums/rr195/elmuttaq/Pic043.jpg" alt="" width="509" height="396" /></a><br />
(sekedar pembuktian bahwa guru TIK juga manusia bodoh biasa yang gak mampu mendandani blog)</p>
<p>Hanya skedar ngetes apakah gambar alias foto ku bisa masuk dan ter publish di blog ini, maklum lah guru TIK katro' belum ngerti teknologi blog......</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Open Source Bukan Sekedar Gaya Hidup]]></title>
<link>http://elantowow.wordpress.com/?p=143</link>
<pubDate>Mon, 19 May 2008 16:53:55 +0000</pubDate>
<dc:creator>elanto wijoyono</dc:creator>
<guid>http://elantowow.id.wordpress.com/2008/05/19/open-source-bukan-sekedar-gaya-hidup/</guid>
<description><![CDATA[Menegaskan Peran Pe-Linux Cewek di Indonesia

“Jika ada cewek yang pandai menggunakan komputer, da]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><strong>Menegaskan Peran Pe-Linux Cewek di Indonesia</strong></p>
<p style="text-align:center;"><a title="Logo Kluwek, diambil dari website Kluwek" href="http://kluwek.linux.or.id/index.php"><img class="aligncenter" src="http://layangan.com/tety/kluwek.jpg" alt="//layangan.com/tety/kluwek.jpg" width="183" height="184" /></a></p>
<p style="text-align:justify;">“Jika ada cewek yang pandai menggunakan komputer, dan bisa menjadi <em>programmer</em>, itu keren sekali,” begitu sebuah ungkapan yang mengemuka dalam diskusi siang itu. Tiga bulan lalu, sebuah tulisan di Majalah Tempo mewartakan bahwa jumlah wanita dalam dunia teknologi informasi memang sedikit, dan ini sudah gejala global. Dalam Google Summer of Code 2007, hanya ada empat persen perempuan dari sekitar 900 peserta dari 90 negara. Jerman sebagai salah satu negara terdepan dalam teknologi informasi pun mencatat hanya sekitar 15 persen saja jumlah perempuan dari seluruh tenaga kerja di bidang teknologi informasi. Badan Statistik Jerman mencatat pada tahun 2007 hanya sejumlah 17 persen perempuan yang mengambil studi teknik informasi di Jerman.</p>
<p style="text-align:justify;">Namun, menarik, sebuah penelitian kecil pada tahun 2007 dilakukan oleh kelompok mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia (UI) mengenai kecenderungan minat antara mahasiswa laki-laki dan perempuan dalam bidang teknologi informasi, khususnya sebagai <em>programmer.</em> Penelitian survei sederhana terhadap 60 responden mahasiswa, 30 laki-laki dan 30 perempuan, Fakultas Ilmu Komputer UI angkatan 2003 dan 2004 menunjukkan bahwa kecenderungan mahasiswa perempuan tidak menjadi <em>programmer</em> tidak terbukti. Separuh lebih responden perempuan menyatakan minatnya dalam bidang tersebut, disertai dengan kemampuan pemrograman yang diukur berdasarkan empat parameter.</p>
<p style="text-align:justify;">Pertanyaannya, apakah kecenderungan seperti itu sudah menjadi gambaran umum dalam dunia teknologi informasi? Memang angka melek teknologi informasi di Asia semakin meningkat. Dari 100 orang yang disurvei pada tahun 2000, ada 6 pengguna internet, dan 3 di antaranya berada di Asia. Pada tahun 2006, dari 17 pengguna internet dunia, 11 di antaranya berada di Asia. Sayangnya, di tengah optimisme ini, kaum perempuan tetap kurang tampil, apalagi menduduki posisi penting dalam bidang teknis, termasuk teknologi informasi ini. Siti Nur Aryani (2003) menuliskan hanya ada sekitar 22 persen perempuan Asia yang memanfaatkan internet, Amerika Serikat sekitar 41 persen, Amerika Latin sekitar 38 persen, dan Timur Tengah sekitar 6 persen. Sementara, di Indonesia, menurut kajian Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi, diperkirakan hanya 24,14 persen perempuan yang memanfaatkan teknologi internet. Padahal, teknologi internet jelas sangat lekat dan diperlukan dalam dunia teknologi informasi <em>open source</em>. Jika seperti ini kondisinya, sekedar pelabelan “keren” kepada pegiat teknologi informasi perempuan tidak akan menyelesaikan masalah. Diskusi akan berakhir! Jelas ada banyak hal penting yang perlu mendapatkan perhatian dan wajib diatasi daripada sekedar pencitraan itu.<!--more--></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Bicara Open Source, Bicara Kebebasan</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Talkshow bertema “Linux dan Wanita” dalam rangka peluncuran sistem operasi Ubuntu terbaru Sabtu (17/05) lalu yang tak kunjung fokus pada tema utama menjadikan pikiran melayang pada empat prinsip kebebasan dalam gerakan <em>open source</em> yang diserukan oleh pegiat Free Software Movement Richard Stallman sejak dua dekade lalu. Kebebasan ke-nol, kebebasan untuk menjalankan piranti lunak sesuai yang kita inginkan. Kebebasan pertama, kebebasan untuk mempelajari dan mengubah <em>source code</em>. Kedua, kebebasan untuk mengopi dan mendistribusikan piranti lunak. Ketiga, kebebasan untuk membuat dan mendistribusikan versi modifikasi piranti lunak.</p>
<p style="text-align:justify;">Ketika pada akhir tahun 2007 lalu lahir sebuah Kelompok Linux Cewek Indonesia, disingkat Kluwek, muncul pertanyaan, motivasi apakah yang menjadi dasar mereka untuk mulai bergiat. Apakah berbagai stereotipe yang mewarnai geliat perempuan pehobi dan profesional di bidang teknologi informasi selama ini justru dimanfaatkan sebagai alat untuk membalikkan pandangan tersebut? Pandangan yang (mungkin) berbeda dari masyarakat terhadap perempuan aktif bagiku justru akan memberikan kesempatan kepada kaum perempuan untuk mendapatkan tempat dan didengarkan. Yuyun Kesuma, Ketua Kluwek, sebagai salah satu pembicara menjawab bahwa tidak ada motivasi khusus dalam menggiatkan Kluwek, seperti memposisikan Kluwek sebagai gerakan feminis dalam dunia teknologi informasi di Indonesia. Yuyun menambahkan bahwa Kluwek tidak bermaksud untuk eksklusif. Aku pribadi justru setuju dengan pendapat pembicara lain, Ranggoaini Jahja, teman <a title="COMBINE Resource Institution" href="http://combine.or.id">kantorku,</a> bahwa tidak ada salahnya memposisikan Kluwek sebagai bagian dari gerakan feminis. Jika memang hal itu mampu lebih memberikan perspektif yang lebih kuat dalam berbagi pengetahuan mengenai teknologi informasi <em>open source </em>bagi kaum perempuan maka itulah yang harus lebih ditegaskan.</p>
<p style="text-align:justify;">Mungkin, bagi sebagian orang hal ini tidak dianggap sebagai masalah besar. Namun, ada kendala yang secara perlahan harus diatasi menyangkut perbedaan pemahaman dan perlakuan budaya, akses terhadap sumberdaya, fasilitas, dan keterbatasan kapasitas yang hinggap di dalam diri banyak perempuan di Indonesia. Kluwek tentu saja tidak ingin pengetahuan yang terbagikan kepada kaum perempuan Indonesia hanya sebatas pada pengetahuan komputer dasar dan kemampuan mengetik. Era informasi menuntut masyarakat mampu mengakses teknologi informasi akan terus mendesak. Jika hanya pengetahuan komputer dasar yang dimiliki tanpa mampu memahami dunia teknologi informasi secara dewasa, perempuan Indonesia tentu saja akan mudah disusupi berbagai pemahaman yang tidak tepat atau memaksa dalam pemanfaatan teknologi informasi. Ketidaktahuan mengenai dunia ini akan menjadikan perempuan tidak bisa melakukan pilihan secara mandiri, teknologi apa yang ingin dia manfaatkan dan kembangkan. Tak perlu bermimpi menjadi pengelola teknologi informasi, menjadi pengguna yang dewasa pun tak akan mampu. Jika demikian, apakah filosofi gerakan <em>open source</em> yang terkandung dalam empat prinsip kebebasan di atas akan tercapai?</p>
<p style="text-align:justify;">Bicara perempuan, tentu saja asumsinya kekhawatiran di atas tak akan begitu mudah terjadi di kalangan perempuan yang terdidik, alias kelompok menengah ke atas dalam strata pendidikan. Kebetulan mungkin, kriteria anggota Kluwek saat ini antara lain adalah perempuan penyuka Linux, sebagai salah satu teknologi informasi dan komunikasi. Tentu saja, hanya perempuan yang terdidik yang mampu menyukai Linux karena untuk tahu Linux harus tahu komputer. Namun, apa yang bisa dilakukan oleh perempuan lain yang tak beruntung mengenyam pendidikan yang layak. Tak mungkin bisa suka Linux jika komputer saja belum tahu. Jika memang Kluwek ingin menjadi kelompok pegiat teknologi informasi <em>open source</em> yang tak eksklusif, tentu saja saudara-saudara kita tersebut perlu menjadi fokus tujuan gerakan ini pula.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Pendidikan adalah Kuncinya</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Ingin rasanya mengambil alih moderasi <em>talkshow</em> yang digelar di Kampus III Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta itu daripada capek mendengarkan kelakar tak penting moderator yang terlalu sering memotong presentasi para pembicara. Harapanku, diskusi ini harus lebih dalam membahas bahwa sebenarnya peran yang diemban oleh Kluwek sangat besar dan strategis. Pada tahun 2000 tercatat jumlah penduduk Indonesia sebanyak 206.264.595 dengan rasio jenis kelamin 100,6. Dari tahun 2004 hingga tahun 2007 (Agustus) tercatat jumlah populasi usia 15 tahun ke atas di Indonesia menunjukkan kecenderungan yang semakin meningkat. Pada tahun 2004 jumlahnya tercatat sebanyak 153.923.648 dan pada Agustus 2007 telah mencapai 164.118.323. Dengan kata lain, persaingan untuk mencari pekerjaan, sekolah, dan kesempatan lainnya akan semakin meningkat kesulitannya.</p>
<p style="text-align:justify;">Populasi masyarakat Indonesia usia 15 tahun ke atas ini sebagian besar bekerja (sejumlah 109.941.359 pada Agustus 2007) dan kurang dari 10 persen yang sedang menempuh pendidikan (sejumlah 13.777.378 pada Agustus 2007). Hanya sekitar 6 persen dari total populasi penduduk Indonesia yang sedang menempuh pendidikan. Sebagian besar dari mereka adalah pelajar di sekolah menengah atas dan lulusan sekolah menengah adalah kelompok pengangguran terbesar, melampaui angka 4 juta orang dari sekitar 10 juta orang pengangguran yang tercatat di Indonesia. Lalu, apa yang bisa diharapkan kepada mereka di tengah persaingan ketat perburuan lapangan kerja? Apakah kita masih akan tetap asyik dengan pencitraan <em>keren</em> dan hitung-menghitung jumlah perempuan yang berhasil menjadi <em>programmer?</em> Bukan hal penting berapa jumlah pegiat teknologi informasi perempuan saat ini. Lebih penting adalah bagaimana untuk memelihara agar minat tersebut akan terus muncul di kalangan perempuan Indonesia di masa depan. Tentu saja agar harapan bahwa kesetaraan keterlibatan perempuan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk di dunia teknologi informasi, benar-benar dapat diwujudkan. Bagaimana mungkin hal itu bisa diraih jika tak ada pemahaman teknologi informasi yang diberikan dan akses yang mudah untuk mereka. Dengan kata lain, pendidikan teknologi informasi adalah mutlak diperlukan.</p>
<p style="text-align:justify;">Fakta di atas tak bisa disembunyikan ketika membaca visi Kluwek, yaitu menuju terwujudnya peran perempuan yang maksimal sebagai “manusia kompleks” dalam percepatan penyebaran teknologi informasi pada umumnya dan Linux serta <em>Open Source</em> pada khususnya. Suka tidak suka, beban untuk membantu kaum Hawa lain untuk mampu menguasai teknologi informasi sedikit banyak telah tertumpu di pundak para Kluwekers. Akan sangat sayang rasanya jika potensi dan kemampuan pe-Linux cewek Indonesia dalam dunia teknologi informasi hanya saling terbagikan di antara perempuan yang tak lagi asing dengan komputer dan segala aplikasi di dalamnya. Memang, mungkin akan dirasa terlalu dini membebankan begitu besar harapan yang akan mampu menjawab masalah yang antara lain terpampang dalam data stataistik di atas dengan Kluwek yang saat ini baru digiatkan oleh segelintir orang saja. Namun, perspektif untuk mendidik dan memberdayakan perempuan Indonesia dalam dunia teknologi informasi yang adil dan bebas tetap harus dinyatakan sejak awal. Dan, entah disadari atau tidak, Kluwek sebenarnya sudah memiliki modal yang cukup untuk memulai pekerjaan besar tersebut.</p>
<p style="text-align:justify;">Walaupun jumlah pegiat Kluwek saat ini tidak banyak, tetapi kelompok ini potensial untuk semakin berkembang dengan karakter anggota atau pegiat yang memiliki latar belakang pendidikan dan pengalaman cukup. Modal jaringan yang muncul dari forum perempuan terdidik ini sudah akan mampu menjawab sebagian tantangan bahwa Kluwek pun harus bertanggung jawab terhadap pendidikan bagi kaum perempuan. Rata-rata pegiatnya memiliki jaringan di kampus-kampus dan lembaga teknologi informasi. Jaringan ini bisa dimanfaatkan untuk membentuk jaringan pendidikan bagi kaum perempuan, baik secara formal maupun informal. Dengan para pegiat perempuan, baik sebagai konseptor maupun ujung tombak, masyarakat pun akan mendapatkan pemahaman dan contoh langsung bagaimana perempuan mampu berperan nyata dalam dunia yang konon didominasi oleh kaum Adam ini. Tak perlu ada detail contoh kegiatan yang bisa dikembangkan. <em>Kluwekers</em> pasti sudah paham apa yang harus dilakukan!</p>
<p style="text-align:justify;">Akhirnya, akan sangat sayang jika diskusi <em>open source</em> hanya banyak berkutat di tataran teknis yang lebih tepat dikemas untuk sebuah <em>workshop</em> (baca: lokakarya). Harus dipahami bahwa <em>open source</em> adalah sebuah gerakan sosial yang mencoba menempatkan hak-hak dasar manusia agar mampu bergiat dan berkembang dengan dukungan teknologi informasi. Diskusi kita, oleh karena itu, harus lebih memberi tempat pada sisi kemanusiaan ini. Peluncuran sistem operasi Ubuntu 8.04 seharusnya menjadi momentum yang dapat dimanfaatkan Kluwek untuk memposisikan diri dalam gerakan yang lebih dalam ini. Mardhani Riasetiawan dari Pusat Pelayanan Teknologi Informasi (PPTiK) Universitas Gadjah Mada yang juga menjadi pembicara sempat memberikan contoh bahwa pendidikan <em>open source software</em> sejak dini akan memberikan pemahaman dan penguasaan teknologi informasi yang seimbang bagi pelajar Indonesia ketika ke depan mereka dihadapkan pada pilihan penggunaan dan pengembangan teknologi. Pembicara lain, Antonius Fran Setiawan, mencoba berpikir praktis bahwa pengetahuan mengenai <em>open source software</em> akan berdampak langsung pada perekonomian masyarakat. Modal beberapa juta rupiah yang mungkin akan habis untuk instalasi piranti lunak komputer berbayar bisa disimpan atau digunakan untuk membiayai hal lainnya. Pada sisi inilah <em>open source</em> akan mewujud sebagai gerakan sosial yang memberdayakan, bukan sekedar gaya hidup, bukan sekedar citra.</p>
<p style="text-align:justify;"><em>Catatan kecil dari Ubuntu 8.04 “Hardy Heron” Release Party di Yogyakarta (17/05).</em></p>
<p style="text-align:justify;">Elanto Wijoyono<br />
Yogyakarta, 19 Mei 2008</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Bahan Bacaan</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Amal, Ikhlasul. 2006. Perempuan dan TI. Weblog #direktif; Catatan Pendek tentang Teknologi Informasi di Lingkungan SOHO &#62; 20 Desember 2006. <a href="http://direktif.web.id/blog/arc/2006/12/perempuan-dan-ti">http://direktif.web.id/blog/arc/2006/12/perempuan-dan-ti</a></p>
<p style="text-align:justify;">Aryani, Siti Nur. 2003. Perempuan dan Teknologi Informasi. Kompas &#62; Swara &#62; Edisi Senin, 20 Oktober 2003. <a href="http://64.203.71.11/kompas-cetak/0310/20/swara/629094.htm">http://64.203.71.11/kompas-cetak/0310/20/swara/629094.htm</a></p>
<p style="text-align:justify;">Badan Pusat Statistik. 2000. Ulasan Singkat Nasional Hasil Sensus Penduduk Tahun 2000. Website Statistic Indonesia. <a href="http://www.bps.go.id/sector/population/Pop_indo.htm">http://www.bps.go.id/sector/population/Pop_indo.htm</a></p>
<p style="text-align:justify;">Badan Pusat Statistik. 2007. Employment Statistic; Selected Tables. Website Statistic Indonesia. <a href="http://www.bps.go.id/sector/employ/index.html">http://www.bps.go.id/sector/employ/index.html</a></p>
<p style="text-align:justify;">Enggar. 2008. HRP Jogja. Website Ubuntu.id. <a href="http://wiki.ubuntu-id.org/HRPJogja">http://wiki.ubuntu-id.org/HRPJogja</a></p>
<p style="text-align:justify;">Free Software Foundation. <a href="http://www.fsf.org/">http://www.fsf.org/</a></p>
<p style="text-align:justify;">GNU Operating System. <a href="http://www.gnu.org/">http://www.gnu.org/</a></p>
<p style="text-align:justify;">Henson, Val. 2002. How to Encourage Women in Linux. <a href="http://tldp.org/HOWTO/Encourage-Women-Linux-HOWTO/ln24.html">http://tldp.org/HOWTO/Encourage-Women-Linux-HOWTO/ln24.html</a></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">Hoe, Nah Soo. 2006. Breaking Barriers; The Potential of free and open Source Software for Sustainable Human Development, A Compilation of case Studies from Across the World. Bangkok: UNDP – APDIP.</p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">Jacobson, Maximillian – Gonzales. 2006. The Codebreakers. DVD Video. UNDP – APDIP.</p>
<p style="text-align:justify;">Kluwek – Kelompok Linux Cewek Indonesia. <a href="http://kluwek.linux.or.id/index.php">http://kluwek.linux.or.id/index.php</a></p>
<p style="text-align:justify;">Lasminah, Umi. 2007. Perempuan, Nasionalisme dan Pendidikan. Weblog Indonesia Feminist Perspective Theory &#38; Practices &#62; 30 Juli 2007. <a href="http://wartafeminis.wordpress.com/2007/07/30/perempuan-nasionalisme-dan-pendidikan/">http://wartafeminis.wordpress.com/2007/07/30/perempuan-nasionalisme-dan-pendidikan/</a></p>
<p style="text-align:justify;">MBK. 2008. Bill Gates di Mata Yudhoyono. Website Kompas.com &#62; Nasional &#62; Jumat, 9 Mei 2008 pk 11.36 WIB. <a href="http://www.kompas.com/index.php/read/xml/2008/05/09/11360734/bill.gates.di.mata.yudhoyono">http://www.kompas.com/index.php/read/xml/2008/05/09/11360734/bill.gates.di.mata.yudhoyono</a></p>
<p style="text-align:justify;">Mellawaty. 2007. Mahasiswa=programmer vs mahasiswi=non-programmer – hasil penelitian. Website Student Centered E-Learning Environment Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia &#62; Forums &#62; Forum Santai. <a href="http://scele.cs.ui.ac.id/s1/mod/forum/discuss.php?d=4776">http://scele.cs.ui.ac.id/s1/mod/forum/discuss.php?d=4776</a></p>
<p style="text-align:justify;">M.R., Yandi. 2008. Ada Linux Rasa Rawon. Majalah Tempo Volume 36 Nomor 51 Edisi Februari 2008. Halaman 52 – 53.</p>
<p style="text-align:justify;">Nugroho, A. Wisnu. 2008. Bill Gates Tawarkan Software Gratis. Website Kompas.com &#62; Nasional &#62; Kamis, 8 Mei 2008 pk 18.33 WIB. <a href="http://www.kompas.com/read.php?cnt=.xml.2008.05.08.1833349&#38;channel=1&#38;mn=1&#38;idx=1">http://www.kompas.com/read.php?cnt=.xml.2008.05.08.1833349&#38;channel=1&#38;mn=1&#38;idx=1</a></p>
<p style="text-align:justify;">Purwaningsih, Ayu. 2008. Tenaga IT Perempuan Masih Langka. Website DW-World.DE &#62; Sosial Budaya &#62; 7 Maret 2008. <a href="http://www.dw-world.de/dw/article/0,2144,3177786,00.html">http://www.dw-world.de/dw/article/0,2144,3177786,00.html</a></p>
<p style="text-align:justify;">Rachmaniah, Meuthia. 2002. Optimalisasi Kemampuan Kognisi Perempuan di Bidang Teknologi Informasi. Makalah Matakuliah Pengantar Falsafaj Sains Program Pascasarjana Institut Pertanian Bogor. <a href="http://tumoutou.net/702_05123/meuthia_rachmaniah.htm">http://tumoutou.net/702_05123/meuthia_rachmaniah.htm</a></p>
<p style="text-align:justify;">root. 2008. Ubuntu 8.04 “Hardy Heron” Release Party di Yogyakarta. Website Kelompok Studi Linux Universitas Ahmad Dahlan &#62; 13 Mei 2008.  <a href="http://ksl.uad.ac.id/news.php">http://ksl.uad.ac.id/news.php</a></p>
<p style="text-align:justify;">SPMU Universitas Bina Darma. 2003. Program Development Report; Conducting Seminar on the Role of Women in Information. Website SPMU – TPSDP Universitas Bina Darma &#62; 15 Juni 2004. <a href="http://www.binadarma.ac.id/tpsdp1/modules.php?name=Content&#38;pa=showpage&#38;pid=12">http://www.binadarma.ac.id/tpsdp1/modules.php?name=Content&#38;pa=showpage&#38;pid=12</a></p>
<p style="text-align:justify;">Tanesia, Ade. 2005. Perempuan di Rimba Teknologi Informasi dan Komunikasi. Kombinasi Edisi 11/Oktober 2005. Hlm. 4 – 5.</p>
<p style="text-align:justify;">Horner, Lisa. 2007. Pengantar tentang Lingkungan Komunikasi (Communication Environment). dalam Rangkuman Pelaksanaan Konferensi Tantangan dan Peluang untuk Kebebasan Berekspresi; Eksplorasi Lingkungan Komunikasi Berjaringan di Asia. Yogyakarta, 4 – 7 November 2007.</p>
<p style="text-align:justify;">WAH. 2008. Bill Gates Tagih Komitmen Pemerintah. Website Kompas.com &#62; Nasional &#62; Kamis, 8 Mei 2008 pk 17.25 WIB. <a href="http://www.kompas.com/tekno.php/read/xml/2008/05/08/17255058/bill.gates.tagih.komitmen.pemerintah.indonesia">http://www.kompas.com/tekno.php/read/xml/2008/05/08/17255058/bill.gates.tagih.komitmen.pemerintah.indonesia</a></p>
<p style="text-align:justify;">WAH. 2008. Bill Gates Berbagi Mimpi. Website Kompas.com &#62; Nasional &#62; Jumat, 9 Mei 2008 pk 18.12 WIB. <a href="http://www.kompas.com/tekno.php/read/xml/2008/05/09/18120790/bill.gates.berbagi.mimpi.">http://www.kompas.com/tekno.php/read/xml/2008/05/09/18120790/bill.gates.berbagi.mimpi.</a></p>
<p style="text-align:justify;">Wikipedia. 2008. Free Software Movement. Website Wikipedia The Free Encyclopedia. <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Free_software_movement">http://en.wikipedia.org/wiki/Free_software_movement</a></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Perbedaan Kecepatan GPRS, 3G, dan HSDPA Di Indonesia]]></title>
<link>http://harrykeren.wordpress.com/2008/01/11/perbedaan-kecepatan-gprs-3g-dan-hsdpa-di-indonesia/</link>
<pubDate>Fri, 11 Jan 2008 05:48:22 +0000</pubDate>
<dc:creator>Harry</dc:creator>
<guid>http://harrykeren.id.wordpress.com/2008/01/11/perbedaan-kecepatan-gprs-3g-dan-hsdpa-di-indonesia/</guid>
<description><![CDATA[Tentunya para pembaca sekalian sudah tahu dengan apa yang namanya GPRS, 3G, dan HSDPA Bukan? Yang be]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Tentunya para pembaca sekalian sudah tahu dengan apa yang namanya GPRS, 3G, dan HSDPA Bukan? Yang belum tahu silahkan search di om google atau id.wikipedia.org (hehehe... Sudah jadi kebiasaan neh... ^.^)</p>
<p>Nah yang akan kita makan... Eh... Bahas sekarang adalah perbedaan kecepatan download maupun browsing dari ketiga layanan koneksi broadband tersebut yang dimiliki operator selular di indonesia. Mulai ya:</p>
<p><!--more--></p>
<p><strong><em><u>1. GPRS (115 kb/s)</u></em></strong></p>
<p>Whew kalo soal gprs kecepatannya masih lumayan lah kira2 dua kali lipat dari koneksi dial up jadi masih nyaman dah untuk download file-file kecil, browsing, chatting, streaming dikit. Keuntungannya daerah coveragenya udah merata di seluruh Indonesia. Dalam praktek kecepatan tertinggi yang didapat kurang lebih 14-an kb/s rata-rata kecepatan yang didapat sekitar 9-10 kb/s... Beuhhh... Lumayan kan...?</p>
<p><strong><em><u>2. 3G (320 kb/s)</u></em></strong></p>
<p><img ALIGN="middle" BORDER="0" SRC="http://harrykeren.wordpress.com/wp-admin/www.hamasdf.com\kasdf.jpg" /> <img ALIGN="middle" BORDER="0" SRC="http://img89.imageshack.us/img89/7775/3glu7.jpg" /></p>
<p>Nah sekarang kita beranjak ke 3G, layanan yang sedang populernya di indonesia ini ternyata menarik juga nih untuk dibahas. Kecepatannya sekitar 4-5 kali lipat dari koneksi GPRS, waduh bukan nyaman lagi... Uenak tenan... Hehehe... Tapi daerah coveragenya di Indonesia masih dalam masa perluasan. Dalam praktek kecepatan tertinggi yang didapat sekitar 55 kb/s rata-rata kecepatan yang didapat sekitar 35-45 kb/s... Beuhhhh... Puas dah...!</p>
<p><strong><em><u>3. HSDPA (3,2 <font COLOR="#0000ff">mb</font>/s)</u></em></strong></p>
<p><img ALIGN="middle" BORDER="0" SRC="http://img89.imageshack.us/img89/3953/hsdpazx8.jpg" /></p>
<p>Waduh kalo beranjak ke teknologi yang juga disebut 3.5G ini jangan tanya lagi soal kecepatan koneksinya, lebih dari puas euy...! Kecepatannya sekitar 6-7 kali lipat dari 3G...! Ini mah Super Duper Uennaaak Tenaan...! Hihihi... Daerah coveragenya masih lumayan dikit tuh... Dalam praktek kecepatan yang didapat sekitar 300-400 kb/s atau lebih cepat lagi... Brrrrrhh wushhh... Kayak download pake mobil F1 aja...! Kita jadi knalpotnya hahaha...! Kira-kira nanti 4G/5G muncul gimana yah...???</p>
<p>Gimana...? Dah tau kan perbedaan kecepatan dari ketiga layanan di atas...? Pasti sudah... Sekian dulu yah... Sampai nanti di lain waktu... Jika ada yang ingin bertanya soal yang dibahas tadi termasuk cara setting handset dengan operator selular tertentu atau yang lainnya silahkan tinggalin comment di bawah... Pasti gua jawab... ^.^</p>
<p><strong><em><u>4. Jangan lupa tanggapannya...</u></em></strong></p>
<p><em>Thanks b4! Enjoy Reading! And Happy Commenting!</em></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Perangkat Keras Komputer]]></title>
<link>http://eseman1s.wordpress.com/2007/12/17/perangkat-keras-komputer/</link>
<pubDate>Mon, 17 Dec 2007 08:38:20 +0000</pubDate>
<dc:creator>esemanis</dc:creator>
<guid>http://eseman1s.id.wordpress.com/2007/12/17/perangkat-keras-komputer/</guid>
<description><![CDATA[Otak sebuah komputer berada pada unit pemrosesan (Process device). Unit pemrosesan ini dinamakan CPU]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p class="snap_preview"><font face="Times New Roman"><span>Otak sebuah komputer berada pada unit pemrosesan (<em>Process device</em>). Unit pemrosesan ini dinamakan CPU ( <em>Central Processing Unit</em> ). Fungsi CPU adalah sebagai pemroses dan pengolah data yang selanjutnya dapat menghasilkan suatu informasi yang diperlukan. <span style="color:blue;"><font color="#000000">Pada komputer mikro unit pemrosesan ini disebut dengan <em>micro-processor</em> (pemroses mikro) atau processor yang berbentuk <em>chip</em> yang terdiri dari ribuan<span>  </span>sampai jutaan <em>IC</em></font>. <font color="#000000"><strong>Fungsi utama </strong>dari CPU bekerja dengan aritmatika dan logika terhadap data yang terdapat dalam memori atau yang dimasukkan melalui unit masukkan seperti<span>  </span>keyboard, scanner, atau joystick. Kecepatan <em>processor</em> atau CPU ini diukur dengan</font> <font color="#000000">satuan hitung hertz atau <em>clock cycles</em>. Saat ini, komputer memiliki kecepatan <em>processor</em> sampai giga hertz. 1 Giga Herzt sama dengan 1.000.000.000 herzt. Perkembangannya <em>processor</em> yang pertama kali muncul tahun 1990-an adalah pentium dengan kecepatan 75 Mega Hertz, dan saat ini kecepatannya sudah mencapai 3 Giga Hertz lebih dengan <em>processor</em> Pentium IV. Seiring dengan kecepatan Pentium IV, telah pula diperkenalkan <em>processor</em> dengan teknologi <em>mobile</em> yaitu <strong>Centrino </strong>(Pentium M – Centrino) jenis <em>processor</em> ini baru terdapat pada komputer-komputer <em>built up</em>, laptop, notebook. </font></span></span><span style="color:blue;"><font color="#000000">Saat ini, processor yang terbaru adalah <strong><em>Dual Core (Core Duo)</em></strong>. </font></span><span style="color:blue;"><font color="#000000">Processor ini memiliki dua kecepatan giga hertz seperti memiliki dua processor. Beberapa produsen processor yang terkenal adalah Intel, AMD dan Cyrix. CPU bekerja berdasarkan instruksi suatu software, atau instruksi suatu program</font>. </span></font></p>
<p><font face="Times New Roman"><span style="color:blue;"></span></font><span><font face="Times New Roman"><span> </span></font></span><font face="Times New Roman"><strong><em><span><span>a.<span style="font:7pt 'Times New Roman';">      </span></span></span></em></strong><strong><em><span>ALU ( Arithmetical Logical Unit )</span></em></strong></font><span><font face="Times New Roman">Fungsi unit ini adalah untuk melakukan suatu proses data yang berbentuk angka dan logika, seperti data matematika dan statistika. <span style="color:blue;"><font color="#000000">ALU terdiri dari <em>register-register</em> untuk menyimpan informasi. <strong>Tugas utama </strong>dari ALU adalah melakukan perhitungan aritmatika (matematika) yang terjadi sesuai dengan instruksi program. Sirkuit yang digunakan oleh ALU ini disebut dengan <strong><em>adder</em></strong> karena operasi yang dilakukan dengan dasar penjumlahan. Tugas lain dari ALU adalah melakukan keputusan dari operasi sesuai dengan instruksi program yaitu operasi logika (<em>logical operation</em>). Operasi logika meliputi perbandingan dua buah elemen logika dengan menggunakan operator logika, yaitu :</font></span></font></span></p>
<ul>
<li><span style="color:blue;font-family:Symbol;"><span><span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><font color="#000000"><span style="color:blue;"><font color="#000000" face="Times New Roman">Sama dengan (=)</font></span></font></li>
<li><font color="#000000"><span style="color:blue;"></span></font><font color="#000000"><span style="color:blue;font-family:Symbol;"><span><span style="font:7pt 'Times New Roman';"> <font color="#000000"> </font></span></span></span><span style="color:blue;"><font color="#000000" face="Times New Roman">Tidak sama dengan ( &#60;&#62; )</font></span></font></li>
<li><font color="#000000"><span style="color:blue;"></span></font><span style="color:blue;"><font color="#000000" face="Times New Roman">Kurang dari ( &#60; )</font></span></li>
<li><span style="color:blue;"></span><span style="color:blue;"><font color="#000000" face="Times New Roman">Kurang atau sama dengan dari ( &#60;= )</font></span></li>
<li><span style="color:blue;"></span><span style="color:blue;"><font color="#000000" face="Times New Roman">Lebih besar dari ( &#62; )</font></span></li>
<li><span style="color:blue;"></span><span style="color:blue;"><font color="#000000">Lebih besar atau sama</font> <font color="#000000">dengan dari ( &#62;= )</font></span><span style="color:blue;"><font face="Times New Roman"> </font></span></li>
</ul>
<p><span style="color:blue;"></span><span><font face="Times New Roman"> </font></span><font face="Times New Roman"><strong><em><span>b.<span style="font:7pt 'Times New Roman';">      </span></span></em></strong><strong><em>CU ( Control Unit )</em></strong></font><font face="Times New Roman"><span>Fungsi unit ini adalah untuk melakukan pengontrolan dan pengendalian terhadap suatu proses yang dilakukan sebelum data tersebut dikeluarkan (output). <span style="color:blue;"><font color="#000000">Selain itu CU menafsirkan perintah dan menghasilkan sinyal yang tepat untuk bagian lain dalam sistem komputer. Unit ini mengatur kapan alat input menerima data dan kapan data diolah serta kapan ditampilkan dari program komputer. Bila terdapat instruksi perhitungan atau logika maka unit ini akan mengirim instruksi tersebut ke ALU. </font></span></span><span style="color:blue;"><font color="#000000">Dengan demikian tugas dari Control Unit ini adalah</font> :</span></font></p>
<ul>
<li><font color="#000000"><span style="color:blue;"><font color="#000000">Mengatur dan mengendalikan</font> <font color="#000000">alat-alat input dan </font><font color="#000000">output</font></span></font></li>
<li><font color="#000000"><span style="color:blue;"></span></font><span style="color:blue;"><font color="#000000" face="Times New Roman">Mengambil instruksi-instruk dari memori utama</font></span></li>
<li><span style="color:blue;"></span><span style="color:blue;"><font color="#000000" face="Times New Roman">Mengambil data dari memori utama (jika diperlukan) untuk diproses</font></span></li>
<li><span style="color:blue;"></span><span style="color:blue;"><font color="#000000" face="Times New Roman">Mengirim instruksi ke ALU bila ada perhitungan aritmatika atau perbandingan logika serta mengawasi kerja dari ALU</font></span></li>
<li><span style="color:blue;"></span><span style="color:blue;font-family:Symbol;"><span><span style="font:7pt 'Times New Roman';"><font color="#000000"> </font></span></span></span><span style="color:blue;"><font color="#000000" face="Times New Roman">Menyimpan hasil proses ke memori utama.</font></span><font face="Times New Roman"> </font><span style="color:blue;"><font color="#000000">Fungsi<span>  </span>peralatan yang terdapat dalam CPU dibagi menjadi 3 Macam yaitu</font> :</span></li>
</ul>
<p><span style="color:blue;"></span><font face="Times New Roman"><strong><span>a.<span style="font:7pt 'Times New Roman';">      </span></span></strong><strong>Peralatan Proses ( Process Storage)</strong></font></p>
<p><span><font color="#000000" face="Times New Roman">Peralatan Proses adalah alat yang digunakan untuk melakukan suatu pemrosesan data. Yang termasuk peralatan proses adalah sebagai berikut.</font></span></p>
<p><font face="Times New Roman"> </font><font face="Times New Roman"><strong><span>1.)<span style="font:7pt 'Times New Roman';">    </span></span></strong><strong>Processor </strong></font><span><font face="Times New Roman">Alat ini berfungsi sebagai pengolah data, <em>processor</em> merupakan bagian yang sangat penting dalam komputer. Kehandalan suatu komputer dapat dilihat dari processor yang digunakannya, misalnya Processor : Intel Pentium 4, AMD, <span style="color:blue;"><font color="#000000">Centrino dan Core Duo</font></span>. Semakin tinggi tingkatan <em>processor</em>-nya semakin baik fungsi komputer tersebut.</font></span><span></span><span><font face="Times New Roman"> </font></span><font color="#000000"><br />
</font><font face="Times New Roman"><strong><span style="color:blue;"><span><font color="#000000">2.)<span style="font:7pt 'Times New Roman';">    </span></font></span></span></strong><strong><span style="color:blue;"><font color="#000000">Register</font> </span></strong></font><span style="color:blue;"><font color="#000000">Register merupakan jenis memori yang terdapat pada processor dan sebagai memori internal processor. Register merupakan memori yang mempunyai kecepatan tinggi 5 sampai 10 kali dibandingkan memori utama. Register digunakan untuk menyimpan instruksi dan data yang sedang diproses oleh CPU, sedang instruksi-instruksi dan data lainnya yang menunggu giliran untuk diproses masih disimpan di memori utama</font>.</span><font color="#000000"><span style="color:blue;"><font color="#000000" face="Times New Roman"> <br />
</font></span></font><font face="Times New Roman"><strong><span style="color:blue;"><span><font color="#000000">3.)<span style="font:7pt 'Times New Roman';">    </span></font></span></span></strong><strong><span style="color:blue;"><font color="#000000">Cache</font> <font color="#000000">memori</font></span></strong></font><span style="color:blue;"><font color="#000000">Merupakan</font> <font color="#000000">memori yang dapat meningkatkan kecepatan komputer dan dikatakan sebagai memori perantara</font>.</span><span><font face="Times New Roman"> <br />
</font></span><font face="Times New Roman"><strong><span>4.)<span style="font:7pt 'Times New Roman';">    </span></span></strong><strong>ROM ( Read Only Memory)</strong></font><span><font face="Times New Roman">Memori dalam CPU berfungsi membantu proses kerja komputer. ROM adalah salah satu memori, mempunyai sifat hanya dapat dibaca dan tidak bisa diubah dan mempunyai sifat yang permanen atau tetap</font><font color="#000000"> </font><span style="color:blue;"><font color="#000000">(<em>non volatile</em></font><font color="#000000">).</font></span> ROM mulai berfungsi saat menghidupkan komputer.Sebagian perintah ROM ini dipindakan juga ke dalam RAM berupa instruksi atau <em>syntax-syntax</em>. Misalnya, untuk melihat isi file dengan perintah DIR dan untuk mengecek kapasitas disket atau harddisk dengan CHKDSK, ROM bersifat tetap atau permanen bila terjadi mati listrik, file pada ROM tidak akan hilang. <span style="color:blue;"><font color="#000000">Instruksi yang tersimpan dalam ROM disebut dengan <strong><em>microinstruction</em> </strong>atau <strong><em>firmware</em> </strong>karena hardware dan software dijadikan satu oleh pabrik pembuatnya. Apabila isi dari ROM hilang atau rusak maka sistem dari komputer tidak dapat berfungsi</font><font color="#000000">, oleh karena itu pabrik komputer merancang ROM hanya dapat dibaca saja dan tidak dapat dirubah.</font></span></span><span style="color:blue;"><font face="Times New Roman"> </font></span><font face="Times New Roman"><span style="color:blue;"><font color="#000000">Selain ROM terdapat pula jenis ROM yang dapat diprogram kembali yaitu <strong>PROM </strong>(<em>Programmable Read Only Memory</em>),</font> <font color="#000000">yang hanya dapat diprogram satu kali dan tidak dapat diubah kembali. Kemudian terdapat pula jenis lain yang disebut dengan <strong>EPROM </strong>(<em>Erasable Programmable Read Only Memory</em>) yang dapat dihapus dengan sinar ultraviolet serta dapat diprogram kembali berulang-ulang</font><font color="#000000">. </font></span><span style="color:blue;"><font color="#000000">Dan jenis yang disebut <strong>EEPROM </strong>(<em>Electrically Erasable Programmabel Read Only Memory</em>) yang dapat dihapus secara elektronik dan dapat deprogram kembali</font>.</span></font><font face="Times New Roman"><span style="font-size:10pt;color:blue;"></span><span style="font-size:10pt;"></span></font><font face="Times New Roman"> <br />
</font><font face="Times New Roman"><strong><span>5.)<span style="font:7pt 'Times New Roman';">    </span></span></strong><strong>RAM ( Random Access Memory )</strong></font><font face="Times New Roman">Merupakan jenis jenis memori yang dapat dibaca, diisi, dan diubah menurut kebutuhan </font><font color="#000000"><span style="color:blue;"><font color="#000000">(<em>volatile</em></font><font color="#000000">)</font></span></font><font color="#000000">.</font> <span>RAM mempunyai sifat sementara. Sifat sementara<span>  </span>ini maksudnya adalah jika terjadi mati listrik maka data yang berada dalam RAM akan hilang. Misalnya, Pada saat anda mengetik yang ketikan telah sampai dua lembar, tetapi belum disimpan hasilnya ke dalam disket atau harddisk, hasil ketikan Anda akan berada di dalam RAM. Bila terjadi mati listrik maka data yang ada di dalam RAM akan hilang, </span><span><font face="Times New Roman"> </font></span><span style="color:blue;"><font color="#000000" face="Times New Roman">Struktur RAM dibagi menjadi empat bagian utama, yaitu :</font></span></p>
<ul>
<li><span style="color:blue;"></span><font color="#000000"><span style="color:blue;font-family:Symbol;"><span><font color="#000000"><span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></font></span></span><span style="color:blue;"><font color="#000000">Input Storage</font><font color="#000000">, digunakan untuk menampung <em>input</em> yang dimasukkan melalui alat input.</font></span></font></li>
<li><font color="#000000"><span style="color:blue;"></span></font><font color="#999999"><span style="color:blue;"><font color="#000000">Program Storage</font><font color="#000000">, digunakan untuk menyimpan semua instruksi-instruksi program yang akan diakses.</font></span></font></li>
<li><font color="#999999"><span style="color:blue;"></span></font><font color="#999999"><span style="color:blue;"><font color="#000000">Working storage</font><font color="#000000">, digunakan untuk menyimpan data yang akan diolah dan menyimpan hasil pengolahan.</font></span></font></li>
<li><font color="#999999"><span style="color:blue;"></span></font><font color="#999999"><span style="color:blue;font-family:Symbol;"><span><font color="#000000"><span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></font></span></span><span style="color:blue;"><font color="#000000">Output Storage</font>, <font color="#000000">digunakan untuk menampung hasil akhir dari pengolahan data yang akan ditampilkan ke alat output.</font></span></font><font color="#000000"><span style="color:blue;"><font face="Times New Roman"> </font></span><span style="color:blue;"><font color="#000000">Berdasarkan struktur RAM tersebut, data yang diinput ke dalam sistem komputer akan ditampung ke dalam <em>input storage</em>,</font> <font color="#000000">bila data dalam bentuk instruksi program maka akan dimasukkan ke dalam <em>program storage</em>,</font> <font color="#000000">dan bila dalam bentuk data dan hasil pengolahan data maka akan dimasukkan ke <em>working storage</em>, </font><font color="#000000">kemudian sebelum data akan ditampilkan atau output maka akan disimpan ke dalam <em>output storage</em>.</font></span></font><span style="color:blue;"><font face="Times New Roman"><span> </span></font></span></li>
</ul>
<p><font color="#000000"><span style="color:blue;"><font face="Times New Roman"><span></span></font></span></font><font face="Times New Roman"><strong><span style="font-size:10pt;color:blue;"></span></strong></font><span style="color:blue;"><font face="Times New Roman">Terdapat beberapa jenis RAM<span>  </span>yang beredar dipasaran hingga saat ini yaitu :</font></span><span style="color:blue;"><font face="Times New Roman"> </font></span></p>
<p><span style="color:blue;"></span><font color="#000000"><span style="color:blue;"><span>1.<span style="font:7pt 'Times New Roman';">      </span></span></span><span style="color:blue;">FPM DRAM (Fast Page Mode Random Access Memory), RAM<span>  </span>yang paling pertama kali ditancapkan pada slot memori 30 pin <em>mainboard</em> komputer, dimana RAM ini dapat kita temui pada komputer type 286 dan 386. Memori jenis ini sudah tidak lagi diproduksi.</span></font></p>
<p><font face="Times New Roman"><span style="color:blue;"></span></font><font color="#999999"><span style="color:blue;"><span>2.<span style="font:7pt 'Times New Roman';">      </span></span></span><span style="color:blue;">EDO RAM ( Extended Data Out Random Access Memory), RAM jenis ini memiliki kemampuan yang lebih cepat dalam membaca dan mentransfer data dibandingkan dengan RAM biasa. </span><span style="color:blue;">Slot memori untuk EDO – RAM adalah 72 pin. Bentuk EDO-RAM lebih panjang daripada RAM yaitu bentuk Single Inline Memory Modul (SIMM). </span><span style="color:blue;">Memiliki kecepatan lebih dari 66 Mhz</span></font></p>
<p><font face="Times New Roman"><span style="color:blue;"></span></font><font color="#999999"><span style="color:blue;"><span>3.<span style="font:7pt 'Times New Roman';">      </span></span></span><span style="color:blue;">BEDO RAM (Burst EDO RAM), RAM yang merupakan pengembangan dari EDO RAM yang memiliki kecepatan lebih dari 66 MHz.</span></font></p>
<p><font face="Times New Roman"><span style="color:blue;"></span></font><font color="#999999"><span style="color:blue;"><span>4.<span style="font:7pt 'Times New Roman';">      </span></span></span><span style="color:blue;">SD RAM (Synchronous Dynamic Random Access Memory), RAM jenis ini memiliki kemampuan setingkat di atas EDO-RAM. Slot memori untuk SD RAM adalah 168 pin. Bentuk SD RAM adalah Dual Inline Memory Modul (DIMM). </span><span style="color:blue;">Memiliki kecepatan di atas 100 MHz. </span></font></p>
<p><font face="Times New Roman"><span style="color:blue;"></span></font><font color="#999999"><span style="color:blue;"><span>5.<span style="font:7pt 'Times New Roman';">      </span></span></span><span style="color:blue;">RD RAM (Rambus Dynamic Random Access Memory). </span><span style="color:blue;">RAM jenis ini memiliki kecepatan sangat tinggi, pertama kali digunakan untuk komputer dengan prosesor Pentium 4. </span><span style="color:blue;">Slot Memori untuk RD RAM adalah 184 pin. Bentuk RD RAM adalah Rate Inline Memory Modul (RIMM). </span><span style="color:blue;">Memiliki kecepatan hingga 800 MHz.</span></font></p>
<p><font face="Times New Roman"><span style="color:blue;">6. </span></font><span style="color:blue;"><span><span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="color:blue;">DDR SDRAM (Double Data Rate Synchronous Dynamic RAM). </span><span style="color:blue;">RAM jenis ini memiliki kecepatan sangat tinggi dengan menggandakan kecepatan SD RAM, dan merupakan RAM yang banyak beredar saat ini. RAM jenis ini mengkonsumsi sedikit power listrik. Slot Memori untuk DDR SDRAM adalah 184 pin, bentuknya adalah RIMM.</span></p>
<p><span style="color:blue;"></span><font color="#999999" face="Times New Roman"><span style="color:blue;"><em>Sumber : Buku TIK - Jilid 1 (KTSP) : Penulis Rudi Hidayat - Penerbit Erlangga.</em></span></font></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Ms Word]]></title>
<link>http://eseman1s.wordpress.com/2007/12/17/ms-word/</link>
<pubDate>Mon, 17 Dec 2007 08:37:29 +0000</pubDate>
<dc:creator>esemanis</dc:creator>
<guid>http://eseman1s.id.wordpress.com/2007/12/17/ms-word/</guid>
<description><![CDATA[
Tutorial: Microsoft Office 2003 Word Introduction
Introduction:

Microsoft Word is an essential too]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<blockquote>
<p align="left">Tutorial: Microsoft Office 2003 Word Introduction</p>
<p align="left">Introduction:</p>
<p><font size="2" face="Verdana"></p>
<p align="left">Microsoft Word is an essential tool for the creation of documents. Its ease of use has</p>
<p align="left">made Word one of the most widely used word processing applications currently on</p>
<p align="left">the market. Therefore, it’s important to become familiar with the various facets of</p>
<p align="left">this software, since it allows for compatibility across multiple computers as well as</p>
<p align="left">collaborative features. Word is a fairly simple program to use for completing simple</p>
<p align="left">tasks. However, it may be more difficult to learn how to explore the more advanced</p>
<p align="left">possibilities of Word.</p>
<p></font><strong></strong><strong><font size="4" face="Courier"></p>
<p align="left">Opening Microsoft Word:</p>
<p></font></strong><font size="2" face="Verdana"></p>
<p align="left">To run Word on your computer: “Start” &#62;&#62; “Programs” &#62;&#62; “Microsoft Office” &#62;&#62;</p>
<p align="left">“Microsoft Office Word 2003.” If there is an icon of Microsoft Word available on your</p>
<p align="left">desktop (shaped like a square with a “W” in the middle), you can open up the</p>
<p align="left">program by double-clicking it, as well.</p>
<p><strong></strong><strong><font size="4" face="Courier"></p>
<p align="left">Making a New Blank Document:</p>
<p></font></strong></font><font size="2" face="Verdana"></p>
<p align="left">When Word is opened, a new blank document should automatically open. If not, then</p>
<p align="left">you can begin a new blank document in a variety of ways.</p>
<p align="left">First, find the “New Blank Document” icon, which looks like a blank sheet of paper,</p>
<p align="left">located underneath the menu bar in Word in what is called the “standard toolbar.”</p>
<p align="left">Click on the icon to bring up a new blank document.</p>
<p></font><font size="1" face="Verdana"></p>
<p align="left">Copyright © Rutgers Writing Program</p>
<p align="left">Contact Barclay Barrios (barclay.barrios@rutgers.edu)</p>
<p></font><font size="2" face="Verdana"></p>
<p align="left">Also, you can go to the menu bar and select File &#62;&#62; New… (shortcut: Ctrl+N).</p>
<p align="left">To begin typing, just click the cursor anywhere within the new blank document.</p>
<p></font><strong></strong><strong><font size="4" face="Courier"></p>
<p align="left">Opening a Document:</p>
<p></font></strong><font size="2" face="Verdana"></p>
<p align="left">To open to view, edit, or print a document, you must first open up that file in Word.</p>
<p align="left">You can open a file by clicking on the “Open” folder icon (with a picture of a folder)</p>
<p align="left">located in the standard toolbar. Or, you can use the menu bar and navigate to File</p>
<p align="left">&#62;&#62; Open… (shortcut: Ctrl+O).</p>
<p></font><strong></strong><strong><font size="4" face="Courier"></p>
<p align="left">Saving a Document:</p>
<p></font></strong><font size="2" face="Verdana"></p>
<p align="left">When you are working with any sort of media in any software, you should be sure to</p>
<p align="left">save your work often. In Word, there are numerous options for saving documents in</p>
<p align="left">a variety of file types.</p>
<p align="left">To save a new, unsaved document, you can click on the Save icon, shaped like a disk</p>
<p align="left">located on the standard toolbar. Or, you can go to the menu bar and select File &#62;&#62;</p>
<p align="left">Save… (shortcut: Ctrl+S).</p>
<p align="left">A dialogue box should appear, offering you a number of options. To save the</p>
<p align="left">document in the desired location on your computer, locate and select the folder on</p>
<p align="left">your computer. Give your document a name in the file name text box. While you can</p>
<p></font><font size="1" face="Verdana"></p>
<p align="left">Copyright © Rutgers Writing Program</p>
<p align="left">Contact Barclay Barrios (barclay.barrios@rutgers.edu)</p>
<p></font><font size="2" face="Verdana"></p>
<p align="left">give your document long names, make sure you save it with a name you can</p>
<p align="left">remember.</p>
<p align="left">Please note that it’s good practice not to use spaces or special characters in file</p>
<p align="left">names. For example, a long file name may look like this:</p>
<p align="left">expos_sample_paper1.doc</p>
<p align="left">To save a completely new document using previously existing (and opened) text, you</p>
<p align="left">use the Save As option.</p>
<p align="left">Open the document that you wish to save as an entirely new file, go to the menu</p>
<p align="left">bar, and click on File &#62;&#62; Save as. In the file name text box, give your document a</p>
<p align="left">new name. Using this option allows you to save multiple versions (with different file</p>
<p align="left">names) of a document based on one original file.</p>
<p></font><strong></strong><strong><font size="4" face="Courier"></p>
<p align="left">Formatting Text/Paragraphs Using Toolbars:</p>
<p></font></strong><font size="2" face="Verdana"></p>
<p align="left">In a word processing program such as Word, there are numerous options available</p>
<p align="left">for presenting your text. This part of the tutorial will guide you through several of</p>
<p align="left">the important features in Word that will allow you to edit, modify, and display text</p>
<p align="left">(and non-text) components.</p>
<p></font><strong></strong><strong><font size="4" face="Courier"></p>
<p align="left">The Standard Toolbar:</p>
<p></font></strong><font size="2" face="Verdana"></p>
<p align="left">Word allows all toolbars to be customized, so you may not find all options listed</p>
<p align="left">here. There are several buttons that may or may not appear immediately in your</p>
<p align="left">version of Word. Use the following graphic as a guide to the Standard Toolbar.</p>
<p></font><font size="1" face="Verdana"></p>
<p align="left">Copyright © Rutgers Writing Program</p>
<p align="left">Contact Barclay Barrios (barclay.barrios@rutgers.edu)</p>
<p></font><font size="2" face="Verdana"></p>
<p align="left">1. <strong><font size="2" face="Verdana">New Blank Document:</font></strong></p>
<p></font><font size="2" face="Verdana"></p>
<p align="left">To begin a new document, click on the New Blank Document icon, shaped like</p>
<p align="left">a blank sheet of paper.</p>
<p align="left">2. <strong><font size="2" face="Verdana">Open:</font></strong></p>
<p></font><font size="2" face="Verdana"></p>
<p align="left">Clicking on this icon opens up a previously saved document on your</p>
<p align="left">computer.</p>
<p align="left">3. <strong><font size="2" face="Verdana">Save:</font></strong></p>
<p></font><font size="2" face="Verdana"></p>
<p align="left">Clicking on the Save icon saves the document you are currently working on. If</p>
<p align="left">you are saving a document for the first time, you can click on this button.</p>
<p align="left">However, if you want to save a new file from a preexisting document, then</p>
<p align="left">you must go to the menu bar and select “File” &#62;&#62; “Save As” and give the file</p>
<p align="left">a new name. When working on any document, you should be sure to save</p>
<p align="left">frequently, so that you don’t lose any work.</p>
<p align="left">4. <strong><font size="2" face="Verdana">Permission:</font></strong></p>
<p></font><font size="2" face="Verdana"></p>
<p align="left">Microsoft has enabled Information Rights Management (IRM) within the new</p>
<p align="left">version of Word, which can help protect sensitive documents from being</p>
<p align="left">copied or forwarded. Click this for more information and options.</p>
<p align="left">5. <strong><font size="2" face="Verdana">Print:</font></strong></p>
<p></font><font size="2" face="Verdana"></p>
<p align="left">Clicking on the Print icon automatically prints the document currently active in</p>
<p align="left">Word. If you wish to explore more print options, then go to the menu bar and</p>
<p align="left">select “File” &#62;&#62; “Print.”</p>
<p align="left">6. <strong><font size="2" face="Verdana">Print Preview:</font></strong></p>
<p></font><font size="2" face="Verdana"></p>
<p align="left">To get an idea of the appearance of your document in print before you</p>
<p align="left">actually print it out, you can click on this icon to view your document from a</p>
<p align="left">zoom-out distance.</p>
<p align="left">7. <strong><font size="2" face="Verdana">Spelling and Grammar:</font></strong></p>
<p></font><font size="2" face="Verdana"></p>
<p align="left">Clicking begins a review of your document in search of spelling and</p>
<p align="left">grammatical errors that may need to be corrected.</p>
<p align="left">8. <strong><font size="2" face="Verdana">Copy:</font></strong></p>
<p></font><font size="2" face="Verdana"></p>
<p align="left">Copy the current selection to the clipboard, which can then be pasted</p>
<p align="left">elsewhere in the document, or into a completely separate program/document.</p>
<p align="left">9. <strong><font size="2" face="Verdana">Paste:</font></strong></p>
<p></font><font size="2" face="Verdana"></p>
<p align="left">Clicking on the Paste button inserts the text that has been most recently</p>
<p align="left">added to the Clipboard (the text would have been added there by Cutting or</p>
<p align="left">Copying). With Paste, you can either insert the copied text into a document or</p>
<p align="left">replace selected text.</p>
<p align="left">10. <strong><font size="2" face="Verdana">Undo Typing:</font></strong></p>
<p></font><font size="2" face="Verdana"></p>
<p align="left">The Undo Typing button goes back and removes the last addition or change</p>
<p align="left">made to your document.</p>
<p align="left">11. <strong><font size="2" face="Verdana">Insert Hyperlink:</font></strong></p>
<p></font><font size="2" face="Verdana"></p>
<p align="left">You may find that you want to make links to a particular web site, web page,</p>
<p align="left">or some other kind of online file in your Word document. Using the Insert</p>
<p align="left">Hyperlink button, you can turn selected text into hyperlinks. When the icon is</p>
<p align="left">clicked, a window will appear that will allow you to insert the URL (web</p>
<p align="left">address) of the web page you want to link to. You can type in the URL</p>
<p align="left">yourself or insert a preexisting bookmark. Once the link is inserted, the link in</p>
<p align="left">your Word document can be clicked and the web page will open up in a web</p>
<p align="left">browser.</p>
<p></font><font size="1" face="Verdana"></p>
<p align="left">Copyright © Rutgers Writing Program</p>
<p align="left">Contact Barclay Barrios (barclay.barrios@rutgers.edu)</p>
<p></font><font size="2" face="Verdana"></p>
<p align="left">12. <strong><font size="2" face="Verdana">Insert Table:</font></strong></p>
<p></font><font size="2" face="Verdana"></p>
<p align="left">When this icon is clicked, a small window will appear in the form of a grid of</p>
<p align="left">squares. Use this window as a guide to indicate how many rows and columns</p>
<p align="left">you would like your table to contain. Once selected, a table will automatically</p>
<p align="left">appear in Word. Clicking the Tables and Borders button will allow you to</p>
<p align="left">modify the table. To modify an aspect of the table, select, or place the cursor</p>
<p align="left">in, the area and apply changes such as borders and colors.</p>
<p></font><strong></strong><strong><font size="4" face="Courier"></p>
<p align="left">The Formatting Toolbar:</p>
<p></font></strong><font size="2" face="Verdana"></p>
<p align="left">Word allows all toolbars to be customized, so you may not find all options listed</p>
<p align="left">here. There are several buttons that may or may not appear immediately in your</p>
<p align="left">version of Word. Use the following graphic as a guide to the Formatting Toolbar.</p>
<p align="left">1. <strong><font size="2" face="Verdana">Style:</font></strong></p>
<p></font><font size="2" face="Verdana"></p>
<p align="left">Styles in Word are used to quickly format portions of text. For example, you</p>
<p align="left">could use the “Normal” or “Default Paragraph Font” for the body text in a</p>
<p align="left">document. There are also three preset styles made for headings.</p>
<p align="left">2. <strong><font size="2" face="Verdana">Font:</font></strong></p>
<p></font><font size="2" face="Verdana"></p>
<p align="left">Font is a simple but important factor in Word documents. The choice of font</p>
<p align="left">(the style of the text itself) can influence the way others view documents,</p>
<p align="left">either on the screen or in print. For example, Arial font looks better on</p>
<p align="left">screen, while Times New Roman is clearer in print. To apply a font to text,</p>
<p align="left">select desired text with your cursor, and choose a font from the font drop</p>
<p align="left">down menu.</p>
<p align="left">3. <strong><font size="2" face="Verdana">Font Size:</font></strong></p>
<p></font><font size="2" face="Verdana"></p>
<p align="left">You may encounter times in which you need to display some text larger or</p>
<p align="left">smaller than other text. Selecting desired text with the cursor and choosing a</p>
<p align="left">font size from the drop down menu changes the size of text.</p>
<p align="left">4. <strong><font size="2" face="Verdana">Bold:</font></strong></p>
<p></font><font size="2" face="Verdana">Places the text in </font><strong><font size="2" face="Verdana">bold</font></strong><font size="2" face="Verdana">.</font><font size="2" face="Verdana"></p>
<p align="left">5. <strong><font size="2" face="Verdana">Italic:</font></strong></p>
<p></font><font size="2" face="Verdana"></p>
<p align="left">Places the text in <em><font size="2" face="Verdana">italics.</font></em></p>
<p></font><font size="2" face="Verdana"></p>
<p align="left">6. <strong><font size="2" face="Verdana">Underline:</font></strong></p>
<p></font><font size="2" face="Verdana"></p>
<p align="left">Underlines the text.</p>
<p align="left">7. <strong><font size="2" face="Verdana">Align Left:</font></strong></p>
<p></font><font size="2" face="Verdana"></p>
<p align="left">Aligns the selection to the left of the screen/paper.</p>
<p align="left">8. <strong><font size="2" face="Verdana">Center:</font></strong></p>
<p></font><font size="2" face="Verdana"></p>
<p align="left">Aligns the selection to the center of the screen/paper.</p>
<p align="left">9. <strong><font size="2" face="Verdana">Align Right:</font></strong></p>
<p></font><font size="2" face="Verdana"></p>
<p align="left">Aligns the selection to the right of the screen/paper.</p>
<p align="left">10. <strong><font size="2" face="Verdana">Justify:</font></strong></p>
<p></font><font size="2" face="Verdana"></p>
<p align="left">Aligns the selection to both the left and right of the screen/paper.</p>
<p align="left">11. <strong><font size="2" face="Verdana">Line Spacing:</font></strong></p>
<p></font><font size="2" face="Verdana"></p>
<p align="left">Adjust the line spacing (single-spaced, double-spaced, etc.)</p>
<p align="left">12. <strong><font size="2" face="Verdana">Numbering:</font></strong></p>
<p></font><font size="2" face="Verdana"></p>
<p align="left">Create a numbered list.</p>
<p align="left">13. <strong><font size="2" face="Verdana">Bullets:</font></strong></p>
<p></font><font size="2" face="Verdana"></p>
<p align="left">Create an unordered, bulleted list.</p>
<p></font><font size="1" face="Verdana"></p>
<p align="left">Copyright © Rutgers Writing Program</p>
<p align="left">Contact Barclay Barrios (barclay.barrios@rutgers.edu)</p>
<p></font><font size="2" face="Verdana"></p>
<p align="left">14. <strong><font size="2" face="Verdana">Decrease Indent:</font></strong></p>
<p></font><font size="2" face="Verdana"></p>
<p align="left">Decreases the indentation of the current selection (to the left).</p>
<p align="left">15. <strong><font size="2" face="Verdana">Increase Indent:</font></strong></p>
<p></font><font size="2" face="Verdana"></p>
<p align="left">Increases the indentation of the current selection (to the right).</p>
<p align="left">16. <strong><font size="2" face="Verdana">Outside Border:</font></strong></p>
<p></font><font size="2" face="Verdana"></p>
<p align="left">Places a border around the current selection; click the drop-down for a wide</p>
<p align="left">selection of bordering options.</p>
<p align="left">17. <strong><font size="2" face="Verdana">Highlight:</font></strong></p>
<p></font><font size="2" face="Verdana"></p>
<p align="left">Highlight the current selection; default color is yellow.</p>
<p align="left">18. <strong><font size="2" face="Verdana">Font Color:</font></strong></p>
<p></font><font size="2" face="Verdana"></p>
<p align="left">Change the font color; the default/automatic color is black.</p>
<p></font><strong></strong><strong><font size="4" face="Courier"></p>
<p align="left">More Formatting:</p>
<p></font></strong><font size="2" face="Verdana"></p>
<p align="left">Besides the toolbars, Word provides a great deal of ways to customize and format</p>
<p align="left">your text and documents.</p>
<p></font><strong></strong><strong><font size="4" face="Courier"></p>
<p align="left">Paragraph Spacing:</p>
<p></font></strong><font size="2" face="Verdana"></p>
<p align="left">To access the Paragraph formatting options, navigate to the menu bar, and select</p>
<p align="left">“Format” &#62;&#62; “Paragraph,” or right-click within a paragraph.</p>
<p align="left">A window will appear with options for modifying spacing and indenting. Here, you</p>
<p align="left">can choose to make the text in your document single or double spaced, as well as</p>
<p align="left">edit the margins for the document.</p>
<p></font><font size="1" face="Verdana"></p>
<p align="left">Copyright © Rutgers Writing Program</p>
<p align="left">Contact Barclay Barrios (barclay.barrios@rutgers.edu)</p>
<p></font><strong></strong><strong><font size="4" face="Courier"></p>
<p align="left">Headers/Footers:</p>
<p></font></strong><font size="2" face="Verdana"></p>
<p align="left">Headers and footers are important aspects of a Word document if you wish to include</p>
<p align="left">information such as page numbers and headings on every page. To access the</p>
<p align="left">header and footer options, go to the menu bar and select “View” &#62;&#62; “Header and</p>
<p align="left">Footer.”</p>
<p></font><font size="1" face="Verdana"></p>
<p align="left">Copyright © Rutgers Writing Program</p>
<p align="left">Contact Barclay Barrios (barclay.barrios@rutgers.edu)</p>
<p></font><font size="2" face="Verdana"></p>
<p align="left">A dotted-line box called “Header” will automatically appear, as well as a sub-menu</p>
<p align="left">for formatting header and footer properties. The cursor will already be placed in the</p>
<p align="left">Header box. If you scroll down on your current page opened in Word, you will see a</p>
<p align="left">dotted-line box called “Footer.” To add text in the Header or the Footer, simply click</p>
<p align="left">the cursor inside either one of the boxes, and type the text you want.</p>
<p align="left">To add page numbers to your document, click your cursor inside of the footer box.</p>
<p align="left">Then, click on the icon shaped like a sheet of paper with a “#” inside. The page</p>
<p align="left">number will then be inserted and applied to all of the pages in your document.</p>
<p></font><strong></strong><strong><font size="4" face="Courier"></p>
<p align="left">Inserting an Image:</p>
<p></font></strong><font size="2" face="Verdana"></p>
<p align="left">In Word, it’s possible to add clipart or other images to a document. Click the cursor</p>
<p align="left">in your document where you wish to place an image. Then go to the menu bar and</p>
<p align="left">select “Insert” &#62;&#62; “Picture.”</p>
<p align="left">From there, you will find a number of options to choose from. “Clipart” searches</p>
<p align="left">through your computer’s Clipart library. “From File” will allow you to insert an image</p>
<p align="left">saved elsewhere on your computer. Other options include “AutoShapes” and</p>
<p align="left">“WordArt.”</p>
<p></font></p></blockquote>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[FOTO SMK dari ATAS]]></title>
<link>http://pakrudi.wordpress.com/2007/11/17/foto-smk-dari-atas/</link>
<pubDate>Sat, 17 Nov 2007 00:10:03 +0000</pubDate>
<dc:creator>pakrudi</dc:creator>
<guid>http://pakrudi.id.wordpress.com/2007/11/17/foto-smk-dari-atas/</guid>
<description><![CDATA[Ini foto SMKN 1 Purwosari yang saya ambil dari Google Earth. Tapi kalau kita cermati mungkin Google ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Ini foto SMKN 1 Purwosari yang saya ambil dari Google Earth. Tapi kalau kita cermati mungkin Google Earth-nya belum di Update atau mungkin yang saya pakai itu Google Earth lama and kedaluwarsa, soalnya Bangunan2 yang baru koq belum ada.</p>
<p><a href="http://pakrudi.wordpress.com/2007/11/17/foto-smk-dari-atas/smk-dari-google-earth/" rel="attachment wp-att-36" title="SMK dari Google Earth"><img src="http://pakrudi.wordpress.com/files/2007/11/gambar_smkpur.thumbnail.jpg" alt="SMK dari Google Earth" /></a></p>
]]></content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>
