<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress.com" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>stuba &amp;laquo; WordPress.com Tag Feed</title>
	<link>http://wordpress.com/tag/stuba/</link>
	<description>Feed of posts on WordPress.com tagged "stuba"</description>
	<pubDate>Mon, 13 Oct 2008 18:17:16 +0000</pubDate>

	<generator>http://wordpress.com/tags/</generator>
	<language>en</language>

<item>
<title><![CDATA[Unisba Tolak Rencana Kenaikan BBM]]></title>
<link>http://beritaseni.wordpress.com/?p=629</link>
<pubDate>Thu, 08 May 2008 05:55:58 +0000</pubDate>
<dc:creator>beritaseni</dc:creator>
<guid>http://beritaseni.id.wordpress.com/2008/05/08/unisba-tolak-rencana-kenaikan-bbm/</guid>
<description><![CDATA[
Teks/foto : Frino Bariarcianur
Mahasiswa Universitas Islam Bandung [Unisba] menolak rencana pemerin]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://beritaseni.wordpress.com/files/2008/05/unisba-tolak-bbm.jpg" alt="" /></p>
<p>Teks/foto : Frino Bariarcianur<br />
Mahasiswa Universitas Islam Bandung [Unisba] menolak rencana pemerintah untuk menaikkan harga BBM [8/5/08]. Mereka menilai  kebijakan tersebut sebenarnya sebuah ancaman yang menyengsarakan rakyat Indonesia. Selain itu mereka juga menyesalkan SBY yang hanya bisa berurai air mata saat nonton film “Ayat-ayat Cinta” ketimbang melihat kesengsaraan rakyat dengan kenaikan BBM.<!--more--></p>
<p>Dalam aksi demonstrai itu, Studi Teater Unisba [STUBA] menyuguhkan teaterikal yang menggambarkan bagaimana tingkah pejabat atau konglomerat yang tertawa melihat antrian BBM. Tokoh tersebut berdiri di atas meja dengan lagak yang pongah. Dia mengunyah makanan dan melempar kunyahan tersebut kepada rakyat yang mengelilinginya. Begitu juga BBM yang ia hamburkan seenaknya. “Semuanya milikku…!” teriak tokoh tersebut.</p>
<p>Aksi demonstrai menolak rencana kenaikan BBM yang memblokir jalan Tamansari tersebut ditutup dengan sholat dzuhur bersama di tengah jalan Tamansari tepat di depan kampus Unisba. <strong>[]</strong></p>
]]></content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>
