<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress.com" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>structure-and-function-cell &amp;laquo; WordPress.com Tag Feed</title>
	<link>http://wordpress.com/tag/structure-and-function-cell/</link>
	<description>Feed of posts on WordPress.com tagged "structure-and-function-cell"</description>
	<pubDate>Tue, 07 Oct 2008 10:59:29 +0000</pubDate>

	<generator>http://wordpress.com/tags/</generator>
	<language>en</language>

<item>
<title><![CDATA[Molekul  quorum signal sebagai biosurfactan yang mempengaruhi pergerakan Rhizobium etli]]></title>
<link>http://mikrobiolunsoed.wordpress.com/?p=351</link>
<pubDate>Sat, 10 May 2008 14:19:31 +0000</pubDate>
<dc:creator>A2-6129</dc:creator>
<guid>http://mikrobiolunsoed.id.wordpress.com/2008/05/10/molekul-quorum-signal-sebagai-biosurfactan-yang-mempengaruhi-pergerakan-rhizobium-etli/</guid>
<description><![CDATA[Pergerakan kelompok bakteri telah menjadi fenomena yang memungkinkan grup-grup bakteri untuk bergera]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Pergerakan kelompok bakteri telah menjadi fenomena yang memungkinkan grup-grup bakteri untuk bergerak diatas permukaan yang padat dengan cepat dan teratur.Pada bakteri gram negatif quorum signal dicapai dengan cara AHLs.Fungsi AHL yaitu mengontrol pergerakan kelompok bakteri <em>Rhizobium etli</em>.<em> Rhizobium etli </em>merupakan anggota simbotik pada tumbuhan buncis pada umumnya.Pengatur utama kelompok <em>Rhizobium etli</em> adalah system cinIR Qs yang diaktifkan secara spesifik dalam pengelompokkan sel oleh spesies AHL dan AHL rantai panjang lainnya.Peranan rantai panjang AHL adalah sebagai ekspresi tingkat tinggi dari quorum signal.Sistemnya disebut cin dan rai,berperan langsung dalam pergerakan kelompok sel di permukaan dan menginduksi cairan yang mengalir dan dikenal sebagai aliran marangoni.<span style="color:#000000;">Hasil ini menunjukkan secara langsung peranan molekul AHL rantai panjang sebagai biosurfactan. </span>Molekul AHL secara luas dikenal sebagai molekul pemberi isyarat komunikasi di dalam sel .Populasi bakteri AHLs memiliki fungsi yang sangat unik yaitu acil-side rantai panjang yang menunjukkan aktifitas permukaan yang sesuai dengan konsentrasi biologi.Se cara sederhana,biosurfactan dikelompokkan ke dalam kelas: glikolipid,lipoprotein,fosfolipid,garam-garam asam lemak dan viosurfactan polimerik.<span style="color:#000000;"> Pentingnya biosurfactants meliputi peran surfactin untuk pendirian tubuh <em>Bacillus</em> dan serrawettin pada kelompok <em>Serratia.</em></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Nama: Fuad Muchasin</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">NIM: <span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">B1J006129</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Email: <span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><a href="mailto:Fuad_mmsi@yahoo.co.id">Fuad_mmsi@yahoo.co.id</a></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Blog: <span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><a href="http://advoo.wordpress.com/">http://advoo.wordpress.com/</a></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;text-align:justify;margin:0;"> </p>
<p>Pustaka:</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://www.pnas.org/cgi/search?qbe=pnas;0511037103&#38;journalcode=pnas&#38;minscore=5000"></a><a>Ruth Daniels, Sven Reynaert, Hans Hoekstra, Christel Verreth, Joost Janssens, Kristien Braeken, Maarten Fauvart, Serge Beullens, Christophe Heusdens, Ivo Lambrichts, Dirk E. De Vos, Jos Vanderleyden, Jan Vermant, and Jan Michiels (2006) <strong><span style="font-family:Arial;">Quorum signal molecules as biosurfactants affecting swarming in <em>Rhizobium etli </em></span></strong>PNAS 2006 103: 14965-14970</a></p>
<p><strong><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><a href="http://www.pnas.org/cgi/content/abstract/103/40/14965?maxtoshow=&#38;HITS=10&#38;hits=10&#38;RESULTFORMAT=&#38;searchid=1&#38;FIRSTINDEX=0&#38;minscore=5000&#38;resourcetype=HWCIT" target="_blank">Abstract</a></span></strong><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"> <strong><span style="font-family:Arial;"><a href="http://www.pnas.org/cgi/content/full/103/40/14965?maxtoshow=&#38;HITS=10&#38;hits=10&#38;RESULTFORMAT=&#38;searchid=1&#38;FIRSTINDEX=0&#38;minscore=5000&#38;resourcetype=HWCIT" target="_blank">Full Text</a></span></strong> <strong><span style="font-family:Arial;"><a href="http://www.pnas.org/cgi/reprint/103/40/14965?maxtoshow=&#38;HITS=10&#38;hits=10&#38;RESULTFORMAT=&#38;searchid=1&#38;FIRSTINDEX=0&#38;minscore=5000&#38;resourcetype=HWCIT" target="_blank">PDF</a></span></strong> <strong><span style="font-family:Arial;"><a href="http://www.pnas.org/cgi/content/full/0511037103/DC1?maxtoshow=&#38;HITS=10&#38;hits=10&#38;RESULTFORMAT=&#38;searchid=1&#38;FIRSTINDEX=0&#38;minscore=5000&#38;resourcetype=HWCIT" target="_blank">Supporting Movie</a></span></strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:6pt;"><span><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><a href="http://mikrobiolunsoed.files.wordpress.com/2008/05/bio.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-352" src="http://mikrobiolunsoed.wordpress.com/files/2008/05/bio.jpg?w=160" alt="" width="116" height="100" /></a></span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:6pt;"> </p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[HUBUNGAN ANTARA FIMBRIAL EKSPRESI DAN FLAGELUM PADA UROPATOGENIK Escherichia coli]]></title>
<link>http://mikrobiolunsoed.wordpress.com/?p=348</link>
<pubDate>Sat, 10 May 2008 12:18:31 +0000</pubDate>
<dc:creator>A1-6131</dc:creator>
<guid>http://mikrobiolunsoed.id.wordpress.com/2008/05/10/hubungan-antara-fimbrial-ekspresi-dan-flagelum-pada-uropatogenik-escherichia-coli/</guid>
<description><![CDATA[Escherichia coli, atau biasa disingkat E. coli, adalah salah satu jenis spesies utama bakteri gram n]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:normal;"><em><span style="font-family:Arial;color:black;">Escherichia coli</span></em><span style="font-family:Arial;color:black;">, atau biasa disingkat <em>E. coli</em>, adalah salah satu jenis <a title="Spesies" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Spesies"><span style="text-decoration:none;color:black;">spesies</span></a> utama <a title="Bakteri" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bakteri"><span style="text-decoration:none;color:black;">bakteri</span></a> <a title="Gram negatif" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Gram_negatif"><span style="text-decoration:none;color:black;">gram negatif</span></a>. Bakteri <em>E. Coli </em>berbentuk batang dengan panjang 1-3 µm dan lebar 0,4-0,7 µm. <em>E. coli</em> banyak digunakan dalam teknologi <a title="Rekayasa genetika" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Rekayasa_genetika"><span style="text-decoration:none;color:black;">rekayasa genetika</span></a>. Biasa digunakan sebagai <a title="Vektor" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Vektor"><span style="text-decoration:none;color:black;">vektor</span></a> untuk menyisipkan <a title="Gen" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Gen"><span style="text-decoration:none;color:black;">gen-gen</span></a> tertentu yang diinginkan untuk dikembangkan. <em>E. coli</em> dipilih karena pertumbuhannya sangat cepat dan mudah dalam penanganannya. <em>E. coli</em> umumnya diketahui terdapat secara normal pada alat pencernaan manusia dan hewan. <em>E. coli</em> yang dapat menyebabkan penyakit pada manusia disebut Entero Pathogenic <em>Escherchia coli </em>(EPEC). EPEC ada 2 golongan :</span></p>
<ol>
<li><span style="font-family:Arial;color:black;">Entero Toxygenic <em>E. coli </em>(ETEC): ETEC mampu menghasilkan enterotoksin dalam usus kecil dan menyebabkan penyakit kolera. Waktu inkubasi penyakit ini 8-24 jam dengan gejala diare, muntah-muntah dan dehidrasi.</span></li>
<li><span style="font-family:Arial;color:black;">Entero Invasive <em>E. coli</em> (EIEC):  Sel-sel E. coli mampu menembus dinding usus dan menimbulkan colitis (radang usus besar). Waktu inkubasi 8-44 jam dengan gejala demam, sakit kepala, kejang perut dan diare berdarah.</span></li>
</ol>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-family:Arial;color:black;">Struktur halus E. coli:</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-family:Arial;color:black;">Ø </span><span style="font-family:Arial;color:black;">Flagelum</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-family:Arial;color:black;">Embel-embel seperti rambut yang teramat tipis mencuat menembus dinding sel dan bermula dari tubuh dasar. Struktur granular tepat di bawah membran sel didalam sitoplasma disebut flagellum. Flagelu menyebabkan pergerakan pada bakteri. Flagelum terdiri dari 3 bagian yaitu: tubuh dasar, struktur seperti kait dan sehelai filamen.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-family:Arial;color:black;">Ø Pili (fimbriae)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-family:Arial;color:black;">Pili berfungsi sebagai pintu gerbang bagi masuknya bahan genetik selama berlangsungnya perkawinan antara bakteri; alat untuk melekat pada berbagai permukaan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-family:Arial;color:black;">Hubungan antara flagelum dan tipe 1 fimbrial ekspresi adalah keduanya saling berpengaruh yaitu dalam motilitas (pergerakan). Dimana fimbrial ekspresi dapat menurunkan motilitas, fimbrial ekspresi berbanding lurus dengan motilitas.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;"><span>Nama: Lusiyandari</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;"><span>NIM: BIJ006131</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;"><span>lucyy_1805@yahoo.com</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;"><a href="http://www.pnas.org/cgi/search?qbe=pnas;0511037103&#38;journalcode=pnas&#38;minscore=5000"><span>http://luzze.wordpress.com/</span></a></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0.0001pt;line-height:normal;"><span style="font-family:Arial;"><a href="http://jb.asm.org/cgi/content/full/189/15/5523?maxtoshow=&#38;HITS=10&#38;hits=10&#38;RESULTFORMAT=&#38;searchid=1&#38;FIRSTINDEX=0&#38;minscore=4000&#38;resourcetype=HWCIT">M. Chelsea Lane, Amy N. Simms, and Harry L. T. Mobley <strong>(2007) Complex Interplay between Type 1 Fimbrial Expression and Flagellum-Mediated Motility of Uropathogenic <em>Escherichia coli</em></strong> J. Bacteriol. 2007 189: 5523-5533</a>. </span><span style="font-family:Arial;"><a href="http://jb.asm.org/cgi/content/abstract/189/15/5523?maxtoshow=&#38;HITS=10&#38;hits=10&#38;RESULTFORMAT=&#38;searchid=1&#38;FIRSTINDEX=0&#38;minscore=4000&#38;resourcetype=HWCIT"><span>[Abstract]</span></a></span><span style="font-family:Arial;"> </span><span style="font-family:Arial;"><a href="http://jb.asm.org/cgi/content/full/189/15/5523?maxtoshow=&#38;HITS=10&#38;hits=10&#38;RESULTFORMAT=&#38;searchid=1&#38;FIRSTINDEX=0&#38;minscore=4000&#38;resourcetype=HWCIT"><span>[Full Text]</span></a></span><span style="font-family:Arial;"> </span><span style="font-family:Arial;"><a href="http://jb.asm.org/cgi/reprint/189/15/5523?maxtoshow=&#38;HITS=10&#38;hits=10&#38;RESULTFORMAT=&#38;searchid=1&#38;FIRSTINDEX=0&#38;minscore=4000&#38;resourcetype=HWCIT"><span>[PDF]</span></a></span></p>
<p><span style="font-family:verdana,arial,helvetica,sans-serif;">
<dd><a href="http://jb.asm.org/cgi/reprint/189/15/5523?maxtoshow=&#38;HITS=10&#38;hits=10&#38;RESULTFORMAT=&#38;searchid=1&#38;FIRSTINDEX=0&#38;minscore=4000&#38;resourcetype=HWCIT"></a><a href="http://mikrobiolunsoed.files.wordpress.com/2008/05/abcd0003.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-350" src="http://mikrobiolunsoed.wordpress.com/files/2008/05/abcd0003.jpg?w=160" alt="" width="160" height="120" /></a></dd>
<dd> </dd>
<dt><span style="font-family:verdana,arial,helvetica,sans-serif;"> </span></dt>
<p></span></p>
<p style="margin-left:2cm;text-indent:35.45pt;text-align:justify;">
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Pseudomonas aeruginosa memperlihatkan dorongan pergerakan tanpa adanya pili dan flagella tipe IV]]></title>
<link>http://mikrobiolunsoed.wordpress.com/?p=321</link>
<pubDate>Fri, 09 May 2008 04:32:58 +0000</pubDate>
<dc:creator>A1-6123</dc:creator>
<guid>http://mikrobiolunsoed.id.wordpress.com/2008/05/09/pseudomonas-aeruginosa-memperlihatkan-dorongan-pergerakan-tanpa-adanya-pili-dan-flagella-tipe-iv/</guid>
<description><![CDATA[Pseudomonas aeruginosa memperlihatkan dorongan motilitas yang bergerombol dalam media agar yang meru]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;"><em><span style="font-family:Arial;"><a href="http://mikrobiolunsoed.wordpress.com/files/2008/05/uli-sweet9.jpg"></a>Pseudomonas aeruginosa</span></em><span style="font-family:Arial;"> memperlihatkan dorongan motilitas yang bergerombol dalam media agar yang merupakan sumber dari karbon dan nitrogen. PAO1 mengekspresikan mutan dobel dengan tidak disertai oleh pili dan flagella tipe IV yang biasa digunakan bakteri untuk motilitas. Tanpa adanya pili dan flagella tipe IV juga <em>P. aeruginosa</em> dapat melakukan pergerakan pada kondisi yang sama. Flagella sangat diperlukan koloni untuk berinteraksi. Dorongan pergerakan sangat bergantung pada kondisi lingkungan.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Arial;"><span style="font-size:small;"><span> </span>Dorongan mtilitas akan dihambat oleh ekspresi pilus tipe IV, akan tetapi pergerakan ini akan meningkat apabila disisipkan transposon pada gacA dan gacS dan pengembalian formasi tendril pada penyebaran koloni. <em>P. aeruginosa </em>bergerak juga dipengaruhi oleh faktor kohesi yang sama dalam pembatasan translokasi. Faktor dispersif pun memfasilitasi terjadinya penyebaran.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Arial;"><span style="font-size:small;"><span> </span>Pembelajaran dorongan motilitas pada <em>P. aeruginosa </em>sangat penting untuk mengidentifikasi faktor selain pili dan flagella yang dapat mempengaruhi tingkah laku dari koloni <em>P. aeruginosa.</em></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Arial;"><span style="font-size:small;"><em></em></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Arial;"><span style="font-size:small;"><em>Nama     : Yuli Ratna N</em></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Arial;"><span style="font-size:small;"><em>NIM       : B1J006123</em></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Arial;"><span style="font-size:small;"><em>Email   : <a href="mailto:mungil_82892000@yahoo.com">mungil_82892000@yahoo.com</a></em></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Arial;"><em><span style="font-size:small;">Website : <a href="http://ulliefabio06.wordpress.com/">http://ulliefabio06.wordpress.com/</a></span></em></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Arial;"><em><span style="font-size:small;">Pustaka :</span></em></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Thomas S. Murray and Barbara I. Kazmierczak [2008] <strong> <label for="hwStandard_afc_gca_abstract_jb_190_8_2700"> <em>Pseudomonas aeruginosa</em> Exhibits Sliding Motility in the Absence of Type  IV Pili and Flagella, </label> </strong>J. Bacteriol. 190: 2700-2708 <a href="http://jb.asm.org/cgi/content/abstract/190/8/2700?maxtoshow=&#38;HITS=10&#38;hits=10&#38;RESULTFORMAT=&#38;searchid=1&#38;FIRSTINDEX=0&#38;minscore=4000&#38;resourcetype=HWCIT">[Abstract]</a> <a href="http://jb.asm.org/cgi/content/full/190/8/2700?maxtoshow=&#38;HITS=10&#38;hits=10&#38;RESULTFORMAT=&#38;searchid=1&#38;FIRSTINDEX=0&#38;minscore=4000&#38;resourcetype=HWCIT">[Full Text]</a> <a href="http://jb.asm.org/cgi/reprint/190/8/2700?maxtoshow=&#38;HITS=10&#38;hits=10&#38;RESULTFORMAT=&#38;searchid=1&#38;FIRSTINDEX=0&#38;minscore=4000&#38;resourcetype=HWCIT">[PDF</a><a href="http://jb.asm.org/cgi/reprint/190/8/2700?maxtoshow=&#38;HITS=10&#38;hits=10&#38;RESULTFORMAT=&#38;searchid=1&#38;FIRSTINDEX=0&#38;minscore=4000&#38;resourcetype=HWCIT">]</a> <a href="http://jb.asm.org/cgi/content/full/190/8/2700/DC1">[Supplemental material]</a></span></p>
<p><span style="font-family:Arial;"><a href="http://mikrobiolunsoed.wordpress.com/files/2008/05/uli-sweet9.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-322" src="http://mikrobiolunsoed.wordpress.com/files/2008/05/uli-sweet9.jpg?w=300" alt="" width="300" height="225" /></a></span></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Struktur dan Fungsi dua flagella dan motilitas pada Pseudomonas aeruginosa]]></title>
<link>http://mikrobiolunsoed.wordpress.com/?p=310</link>
<pubDate>Fri, 09 May 2008 04:04:08 +0000</pubDate>
<dc:creator>A2-6127</dc:creator>
<guid>http://mikrobiolunsoed.id.wordpress.com/2008/05/09/fungsi-dua-flagella-dan-motilitas-pada-pseudomonas-aeruginosa/</guid>
<description><![CDATA[Pseudomonas aeruginosa adalah bakteri batang gram-negatif termasuk dalam famili Pseudomonadaceae. Me]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><em>Pseudomonas aeruginosa </em>adalah bakteri batang gram-negatif termasuk dalam famili <strong>Pseudomonadaceae</strong>. Merupakan patogen oportunistik pada manusia. Alginat dan lipopolisakarida melindungi organisme ini dari pertahanan tubuh inang dan dapat ditemukan satu – satu, berpasangan, dan kadang – kadang membentuk rantai pendek, tidak mempunyai spora, tidak mempunyai selubung,serta mempunyai flagela monotrika sehingga selalu bergerak.</p>
<p style="text-align:justify;"><em>Pseudomonas aeruginosa </em>adalah aerob obligat yang tumbuh dengan mudah pada banyak jenis media pembiakan, karena memiliki kebutuhan nutrisi yang sederhana. Medium paling sederhana untuk pertumbuhannya terdiri dari asetat ( untuk karbon ) dan amonium sulfat ( untuk nitrogen ). Metabolisme bersifat respiratorik tetapi dapat tumbuh tanpa O² bila tersedia NO3 sebagai akseptor elektron kadang – kadang berbau manis seperti anggur yang dihasilkan aminoasetofenon. Beberapa strain menghemolisis darah.</p>
<p style="text-align:justify;"><em>P. aeruginosa </em>tumbuh dengan  baik pada suhu 37-42ºC. Pertumbuhannya pada suhu 42ºC membantu membedakannya dari spesies pseudomonas lain dalam kelompok fluoresen. Bakteri ini oksidase positif, nonfermenter tetapi banyak strain, mengoksidasi glukosa.</p>
<p style="text-align:justify;"><em>P. aeruginosa </em>menghasilkan satu atau lebih pigmen, yang dihasilkan dari asam amino aromatik seperti tirosin dan felilalanin. Beberapa pigmen tersebut antara lain:</p>
<ul>
<li>Piosianin, pigmen berwarana biru dihasilkan strain piosianogenik.</li>
<li>Pioverdin, pigmen berwarna kuning.</li>
<li>Piorubin, pigmen berwarna merah, dan</li>
<li>Piolanin, pigmen berwarna coklat.</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">Piosianin, pioverdin, piorubin, dan piolanin tidak berfluoresensi serta larut dalam air. Kebanyakan strain membentuk koloni halus dengan  berwarna fluoresensi kehijauan, yang merupakan kombinasi pioverdin dan piosianin. P. aeruginosa dalam biakan dapat menghasilkan berbagai jenis koloni sehingga memberi kesan biakan dari campuran berbagai spesies bakteri. Tiap jenis koloni dapat mempunyai aktivitas biokimia dan enzimatik berbeda serta pola kepekaan antimikroba yang berbeda pula. Isolat dari tanah atau air mempunyai ciri koloni yang kecil dan tidak rata. Pembiakan dari spesimen biasanya menghasilkan satu atau dua tipe koloni yang halus.</p>
<ul>
<li>Koloni besar dan halus dengan permukaan merata dan meninggi.</li>
<li>Koloni halus dan mukoid sebagai hasil produksi berlebihan dari alginat.</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">Tipe ini sering didapat dari sekresesi saluran pernafasan dan saluran kemih.</p>
<p style="text-align:justify;">Kemampuan <em>P. aeruginosa </em>menyerang jaringan bergantung pada reproduksi enzim – enzim dan toksin –toksin, yang merusak barier tubuh dan sel-sel inang. <em>P. aeruginosa </em>seperti yang dihasilkan bakteri gram-negatif lain, misalnya endotoksin menyebabkan gejala sepsis dan syok septik, eksotoksin A menyebabkan nekrosis jaringan, enzim – enzim ekstra seluler bersifat histotoksik dan mempermudah infasi kedalam pembuluh darah.</p>
<p style="text-align:justify;">Endah Novya Dewi<br />
BIJ006127<br />
Email : <a href="http://dewy_myu@yahoo.com">dewy_myu@yahoo.com</a><br />
Blog : <a href="http://dewydewy.wordpress.com">http://dewydewy.wordpress.com</a></p>
<p style="text-align:justify;">Pustaka:</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Christine M. Toutain, Michael E. Zegans, and George A. O'Toole (2005) <strong> <label for="hwStandard_afc_gca_abstract_jb_187_2_771"> Evidence for Two Flagellar Stators and Their Role in the Motility of <em>Pseudomonas  aeruginosa</em> </label> ,</strong> J. Bacteriol. 187: 771-777.  <a href="http://jb.asm.org/cgi/content/abstract/187/2/771?maxtoshow=&#38;HITS=10&#38;hits=10&#38;RESULTFORMAT=&#38;searchid=1&#38;FIRSTINDEX=0&#38;minscore=4000&#38;resourcetype=HWCIT">[Abstract]</a> <a href="http://jb.asm.org/cgi/content/full/187/2/771?maxtoshow=&#38;HITS=10&#38;hits=10&#38;RESULTFORMAT=&#38;searchid=1&#38;FIRSTINDEX=0&#38;minscore=4000&#38;resourcetype=HWCIT">[Full Text]</a> <a href="http://jb.asm.org/cgi/reprint/187/2/771?maxtoshow=&#38;HITS=10&#38;hits=10&#38;RESULTFORMAT=&#38;searchid=1&#38;FIRSTINDEX=0&#38;minscore=4000&#38;resourcetype=HWCIT">[PDF]</a> <a href="http://jb.asm.org/cgi/content/full/187/2/771/DC1">[Supplemental material]</a></span></p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://jb.asm.org/cgi/content/abstract/187/2/771?maxtoshow=&#38;HITS=10&#38;hits=10&#38;RESULTFORMAT=&#38;searchid=1&#38;FIRSTINDEX=0&#38;minscore=4000&#38;resourcetype=HWCIT"><br />
</a></p>
<p><a href="http://mikrobiolunsoed.wordpress.com/files/2008/05/aku4.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-329" src="http://mikrobiolunsoed.wordpress.com/files/2008/05/aku4.jpg?w=200" alt="" width="200" height="150" /></a><br />
<a href="http://jb.asm.org/cgi/content/abstract/187/2/771?maxtoshow=&#38;HITS=10&#38;hits=10&#38;RESULTFORMAT=&#38;searchid=1&#38;FIRSTINDEX=0&#38;minscore=4000&#38;resourcetype=HWCIT"> </a></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Pseudomonas aeruginosa memperlihatkan dorongan pergerakan tanpa adanya pili dan flagella tipe IV]]></title>
<link>http://ulliefabio06.wordpress.com/?p=3</link>
<pubDate>Fri, 09 May 2008 01:58:58 +0000</pubDate>
<dc:creator>A1-6123</dc:creator>
<guid>http://ulliefabio06.id.wordpress.com/2008/05/09/pseudomonas-aeruginosa-memperlihatkan-dorongan-pergerakan-tanpa-adanya-pili-dan-flagella-tipe-iv/</guid>
<description><![CDATA[Pseudomonas aeruginosa memperlihatkan dorongan motilitas yang bergerombol dalam media agar yang meru]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><em><span>Pseudomonas aeruginosa</span></em><span> memperlihatkan dorongan motilitas yang bergerombol dalam media agar yang merupakan sumber dari karbon dan nitrogen. PAO1 mengekspresikan mutan dobel dengan tidak disertai oleh pili dan flagella tipe IV yang biasa digunakan bakteri untuk motilitas. Tanpa adanya pili dan flagella tipe IV juga <em>P. aeruginosa</em> dapat melakukan pergerakan pada kondisi yang sama. Flagella sangat diperlukan koloni untuk berinteraksi. Dorongan pergerakan sangat bergantung pada kondisi lingkungan.</span></span></span></p>
<div><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">  </p>
<p></span></span></div>
<div><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"> </p>
<p></span></span></div>
<div><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"></p>
<div></div>
<p></span></span></div>
<p><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span>Dorongan mtilitas akan dihambat oleh ekspresi pilus tipe IV, akan tetapi pergerakan ini akan meningkat apabila disisipkan transposon pada gacA dan gacS dan pengembalian formasi tendril pada penyebaran koloni. <em>P. aeruginosa </em>bergerak juga dipengaruhi oleh faktor kohesi yang sama dalam pembatasan translokasi. Faktor dispersif pun memfasilitasi terjadinya penyebaran.</span></p>
<div></div>
<p><span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span>Pembelajaran dorongan motilitas pada <em>P. aeruginosa </em>sangat penting untuk mengidentifikasi faktor selain pili dan flagella yang dapat mempengaruhi tingkah laku dari koloni <em>P. aeruginosa.</em></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span><em></em></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span><em></em></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span><em></em></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span><em></em></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span><em>NAMA  : YULI RATNA NAWANGSARI</em></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span><em>NIM     : B1J006123</em></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span><em>EMAIL: <a href="http://mungil_82892000@yahoo.com/">http://mungil_82892000@yahoo.com/</a></em></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span><em>WEBSITE :</em></span> <a href="http://ulliefabio06.wordpress.com/">http://ulliefabio06.wordpress.com/</a></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;">PUSTAKA:</p>
<p></span></span></p>
<div><span style="font-size:small;"><span style="font-size:small;"><span style="font-size:small;"> </span></span></span></div>
<p></span><font size="3"><span style="font-size:small;"><span style="font-size:small;"><span style="font-size:small;"> </p>
<p></span> </p>
<p></span> </p>
<p></span></p>
<p></font></span></p>
<p> </p>
<p> </p>
<p> </p>
<table class="content_box_outer_table" border="0" align="right">
<tbody>
<tr>
<td> </td>
</tr>
</tbody>
</table>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Identifikasi Gen Pseudomonas aeruginosa tipe Mutant PAO1 Mini-Tn5-lux]]></title>
<link>http://mikrobiolunsoed.wordpress.com/?p=273</link>
<pubDate>Thu, 08 May 2008 01:23:56 +0000</pubDate>
<dc:creator>A2-6125</dc:creator>
<guid>http://mikrobiolunsoed.id.wordpress.com/2008/05/08/identifikasi-gen-pseudomonas-aeruginosa-tipe-mutant-pao1-mini-tn5-lux/</guid>
<description><![CDATA[Tahukah anda apa itu Pseudomonas aeruginosa?
Pseudomonas aeruginosa merupakan suatu pathogen manusia]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ff6600;">Tahukah anda apa itu Pseudomonas aeruginosa?</span></p>
<p style="text-align:justify;">Pseudomonas aeruginosa merupakan suatu pathogen manusia yang menyebabkan radang paru paru, dan infeksi/peradangan pada air kencing. Organisme ini terkenal akan keanekaragamannya yang berkenaan dengan metabolisme dan lifestyle yang serbaguna, sehingga dapat menjajah sejumlah besar lingkungan yang berbeda. Tiga jenis P. aeruginosa yang memiliki motilas berbeda diantaranya: berenang flagellum-mediated pada lingkungan yang mengandung air dan pada agar konsentrasi yang rendah (&#60; 0.3% [ wt/vol]); tipe IV pilus-mediated di atas permukaan yang padat atau sebagai alat penghubung; dan melekat pada media yang semisolid ( 0.5 sampai 0.7% [ wt/vol] agar).</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ff6600;">Sekilas tentang Pseudomonas aeruginosa tipe Mutant PAO1 Mini-Tn5-lux</span></p>
<p style="text-align:justify;">Penyaringan Pseudomonas AERUGINOSA PAO1 tipe mutant mini-Tn5-luxCDABE untuk perubahan pada tingkat motilas telah dikenal 36 mutants dengan Tn5 sebagai penyisip di dalam gen untuk sintese atau fungsi dari flagellin tipe IV pilus, untuk hubungannya dengan tipe II sistem sekresi, sistem regulator, metabolisme, chemosensory, dan gen hipotetis dengan fungsi yang tak dikenal. Mutant ini secara diferensial terpengaruh pada keadaan kejangan motilas tetapi dalam banyak kasus terdapat hanya sedikit motilas yang cacat. Motilas dipengaruhi oleh sejumlah besar gen yang berbeda di Pseudomonas aeruginosa, sebaliknya, banyak tipe mutants swarming-negative menunjukkan pelemahan formasi dalam biofilm, yang menandakan suatu hubungan kuat antara pertumbuhan suatu negara.</p>
<p style="text-align:justify;">Nama : Patmi Indriastuti<br />
NIM : B1J006125<br />
Emai : <a href="mailto:empatmmy_bio@yahoo.com">empatmmy_bio@yahoo.com</a><br />
BLOG : <a href="http://patmypatmmy.wordpress.com/">http://patmypatmmy.wordpress.com/</a><br />
Pustaka :</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Joerg Overhage, Shawn Lewenza, Alexandra K. Marr, and Robert E. W. Hancock (2007) <strong><span style="font-family:Verdana;">Identification of Genes Involved in Swarming Motility Using a <em>Pseudomonas aeruginosa</em> PAO1 Mini-Tn<em>5-lux</em> Mutant Library , </span></strong>J. Bacteriol. 189: 2164-2169. <a href="http://jb.asm.org/cgi/content/abstract/189/5/2164?maxtoshow=&#38;HITS=10&#38;hits=10&#38;RESULTFORMAT=&#38;searchid=1&#38;FIRSTINDEX=0&#38;minscore=4000&#38;resourcetype=HWCIT">[Abstract]</a> <a href="http://jb.asm.org/cgi/content/full/189/5/2164?maxtoshow=&#38;HITS=10&#38;hits=10&#38;RESULTFORMAT=&#38;searchid=1&#38;FIRSTINDEX=0&#38;minscore=4000&#38;resourcetype=HWCIT">[Full Text]</a> <a href="http://jb.asm.org/cgi/reprint/189/5/2164?maxtoshow=&#38;HITS=10&#38;hits=10&#38;RESULTFORMAT=&#38;searchid=1&#38;FIRSTINDEX=0&#38;minscore=4000&#38;resourcetype=HWCIT">[PDF]</a></span><br />
<a href="http://jb.asm.org/cgi/content/abstract/189/5/2164?maxtoshow=&#38;HITS=10&#38;hits=10&#38;RESULTFORMAT=&#38;searchid=1&#38;FIRSTINDEX=0&#38;minscore=4000&#38;resourcetype=HWCIT"><br />
</a></p>
<p><a href="http://mikrobiolunsoed.wordpress.com/files/2008/05/s730004edit.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-274" src="http://mikrobiolunsoed.wordpress.com/files/2008/05/s730004edit.jpg?w=225" alt="" width="225" height="300" /></a></p>
<p> </p>
<p> </p>
<p> </p>
<p> </p>
<p> </p>
<p> </p>
<p> </p>
<p> </p>
<p> </p>
<p> </p>
<p> </p>
]]></content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>
