Bila kemudian, gumpal goresan ini yang mengiris segalanya, dan segala yang terbatun di dadamu seperti gelepar daun aru di semak batu, aku juga luruh. Kau tahu lidah putri malu di ambang senja yang mer… lagi →
blalang_kupukupuasharjunandar wrote 4 months ago: Bila kemudian, gumpal goresan ini yang mengiris segalanya, dan segala yang terbatun di dadamu sepert … more →
asharjunandar wrote 6 months ago: Setelah cincin-cincin rantai terurai. Kemudian putus. Dan wajah menyeringai di balik topeng: Segelar … more →
asharjunandar wrote 7 months ago: Sekeluar surau ini, kukira. Di sanalah pasar teringar kita, pada tapal sandal yang hendak lekang. Pa … more →
asharjunandar wrote 7 months ago: Sebab yang selamanya mengerling adalah malam, dan kau pada bingkai tetaplah Kau yang termangu warta … more →
asharjunandar wrote 7 months ago: Orang-orang rajim yang bergerombol atau sendiri-sendiri, yang mengacak malam karena melatai rawa lik … more →
asharjunandar wrote 7 months ago: Seperti kado ulang tahun bocah, aku telah dibungkus rapat guratan pita ungu: Savonarola, oh tahniah … more →
asharjunandar wrote 7 months ago: Dari pintu depan ke pintu yang terbuka, dalam tiap jengkal ayunan langkah, diam-diam jeda persidanga … more →
asharjunandar wrote 7 months ago: Oke, dari sinilah kita kupak. Dari sampul. Semua menguap. Tapi ini sampul dan kau pasti jatuh cinta. … more →
asharjunandar wrote 8 months ago: Lapiazza : Veny Metal detector mengingat-mengingat sekian titik bunyi dan noktah merah Dan kau menge … more →
asharjunandar wrote 9 months ago: Seandainya kau tahu bagaimana aku dan yang lainnya berasimilasi Tanpa harus mempertanyakan siapa dia … more →
asharjunandar wrote 9 months ago: Yang takkan tergantikan, Ya sudah! Tak akan pernah tergantikan! Pesan singkat kau kirimkan kepadaku … more →
asharjunandar wrote 9 months ago: Baiklah, pertama-tama, tapakku yang kusuruh lebih dulu mendapatimu. Memang sudah waktunya tittle ope … more →
asharjunandar wrote 9 months ago: Aku akan memohon padamu Setelah kau nyaris tumpas Bergegas deru, hendak tumpah tautan kelingking ini … more →
asharjunandar wrote 9 months ago: Dentum musik, dentum musik Dentum simble-bass di dalam Di luar dentum jejak-jejak rintik Kau ingat m … more →
asharjunandar wrote 9 months ago: Nova, dimana kini kau Nova? Peta ini dicerna lambungku di landai pekik malam lonceng Viadolorosa Ket … more →
asharjunandar wrote 9 months ago: Akan kau temukan aku Dalam helai-helai rambutmu yang berponi panjang Dilingkari selendang merah berm … more →
asharjunandar wrote 9 months ago: Yang kau rinci Qashqavi: Dengungkanlah pengaminan pada Khamenei: ”Yang sudah membeli baju dan mema … more →
asharjunandar wrote 10 months ago: Kurasa tidak ada yang melilitku, di bolak-balik genesis, segurat premis mendesis: “Gantung !, … more →
asharjunandar wrote 10 months ago: Dengan ratapan bah air mata Bunda Maria kau sumpal liang matamu yang badanku rebah di sana Tapi ru … more →