<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress.com" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>serba-serbi &amp;laquo; WordPress.com Tag Feed</title>
	<link>http://wordpress.com/tag/serba-serbi/</link>
	<description>Feed of posts on WordPress.com tagged "serba-serbi"</description>
	<pubDate>Wed, 08 Oct 2008 01:47:26 +0000</pubDate>

	<generator>http://wordpress.com/tags/</generator>
	<language>en</language>

<item>
<title><![CDATA[Programmer Story]]></title>
<link>http://son7ruh.wordpress.com/?p=40</link>
<pubDate>Wed, 08 Oct 2008 01:44:00 +0000</pubDate>
<dc:creator>son7ruh</dc:creator>
<guid>http://son7ruh.id.wordpress.com/2008/10/08/cerita-programmer/</guid>
<description><![CDATA[Seorang programmer mengirimkan surat berikut :
Yth. Customer Support :
Saya sangat membutuhkan bantu]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Seorang programmer mengirimkan surat berikut :<br />
Yth. Customer Support :<br />
Saya sangat membutuhkan bantuan. Baru-baru ini saya melakukan upgrade  program Girlfriend 7.0 ke Wife 1.0 dan diluar perkiraan saya ternyata program  baru ini mulai melakukan proses pembuatan sub program Child 1.0 dan juga mulai  memakan waktu dan sumber berharga lainnya. Hal ini tidak dicantumkan di brosur  produknya.<br />
Sebagai tambahan Wife 1.0 juga mengacaukan program lainnya,  memasukkan dirinya ke dalam proses start up harian dimana secara otomatis  memonitor semua aktivitas system seperti sebuah Virus.<br />
Program saya lainnya  seperti Hang Out Cafe© 2.5 atau Friday Nite Party 311 tidak lagi bisa berjalan  dan menyebabkan system menjadi crash setiap kali dilakukan. Saya mencoba  menjalankan Lazy Saturday 5.0 atau Sleepy Sunday 4.2 namun juga tidak dapat  dijalankan, bahkan program Saturday Shopping 3.0 atau Sunday Home Cleaning 3.11  yang muncul.<br />
Sepertinya saya tidak bisa membuat Wife 1.0 bekerja di  background sementara saya mencoba menjalankan aplikasi favorit saya lainnya.  Saat ini saya sedang berfikir untuk kembali ke Girlfriend 7.0 dan melakukan  Uninstall program Wife 1.0 namun tidak bisa.<br />
Mohon bantuannya,<br />
Programmer</p>
<p> <br />
Sehari setelah dia mengirim email itu, dia mendapat  jawabannya yang isinya :<br />
Yth. Bapak Programmer,<br />
Ini adalah masalah yang  sering muncul dari kesalahpahaman yang mendasar sekali. Banyak orang yang  melakukan upgrade program Girlfriend 7.0 ke Wife 1.0 berfikir bahwa Wife 1.0  adalah tipe Utility &#38; entertainment Program. Sedangkan hal yang sebetulnya  Wife 1.0 adalah Operating System, dirancang oleh Programmer kami di HEAVEN  UNLIMITED COMPANY untuk menjalankan semuanya.<br />
Anda tidak bisa menghapus Wife  1.0 dan kembali ke Girlfriend 7.0. Wife 1.0 tidak dirancang untuk ini karena  jika dipaksakan untuk dilakukan dapat menyebabkan system anda berantakan.<br />
Kami merekomendasikan tetap menggunakan program Wife 1.0 dan coba menghadapi  beberapa hal yang Anda anggap sebagai kesulitan sebaik mungkin. Beberapa tips  dari kami jika ada suatu masalah, coba jalankan semua recovery program yang ada  di folder C:\APOLOGIZE, seperti Say Sorry 8.0 or Hug &#38; Kiss 9.0. Walaupun  beberapa orang menganggap Wife 1.0<br />
adalah suatu program yang butuh perawatan  tinggi, banyak juga orang yang tahu bahwa program ini dapat menjadi sangat  menyenangkan. Untuk memperoleh manfaat maksimal program Wife 1.0 ini, Anda dapat  mencoba membeli add-on program seperti Listening 5.0, Flowers 2.5 atau  Chocolates 1.3.<br />
Dalam hal apapun kami sangat tidak merekomendasikan untuk  install program Secretary 1.0 (Short Skirt Version) karena<br />
program ini  sangat tidak kompatibel dengan Wife 1.0 dan hampir dipastikan akan menyebabkan  system menjadi crash.<br />
Semoga dapat membantu,<br />
Customer Service</p>
<p> </p>
<p>-- taken from FORDIS --</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Jilbab....Penting....Cewek....Cantik....]]></title>
<link>http://yakinku.wordpress.com/?p=1110</link>
<pubDate>Wed, 08 Oct 2008 00:44:13 +0000</pubDate>
<dc:creator>h a b i b</dc:creator>
<guid>http://yakinku.id.wordpress.com/2008/10/08/jilbabpentingcewekcantik/</guid>
<description><![CDATA[Setahuku ya jilbab itu bukan soal penting atau cantik buat cewe si ya&#8230; Tapi sudah jadi kewajib]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal">Setahuku ya jilbab itu bukan soal penting atau cantik buat cewe si ya... Tapi sudah jadi kewajiban bagi perempuan yang ngaku beriman, yang kalau dilanggar akan ada konsekuensi logis yang akan dihadapi, adzab di neraka.</p>
<p class="MsoNormal"><!--more--></p>
<p class="MsoNormal">Memang ada yang salah sangka dan menduga kalau jilbab itu budaya arab. Oh salah bessarrr pandangan ini. Karena jilbab adalah sarana penutup aurat pagi perempuan beriman dan menjalankannya bernilai ibadah. Dan karena dia bernilai ibadah maka cara menjalankannya harus sesuai dengan petunjuk Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam. Beliau pernah bersabda:</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:right;direction:rtl;unicode-bidi:embed;" dir="rtl"><strong><span style="font-size:16pt;line-height:115%;font-family:&#34;" lang="AR-SA">مَنْ عَمِلَ عَمَلًا لَيْسَ عَلَيْهِ أَمْرُنَا فَهُوَ رَدٌّ</span></strong><strong><span style="font-size:16pt;line-height:115%;font-family:&#34;" dir="ltr"></span></strong></p>
<p class="MsoNormal"><em><span style="font-size:9pt;line-height:115%;">...barangsiapa beramal dengan suatu amalan (ibadah) yang tidak ada atasnya perkara kami maka dia itu tertolak...(HR Bukhari)</span></em></p>
<p class="MsoNormal">Maka dalam hal ini Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam menentukan keharusan, kebolehan dan larangan berkaitan dengan jilbab ini.</p>
<p class="MsoNormal">Bahwa perempuan beriman mesti berjilbab. Tentunya ketika ada kemungkinan orang lain yang tak berhak melihat anggota badannya yang mesti tertutup itu bisa melihatnya. Dan ini menyangkut <a href="../2008/07/13/bergaulnya-perempuan/" target="_blank">adab bergaul</a> bagi perempuan beriman. Nah, ketika dia bersama suami, orang tuanya atau siapa saja yang boleh melihat anggota badan yang boleh dilihat sih gak masalah.</p>
<p class="MsoNormal">Sedangkan model-model yang dibolehkan yang mana? Tetunya yang tidak melanggar larangan dong....</p>
<p class="MsoNormal">Dan ada lagi larangan berkaitan dengan jilbab ini. Bukan larangan berjilbab lho ya, tapi jilbab yang dilarang gitu. Misalnya yang <a href="../2008/06/20/berpakaian-tetapi-telanjang/" target="_blank">full pressed body</a> atau yang full color sampai matahari pindah tempat. Atau yang <a href="../2008/07/22/marah-sholihah-hak-kewajiban-dan-adabnya/" target="_blank">tipis-tipis</a> sampai kelihatan lekuk-lekuk tubuhnya yang.........</p>
<p class="MsoNormal">Tapi gimana ya, kali aja karena emang <a href="../2008/06/04/kiamat-sudah-dekat/" target="_blank">kiamat udah dekat</a>, jadi nampaknya banyak yang gak sadar arti jilbab ini.</p>
<p class="MsoNormal">Jadi....</p>
<p class="MsoNormal">Ringkesnya aja, bahwa jilbab adalah sebuah kewajiban yang mesti dilakukan oleh perempuan beriman. Dia penting atau tidak bukanlah soal karena adanya ‘kewajiban’ itu. Karena penting atau tidak kadang berbeda persepsi.</p>
<p class="MsoNormal">Lalu cantik mana ya, perempuan berjilbab atau yang kagak? Mata orang beriman akan terasa sejuk manakala melihat perempuan berjilbab rapi membungkus badannya. Dan dia akan jengah dan sungkan bahkan memalingkan pandangan manakala melihat perempuan berpakaian minim bahan.</p>
<p class="MsoNormal">Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam mengatakan:</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:right;direction:rtl;unicode-bidi:embed;" dir="rtl"><strong><span style="font-size:16pt;line-height:115%;font-family:&#34;" lang="AR-SA">لا يؤمن أحدكم حتى يكون هواه تبعا لما جئت به</span></strong><strong><span style="font-size:16pt;line-height:115%;font-family:&#34;" dir="ltr"></span></strong></p>
<p class="MsoNormal"><em><span style="font-size:9pt;line-height:115%;">...tidak beriman salah seorang kalian itu sehingga adalah hawa nafsunya itu dalam keadaan mengikuti apa yang aku datang dengannya (dienul Islam)</span></em></p>
<p class="MsoNormal">Melihat ucapan beliau seperti itu tahulah kita bahwa segala keinginan, kesenangan, hasrat dan kecintaan bahkan segala cita rasa itu mesti menyesuaikan dengan dienul Islam. Bukan agama yang diolah sana sini, direkayasa, dikritisi, sampai habis agar bisa dipakai sebagai pembenaran atas ulah sebagian manusia ini.</p>
<p class="MsoNormal">Bahwa rasa yang bersemayam di hati itu bisa <a href="../?s=cinta+sebabak" target="_blank">dikelola</a>.</p>
<p class="MsoNormal">Kalau laki-laki beriman, orang baik-baik, pastinya juga bakalan memilih calon <a href="../2008/07/19/nikah-yuuk/#more-631" target="_blank">pendamping</a>nya dari kalangan perempuan baik-baik juga to? Yang beriman dan suka menjalankan perintah Allah, ya to...</p>
<p class="MsoNormal">Sebaliknya betapa banyak manusia yang karena tak faham dien, atau karena memang gak bisa nahan diri lalu nekat <a href="../2008/06/02/zina-dalam-label-pacaran/" target="_blank">berzina</a> karena pandangan pertama?</p>
<p class="MsoNormal">Eh sebentar ,ngomongin cantik dulu ah...</p>
<p class="MsoNormal"><a href="../2008/06/16/bagaimana-mendefinisikan-cantik-dan-macho/" target="_blank">Cantik?</a> Dianya relatif ya....cantik menurutku gak mesti sama dengan cantik menurut mas <a href="http://dcamz.wordpress.com/">dcamz</a> misalnya. Itu kalau diukur dari segi fisik dlohirnya. Gitu ya Mas...</p>
<p class="MsoNormal">Aku suka memperhatikan gerak-gerik istriku sendiri ketika berjilbab. Menurutku dia cantik dalam cara pandangku. Kata orang jilbab istriku ini selalu rapi. Paling rapi malah. Halah..... itu menurut para mantan muridnya di pesantren lho. Sebagian muridnya kan kadang aku tanyai.</p>
<p class="MsoNormal">Aku suka dia kalau pake jilbab warna gelap selain hitam kelam. Aku jadi ah....Ya Allah.... <a href="../2008/07/05/allah-im-in-love/" target="_blank">I’m in love</a> (again).... padahal anakku sudah enam, kaya`nya mau nambah lagi neh....</p>
<p class="MsoNormal">Sssssttt.....di postingan ini banyak link-nya ya.....biar aja diliatin semua. Tapi jangan omong-omong ke orang lain lho ya....sssssssssttt</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Teh, kopi atau susu coklat panas?]]></title>
<link>http://edratna.wordpress.com/?p=889</link>
<pubDate>Wed, 08 Oct 2008 00:20:11 +0000</pubDate>
<dc:creator>edratna</dc:creator>
<guid>http://edratna.id.wordpress.com/2008/10/08/teh-kopi-atau-susu-coklat-panas/</guid>
<description><![CDATA[Setiap orang umumnya mempunyai kebiasaan rutin yang dilakukan untuk memulai kehidupan di pagi hari. ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Setiap orang umumnya mempunyai kebiasaan rutin yang dilakukan untuk memulai kehidupan di pagi hari. Ada yang merasa "tak hidup" bila belum mengisap rokok sebatang, ada yang mesti lari pagi, atau mendengarkan berita. Membaca tulisan<a href="http://amaliaonearth.wordpress.com/2008/10/07/teh-yang-bikin-susah/#comment-152"> Yoga </a>di blog nya, membayangkan jangan-jangan karakter Yoga mirip denganku, apalagi kebiasaan Yoga seperti menyukai<a href="http://agoyyoga.wordpress.com/2008/09/05/teh-poci-a-cup-of-happiness/"> teh poci</a>, dan belakangan teh orange pekoe (kali ini saya belum tahu jenis teh macam apa pula ini).</p>
<p style="text-align:justify;"><!--more-->Saya pernah mendapat kritikan dari teman sekamar saat mulai kost di awal karirku, gara-gara saya rasanya "belum melek" atau "belum hidup" jika belum minum teh panas manis atau bahasa Jawanya "nasgitel" (panas, legi, kentel). "<em>Itu kebiasaannya wong Londo yang menjajah kita mbak</em>," katanya. "<em>Lho, kalau</em> <em>kebiasaannya Londo, kenapa....memang enak kok minum teh panas manis, kepala langsung kemepyar....dan hidup, gitu lho</em>," jawab saya, agak ngeyel. Mungkin karena teman saya dari daerah Jawa Barat, yang tidak suka manis-manis. Kebetulan saya besar di daerah banyak pabrik gulanya (memang ada pengaruhnya???), dan gadis penghuni pabrik gula terkenal manis-manis.</p>
<p style="text-align:justify;">Begitulah, acara setiap pagi hari di mulai dengan teh panas manis dan susu coklat hangat. Dan rasa tehnya harus pas, untungnya saya tak sampai favorit merk tertentu seperti teman saya, yang sangat suka dengan teh merk "Tong ji". Dan sayangnya si mbak yang bisa membuat teh sesuai selera saya hanya mbak Ti yang ikut di rumah Jakarta, entah kenapa si mbak di Bandung, biarpun di pesan dan di beri contoh, tetap saja sulit membuat teh yang rasanya pas di lidah. Padahal sebetulnya membuat teh yang enak sangat sederhana. Kita hanya menjerang air (konon kalau air pegunungan yang masih jernih rasanya lebih hueenaak lagi) sampai mendidih, kemudian buat "mbok-mbokan" (air di tuang dalam wadah yang telah di beri teh kira-kira satu sendok makan, dan ditutup), biarkan kira-kira 2-3 menit, baru teh di tuang dalam gelas. Rasa manis bisa disesuaikan selera. Dan menurut saya teh yang enak, adalah yang rasanya pas, tak terlalu kental dan tak terlalu bening.</p>
<p style="text-align:justify;">Bagaimana dengan "<em>hot lemon tea</em>"? Rasa teh ini mulai saya kenal sekitar tahun 90 an, karena menurut seorang teman, jika teh ditambahkan dengan perasan jeruk nipis akan mengurangi masuk angin. Awalnya saya tak terlalu suka, namun belakangan saya menyukai rasa teh lemon ini. Namun, kembali lagi, rasa teh lemon ini, hanya pas di restoran tertentu, seperti di <em>American Grill</em>, di <em>Izzi Pizza</em> dan lain-lain.  Dan saya lebih suka jika jeruk nipisnya dipisah, sehingga saya sendiri yang memerasnya, sehingga rasanya sesuai selera kita. Kemudian saya mengenal rasa teh jenis lain, seperti teh rasa mint dan lain-lain. Awalnya diajak si sulung makan pizza di Chitos sambil mencoba berbagai rasa teh...dan ternyata teh rasa mint enak sekali. Pernah mencoba teh tarik? Kali ini, ternyata rasanya tak sesuai lidah saya. Selain itu, saya juga menyukai rasa teh poci gula batu....rasanya sedaaap. Dulu, saat anak-anak kecil, di lantai dua Gramedia Blok M, ada <em>counter</em> yang menjual siomay dan teh poci gula batu. Anak-anak sering lupa waktu kalau pergi ke toko buku, jadi kalau bosan, mampir dulu untuk makan siomay dan minum teh poci, nanti dilanjutkan lagi membaca buku. Sayang akhirnya <em>counter</em> ini tak ada lagi, mungkin tak terlalu laku. Minum teh yang nyaris hampir selalu pas di lidah adalah jika kita bepergian ke daerah Yogya atau Solo, rasa teh nya pas..... begitu juga teh poci gula batunya.</p>
<p style="text-align:justify;">Nahh bagaimana dengan kopi? Sejak dulu saya tak selalu harus minum kopi, bahkan jarang sekali dan hanya sesekali. Apalagi belakangan, penyakit maag saya sering muncul gara-gara telat makan. Ada beberapa pendapat tentang minum kopi ini, tapi dahulu saya minum kopi agar tekanan darah naik, dan badan terasa segar. Ini gara-gara saya suka pusing dan saat pergi ke dokter perusahaan, sang dokter menyarankan agar jika pusing saya minum kopi panas atau teh. Tentang <a href="http://edratna.wordpress.com/2006/12/10/seputar-cerita-tentang-kopi/">manfaat kopi</a> saya pernah menulis nya di sini. Walau membuat minuman kopi dapat dilakukan secara mudah, namun rasa kopi ini bisa berbeda tergantung pembuatnya. Dulu, kalau saya diundang mengajar di Pusdiklat perusahaan, saya selalu pesan kopi yang di buat oleh pak Antori, rasanya benar-benar lezat....padahal sebetulnya racikannya sama dengan cara meracik kopi di rumah saya. Si mbak yang pintar membuat kopi di rumah adalah mbak Jum, yang sekarang telah menikah dan punya anak, sehingga tak tinggal lagi di rumah saya. Mbak Ti, yang enak kalau bikin teh, ternyata kopi bikinannya masih kalah enak dengan mbak Jum. Sedang dari keluarga, yang pintar bikin kopi adalah adik iparku, yang berprofesi sebagai tentara.</p>
<p style="text-align:justify;">Bagaimana dengan susu coklat? Selain suka minum teh, kadang-kadang kopi, maka minum susu coklat panas, adalah kebiasaan yang kalau belum dilakukan, terasa hari saya belum lengkap. Saya dan si bungsu benar-benar penggila susu, sehari bisa minum beberapa gelas. Namun si bungsu bisa minum susu apa saja, pernah dari penerbangan Padang-Jakarta, dia minum susu sampai ber gelas-gelas, sampai pramugari nya tertawa. Dia juga suka mencoba susu apa saja, dari susu coklat, sampai teh susu. Sedangkan saya, hanya suka susu coklat panas, namun didiamkan sebentar dan baru diminum selagi hangat-hangat kuku. Saat anak-anak kecil, mereka setiap pagi hari selalu minum susu coklat buatan ibu, dan ini adalah cara saya membangunkan mereka. Dan mereka selalu merindukan susu hangat buatan ibu, yang menurut mereka rasanya pas. Agar anak-anak tak protes, setiap ada si mbak baru, saya memberi contoh adonan susu, yang terdiri dari dua sendok teh susu bubuk, setengah sendok teh  coklat bubuk, dan dua sendok teh gula,  kemudian di tambah air panas yang baru mendidih. Di luar waktu pagi, saya bisa minum susu apa saja, dan yang sekarang selalu ada adalah susu kedelai.</p>
<p style="text-align:justify;">Kebiasaan di atas ternyata juga merepotkan kalau saya lagi bertugas ke luar kota. Biasanya saya lebih memilih minum susu dicampur kopi, karena jarang sekali teh yang rasanya pas. Agar perut tak berontak, saya mewajibkan diri sendiri untuk makan nasi atau roti lebih dulu, agar perut tak kosong. Kenapa kopi dan bukannya teh? Entah kenapa, kalau rasa kopi kurang sedap, lidah saya masih bisa menyesuaikan dibanding rasa teh yang aneh. Akibat kebiasaan ini pula, jika saya bepergian, pagi sekali sudah pesan minuman panas, padahal saya rasanya iri melihat teman yang tenang-tenang saja memulai harinya tanpa harus minum sesuatu, dan bisa minum apa saja, bahkan hanya air putih dingin dari lemari es.</p>
<p style="text-align:justify;">Dari pengamatan saya, kenapa ada orang yang bisa menyediakan minuman yang pas, ternyata karena orang tersebut juga mempunyai kebiasaan minum minuman tersebut. Kalau dirumah, mbak Jum lebih suka minum kopi, sedang mbak Ti memang penyuka teh. Karena suka minum minuman tertentu tersebut, secara tak langsung lidah bisa merasakan rasa yang pas, dan merasakan perbedaaannya, walau sekedar minum teh atau kopi.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Catatan:</strong></p>
<pre>Nasgitel= istilah yang diambil dari singkatan panas, legi (manis) dan kentel (kental)
Kemepyar= kepala menjadi lebih enteng (ringan, tidak pusing), dan mata lebih terang</pre>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[TULISAN BULAN SEPTEMBER]]></title>
<link>http://sufimuda.wordpress.com/?p=361</link>
<pubDate>Tue, 07 Oct 2008 23:27:58 +0000</pubDate>
<dc:creator>sufimuda</dc:creator>
<guid>http://sufimuda.id.wordpress.com/2008/10/08/tulisan-bulan-september/</guid>
<description><![CDATA[Shalat Khusyuk Salah Kaprah yang ditulis tanggal 18 September 2008 merupakan tulisan yang paling ban]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Arial;"><span style="font-size:small;"><a href="http://sufimuda.wordpress.com/2008/09/18/shalat-khusyuk-salah-kaprah/" target="_blank">Shalat Khusyuk Salah Kaprah</a> yang ditulis tanggal 18 September 2008 merupakan tulisan yang paling banyak dibaca. Selama lebih kurang 20 hari telah dibaca sebanyak 979 kali, artinya setiap hari rata-rata dibaca lebih 48 kali. Saya sendiri tidak tahu kenapa tulisan ini sangat disukai, mungkin banyak orang yang penasaran tentang bagaimana shalat menjadi khusyuk sehingga kata-kata ini yang sering di <em>search</em> di mesin pencari seperti <a href="http://www.google.co.id/" target="_blank">google</a>, <a href="http://www.yahoo.com/">yahoo</a> dll. Disamping menduduki urutan pertama dalam bulan September, tulisan ini juga menjadi tulisan yang paling banyak dibaca secara keseluruhan mengalahkan tulisan-tulisan lain yang telah lebih dulu ditulis. Tentu saja yang paling banyak dikunjungi di Sufi Muda adalah tulisan yang paling lama ditulis dan dicantumkan pada halaman depan seperti MURSYID 2.405 kali, DOA SUFI MUDA 1.783, TENTANG KAMI 1.451 kali, SURAT ANDA 1.292 dan PANTUN/PUISI 1.052 kali. Kalau dibuat rata-rata maka tulisan paling banyak dikunjungi diatas lebih kurang 13 kali perhari masih sangat jauh dibandingkan dengan Shalat Khusyuk Salah Kaprah yang rata-rata 48 kali per hari.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Arial;"><span style="font-size:small;"><!--more-->Tulisan berikutnya yang paling banyak dibaca dalam bulan September <span> </span>adalah <a href="http://sufimuda.wordpress.com/2008/09/09/apa-yang-salah-dengan-tarekat/" target="_blank">Apa Yang Salah Dengan Tarekat?</a> yang ditulis oleh saudara T. Muhammad Jafar SHI pada tanggal 9 September dan telah dibaca sebanyak 656 kali, artinya tulisan ini dibaca rata-rata sebanyak 21 kali per hari.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Arial;"><span style="font-size:small;">Berikut daftar 15 tulisan yang paling banyak dibaca di Sufi Muda selama bulan September :</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"> </p>
<p><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"></p>
<ol style="margin-top:0;" type="1">
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"><a href="http://sufimuda.wordpress.com/2008/09/18/shalat-khusyuk-salah-kaprah/">SHALAT KHUSYUK SALAH KAPRAH</a>979 <a href="http://sufimuda.wordpress.com/wp-admin/index.php?page=stats&#38;view=post&#38;post=326&#38;blog=1817744"></a></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"><a href="http://sufimuda.wordpress.com/2008/09/09/apa-yang-salah-dengan-tarekat/">Apa Yang Salah Dengan Tarekat?</a>656 <a href="http://sufimuda.wordpress.com/wp-admin/index.php?page=stats&#38;view=post&#38;post=298&#38;blog=1817744"></a></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"><a href="http://sufimuda.wordpress.com/2008/09/12/allah-maha-nyata-ad-dzahir/">ALLAH MAHA NYATA (AD-DZAHIR )</a>590 <a href="http://sufimuda.wordpress.com/wp-admin/index.php?page=stats&#38;view=post&#38;post=314&#38;blog=1817744"></a></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"><a href="http://sufimuda.wordpress.com/2008/09/11/ikhlas-berguru-kepada-wali-allah/">IKHLAS BERGURU KEPADA WALI ALLAH</a>516 <a href="http://sufimuda.wordpress.com/wp-admin/index.php?page=stats&#38;view=post&#38;post=312&#38;blog=1817744"></a></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"><a href="http://sufimuda.wordpress.com/2008/09/07/dahsyatnya-cinta-nabi/">Dahsyatnya Cinta Nabi</a>325 <a href="http://sufimuda.wordpress.com/wp-admin/index.php?page=stats&#38;view=post&#38;post=289&#38;blog=1817744"></a></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"><a href="http://sufimuda.wordpress.com/2008/09/05/nasehat-guru-kepada-muridnya/">NASEHAT GURU KEPADA MURIDNYA</a>305 <a href="http://sufimuda.wordpress.com/wp-admin/index.php?page=stats&#38;view=post&#38;post=285&#38;blog=1817744"></a></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"><a href="http://sufimuda.wordpress.com/2008/09/07/kopi-termahal-di-dunia-1-juta-secangkir/">Kopi Termahal di Dunia, 1 Juta Secangkir</a>279 <a href="http://sufimuda.wordpress.com/wp-admin/index.php?page=stats&#38;view=post&#38;post=291&#38;blog=1817744"></a></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"><a href="http://sufimuda.wordpress.com/2008/09/01/muhammad-di-kitab-veda-muhammad-adalah-nabi-umat-hindu/">Nabi Muhammad SAW Dalam Kitab Veda </a>265 <a href="http://sufimuda.wordpress.com/wp-admin/index.php?page=stats&#38;view=post&#38;post=265&#38;blog=1817744"></a></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"><a href="http://sufimuda.wordpress.com/2008/09/03/puasa-dan-bidadari/">PUASA DAN BIDADARI</a>265 <a href="http://sufimuda.wordpress.com/wp-admin/index.php?page=stats&#38;view=post&#38;post=279&#38;blog=1817744"></a></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"><a href="http://sufimuda.wordpress.com/2008/09/08/istiqamah-itu-adalah-karena-karunia-allah/">Istiqamah Itu Adalah Karena Karunia Alla</a>h261 <a href="http://sufimuda.wordpress.com/wp-admin/index.php?page=stats&#38;view=post&#38;post=296&#38;blog=1817744"></a></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"><a href="http://sufimuda.wordpress.com/2008/09/22/tidak-menyadari-kesalahan-adalah-suatu-kebodohan/">Tidak Menyadari Kesalahan Adalah Suatu K</a>261 <a href="http://sufimuda.wordpress.com/wp-admin/index.php?page=stats&#38;view=post&#38;post=329&#38;blog=1817744"></a></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"><a href="http://sufimuda.wordpress.com/2008/09/17/duhai-pujaan-hatiku/">DUHAI PUJAAN HATIKU</a>230 <a href="http://sufimuda.wordpress.com/wp-admin/index.php?page=stats&#38;view=post&#38;post=324&#38;blog=1817744"></a></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"><a href="http://sufimuda.wordpress.com/2008/09/04/dahulukan-adab-mu-sebelum-ber-amal/">Dahulukan Adab-mu Sebelum Ber-Amal</a>226 <a href="http://sufimuda.wordpress.com/wp-admin/index.php?page=stats&#38;view=post&#38;post=283&#38;blog=1817744"></a></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"><a href="http://sufimuda.wordpress.com/2008/08/22/wali-songo-versi-lain/">WALI SONGO (VERSI LAIN)</a>220 <a href="http://sufimuda.wordpress.com/wp-admin/index.php?page=stats&#38;view=post&#38;post=237&#38;blog=1817744"></a></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"><a href="http://sufimuda.wordpress.com/2008/09/27/jangan-kau-sombong-gajah/">JANGAN KAU SOMBONG GAJAH!</a>216 <a href="http://sufimuda.wordpress.com/wp-admin/index.php?page=stats&#38;view=post&#38;post=334&#38;blog=1817744"></a></span></li>
</ol>
<p><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"><a href="http://sufimuda.wordpress.com/wp-admin/index.php?page=stats&#38;view=post&#38;post=334&#38;blog=1817744"></a></p>
<p></span></span></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Tiket KA Bisnis Ludes]]></title>
<link>http://lintaskriminal.wordpress.com/?p=109</link>
<pubDate>Tue, 07 Oct 2008 11:37:25 +0000</pubDate>
<dc:creator>jurnalismerdeka</dc:creator>
<guid>http://lintaskriminal.id.wordpress.com/2008/10/07/tiket-ka-bisnis-ludes/</guid>
<description><![CDATA[Semarang - LintasKriminal
Tiket KA kelas bisnis tujuan Jakarta ludes. Pantauan LK Selasa (7/10) di S]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Semarang - <span style="color:#ff0000;"><strong>LintasKriminal</strong></span></p>
<p>Tiket KA kelas bisnis tujuan Jakarta ludes. Pantauan <strong>LK</strong> Selasa (7/10) di Stasiun Tawang Semarang menunjukkan jika tiket KA Senja Utama &#38; Fajar Utama jurusan Semarang Tawang - Pasar Senen Jakarta telah habis. Kondisi itu setidaknya akan terjadi hingga pekan depan. Sementara itu, tiket KA eksekutif jurusan Jakarta dan Surabaya masih tersedia.(Pet)</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Film Laskar Pelangi]]></title>
<link>http://fayday.wordpress.com/?p=64</link>
<pubDate>Tue, 07 Oct 2008 09:29:34 +0000</pubDate>
<dc:creator>fayday</dc:creator>
<guid>http://fayday.id.wordpress.com/2008/10/07/menonton-film-laskar-pelangi/</guid>
<description><![CDATA[Tanggal 25 september 2008 adalah penayangan perdana film laskar pelangi, film yang diinspirasi oleh ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Tanggal 25 september 2008 adalah penayangan perdana film laskar pelangi, film yang diinspirasi oleh novel laris dengan judul yang sama "Laskar Pelangi". Novel ini mencetak sejarah menjadi novel terlaris di Indonesia dengan penjualan lebih dari 500rb buah. Dan<br />
saya pun terinspirasi untuk melihat film tersebut pada tayang perdana "tanggal 25 September 2008".</p>
<p>Saya orang yang tidak atau kurang begitu suka dengan film apalagi sinetron pun film di bioskop. Lima film bioskop terakhir yang saya tonton pun saya lakukan dalam jeda lebih dari 10 tahun -- udik juga ya saya..he..he..--. Film Titanic, Ada Apa Dengan Cinta,<br />
Bruce Almighty serta satu lagi saya lupa judulnya dan yang terakhir adalah film Laskar Pelangi. Bisa dihitung dengan jari dan dalam rentang waktu 1997~2008 sangat mencerminkan ke-udikan saya dalam hal nonton film bioskop. Jadi saya bertekad untuk membuat sejarah dengan menonton film pada tayang perdana.</p>
<p>Jauh hari sebelumnya saya sudah sepakat dengan teman2 kerja saya untuk menonton film ini pada tanggal 25 september dan lokasi sudah ditentukan yaitu cinema 21 di Kalibata Mall. Aura perjuangan menonton film telah dimulai...kami kerja diwilayah timur Bekasi (bukan Bekasi Timur lho..) dan diperlukan waktu sekitar 45 menit untuk mencapai mencapai Kalibata Mall dari tempat kami bekerja. Dengan mengandalkan ingatan rumus fisika s=v.t dan hitungan tambah-kurang ala SD maka didapatkan kesepakatan bahwa kita menonton film yang ditayangkan pada pukul 18.45. Detail hitungan fisika SD-nya adalah departure bus jemputan pulang dari pabrik tempat kami berkerja adalah pk. 16.30, kecepatan bus jemputan di Tol rata-rata 60km/jam dan lokasi pabrik kami bekerja yang terletak pada KM 36 Jl. Tol Cikampek. Ditambahkan Jarak yang harus ditempuh dari Cililitan ke Kalibata yang berjarak 2km dengan kecepatan ojek rata2 20km/jam dan ditambahkan toleransi macet 30% maka disimpulkan waktu yang paling cocok adalah jam tayang pk. 18.45 tadi. -- saya juga<br />
bingung saat mengitung kecepatan angkot tadi.., kenapa toleransi hingga 30%..? system transportasi yang salah/buruk atau memang kita telah dididik jadi bangsa yang toleran (sejak pelajaran SD) sehingga muncul toleransi 30% yang dianggap lumrah itu. Weleh, malah ngelantur kemana-mana..</p>
<p>Rintangan pertama diatasi dengan mudah, perhitungan matang menghasilkan schedule yang tepat, nonton tayangan pk. 18.45. Tetapi rintangan berikutnya telah menghadang...dimana dan kapan akan berbuka puasa dan sholat..? kami bersepakat untuk mengatus schedule : 1. beli tiket, 2. beli cemilan dan minum 3. menuju tempat sholat dan menunggu maghrib 4. Berbuka dan sholat 5. Makan -- bila sempat 6. Masuk ke theater-1 tepat pukul 18.45. sangat mudah...pikir kami dan "seolah suratan takdir" berpihak pada kami untuk sukses menonton di tayang perdana ini.</p>
<p>Masih 2 hari lagi tanggal 25 september menghampiri kami dan dua rintangan sudah diselesaikan dengan baik, hingga tersisa rintangan terakhir yang sangat berat harus kami lalui -- meminta ijin istri untuk nonton sendiri-- he..he..he..untuk urusan satu ini kami sering bingung sendiri apakah kami termasuk kelompok ISTN -- bukan Institut Sains &#38; Teknologi Nasional Jakarta..tapi Ikatan Suami Takut Nyonya-- ataukah kami<br />
suami yang menghargai keterbukaan hubungan suami istri dan memandang istri sederajat dengan suami..entahlah...yang jelas rintangan terakhir inipun dapat diselesaikan dengan baik oleh kami.<br />
Yup..approval telah diteken dan kami akan nonton bersama tanpa didampingi keluarga...wuah..nikmat tenan.</p>
<p>Tanggal 25 september 2008, singkat cerita kami sudah menjejakkan kaki di lobby Mall yang berserambi rel kereta api Bogor-Jakarta, bersanding dengan pabrik sepatu legendaris yang selalu saya banggakan jika memakainya saat masih duduk di bangku SD dan mall ini bertetangga juga dengan peraduan abadi para pahlawan negeri kita tercinta ini. Kami bertiga bergegas menuju lantai-3 dan langsung "njunjug" loket yang terlihat lengang. "Lengang" -- suasana yang kadang menjadi pertanda buruk dan mengingatkan saya pada kata-kata bijak yang -katanya- disampaikan Napoleon "berhati-hatilah pada keadaan selalu yang baik-baik saja". Hal ini diungkapkan Napoleon setelah kekalahannya pada perang melawan Rusia di musim dingin.</p>
<p>Diloket karcis bioskop tidak ada sepasang kakipun yang berdiri didepan loket antrian yang menjadikan kami bertiga seperti orang asing yang datang ke kota terlarang ditengah gurun yang lengang. "Karcis habis pak", kata gadis penjaga karcis menyambut kedatangan kami. Kami tertegun dan saya melihat jam pada HP yang menunjukkan pukul 17.30, masih ada waktu 1 jam 45 menit dan karcis telah habis..pengalaman yang sangat buruk. Akhirnya kami bertiga pulang kerumah untuk berbuka bersama keluarga setelah sebelumnya harus melawan kemacetan Jl. Dewi sartika...menyerah..? tidak..saya bertekad secepatnya nonton film ini.<br />
Sabtu, 27 September 2008, pagi2 saya bersiap dengan istri dan anak saya untuk mencoba lagi menonton film yang seang digandrungi itu. Pukul 10.00 kami sudah<br />
sampai di Tamini Square dan langsung menuju cinema 21 yang masih gelap dengan pintu tertutup rapat. setelah melakukan pengintaian sejenak, saya dapat melihat dari<br />
balik pintu kaca papan theater-1  yang bergambar poster laskar pelangi ditempel dibawah tulisan Pk. 12.00  14.00 dst. Masih 2 jam lagi dan pintu cinema belum terbuka sama sekali, suasana sepi didalam dan yang terlihat hanya seorang cleaning service yang maju mundur mendorong pel membersihkan lobby bioskop. "Kita jalan2 dulu atau menunggu disini..?" tanya saya pada istri dan anakku sambil menunjuk bangku2 kosong<br />
berjajar di food court. Sambil memandang sekeliling kami berpikir dalam hening, tidak ada jawaban dari istri dan anakku. tetapi ada sesuatu yang menarik perhatian kami, beberapa bangku food court telah terisi dengan ibu2 berjilbab dan anak-anak, sesuatu<br />
yang tidak saya perhatikan sebelumnya. Karena hari itu pada bulan ramadhan, maka sangat tidak mungkin mereka sengaja nongkrong makan2, kecuali untuk menunggu<br />
sesuatu. akhirnya kami mendapat satu kesimpulan bahwa mereka adalah teman kami nonton bareng pada hari itu, dan kami memutuskan untuk duduk2 saja di food court<br />
menunggu pintu bioskop dibuka.<br />
Sekitar 15 menit selepas dari pukul 11.00 bangku2 food court mulai dipenuhi orang2 yang tidak memesan makanan, mereka hanya duduk mengobrol dan menunggu hal yang sama, pintu loket bioskop dibuka. tidak berapa lama kemudian sekelompok anak muda bergerombol berdiri didepan pintu kaca bioskop sambil berbincang dan mulailah ritual antrian beli karcis bioskop untuk nonton film box office terbentuk. Pukul 10.30 pintu bioskop dibuka dan orang2 menyerbu loket karcis dari dua pintu kaca yang terbuka layaknya segerombolan lebah yang menyerang manusia yang mengusik sarangnya. "kemruyuk" seperti orang selamatan mengitari nasi ingkung yang dibagikan, hingga perlu beberapa saat untuk mengatur antrian sampai rapi layaknya kaum dhuafa akan menerima pembagian beras jatah atau zakat. 15 menit berlalu dan saya mendapatkan tiket yang saya pesan, dan sudah separuh bangku bioskop yang berkapasitas 200 buah terpesan.Sambil menunggu jam tayang, akhirnya kami belanja ke swalayan terkenal dilantai bawah Tamini Square dan tepat pukul 12.00 pada tanggal 25 september 2008, setelah melewati cobaan selama 3 hari akhirnya saya nonton film yang saya idam-idamkan "Laskar Pelangi".</p>
<p>Ingin Tahu ringkasan ceritanya..? dibawah ini saya cuplikan tulisan film tersebut dari Tempo 22 September 2008.</p>
<div><span style="font-size:x-small;font-family:Arial;"><strong><span style="font-size:medium;font-family:Times New Roman;">Melukis  Pelangi di Layar Perak</p>
<p></span></strong><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Setelah novel Andrea Hirata meledak, kini sutradara Riri Riza mencoba  melukiskan Laskar Pelangi di atas layar perak. Setelah enam kali mondar-mandir  ke Belitung untuk mengadakan riset selama setahun dan mencari pemain asli  penduduk Belitung, duo Mira Lesmana dan Riri Riza menampilkan kisah 10 anak  Belitung dan dua orang guru yang penuh semangat yang inspiratif dan menyentuh.  Ikuti liputan Tempo di Belitung dan kesempatan pertama kami menyaksikan film  sepanjang 125 menit ini.</p>
<p>Sembilan anggota Laskar Pelangi itu hanya  berdiri, tanpa suara, tanpa kata. Ibu Muslimah menahan air mata sekuat tenaga.  Mereka semua memandang sosok Lintang yang gosong oleh matahari, sebuah sosok  jenius yang ”menyelamatkan” sekolah mereka dalam lomba cerdas cermat melawan  sekolah-sekolah besar yang menakutkan itu. Kedua tangan Lintang yang kurus  memegang setang sepedanya dan meninggalkan mereka. Tak ampun lagi, Ikal berlari  dan berlari mengejar Lintang dengan mata yang basah. Dia tahu, tak ada gunanya  mengejar Lintang yang semakin jauh. Tak ada yang bisa menangkis tragedi yang  menimpa Lintang.</p>
<p>Ini adalah salah satu cuplikan adegan film Laskar  Pelangi karya Riri Riza yang paling merobek hati, yang sama sekali tidak  melibatkan dialog apa-apa, kecuali sebuah gambar yang sederhana, namun memberi  efek ledakan dalam jiwa.</p>
<p>Bagi mereka yang sudah membaca novel karya  Andrea Hirata dengan judul yang sama, adegan yang diutarakan dalam beberapa  halaman itu cukup diberi satu gambar yang efektif. Sebuah perpisahan antara  Lintang dan kawan-kawannya yang menyesakkan dada.</p>
<p>Film sepanjang 2 jam 5  menit yang memakan ongkos Rp 8 miliar, melibatkan belasan pemain asli Belitung  dan belasan aktor dan aktris terkemuka, akan bisa dinikmati di bioskop mulai  pekan ini. Setelah sutradara Riri Riza dihinggapi puluhan sariawan karena  senewen, dan produser Mira Lesmana digenjot migrain tak berkesudahan, film yang  baru saja diproses di Bangkok, Thailand, ini akhirnya aman tiba di  Jakarta.</p>
<p>”Terus terang, saya rada senewen,” kata Mira, ”para pembaca  fanatik novel Andrea Hirata pasti akan membanding-bandingkan film ini dengan  novelnya.” Itu memang sebuah risiko mengangkat sebuah film dari novel yang sudah  dibaca ratusan ribu orang. Sebetulnya Mira (maupun Riri) tak perlu senewen jika  penonton memang paham bahwa novel dan film adalah dua hal yang berbeda. Yang  pertama seni bertutur dengan kata, sedangkan Riri bertutur dengan gambar dan  bunyi.</p>
<p>Novel Laskar Pelangi—yang oleh pengarangnya disebut sebagai  memoar—bertutur tentang sekelompok anak Belitung yang berjuang untuk  mempertahankan sekolahnya yang hampir tutup karena kekurangan murid. Pada babak  awal novel ini, Andrea Hirata cenderung pedantik, sibuk mendidik dan  memperkenalkan pembaca tentang Belitung, tentang perbedaan kelas antarwarganya.  Kebanggaan dan kecintaan sang penulis terhadap Belitung dan kepada  tokoh-tokohnya begitu dalam dan luar biasa, hingga kosa kata hiperbolik yang  digunakannya menjadi kelemahan sekaligus kelebihannya. Misalnya:</p>
<p>”Superb!  Anak pesisir, superb!” puji Bu Mus.</p>
<p>Atau ini:</p>
<p>”Filicium decipiens  biasa ditanam botanikus untuk mengundang burung. Daunnya lebat tak kenal  musim... lebih dari itu, dalam jarak 50 meter dari pohon ini, di belakang  sekolah kami, berdiri kekar menjulang awan sebatang pohon tua ganitri  (Elaecarpus sphaericus schum).<br />
(hlm. 64)</p>
<p>Atau ini:</p>
<p>”... Lintang  telah mengutak-atik materi-materi untuk kelas yang jauh lebih tinggi di tingkat  lanjutan atas bahkan di tingkat awal perguruan tinggi seperti implikasi,  biimplikasi, filosofi Pascal, binomial Newton, limit, diferensial, integral,  teori-teori peluang dan vektor....”<br />
(hlm. 118)</p>
<p>Andrea memiliki daya  imajinasi yang menarik dan sangat pandai menaklukkan kata-kata, namun dia juga  cinta pada hiperbolisme. Seandainya ada editor yang berani memangkas sebagian  saja dari keasyikan penggunaan segala yang superlatif itu, mungkin akan terasa  lebih pas.</p>
<p>Tetapi, dengan memaafkan segala kecenderungan hiperbolik itu,  dan mencoba bersabar untuk meneruskan bab-bab berikutnya, ternyata novel ini  memiliki sebuah potensi yang jarang dimiliki novel lain: semangat. Novel Laskar  Pelangi, dengan kemahiran Andrea menggelitik dan menertawakan diri sendiri,  memberikan inspirasi bahwa di balik segala kemelaratan dan kemiskinan itu,  selalu ada cahaya—sekecil apa pun—yang bisa menumbuhkan manusia. Di balik hujan  deras atau malapetaka sedahsyat apa pun, akan selalu lahir pelangi.</p>
<p>Andrea tak bersedia larut dalam melodrama. Dia berhasil melucu dalam  banyak adegan, meski humor itu lahir dari berbagai kepedihan penduduk Belitung  yang sehari-hari hidupnya serba kekurangan. Tokoh Ikal, alter ego Andrea Hirata,  digambarkan sebagai anak yang memiliki kemampuan observasi; sensitif (bahkan  cenderung romantis luar biasa), dan sangat mengagumi kedua kawannya, Lintang si  jenius dan Mahar si seniman.</p>
<p>Andrea juga mengisahkan dengan rinci  anggota Laskar Pelangi lainnya yang gemar kongko di bawah pohon Filicium itu:  Trapani yang tampan, harum, dan terlalu tergantung ibunya; Kucai yang ”memiliki  kepribadian populis, oportunis, bermulut besar, banyak teori, dan sok tahu”;  Sahara yang luar biasa jujur, paling taat agama, dan kalau marah ”alisnya  bertemu”; Flo yang ingin menjadi lelaki dan tertarik pada kebatinan; Harun, anak  Down syndrome yang manis; A Kiong yang berwajah ”horor” tetapi berhati baik luar  biasa; Borek alias Samson yang obsesif untuk membesarkan otot  tubuhnya.</p>
<p>Tetapi, di layar perak, sutradara Riri Riza harus memilih.  Dia—bersama produser Mira Lesmana dan penulis skenario Salman Aristo—memfokuskan  cerita pada tiga nama: Ikal (Zulfany), Lintang (Ferdian), dan Mahar (Verrys  Yamarno). ”Tak mungkin kami menceritakan semua karakter dengan rinci seperti  yang tertuang dalam novel,” kata Riri. Dia bercerita bahwa setelah membaca novel  itu, dia sengaja membuka pikiran seluas-luasnya.</p>
<p>Mondar-mandir enam kali  ke Belitung bersama timnya, Riri dan Mira bahkan kemudian menemukan beberapa  sosok yang kemudian memberikan inspirasi untuk menambahkan tiga tokoh baru untuk  mengentalkan drama dalam film. Tokoh tambahan itu adalah Pak Bakri (Rifnu T.  Wikana), guru SD Muhammadiyah yang tergoda pindah ke SD lain di Bangka; Pak  Zulkarnaen (Slamet Rahardjo), pejabat PN Timah yang sangat bersimpati pada  sekolah SD Muhammadiyah karena dia sendiri lulusan Muhammadiyah Yogyakarta; dan  Pak Mahmud (Tora Sudiro), guru SD PN yang menaruh hati pada Ibu  Muslimah.</p>
<p>”Kami mendapatkan ide Pak Zul yang sering mengirim beras itu  ketika kami bertemu Ibu Muslimah asli,” kata Riri. ”Dari situlah kami merasa  perlu menambahkan sosok Pak Zulkarnaen untuk menggambarkan bahwa ada juga  kelompok kaya yang membela sekolah yang sudah mau roboh itu,” kata  Riri.</p>
<p>”Sebagai film maker, Riri tak hanya telling the story, dia juga  showing the story,” kata Slamet Rahardjo. ”Nah, untuk itu Riri membutuhkan  Zulkarnaen untuk memberikan raga suatu imaji dalam sastra, yang terbaca tapi  tidak tergambarkan. Nah, saya tokoh yang dihadirkan untuk menggambarkan  itu.”</p>
<p>Tokoh Pak Zulkarnaen, yang diperankan oleh Slamet Rahardjo dengan  baik, digambarkan mengendarai mobil tua dan rajin mengirim beras. Adalah Pak Zul  yang meniupkan semangat kepada Ibu Muslimah, ketika akhirnya Pak Harfan, sang  kepala sekolah yang budiman itu, wafat dan tokoh ini juga yang dengan semangat  membela murid SD Muhammadiyah saat lomba cerdas cermat. Namun tak ada adegan  selezat adegan dialog Zulkarnaen dengan Pak Harfan. Bukan hanya karena itu  pertemuan dua aktor senior seperti Slamet Rahardjo dan Ikranagara, tapi adegan  itu hampir seperti dua teman lama yang asyik ngobrol tanpa koreografi apa-apa,  berbincang tentang pentingnya mempertahankan ”sekula” yang mengajarkan jiwa yang  teguh. Mengalir, menyentuh. Tak ada duanya.</p>
<p>Tokoh Pak Mahmud yang  ditampilkan oleh Tora Sudiro—yang menghapus seluruh tato di tangannya dengan  ”dempul” make-up, agar terlihat sebagai guru daerah yang jatuh hati pada Bu  Muslimah, adalah sosok tambahan yang tampaknya ingin memperlihatkan romantisisme  di kalangan orang dewasa (yang memang absen dalam novel). ”Ini peran agak serius  walaupun bukan antagonis,” kata Tora kepada Tempo. ”Mahmud adalah tipe orang  yang terlalu lurus menghadapi hidup, dia naif.…”</p>
<p>Sedangkan tokoh Pak  Bakri juga muncul sebagai sosok manusiawi yang berdiri di tepi keputusasaan akan  idealisme SD Muhammadiyah yang serba kekurangan.</p>
<p>Dengan kata lain, Riri  Riza seolah mengambil novel itu sebagai sebuah inspirasi; kemudian setelah  bergumul dengan Belitung dan berdiskusi dengan para tokohnya, dia mengolah  kembali memoar Andrea Hirata itu menjadi kisah dengan napas sosial yang lebih  kental.</p>
<p>Harus diakui, jika kita membaca novel ini, keistimewaan Andrea  menggunakan metafora ciptaannya yang jenaka. Tengok ini: ”... sekolah kami  adalah salah satu dari ratusan atau ribuan sekolah miskin di seantero negeri ini  yang jika disenggol sedikit saja oleh kambing yang senewen ingin kimpoi, bisa  rubuh berantakan” (hlm. 18).</p>
<p>Dan keistimewaan Andrea ini memang tertuang  di beberapa dialog dalam film. Tetapi Riri adalah Riri. Mata sinematiknya  tertarik pada persoalan perbedaan sosial dan pengaruhnya pada kehidupan  tokoh-tokohnya. Kejenakaan novel Andrea mengalami transformasi menjadi sebuah  prosa liris dengan persoalan sosial yang sangat kental (baca: Tafsir Liris dari  Belitung). Sementara Andrea tersenyum dan tertawa pada keserakahan manusia; Riri  melawan dan menentang ketidakadilan melalui gambar. Sementara Andrea bertutur  tentang kemiskinan dengan jenaka (”Flo tampak kaku duduk di kelas kami dan  seluruh ruangan itu sama sekali tidak merepresentasikan setiap jenis sandang  yang dikenakannya. Kelas rombeng ini juga tak cocok dengan kulit putih dan raut  mukanya yang penuh sinar kekayaan...” hlm. 357), Riri menggambarkan sebuah  adegan baru.</p>
<p>Syahdan, sebuah lemari kaca bekas yang dikirim ke sekolah  itu untuk menampung sebiji piala. Semua murid dan Bu Mus menatap sang piala di  lemari kaca itu tanpa suara; lalu pintu kaca yang reot terbuka sendiri, karena  sudah kendur. Bu Mus menutup. Terbuka lagi, lalu ditutup. Kemudian terbuka lagi  menyenggol meja Bu Mus, dan akhirnya Lintang maju menyisipkan ganjalan kertas  agar pintu bandel itu bisa kukuh diam. Gambaran adegan ini adalah tafsir Riri  tentang kemiskinan dan humor di dalam hidup serba kekurangan itu. Gambaran yang  jenaka sekaligus mengiris.</p>
<p>Akan halnya Ibu Muslimah, tokoh sentral yang  menjadi inspirasi Andrea menulis novel ini, dalam film akhirnya berubah menjadi  pemeran utama. Meski film ini diambil dari sudut pandang Ikal (Lukman Sardi  sebagai Ikal dewasa bertutur sejak awal film dengan suara yang penuh wibawa),  Ibu Muslimah berubah menjadi fokus dan roh dari seluruh film ini. Keputusan Riri  untuk menambah porsi tokoh-tokoh dewasa, persoalan sekolah yang dilanda ancaman  akan ditutup; persoalan guru yang tergoda pindah ke sekolah lain, hingga romansa  Mahmud-Muslimah yang tak terwujud adalah sebuah risiko yang diambil untuk  memberikan sebuah gambaran yang lebih gamblang tentang Belitung tahun 1970-an.  Cut Mini bersama trio Ikal, Mahar, dan Lintang menampilkan pesta peran yang  kuat. Bercahaya.</p>
<p>Namun tak ada adegan yang paling dinanti selain  peristiwa kuku-kuku cantik yang membuat Ikal yang bandel itu dimabuk asmara.  Ikal yang jatuh cinta pada A Ling, si gadis kecil anak pemilik warung tempat  mereka membeli kapur tulis. Andrea menggambarkan pandangan pertamanya dengan A  Ling dengan paragraf yang tak terlupakan: ”... saat itu aku merasa jarum detik  seluruh jam yang ada di dunia ini berhenti berdetak. Semua gerakan alam  tersentak diam dipotret Tuhan dengan kamera raksasa dari langit, blitz-nya  membutakan, flash!!!” (hlm. 209). Riri menampilkan pandangan pertama itu dengan  sebuah adegan slow motion yang unik: dua wajah remaja kecil bertemu, dan  jatuhlah bunga-bunga (bayangan tentu saja) di sekeliling Ikal yang tengah  dilanda asmara....</p>
<p></span></span></div>
<p><span style="font-size:x-small;font-family:Arial;"> </span></p>
<div><span style="font-size:x-small;font-family:Arial;"><strong><br />
************</strong></span></div>
<div><span style="font-size:x-small;font-family:Arial;"></p>
<p>Novel Sang Pemimpi dan Edensor (sekuel dari Laskar Pelangi)  sesungguhnya dua karya yang jauh lebih rapi dan tertata—dari segi bahasa dan  penyuntingan—dibanding pendahulunya. Jika novel Sang Pemimpi diangkat ke layar  lebar, problem struktur akan lebih tergilas dibanding novel Laskar Pelangi, yang  ditulis seperti sebuah memoar yang sporadis.</p>
<p>Novel Sang Pemimpi yang  lebih memfokuskan tokoh Ikal di masa remaja dan hubungannya dengan sepupunya,  Arai dan Jimbron, yang obsesif dengan kuda. Hubungan Ikal dengan ayahnya jauh  digali lebih dalam dan menyentuh. Adegan sang ayah yang dengan santun selalu  mengambil rapor anaknya dengan tertib (meski angka rapor anaknya anjlok  memalukan) adalah sebuah adegan sinematik yang sukar dicari tandingannya.</p>
<p>Sedangkan novel Edensor—yang terbaik dari ketiga novel karya Andrea  Hirata dan menjadi nomine Khatulistiwa Literary Award 2007—adalah petualangan  Ikal selama menempuh pendidikan di Prancis. ”Tentu saja kami tertarik mengangkat  novel kedua ini menjadi film,” kata Riri Riza dengan penuh semangat. Riri  menambahkan, tentu segalanya tergantung sambutan penonton terhadap film Laskar  Pelangi. ”Kita belum bisa seperti Peter Jackson, yang langsung membuat trilogi  The Lord of the Rings, tanpa mengetahui hasil pasar...,” katanya mencoba  bijaksana. ”Mungkin, suatu hari perfilman kita memungkinkan itu,” kata Riri lagi  dengan penuh semangat. Semangat yang dia tularkan melalui film Laskar Pelangi.</p>
<p></span></div>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Media Untuk Berbagi...]]></title>
<link>http://ruangumum.wordpress.com/?p=4</link>
<pubDate>Tue, 07 Oct 2008 07:08:34 +0000</pubDate>
<dc:creator>abdulrf</dc:creator>
<guid>http://ruangumum.id.wordpress.com/2008/10/07/media-untuk-berbagi/</guid>
<description><![CDATA[Sebagai pembuka..ijinkan saya untuk membagi semua apa yang bisa saya bagikan&#8230; 
]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Sebagai pembuka..ijinkan saya untuk membagi semua apa yang bisa saya bagikan... :D</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Koneksi Internet dengan memanfaatkan HP LG KG300 sebagai Modem]]></title>
<link>http://adoethack.wordpress.com/?p=71</link>
<pubDate>Tue, 07 Oct 2008 01:57:10 +0000</pubDate>
<dc:creator>justkeepit</dc:creator>
<guid>http://adoethack.id.wordpress.com/2008/10/07/koneksi-internet-dengan-memanfaatkan-hp-lg300-sebagai-modem/</guid>
<description><![CDATA[Koneksi Internet dengan memanfaatkan HP LG300 sebagai Modem
Bagi yang menginginkan PC anda tersambun]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Koneksi Internet dengan memanfaatkan HP LG300 sebagai Modem</p>
<p>Bagi yang menginginkan PC anda tersambung dengan internet tanpa harus berlanggan<br />
ke suatu ISP, ada alternatif lain yaitu dengan menanfaatkan HP sebagai Modem untuk<br />
koneksi ke internet, tp gak enak nya tuh ya!hitungan kbyte.</p>
<p>Sebelumnya HP anda harus sudah memiliki fasilitas GPRS ( seandainya anda belum aktifasi<br />
silahkan aktifkan fasilitas GPRSnya sesuai dengan Operator Seluler langganan anda)<br />
atau maksimalnya HP yang memiliki dukungan 3G,<br />
dan perlu diketahui HP yang memiliki dukungan terhadap 3G akan lebih tinggi bandwidth.</p>
<p>Dalam praktek kali ini, saya akan mencoba koneksi internet dengan simcard im3 dari indosat dan<br />
HP LG300. Berikut adalah langkah-langkah untuk Koneksi tersebut :</p>
<p>1. Pastikan HP anda support GPRS/ 3G (lebih baik).<br />
2. Untuk koneksi dengan PC sebaiknya anda menggunakan kabel USB,<br />
   atau jika tidak ada dapat pula menggunakan irDA ataupun juga bloetooth.<br />
3. Install driver di PC anda, dalam praktek kali ini saya menggunakan HP LG KG300<br />
   dan drivernya bernama DriverPCSuite.rar dalam bentuk file Package.<br />
   Untuk mendapatkan file tersebut anda dapat mengunjungi situs<br />
   http://www.nodevice.com/driver/KG300/get41587.html atau anda juga bisa<br />
   meminta bantuan Paman Google :d<br />
4. Setelah mendapatkan drivernya, sambungkan HP anda dengan PC<br />
   menggunakan Kabel data bawaannya HP tersebut.<br />
5. Akan muncul dilayar HP dua pilihan yaitu Mass storage dan COM port,<br />
   pilih COM port dan tekan OK.<br />
6. Biasanya pada saat HP disambungkan ke PC akan ada konfirmasi bahwa ada Hardware baru<br />
   yang terdeteksi, klik konfirmasi "Found New Hardware" tersebut.<br />
7. Maka akan muncul jendela baru "Found New Hardware"<br />
   dan pilih Install from a list or specific location(Advenced),kemudian klik "Next".<br />
8. Pada jendela yang muncul beri tanda centang pada pilihan "Include this location in the search"<br />
   dan tentukan lokasi direktory tempat menyimpan driver HP tersebut, dengan menekan tombol "Browse"<br />
   dan klik tombol "Next"<br />
9. Tunggu hingga proses installasi selesai.<br />
10.Untuk mengecek apakah driver telah terinstall dengan baik,dari "My Computer" klik kanan "Properties"<br />
   dari jendela properties pilih tab Hardware dan klik tombol "Device Manager",<br />
   pada jendela "Device Manager" klik "Ports (COM &#38; LPT)"<br />
   pastikan bahwa USB Modem Driver (COM4) ada, jika ya maka driver telah sukses terinstall.<br />
11.Berikutnya adalah langkah untuk membuat koneksi dengan Modem/install modem,<br />
   masuk ke control panel kemudian pilih "Phone and Modem Options"<br />
12.Pada jendela yang muncul pilih tab "Modems" klik tombol "add"<br />
   untuk membuat koneksi modem baru.<br />
13.Maka akan muncul jendela "Add Hardware Wizard"<br />
   dan pilih Opsi untuk milih modem dari list kemudian klik "Next"<br />
14.Kemudian akan muncul jendela "Install New Modem"<br />
   untuk memilih jenis modem yang akan diinstall, klik tombol "Have Disk.."<br />
   dan klik tombol "Browse" lalu tentukan direktory tempat kita menyimpan driver modem HP yang barusan.<br />
   kurang lebih file yang akan terdeteksi bernama: "modem_inf.inf".<br />
15.Klik tombol "Next".<br />
16.Pada jendela yang muncul pilih "Selected ports" dan klik COM4, kemudian klik tombol "Next"<br />
17.Tunggu hingga proses install selesai dan klik tombol finish.<br />
18.masuk ke My Computer - Properties - Hardware - Device Manager dan pastikan bahwa<br />
   Modem telah terinstall dengan jenis modem "MTK GPRS Modem"<br />
19.Untuk mengetesnya, klik kanan "MTK GPRS Modem" dan pilih properties, pada jendela yang muncul<br />
   pilih tab "Diagnostics" dan lanjutkan dengan menekan tombol "Query Modem".<br />
   Jika Komunikasi dengan modem berhasil maka pada jendela "Response"<br />
   akan muncul pemberitahuan Success.<br />
20.Masih dalam jendela Properties "MTK GPRS Modem" pilih tab "Advanced"<br />
   kemudian masukan command berikut ini: AT+CGDCONT=1,”IP”,”indosatgprs”,<br />
   pada masukan extra initialization commands.</p>
<p>Setelah selesai langkah diatas, langkah berikutnya yaitu membuat koneksi baru.<br />
adapun langkah-langkahnya adalah sebagai berikut: </p>
<p>1. Pilih "Create a new connection"<br />
2. Muncul jendela "Create a new connection" dan pilih "Connect to the Internet" klik "Next"<br />
3. Pada jendela "New Connection Wizard" yang muncul pilih "Set up my connection manually"<br />
   dan klik "Next"<br />
4. Pilih "Connect using a dial-up modem" dan klik "Next"<br />
5. Masukan nama ISPnya, misal: indosat dan klik tombol "Next"<br />
6. Masukan nomor telpon ISPnya: *99***1# dan klik tombol "Next"<br />
7. Masukan :<br />
   Username:indosat<br />
   Password:indosat<br />
8. Klik tombol "Finish"<br />
9. Pastikan port yang dipakai adalah COM4, sesuai dengan modem yang telah terisntall.<br />
10.Sekarang anda boleh menikmati internet dengan cara mengklik klik icon koneksi yang baru anda buat,<br />
   dan masukan username:indosat dan password:indosat.</p>
<p>Speed yang saya peroleh dengan menggunakan im3 pada saat itu adalah 460.8 kbps, dengan kondisi sinyalnya jelek.<br />
maklum di kampung :d</p>
<p>Maaf kata seandainya tulisan ini kurang jelas dan kurang dimengerti, maklum saya buat habis bangun tidur dan buru-buru<br />
mau berangkat kerja :d</p>
<p>8 Oktober 2008 pada pukul:05:30 WIB</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Salah Suai ?]]></title>
<link>http://klinikservo.wordpress.com/?p=1785</link>
<pubDate>Tue, 07 Oct 2008 00:11:50 +0000</pubDate>
<dc:creator>Klinik S.E.R.V.O™</dc:creator>
<guid>http://klinikservo.id.wordpress.com/2008/10/07/salah-suai/</guid>
<description><![CDATA[Menurut Adler, minat sosial yang tidak berkembang menjadi faktor yang melatar belakangi semua jenis ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Menurut Adler, minat sosial yang tidak berkembang menjadi faktor yang melatar belakangi semua jenis salah suai (<em>maladjustment</em>).</p>
<p>Disamping minat sosial yang buruk, penderita neurotik cenderung membuat tujuan yang terlalu tinggi, memakai gaya hidup yang kaku dan dogmatik dan hidup dalam dunianya sendiri. Tiga ciri ini mengurangi minat sosial yang buruk.</p>
<p>Pengidap neurotik memasang tujuan yang tinggi sebagai kompensasi perasaan inferiorita yang berlebihan. Tujuan yang luar biasa hebat membuat tingkah laku menjadi dogmatis (harus sesuai dengan aturan), dan semakin tinggi tujuan semakin kaku usaha mencapainya.</p>
<p>Tujuan yang tinggi itu kemudian memisahkan mereka dari komunitas orang disekelilingnya. Mereka hidup dalam dunianya sendiri, memahami tujuan dengan makna pribadi.</p>
<p>Ada tiga faktor yang membuat orang bisa menajdi salah suai, tidak perlu ketiga faktor itu muncul bersama, satu faktor saja sudah cukup untuk membuat orang menjadi abnormal. Tiga faktor itu adalah :</p>
<ol>
<li>Cacat fisik yang buruk</li>
<li>Gaya hidup manja dan</li>
<li>Gaya hidup diabaikan</li>
</ol>
<p>Sumber : Alwisol, Psikologi Kepribadian, hal. 97, 2004.</p>
<p><span style="font-family:Calibri;"><strong><span style="font-size:13pt;color:#ff0000;line-height:115%;">Ingin Cepat Berubah ?</span></strong><strong><span style="font-size:13pt;line-height:115%;"> <span style="color:#7030a0;">KLIK Disini &#62;&#62;<span> </span></span><a href="http://klinikservo.wordpress.com/alamat-praktek/"><span style="background:red;color:#ff0000;">s</span><span style="background:red;color:#ffff00;">Klinik S.E.R.V.O™</span><span style="background:red;color:#ff0000;">s</span></a></span></strong></span></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Kata Kerja Berpartikel]]></title>
<link>http://spektrumku.wordpress.com/?p=609</link>
<pubDate>Mon, 06 Oct 2008 22:00:12 +0000</pubDate>
<dc:creator>Yari NK</dc:creator>
<guid>http://spektrumku.id.wordpress.com/2008/10/07/kata-kerja-berpartikel/</guid>
<description><![CDATA[Di beberapa postingan pada bulan Ramadhan yang lalu saya menerbitkan artikel tentang keinginan saya ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Di beberapa postingan pada bulan Ramadhan yang lalu saya menerbitkan artikel tentang keinginan saya untuk belajar<a href="http://spektrumku.wordpress.com/2008/09/22/belajar-bahasa-arab-yang-angin-anginan/" target="_blank"> Bahasa Arab yang angin-anginan</a>. Di sana saya menceritakan tentang 'rumit'nya Bahasa Arab, apalagi menyangkut konjugasi kata kerjanya. Kali ini, saya akan mengetengahkan kembali sebuah artikel tentang bahasa, tetapi bukan menyangkut Bahasa Arab tetapi menyangkut Bahasa Inggris saja. Walaupun konjugasi kata kerja dalam Bahasa Inggris ini sangat sederhana dibandingkan dengan konjugasi kata kerja dalam Bahasa Arab, Perancis, Jerman, Spanyol dan sebagainya. Namun ada satu 'macam' kata kerja yang seperti 'duri dalam daging' bagi para penutur asli bukan Bahasa Inggris. Kata kerja tersebut disebut 'Phrasal Verb' atau kurang lebih artinya adalah 'kata kerja berpartikel'. <em>Phrasal Verbs</em> ini (dan juga <em>idiomatic phrases</em>) adalah termasuk subyek yang tersulit dalam penguasaan Bahasa Inggris dan hal ini lebih diperparah lagi karena banyak lembaga-lembaga pendidikan Bahasa Inggris di tanah air ini yang mengabaikan pengajaran <em>Phrasal Verbs</em> ini.</p>
<p><em>Phrasal Verbs</em> ini adalah sebuah kata kerja yang terdiri dari dua kata (atau lebih, namun sangat jarang) yang terdiri dari kata kerja itu sendiri ditambah dengan sebuah kata lain yang dinamakan 'partikel'. Partikel ini kebanyakan adalah sebuah preposisi (kata sambung) yang tidak berdiri sendiri. Untuk mengartikan kata kerja berpartikel ini tidak dengan cara mengartikannya kata demi kata, tetapi dengan cara melihat kedua kata tersebut sebagai kesatuan yang utuh. Cara terbaik untuk memahami kata kerja berpartikel ini adalah dengan menghafalkan artinya sebagai sebuah kesatuan. <em>Phrasal verbs</em> ini adalah peninggalan atau pengaruh dari Bahasa Jerman yang hingga kini masih bertahan dalam Bahasa Inggris modern. Seperti kita ketahui di abad ke-10 dan 11, Bahasa Inggris 'diinvasi' habis-habisan oleh Bahasa Perancis yang menjadi cikal-bakal Bahasa Inggris modern. Pengaruh Bahasa Inggris kuno asli dan juga pengaruh Bahasa Jerman digerus habis oleh pengaruh Bahasa Perancis. Salah satu pengaruh bahasa Jerman yang bertahan sampai kini adalah <em>phrasal verbs</em> ini karena Bahasa Perancis tidak mengenal bentuk <em>Phrasal verbs</em> ini.</p>
<p>Walaupun phrasal verbs ini kebanyakan digunakan untuk suasana informal, namun tidak bisa dipungkiri bahwa phrasal verbs adalah bagian yang tak terpisahkan dari Bahasa Inggris modern. Contoh: kita mengetahui bahwa kata kerja '<strong><span style="color:#ff0000;">to push</span></strong>' berarti adalah mendorong. Tapi jikalau kata kerjanya berubah menjadi '<strong><span style="color:#ff0000;">to push around</span></strong>' bukan berarti artinya '<strong><span style="color:#0000ff;">mendorong berputar-putar</span></strong>' melainkan artinya berubah menjadi <strong><span style="color:#0000ff;">'mengganggu</span></strong>' atau bisa juga '<strong><span style="color:#0000ff;">menteror</span></strong>'. '<strong><span style="color:#ff0000;">To push around</span></strong>' ini artinya sama dengan '<strong><span style="color:#ff0000;">to bully</span></strong>' atau <strong><span style="color:#ff0000;">'to terrorise</span></strong>' yang ditelinga kita lebih populer. Contoh lain adalah '<strong><span style="color:#ff0000;">to pass</span></strong>' yang berarti <strong><span style="color:#0000ff;">'melewati</span></strong>'. Jikalau kata kerja tersebut berubah menjadi '<strong><span style="color:#ff0000;">to pass away</span></strong>' bukan berarti artinya adalah '<strong><span style="color:#0000ff;">melewati sambil menjauh</span></strong> (away = menjauh)' namun artinya menjadi '<strong><span style="color:#0000ff;">meninggal dunia</span></strong>' atau '<strong><span style="color:#0000ff;">habis masa waktunya</span></strong>'. Di sini kita melihat bahwasannya sebuah<em> phrasal verb</em> artinya dapat menjadi sangat berbeda dengan arti kata kerja aslinya. Satu-satunya cara terbaik mengartikan sebuah phrasal verb adalah dengan menghafal artinya sebagai sebuah kesatuan.</p>
<p>Sebuah kata kerja dapat mempunyai banyak 'turunan' <em>phrasal verb</em>-nya. Dan setiap turunan <em>phrasal verb</em>-nya mempunyai arti yang berbeda-beda. Kata kerja '<span style="color:#ff0000;">to pull</span>' yang artinya adalah '<span style="color:#0000ff;">menarik</span>' mempunyai turunan <em>phrasal verb</em> yang cukup banyak dan masing-masing mempunyai arti tersendiri, seperti:</p>
<p><strong><span style="color:#ff0000;">to pull down</span></strong> = (mendapatkan gaji dari sebuah pekerjaan)<br />
<strong><span style="color:#ff0000;">to pull for</span></strong> = (mendukung)<br />
<strong><span style="color:#ff0000;">to pull off </span></strong>= (sukses dalam mencapai atau mengerjakan sesuatu)<br />
<span style="color:#ff0000;"><strong>to pull out</strong> </span>= berhenti terlibat atau keluar dalam dalam suatu kegiatan<br />
<strong><span style="color:#ff0000;">to pull through</span></strong> = (dapat bertahan)<br />
<strong><span style="color:#ff0000;">to pull over</span></strong> = (menghentikan atau memperlambat)<br />
<strong><span style="color:#ff0000;">to pull up</span></strong> = (mengatakan seseorang bahwa apa yang telah dikerjakannya salah)</p>
<p>Nah, sekarang sebagai iseng-iseng dan latihan belaka, dapatkan anda memasukkan partikel  dari kata kerja '<strong><span style="color:#ff0000;">to pull</span></strong>' yang tepat pada titik-titik dalam kalimat-kalimat berikut ini. Latihan ini tidak perlu dijawab dalam kolom komen, namun kalau mau dijawab di kolom komen juga tidak apa-apa.</p>
<ol>
<li>We are all pulling ..... the success of the new product line.</li>
<li>The Japanese agent has pulled ..... of the cooperative advertising programme.</li>
<li>My job as a security manager does not pull ..... a good salary.</li>
<li>The R&#38;D department was going a hundred miles an hour until the auditors pulled them ..... .</li>
<li>Bandung pulled ..... a big funding increase at the budget meeting.</li>
<li>The revamping project is so tough that it may not pull ..... .</li>
<li>Management pulled them ..... short after they failed the design review.</li>
</ol>
<p><strong><span style="text-decoration:underline;"><span style="color:#0000ff;">Catatan:</span></span></strong></p>
<p>Satu phrasal verb bisa mempunyai banyak arti. Seperti contoh 'to pull up' di atas selain mempunyai arti seperti yang telah disebutkan di atas dapat pula berarti 'menghentikan kendaraan' dan masih ada beberapa arti lainnya. Untuk arti lengkapnya dapat dilihat dalam kamus yang berkualitas baik atau dapat dilihat dalam kamus khusus idiom dan kata kerja idiomatik yang banyak terdapat di toko-toko buku. :)</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Lagi-lagi lagu aneh tapi kreatip.. ]]></title>
<link>http://adhe3t.wordpress.com/?p=90</link>
<pubDate>Mon, 06 Oct 2008 21:23:09 +0000</pubDate>
<dc:creator>adhe3t</dc:creator>
<guid>http://adhe3t.id.wordpress.com/2008/10/07/lagi-lagi-lagu-aneh-tapi-kreatip/</guid>
<description><![CDATA[Kemaren ketemu temen lama, terus dia muterin lagu2nya the Law. Wah kreatip nih band.. hehe.. dia bik]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Kemaren ketemu temen lama, terus dia muterin lagu2nya the Law. Wah kreatip nih band.. hehe.. dia bikin lagu hip hop yang musiknya punya grup band lain dgn lirik yang dibikin baru.. Bukannya ngucapin makasih karena make aransement lagu orang, wah band ini malah maki2 banyak band indonesia.. haha...<br />
Masih kurang puas maki2 Band Pop seperti Ungu, Peterpan, Radja, Keris patih, dll, eh si Agnes, Ello, ama Duo Maia kena juga.</p>
<p>Ini ada dua lagu yang beberapa baris liriknya gw tulis disini... (maap, <em>no offense</em>)</p>
<blockquote><p><em><strong>"Band Pop"</strong></em><br />
Listen, fuck Ariel from the Peterpan<br />
Come here and suck my dick can make u understand<br />
you played to be a singer but i say : terrific<br />
suara lo kayak lonte yang dipakai bolak-balik<br />
Ian Kasela, lo pake kacamata<br />
gue kirain lo tukang pijit tuna netra<br />
tapi ternyata lo vokalisnya Radja<br />
ngeliat gaya lo, gue jadi mau muntah<br />
lo banyak gaya dan kayak raja singa<br />
dan di mana Bambang anaknya Hotma<br />
ganti nama jadi Bams (yaelah)<br />
lagu lo katro, untung bokap lo kaya<br />
Samsons cuma sampingan lo aja<br />
mendingan gue dengerin lagunya Dewa<br />
daripada lagu lo yang gitu-gitu aja<br />
Dan Kerispatih, vokalisnya kok lucu<br />
itu mikrofon sama giginya beradu<br />
gosipnya sih, lo dan vokalisnya Ungu udah tuker cincin<br />
ternyata lo homo<br />
Piyu Padi sama Didi Element<br />
lo cuma anak kemaren jangan belagak keren<br />
kalo ketemu gue, nanti lo gue backhand<br />
bikin lo meringis kayak cewek yang lagi mens<br />
suck my cock semua band pop<br />
kiss my butt semua band pop<br />
mungkin semestinya lo pada mati aja<br />
peterpan dan radja banci semua<br />
Ello kayak homo yang belagak macho<br />
Agnes Monica bikin gue konak</p>
<p><em><strong>"Tribute to Duo Maia"</strong></em><br />
Now throw ur hand in the air buat duo Maia<br />
Jari tengah di udara buat duo Maia<br />
Middle finger’s in the air buat duo Maia<br />
Check this, check this You don’t wanna miss<br />
gue gak pengen menghujat atau berlaku sinis<br />
Tapi duo Maia yang katanya formasi baru<br />
Buat gue contoh buruk yang gak pantas ditiru<br />
Gaya harajuku lu lebih mirip cewe brengsek<br />
Ibu tiga anak kok gayanya seperti bom sex<br />
Ngaku jadi musisi tapi kemampuan cetek<br />
Mendingan gue nonton Mulan jadi bintang obat ketek<br />
Kemampuan dan skill lu cuma setahi upil<br />
gue sumpahin album lu gak bakalan berhasil<br />
Tampang vokalis lu kaya bintang bokep miyabi<br />
Kok kaya mirip cewe yang lagi masturbasi<br />
gue denger-denger sih lu kan ngakunya sarjana<br />
Tapi klakuan minus kaya cewe gak bragama<br />
Gak becus ngurus anak, ngandelin pengacara<br />
Wajar kalo cinta suami lu tertinggal di malaysia<br />
Tapi lu masih ngotot lu pengen jadi artis<br />
Lu kaga punya bakat semua lagu lu najis<br />
Gue suka Dewi-Dewi apalagi Mulan<br />
Gue juga suka Ratu waktu vokalisnya pingkan<br />
Tapi sekarang vokalisnya kok diganti Mei Chan<br />
Doi gak pantes nyanyi doi pantesnya mecun<br />
Lebih baik Mei Chan lu kirim aja ke Batam<br />
Gue yakin lebih laku jadi PSK malam</p></blockquote>
<p>Kalo mau nyedot lagunya nih ada di <span style="text-decoration:underline;"><a href="http://www.indowebster.com/Tha_Law_Tha_Doggfather_Band_Pop.html"><strong>SINI</strong></a></span> dan di <span style="text-decoration:underline;"><a href="http://www.indowebster.com/THE_LAW_ATRIBUTE_TO_DUO_MAIA.html"><strong>SINI.</strong></a></span></p>
<p>Sebetulnya kalo menurut gw sih kreatif,, cuma mungkin caranya gak begitu kalo pun mau mengkritik musisi2 indonesia lainnya... Tapi gw ga bilang salah juga, karena mungkin dari pandangan "the Law" menulis lirik adalah kebebasan berekspresi..</p>
<p><em>well</em>, sebagai penikmat musik gw sih ga ngerasa harus menyalahkan sapa2.. toh mungkin ada satu dua kalimat yg bener dari lirik yg ditulis.. gw ga mau ambil pusing. yang penting musiknya enak di dengar.. hahaha.. Tapi gw salut ama nih band, dia bikin lagu dgn baik dan gak cuma bikin satu tapi bukan buat komersil.. cuma buat kesenangan dan kepuasan. itu yg gw suka.. banyak band sekarang kan komersil semua.. hehe IMHO dink. Btw, kenapa mereka (the law, red) malah muji2 dewa dan republik cinta ya?? hemm.. ada konspirasikah? haha... ah, EGP..</p>
<p>Cuma pgn posting buat share aja.. <em>No offense</em> sekali lagi..</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Resep Peach Pie ]]></title>
<link>http://hatoba.wordpress.com/?p=61</link>
<pubDate>Mon, 06 Oct 2008 16:55:15 +0000</pubDate>
<dc:creator>hatoba</dc:creator>
<guid>http://hatoba.id.wordpress.com/2008/10/06/resep-peace-pie/</guid>
<description><![CDATA[Hum&#8230;&#8230;. Peach Pie terlihat lezat!!! cara mudah dan lebih cepat dalam membuat pai persik a]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Hum....... <a href="http://farm2.static.flickr.com/1345/1115382131_adc454a0f7.jpg">Peach Pie</a> terlihat lezat!!! cara mudah dan lebih cepat dalam membuat pai persik adalah dengan menggunakan buah persik kalengan. karena bisa <strong>menghemat waktu yakni dibawah 30 menit</strong> ^^ kalau kalian ahli mengotak atik rasa, pasti peach pie kalian bisa dibuat bervariasi rasanya ^^ jadi, ada yang gurih, lembut, sangat manis, segar dll. itu semua tergantung dari seberapa banyak kadar bahan seperti gula, air lemon, dll yang kalian pakai ^^</p>
<p><strong>PEACH PIE</strong></p>
<p><strong>Bahan:</strong></p>
<p>a. Adonan lapisan pai beku 2 - 4 lembar</p>
<p>b. Persik kalengan 1 kaleng besar ( 4 buah persik yang sudah dipotong 2 )</p>
<p>c. gula pasir 2 Sdm ( Kadar manisnya diatur sesuka kalian )</p>
<p>d. Air lemon 1 Sdm</p>
<p>e. Kocokan telur secukupnya</p>
<p><strong>Cara Membuat:</strong></p>
<p>1 keluarkan adonan lapisan pie beku dari dalam freezer, biarkan dalam ruang hangat kira - kira 10 menit. karena waktu yang dibutuhkan untuk mencair berbeda, maka tergantung jenisnya. kalian baca dulu petunjuknya.</p>
<p>2 keluarkan buah persik dari dalam kaleng, lalu tiriskan sampai seluruh air keluar. potong persik secara vertikal, lalu iris secara horizontal dengan tebal kira - kira 5 mm.</p>
<p>3 Masukan persik yang sudah dipotong ke dalam panci bersama dengan gula dan air lemon. Masak dengan api sedang, aduk dengan sendok kayu dan rebus selama 5 menit sampai airnya habis. Perhatikan ! jika kadar airnya tidak dikeluarkan terlebih dahulu, maka persiknya bisa jadi terlalu lembek.</p>
<p>4 lapisi piring pie dengan adonan lapisan pie, dan potong setinggi piringnya. lalu tusuk bagian dasarnya dengan garpu untuk membuat lubang udara.</p>
<p>5 Masukkan persik di adonan 3 ke dalam adonan 4 yang sudah dipersiapkan. susun hingga merata, lalu letakan lapisan pie  yang sudah dipotong selebar 1 cm  secara memutar. dibagian atasnya, letakan pula potongan pie secara silang.</p>
<p>6 Olesi bagian atas pie dengan kocokan telur, untuk menghasilkan warna matang yang cantik, jangan lupa di olesi ya! setelah di panggang dengan suhu 190 derajat selama 20 - 25 menit selesailah Sudah! * karena waktu pemanasan berbeda, tergantung dari jenis oven  pemanggang, kalian harus berhati  -  hati mengatur waktu memanggangnya agar tidak gosong. sisa potongan lapisan pie enak juga kalau di  panggang dengan gula, keju, atau herb sesuai dengan kesukaan kalian ^^</p>
<p><strong>N.B: Kalau pakai adonan lapisan pie beku, siapa saja bisa membuat peach pie yang gurih. tidak hanya buah persik, tapi buah Apel dan buah musiman seperti pir Dll juga enak kok ^^</strong></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Resep Yogurt Mouse]]></title>
<link>http://hatoba.wordpress.com/?p=59</link>
<pubDate>Mon, 06 Oct 2008 16:16:44 +0000</pubDate>
<dc:creator>hatoba</dc:creator>
<guid>http://hatoba.id.wordpress.com/2008/10/06/resep-yogurt-mouse/</guid>
<description><![CDATA[Hm&#8230;&#8230;&#8230; Yogurt itu adalah minuman faforitku !! setelah Lemon Tea Ice.. rasanya itu b]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Hm......... Yogurt itu adalah minuman faforitku !! setelah Lemon Tea Ice.. rasanya itu benar - benar SEGAR !!! cobalah untuk membuatnya ^^ Enggak terlalu susah kok ^0^</p>
<p><strong>YOGURT MOUSE</strong></p>
<p><strong>Bahan:</strong></p>
<p>a. Plan Yogurt 250 Gr</p>
<p>b. Gula pasir 40 Gr</p>
<p>c. Krim segar 250 cc</p>
<p>d. Gelatin bubuk 5 Gr</p>
<p>e. air panas 3 sdm</p>
<p><strong>Cara Membuat:</strong></p>
<p>1 Masukan yogurt dan gula kedalam mangkuk, lalu kocok hingga rata</p>
<p>2 masukan krim segar di mangkuk yg berbeda, kocok sampai kira - kira bertambah 70%. Rahasianya kocok krim sampai sama kentalnya dengan yogurt</p>
<p>3 Masukkan air panas kedalam mangkuk kecil, masukkan pula gelatin lalu aduk. aduk cepat sampai rata. jangan sampai menggumpal.</p>
<p>4 selagi panas, masukkan adonan 3 ke dalam yogurt ( adonan 1 ), aduk merata. perhatikan, kalau tidak di aduk dengan cepat, gelatin akan menggumpal</p>
<p>5 masukkan adonan 2 ke dalam krim segar ( adonan 4 ) aduk hingga rata dan masukan ke dalam 4 buah gelas atau cetakan lainnya. dinginkan dalam freezer selama 1 jam. dan jika sudah mengeras, JADILAH SUDAH ^^</p>
<p><strong>N.B: Ok juga kalau dihiasi dengan whipped krim dan buah ^^</strong></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Kumpulan Konsultasi Sex Dr.Boyke]]></title>
<link>http://masgede.wordpress.com/?p=70</link>
<pubDate>Mon, 06 Oct 2008 13:09:30 +0000</pubDate>
<dc:creator>gedearyanta</dc:creator>
<guid>http://masgede.id.wordpress.com/2008/10/06/kumpulan-konsultasi-sex-drboyke/</guid>
<description><![CDATA[Senang rasanya bisa berbagi masalah pengetahuan Sex.
Nih aku dapat kumpulan Konsultasi Sex dr. Boyke]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Senang rasanya bisa berbagi masalah pengetahuan Sex.</p>
<p>Nih aku dapat kumpulan Konsultasi Sex dr. Boyke, Selamat Menyimak Fren.</p>
<p>File dalam Bentuk Soft Copy <a title="Kumpulan Konsultasi Sex Dr. Boyke" href="http://www.mediafire.com/?zhrm2ymzntc" target="_blank">DiKlik</a> Aja Langsung....</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[LEBARAN BERSAMA TUHAN]]></title>
<link>http://toindonesia.wordpress.com/?p=228</link>
<pubDate>Mon, 06 Oct 2008 12:20:23 +0000</pubDate>
<dc:creator>Zazuli</dc:creator>
<guid>http://toindonesia.id.wordpress.com/2008/10/06/lebaran-bersama-tuhan/</guid>
<description><![CDATA[Tuhan, bolehkah tahun ini aku berlebaran dengan Mu?

Setelah tigapuluh hari berlapar-lapar dahaga

B]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<address><span style="font-style:normal;">Tuhan, bolehkah tahun ini aku berlebaran dengan Mu?<br />
</span></address>
<address><span style="font-style:normal;">Setelah tigapuluh hari berlapar-lapar dahaga<br />
</span></address>
<address><span style="font-style:normal;">Bertarung dengan segala macam godaan<br />
</span></address>
<address><span style="font-style:normal;">Bolehkah aku hadir ke arsy Mu?</p>
<p></span></address>
<address></address>
<address><span style="font-style:normal;">Tuhan, aku bosan berlebaran di bumi<br />
</span></address>
<address><span style="font-style:normal;">Setelah 30 hari berpuasa menahan nafsu<br />
</span></address>
<address><span style="font-style:normal;">Perut selalu sakit menahan sesak makanan ketupat<br />
</span></address>
<address><span style="font-style:normal;">Rekening bankku tandas terkuras untuk belanja<br />
</span></address>
<address><span style="font-style:normal;">Di kereta, aku terjepit seperti ikan sarden<br />
</span></address>
<address><span style="font-style:normal;">Di Jalan raya, penuh sesak mobil dan motor<br />
</span></address>
<address><span style="font-style:normal;">Tentu dengan asap dan panas<br />
</span></address>
<address><span style="font-style:normal;">Di tv, laporan kecelakaan bersliweran tak henti<br />
</span></address>
<address><span style="font-style:normal;">Semua harga naik karena semua orang belanja<br />
</span></address>
<address><span style="font-style:normal;">Belanja daging, terigu, baju hingga handphone<br />
</span></address>
<address><span style="font-style:normal;">Setiap tahun Tuhan, setiap Ramadhan dan Syawal<br />
</span></address>
<address><span style="font-style:normal;">Belanja kami selalu naik 300% dari biasanya<br />
</span></address>
<address><span style="font-style:normal;">Tuhan, inikah pelajaran menahan hawa nafsu selama 30 hari lalu?<br />
</span></address>
<address><span style="font-style:normal;">Tuhan, kami ingin berlebaran dengan Mu<br />
</span></address>
<address><span style="font-style:normal;">Agar kami tak perlu lagi belanja kecuali untuk membayar zakat<br />
</span></address>
<address><span style="font-style:normal;">Boleh ya Tuhan..........</span></address>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Resep Rainbow Soda, Magic Ice Coffee, dan Rassy]]></title>
<link>http://hatoba.wordpress.com/?p=52</link>
<pubDate>Mon, 06 Oct 2008 09:56:02 +0000</pubDate>
<dc:creator>hatoba</dc:creator>
<guid>http://hatoba.id.wordpress.com/2008/10/06/resep-rainbow-soda-magic-ice-coffee-dan-rassy/</guid>
<description><![CDATA[EDISI SPESIAL !! kita akan berikan 3 resep minuman sekaligus ^_^
Baiklah&#8230;&#8230;&#8230;. kita ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>EDISI SPESIAL !! kita akan berikan 3 resep minuman sekaligus ^_^</strong></p>
<p>Baiklah.......... kita buat Minuman <a href="http://cdimg3.crunchyroll.com/i/spire1/04302008/4/7/c/0/47c0f31ec34310_full.jpg">Rainbow Soda</a> terlebih dahulu ^^. Ini Sangat Mudah lho ^_&#60; coba deh !</p>
<p><strong>RAINBOW SODA</strong></p>
<p><strong>Bahan:</strong></p>
<p>a. Jus ( 3 jenis atau lebih. minuman yang berwarna warni seperti sirup ABC, frutang, grape fruit, blueberry, cola Dsb ) secukupnya.</p>
<p>b. Soda secukupnya</p>
<p><strong>Cara Membuat:</strong></p>
<p>1 Masukan Air setengah bagian dari tinggi cetakan es.</p>
<p>2 masukan jus sedikit sampai air menjadi berwarna, agar esnya menjadi berwarna warni. dalam satu cetakan bisa dibuat berbagai jenis jus asal, jangan sampai bercampur dengan sebelahnya ^^. jangan lupa jusnya harus di campur dengan air, karena jika tidak, kadar jusnya lebih banyak esnya akan cepat cair.</p>
<p>3 kalau esnya sudah jadi, masukkan esnya ( semua es yang dibekukan tadi ) ke dalam gelas, lalu tuangkan air soda yang sudah didinginkan.</p>
<p>yap! rainbow soda sudah selesai!! sekarang ke resep yang berikutnya yakni Magic ice coffee..</p>
<p><strong>MAGIC ICE COFFEE</strong></p>
<p><strong>Bahan:</strong></p>
<p>a. Es kopi secukupnya ( siapkan es kopi yang untuk dibekukan dan juga yang untuk didinginkan )</p>
<p><strong><br />
</strong></p>
<p><strong>Cara membuat:</strong></p>
<p>1 masukan es kopi ke dalam cetakan es batu, lalu bekukan.</p>
<p>2 es kopi yang sudah beku tadi dimasukan ke dalam gelas, lalu tuangkan es kopi yang sudah didinginkan. dengan begini, rasa es kopinya tak akan berkurang dan sampai akhirpun akan tetap enak ^^ Bisa juga untuk membuat <strong>ES TEH</strong></p>
<p>Waw!! magic Ice Coffee ternyata sangat mudah ^^ soalnya, ini bukan es kopi yang seperti di Coffee Bean dan Starbuck. Tapi, tetap Enak Kan??? ^^ Yap! selanjutnya RASSY</p>
<p><strong>RASSY ( Untuk 2 Porsi )<br />
</strong></p>
<p><strong>Bahan:</strong></p>
<p>a. Plan Yogurt 100 Cc</p>
<p>b. Susu 200 cc</p>
<p>c. Madu 1 sdm</p>
<p>d. Air Lemon 1 Sdm</p>
<p><strong>Cara Membuat:</strong></p>
<p>1 Masukan semua bahan ke dalam blender,  lalu campurkan hingga merata. jika tidak ada blender, masukan ke dalam mangkuk lalu kocok.</p>
<p>2 masukan es ke dalam gelas, lalu tuangkan campuran tadi ke dalam gelas.</p>
<p><strong>N.B: lebih nikmat kalau gelasnya di taruh di dalam kulkas ^^</strong></p>
<p>Akhirnya selesai juga............. Yap! segini dulu yah? kita tunggu lagi resep yang selanjutnya ^^</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Menghajar France Telecom]]></title>
<link>http://juliach.wordpress.com/?p=276</link>
<pubDate>Mon, 06 Oct 2008 09:19:18 +0000</pubDate>
<dc:creator>juliach</dc:creator>
<guid>http://juliach.id.wordpress.com/2008/10/06/menghajar-france-telecom/</guid>
<description><![CDATA[Memasuki tahun 2008, France Telecom mengawali dengan off line sebagian kota Le Creusot selama 5 hari]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Memasuki tahun 2008, France Telecom mengawali dengan off line sebagian kota Le Creusot selama 5 hari. Wow, awal yang bagus. Seperti biasa nih, kita tanya-tanya ke servis 1014. Kami diberitahu ada penyervisan line untuk beberapa hari saja. Kami pun maklum, mungkin mereka mau nambah kapasitas.</p>
<p>Sayang sekali, sejak itu koneksi internet tak henti-hentinya putus. Dengan menyilangkan jari (cross the fingers=berharap sukses), aku berlagak jadi teknisi: power supply dicabut lalu dicolokin lagi, jika tidak jalan ya semua kabel dicabutin dan dipasang ulang lalu dicolokin lagi ke tempatnya masing-masing. Jika tak jalan lagi, lari ke http:/192... untuk mengaktifkan koneksi.</p>
<p>Karena posisi box internet di kolong meja, sejak itu seminggu sekali jongkok-jongkok/nungging-nungging nrobos kolong meja. Rajin deh!</p>
<p>Kesengsaraan ini semakin bertambah sejak kami pulang dari liburan bulan april. Yang tadinya harus mblusuk-mblusuk kolong seminggu sekali, kemudian menjadi 2 kali plus harus telpon ke servis No.3900. Me-dial 3900 waktu itu tidak murah lho! Harganya tak tanggung-tanggung! 0,34€/menit! (0,34€ = Rp. 4 760,-). Aku pun mulai teriak! Coba bayangin aja kalo bisa beres 1 menit, tak apalah. Tapi ini tidak mungkin karena asistensi teknik itu selalu menuruti prosedure: <span style="text-decoration:line-through;">sampai aku hafal di luar kepala!</span><!--more--></p>
<p>- colokan listrik harus di cabut, lalu dipasang lagi, tunggu beberapa menit karena box internet harus initialisasi,</p>
<p>- Jika tidak jalan: koneksi ke colokan telpon dicabut, lalu mereka mendekteksi apakah line telpon OK, tak ada kebocoran</p>
<p>- Jika tidak jalan: mereka test dengan berbagai macam. Yang artinya aku pun tak tahu apa yang mereka otak-atik.</p>
<p>- Jika tak jalan: maka mereka propose teknisi datang ke rumah.</p>
<p>Maka dengan prosedur itu: minim memakan waktu paling tidak 30 menit komunikasi. Untung (dasar orang jawa) menelpon 3900 ini hanya 1 bulan sekali.</p>
<p>Sejak tanggal 21 Juni 2008, aku tak beruntung lagi. Kali ini bener-bener buntung! Koneksi internet sama sekali OFF. Maka seminggu sekali aku harus menelpon 3900. Kebiasaan gentayangan di dunia maya ini hampir sama sekali OFF juga. Supaya tidak kehilangan kebiasaan, aku mencari-cari koneksi Wifi yg tidak pakai security maupun Neuf Hotspot. Sayang sekali di appartementku tidak ada sinyal yang bergentayangan. Ada sedikit sinyal di kamar Ines, tapi sinyal itu suka-suka. Kalo lagi suka dia datang, kalo tidak dia pun menghilang.</p>
<p>Sinyal yang bisa menetap nyangkut di notebook-ku, jika aku pergi ke taman/Parc de la Verrerie atau di rumah ortu Zo. Kalau yang ini sama saja tidak bisa konsen gentayanganku. Bagaimana mungkin buka notebook sambil ngawasi anak-anak bermain? Atau jika di rumah ortu Zo, bapaknya suka tanya-tanya melulu ataupun suruh-suruh bukain koran Serbia.</p>
<p>Tentu saja aku maunya bisa keluyuruan dengan tenang dan nyaman <span style="text-decoration:line-through;">bisa di WC pula</span>, jika punya koneksi internet di rumah. Maka aku rajin menelpon 3900. Lama-lama aku kehilangan kesabaran, karena setiap telpon di nomor itu selalu berganti orang dan selalu mengikuti prosedur dari awal. Orangnya pun bermacam-macam pula:</p>
<p>- karena aku bahasa Perancisnya pake aksen Jawa, maka dia tanya asalku. Lalu ngajak pake bahasa Inggris, <span style="text-decoration:line-through;">lalu ngajak pacaran</span>...</p>
<p>- ada yang ngomel duluan, lalu langsung tutup telpon di depan hidungku! <span style="text-decoration:line-through;">Lagi mens./kurang fucky-fucky kali ya!</span></p>
<p>- ada yg ngikuti procedure, ngak bisa ngatasi, lalu bilang kalo komputerku bobrok! Yg ini kurang ajar banget! Untung dia ada nun jauh di sana! Coba jika tepat di depanku, aku suruh dia makan komputer bobrokku!</p>
<p>- ada yang pinter,...lalu dia diagnose jika ada kebocoran line, lalu dia masuk ke prosedur pengiriman tehnisi ke tempat.</p>
<p>Memasuki bulan Juli, internet tak ada tanda-tanda membaik. Maka aku telpon ke 1014 dan meminta mereka memblokir sementara penarikan pembayaran secara otomatis hingga ada koneksi kembali. Ho...ho...ho...ngak gampang lho mintanya. Argumentasinya memakan waktu 2 jam, hingga mulutku menyembur api bak dragon yang sedang ngamuk keras! Akhirnya dikabulkan juga permintaanku setelah aku mengancamnya akan membawa France Telcom ke Pengadilan melalui organisasi proteksi konsumen.</p>
<p>Sayang janji hanya janji. Aku sangat kecewa ketika aku membuka rekeningku, mereka telah menarik bayaran langganan internet. Saking kecewanya, aku langsung menarik otorisasi pembayaran otomatis melalui bankku. Mampus!</p>
<p>Bulan Agustus, France Telecom tak mau kalah. Maka dia mengirim faktur, supaya aku harus membayar. Aku diamkan saja karena aku harus pergi berlibur. Sebelumnya, tetep saja sih aku menelpon 3900, supaya memperbaiki line hingga bener-bener bekerja 100%.</p>
<p>Bulan September, France Telcom mengirim faktur berisi tagihan bulan September+bulan Agustus. Kali ini aku bener-bener naik pitam. Apa aku ini orang asing, maka mereka bikin ulah begitu? Aku coba menyelesaikan sendiri. Kurang ajar banget, untuk menghapus tagihan itu aku harus menulis surat ke Bagian Keuangan France Telecom Bordeaux. Kali ini aku minta pertolongan Zo.</p>
<p>Ajaib, Zo jatuh pada seorang ibu yang mengerti benar duka kami tanpa berbelit-berlit menerangkan duduk perkara sebanyak 10 kali. Beliaupun mengabulkan permintaan Zo ketika dia meminta ingin berbicara dengan yang bertanggu-jawab alias minim. manager area begitu!</p>
<p>Hari Kamis, 18 September 2008, (apal bener karena pas ada di Dijon, pas menghadiri temanku yg lagi sidang thesisnya) Direktur Keuangan di Area 3, menelpon Zo. Zo lagi serius-seriusnya jadi <span style="text-decoration:line-through;">penggembira</span> pendengar yang baik temenku itu, menyuruhku bicara dulu karena aku sedang berada di luar ruang sidang.</p>
<p>Namanya Mr. SCULT (sebut saja begitu), baik baner dia. Langsung saja dia memberi kompensasi 2 bulan gratis. <em><strong>Bagus 2 bulan gratis! Tapi lebih baik kita bicara dulu, kapan line internet berfungsi dengan baik</strong></em>. Walaupun diberi 1 tahun gratis, tapi aku harus menrobos kolong tiap haris maka Ogaaaaahhhh dong.......Lebih baik aku merangkak ke pengadilan!!!! Jangan dulu ah...mohonnya...kita harus diskusikan ... Dia berjanji akan menyampaikan ke rekannya yg bagian teknik supaya segera menyelesaikan masalah ini. Coba bayangkan saudara-saudara: aku sudah membuka pintu lebih dari 10 teknisi yang datang ke tempatku termasuk 2 orang expert dari Dijon! Belom lagi teknisi kabel yang tak perlu masuk ke appartemenku: karena masalahnya ada di luar!</p>
<p>Pembicaraan dilanjut oleh Zo, karena Vicky lagi bangun tidur. Zo lebih parah karena dia sanggup menenekan dengan sopan. Zo juga menuntut ganti rugi yang dihitung berdasarkan lamanya dia menelpon/ditelpon France Telecom, harga tenaga dia bekerja dan biaya telekomunikasi yang sudah kami habiskan. Zo juga menuntut Mme. VANQUER (sebut saja begitu) untuk dipecat dan supaya mengrikiti komputernya di rumah. Selain itu dia juga membacakan sebuah list panjang siapa-siapa saja yang harus dicheck ulang kemampuannya dalam bekerja. Pembicaraan itu berlangsung sungguh lama: 1 jam! Lalu kami sepakat bersabar sedikit hingga teknisi memperbaiki line dan pembicaraan ganti rugi bisa berlanjut kembali. Sebelum berpisah, dia meninggalkan no. telpon direknya: supaya kami memberitahunya jika line internet sudah OK.</p>
<p>Kali ini benar-benar ajaib. Keesokan harinya: hari jumat 19 September 2008, jam 9 pagi, seorang teknisi datang tanpa appoitment. Setelah mengechek semua line di appartementku, dia pamit pergi untuk mengechek line di luar. Menurutnya masalahnya memang ada di luar. Aku tahu karena semua teknisi bilang begitu. Sebelum pergi, teknisi itu namanya Mr. LEGGIEN (sebut saja begitu), mengninggalkan nomor telpon Hp-nya. Woww...baru kali ini seorang teknisi berani mati untuk dimaki-maki jika pekerjaannya tak beres!!!</p>
<p>Jam 11 siang hari itu juga, dia menelponku menanyakan apa internet sudah jalan. Masih belom!....Jam 11.30: horreeeeee!!!!! Internet jalan!!!! Maka aku buka komputer....memang benar internet sudah jalan!!!! Jam 11.45, dia menelponku kembali!!! Aku sangat berterimakasih kepadanya, lalu aku tanyakan bagian mana yang dia pegang....dia membenarkan diagnosticku....masalahnya ada di dekat Appartement Mahasiswa di Acacia... Dia menyuruhku menelponnya setiap saat ada problem.</p>
<p>Sorenya kami langsung menelpon Mr. SCULT, dan berterima kasih. Sebelum membicarakan kelanjutan berlangganan, kami setuju jika menunggu seminggu kemudian jika line sudah OK 100%.</p>
<p>Sejak itu setiap hari France Telecom dari mana saja, menelpon kami. Mereka menanyakan apakah masih ada problem, kepuasan kami dan bla...bla...bla... Rasain deh semuanya, pasti mereka semua kena jewer!!!</p>
<p>Seminggu setelah resmi internet jalan lagi, kami menelpon Mr. SCULT kembali seperti sudah kami sepakati. Kami meminta Mr. LEGGIEN, untuk dipromosikan. Dari negosiasi: kami mendapatkan beberapa bulan berlangganan gratis (untuk pertama 4 bulan, dan kemudian berlanjut beberapa bulan lagi) 6 bulan sewa box internet gratis, 12€ kredit untuk lihat film via TV-internet, beberapa alat (yg berhubungan dgn internet) yang akan diberikan diskon setelah diskon di Vente Flash France Telecom. Untuk itu kami sedang berpikir apa yang harus kami minta: Kunci USB internet everywhere, mini notebook dgn Orange (FRance Telecom) everywhere, alat telpon di rumah,... Pastilah ini harus kami pikirkan lagi keuanganku dan kegunaannya (apa sangat diperlukan) dan kali ini kami minta waktu 2 minggu-1 bulan untuk memikirkannya.</p>
<p>Sebelum berpisah, kami memperkenalkannya dengan tetangga kami (1 building) yang mempunyai problem yang sama tapi sudah sejak bulan December 2007 dan dia sudah mulai putus asa mengontak France Telecom dan mengirim setumpuk surat.</p>
<p>Kesimpulan: Sebagai konsumen kita mempunyai kewajiban (membayar) dan hak (mendapat servis yang baik). Otomatis kita harus melaksanakan kewajiban kita dulu dan kemudian kita juga harus menjaga hak kita supaya jangan diinjak-injak. Tak perlu sungkan-sungkan untuk menuntut hak kita setelah kita melakukan semua kewajiban kita. Jika dari berdiskusi saja tidak berhasil, kita berhak membawa masalah ini sampai ke pengadilan, asalkan kita membawa bukti-bukti yang kuat.</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Resep Chocolate Macaron]]></title>
<link>http://hatoba.wordpress.com/?p=50</link>
<pubDate>Mon, 06 Oct 2008 09:15:40 +0000</pubDate>
<dc:creator>hatoba</dc:creator>
<guid>http://hatoba.id.wordpress.com/2008/10/06/resep-chocolate-macaron/</guid>
<description><![CDATA[Hi !! Apa kabar? baiklah, langsung To The Point Yah ^^ dalam kali ini saya akan memberikan resep Cho]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Hi !! Apa kabar? baiklah, langsung To The Point Yah ^^ dalam kali ini saya akan memberikan resep <em><strong>Chocolate Macaron</strong></em> yang diberikan oleh <em><strong>Najika kazami</strong></em> ( tokoh anime idola saya )</p>
<p><img src="/DOCUME~1/CHANTI~1/LOCALS~1/Temp/moz-screenshot.jpg" alt="" /></p>
<p><img src="/DOCUME~1/CHANTI~1/LOCALS~1/Temp/moz-screenshot-1.jpg" alt="" /></p>
<p>untuk melihat gambarnya, Chocolate macaron berbentuk <a href="http://farm3.static.flickr.com/2184/2275909755_05c5e51658.jpg">seperti ini</a> ^^</p>
<p>( sebenarnya sih, bentuk dan warna chocolate macaron itu bervariasi. tapi, kali ini kita buat yang mudah dulu ^^ )</p>
<p><strong>Bahan:</strong></p>
<p>a. Mentega Non garam 70 gr</p>
<p>b. Almond ( almond yang sudah diiris halus dan dikeringkan )</p>
<p>c. Cocoa Butter ( tanpa gula ) 4 Sdm</p>
<p>d. Tepung halus 50 gr</p>
<p>e. Gula pasir 3 Sdm</p>
<p><strong>Cara membuat:</strong></p>
<p>1 Biarkan mentega dalam ruang hangat. campur dalam mangkok, aduk sampai menyatu menjadi krim.</p>
<p>2 Campur semua bahan dengan memutar, lalu masukan di tengah - tengah dan aduk rata. terus aduk sampai mengeras.</p>
<p>3 bentuk bulat - bulat sampai membentuk bola berukuran 3 Cm. pertama - tama, ambil bahan dengan satu tangan, lalu genggam dan putar - putar dengan kedua tangan.</p>
<p>4 Kue yang sedang dilapisi, diletakan di atas panggangan. agar tidak saling menempel, saat menyusun atur jarak 3 - 4 Cm. bakar dengan panas 180 derajat selama 15 menit.</p>
<p>5 setelah matang, angkat dan diamkan sampai dingin</p>
<p><strong>N.B: Plain tanpa cocoa atau diganti dengan satu Sdm bubuk keju enak juga lho !</strong></p>
<p><img src="/DOCUME~1/CHANTI~1/LOCALS~1/Temp/moz-screenshot-2.jpg" alt="" /></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[RUU Sisdiknas "Versus" Standar HAM]]></title>
<link>http://bawana.wordpress.com/?p=490</link>
<pubDate>Mon, 06 Oct 2008 07:36:56 +0000</pubDate>
<dc:creator>Bintang Bangsaku</dc:creator>
<guid>http://bintangbangsaku.org/2008/10/06/ruu-sisdiknas-versus-standar-ham/</guid>
<description><![CDATA[RUU Sisdiknas &#8220;Versus&#8221; Standar HAM 


Oleh Mohammad Farid


SETELAH mendapat kritik dari]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p style="font-weight:bold;font-family:times new roman,new york,times,serif;text-align:center;"><span style="font-size:large;"><em>RUU Sisdiknas "Versus" Standar HAM </em></span></p>
<p style="font-family:times new roman,new york,times,serif;text-align:center;"><span style="font-size:medium;"><br />
</span></p>
<p style="font-family:times new roman,new york,times,serif;text-align:center;"><span style="font-size:medium;">Oleh Mohammad Farid</span></p>
<p style="font-family:times new roman,new york,times,serif;"><span style="font-size:medium;"><br />
</span></p>
<p style="font-family:times new roman,new york,times,serif;"><span style="font-size:medium;">SETELAH mendapat kritik dari berbagai kalangan, Rancangan          Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasionalmengalami beberapa perubahan          terutama menyangkut ketentuan pendidikan agama. Meski demikian, beberapa          masalah terutama yang berhubungan dengan kesesuaian RUU atas          standar-standar hak asasi manusia belum ditangani memadai. Tulisan ini          mengulas tingkat keselarasan RUU atas standar HAM yang diakui secara          universal, terutama hak atas pendidikan.</span></p>
<p style="font-family:times new roman,new york,times,serif;"><span style="font-size:medium;"><br />
</span></p>
<p style="font-family:times new roman,new york,times,serif;"><span style="font-size:medium;">Rujukan utama ulasan ini berdasar dua fakta HAM paling relevan:          International Covenant on Economic, Social, and Cultural Rights atau          Kovenan Internasional Hak Ekonomi, Sosial, dan Budaya–KIHESB (belum          diratifikasi oleh Indonesia), serta Convention on the Righst of the          Child atau Konvensi Hak Anak–KHA (sudah diratifikasi melalui Keppres No          36/1990). Sebagai tambahan, General Comment 13 (1999) dari Komite          Hak-hak Ekonomi, Sosial, dan Budaya menyangkut ketentuan Pasal 13 KIHESB          tentang hak atas pendidikan juga dijadikan dasar rujukan mengingat          Komite berwenang memberi interpretasi otoritatif atas          ketentuan-ketentuan Kovenan.</span></p>
<p style="font-family:times new roman,new york,times,serif;"><span style="font-size:medium;"><br />
</span></p>
<p style="font-family:times new roman,new york,times,serif;"><span style="font-size:medium;">Khusus menyangkut ketentuan pendidikan agama dan pengakuan resmi          negara atas agama (atau agama-agama) , ulasan ini mau tidak mau          bersinggungan dengan hak dan kebebasan sipil.</span></p>
<p style="font-family:times new roman,new york,times,serif;"><span style="font-size:medium;"><strong><br />
</strong></span></p>
<p style="font-family:times new roman,new york,times,serif;"><span style="font-size:medium;"><strong><br />
</strong></span></p>
<p style="font-family:times new roman,new york,times,serif;"><span style="font-size:medium;"><strong>Pendidikan-kebebasa n beragama</strong></span></p>
<p style="font-family:times new roman,new york,times,serif;"><span style="font-size:medium;"><br />
</span></p>
<p style="font-family:times new roman,new york,times,serif;"><span style="font-size:medium;">Pendidikan agama menjadi salah satu isu dalam hak atas          pendidikan. KIHESB merumuskan (Pasal 13 Ayat 3), "Negara-negara peserta          berupaya menghormati kebebasan orangtua (atau wali…) dan menjamin          pendidikan agama dan moral bagi anak-anak mereka sesuai keyakinan          mereka". Dengan demikian, ketentuan RUU (Pasal 13 Ayat 1 huruf a) yang          mengakui hak peserta didik untuk "mendapatkan pendidikan agama sesuai          dengan agama yang dianutnya dan diajarkan oleh pendidik yang seagama"          dapat dikatakan sebagai upaya negara menghormati dan menjamin hak para          murid sesuai HAM internasional.</span></p>
<p style="font-family:times new roman,new york,times,serif;"><span style="font-size:medium;"><br />
</span></p>
<p style="font-family:times new roman,new york,times,serif;"><span style="font-size:medium;">Meski demikian, perlu disadari, KIHESB tidak menentukan bahwa          yang mengajarkan pendidikan agama harus yang beragama sama dengan (para)          murid. Ketentuan bahwa pengajar harus seagama dengan yang diajar,          kiranya dilatarbelakangi <span style="font-weight:bold;">corak          pendidikan agama di sekolah-sekolah di Indonesia yang menekankan pada          kepatuhan menjalankan ibadah agama, tidak mengajarkan agama sebagai          suatu ilmu pengetahuan.</span> <span style="color:#bf005f;">Praktik pendidikan agama seperti ini          kiranya akan senantiasa menimbulkan <span style="font-weight:bold;">ketegangan</span> yang entah kapan          kesudahannya.</span></span></p>
<p style="font-family:times new roman,new york,times,serif;"><span style="font-size:medium;"><br />
</span></p>
<p style="font-family:times new roman,new york,times,serif;"><span style="font-size:medium;">Praktik pendidikan agama demikian, jika dikaitkan ketentuan Pasal          38 Ayat 1 huruf a dari RUU yang menjadikan pendidikan agama sebagai          kurikulum wajib di tingkat pendidikan dasar dan menengah, menjadikan RUU          berpotensi melanggar HAM karena-seperti diketahui umum-kebebasan          beragama seperti dirumuskan dalam Kovenan Internasional Hak Sipil dan          Politik harus diartikan sebagai meliputi kebebasan untuk tidak beragama.          Dengan demikian, memaksa peserta didik memilih untuk tidak (atau belum)          beragama untuk menjalankan ibadah agama dalam praktik pendidikan agama          di sekolah-sekolah akan menjadi suatu bentuk pelanggaran HAM.</span></p>
<p style="font-family:times new roman,new york,times,serif;"><span style="font-size:medium;"><br />
</span></p>
<p style="font-family:times new roman,new york,times,serif;"><span style="font-size:medium;">Sebenarnya jika pendidikan agama diajarkan lebih sebagai          pengetahuan, sebagaimana saran Komite Hak-hak          Ekonomi-Sosial- Budaya, "…mengajarkan pelajaran seperti sejarah umum          agama-agama dan etika… secara obyektif dan tidak bias…" (General Comment          13, paragraf 28), maka ketegangan kiranya akan bisa bisa          dinetralisir.</span></p>
<p style="font-family:times new roman,new york,times,serif;"><span style="font-size:medium;">Pendidikan agama sebagai pengetahuan sebagaimana saran Komite          itu, misalnya, dengan mengintroduksi suatu mata pelajaran "Agama-agama          Besar di Dunia", pengajarannya tidak perlu dilakukan oleh guru yang          seagama dengan agama peserta didik. Selain itu, ia tidak melanggar          HAM-nya peserta didik yang memilih untuk tidak (atau belum) beragama          karena toh tidak memaksa murid untuk menjalankan ibadah agama yang tidak          dipeluknya.</span></p>
<p style="font-family:times new roman,new york,times,serif;"><span style="font-size:medium;"><br />
</span></p>
<p style="font-family:times new roman,new york,times,serif;"><span style="font-size:medium;"><strong>Pengakuan resmi negara</strong></span></p>
<p style="font-family:times new roman,new york,times,serif;"><span style="font-size:medium;"><br />
</span></p>
<p style="font-family:times new roman,new york,times,serif;"><span style="font-size:medium;">Berkait isu pendidikan agama dalam RUU Sisdiknas adalah ketentuan          tentang pengakuan negara yang dibatasi hanya pada beberapa agama (Pasal          31 Ayat 1 berikut penjelasannya) . Ketentuan ini, selain dalam          dirinya merupakan pelanggaran HAM (sipil-politik) , juga dapat          merembet pada pelanggaran hak atas pendidikan          (ekonomi-sosial- budaya) karena dengan mudah bisa dipakai sebagai          dalih untuk membatasi mana agama yang boleh dan tidak boleh          diajarkan.</span></p>
<p style="font-family:times new roman,new york,times,serif;"><span style="font-size:medium;"><br />
</span></p>
<p style="font-family:times new roman,new york,times,serif;"><span style="font-size:medium;">Komite Hak-hak Ekonomi-Sosial- Budaya dalam General Comment          13 (paragraf 28) berpandangan, pendidikan umum yg mengajarkan agama atau          keyakinan tertentu saja bertentangan dengan ketentuan KIHESB Pasal 13(3)          kecuali dibuat aturan bagi pengecualian atau alternatif secara          nondiskriminatif yang bisa mengakomodasi harapan orangtua atau wali          murid.</span></p>
<p style="font-family:times new roman,new york,times,serif;"><span style="font-size:medium;"><br />
</span></p>
<p style="font-family:times new roman,new york,times,serif;"><span style="font-size:medium;">Ketentuan pembatasan agama resmi seperti itu merupakan langkah          mundur, mengingat di Indonesia belum pernah ada pembatasan pengakuan          seperti itu. Yang pernah ada ialah pembatasan menjalankan ibadah agama          minoritas di tempat umum. Itu pun dilakukan dengan keppres dan sudah          dicabut dengan keppres pula.</span></p>
<p style="font-family:times new roman,new york,times,serif;"><span style="font-size:medium;"><strong><br />
</strong></span></p>
<p style="font-family:times new roman,new york,times,serif;"><span style="font-size:medium;"><strong><br />
</strong></span></p>
<p style="font-family:times new roman,new york,times,serif;"><span style="font-size:medium;"><strong>RUU Sisdiknas vs standar HAM</strong></span></p>
<p style="font-family:times new roman,new york,times,serif;"><span style="font-size:medium;"><br />
</span></p>
<p style="font-family:times new roman,new york,times,serif;"><span style="font-size:medium;">Selain masalah yang masih tersisa di wilayah pendidikan agama          (ditambah pengakuan resmi negara atas agama), RUU Sisdiknas juga          mempunyai banyak masalah mengenai kompatibilitasnya dengan standar          KIHESB dan KHA menyangkut hak atas pendidikan. Mengenai tujuan          pendidikan misalnya, beberapa standar universal-seperti pendidikan akan          diarahkan pada pengembangan rasa hormat pada HAM dan kebebasan dasar          serta prinsip-prinsip yang terkandung dalam Piagam PBB; rasa hormat pada          orangtua, identitas budaya, bahasa, dan nilai-nilai anak; rasa hormat          pada lingkungan alam; dan penyiapan anak untuk menjadi anggota          masyarakat bebas yang bertanggung jawab dalam saling pengertian,          perdamaian, toleransi, kesetaraan antarjenis kelamin, dan persahabatan          di antara semua kelompok rakyat, etnik, bangsa, dan agama, serta          orang-orang dari kelompok masyarakat adat-tidak dijamin RUU          ini.</span></p>
<p style="font-family:times new roman,new york,times,serif;"><span style="font-size:medium;"><br />
</span></p>
<p style="font-family:times new roman,new york,times,serif;"><span style="font-size:medium;">Standar universal penting lainnya, menyangkut pendidikan dasar          wajib dan gratis disikapi secara mendua oleh RUU. Sementara beberapa          ketentuan (Pasal 7[1]; 12[2]; 35[2]) menjamin pendidikan dasar wajib dan          gratis, ketentuan-ketentuan lain (misalnya Pasal 13[2.b]) mewajibkan          peserta didik ikut menanggung biaya penyelenggaraan          pendidikan.</span></p>
<p style="font-family:times new roman,new york,times,serif;"><span style="font-size:medium;">Sifat mendua RUU juga muncul sehubungan prinsip nondiskriminasi.          Meski RUU secara eksplisit menegaskan prinsip ini (Pasal 5 Ayat 1),          namun dalam ketentuan-ketentuan operasionalnya, RUU ini hanya mengakui          prinsip nondiskriminasi bagi warga negara (Pasal 6[1]). Sementara bagi          warga negara asing (WNA), meski hak mereka atas pendidikan dijamin,          namun pemenuhannya akan diatur lebih lanjut dengan Peraturan Pemerintah          (Pasal 13[4]). Ini menyisakan persoalan tentang bagaimana menjamin agar          PP kelak tidak diskriminatif terhadap hak pendidikan WNA. Isu krusial          lain dalam hal ini ialah mengenai anak-anak yang tidak          berkewarganegaraan atau yang belum jelas status kewarganegaraannya yang          berdomisili di wilayah Indonesia. Apakah hak mereka atas pendidikan          harus diingkari karena ketiadaan status kewarganegaraan?</span></p>
<p style="font-family:times new roman,new york,times,serif;"><span style="font-size:medium;"><br />
</span></p>
<p style="font-family:times new roman,new york,times,serif;"><span style="font-size:medium;">Standar penting lain yang ada dalam KHA yang tidak dijamin RUU          ialah berkenaan penegakan disiplin di sekolah. KHA (Pasal 28 Ayat 2)          menetapkan negara menjamin agar disiplin di sekolah diselenggarakan          sesuai martabat kemanusiaan anak. Komite Hak Anak PBB merekomendasikan          penghapusan penghukuman fisik (corporal punishment) sehubungan standar          ini. Meski demikian, dan walau di Indonesia telah terjadi beberapa kasus          penghukuman fisik yang membawa akibat fatal pada murid, RUU bahkan          hingga ke ketentuan pidananya sama sekali tidak menjamin perlindungan          peserta didik dari penghukuman fisik.</span></p>
<p style="font-family:times new roman,new york,times,serif;"><span style="font-size:medium;"><br />
</span></p>
<p style="font-family:times new roman,new york,times,serif;"><span style="font-size:medium;">Singkatnya, RUU Sisdiknas masih menyisakan aneka masalah termasuk          yang menyangkut tingkat kompatibilitasnya atas standar-standar HAM. Lalu          mengapa tergesa-gesa untuk mengesahkannya?</span></p>
<p style="font-family:times new roman,new york,times,serif;"><span style="font-size:medium;"><br />
</span></p>
<p style="font-family:times new roman,new york,times,serif;"><span style="font-size:medium;">Mohammad Farid <em>Aktivis Hak Anak, Anggota Komnas          HAM</em></span></p>
<p style="font-family:times new roman,new york,times,serif;"><span style="font-size:medium;"><em><br />
</em></span></p>
<p><span style="font-size:medium;">Sumber          : <a rel="nofollow" href="http://www2.kompas.com/kompas-cetak/0305/24/opini/318139.htm" target="_blank">http://www2. kompas.com/ kompas-cetak/ 0305/24/opini/ 318139.htm</a></span></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[WORKSHOP” INTEGRASI ALAT TES PSIKOLOGI ”( Tes IST, PAULI,EPPS,PAPI KOSTIK,GRAFIS &amp; WARTEGG ) &amp; PENULISAN LAPORAN PSIKOLOGI]]></title>
<link>http://bawana.wordpress.com/?p=488</link>
<pubDate>Mon, 06 Oct 2008 07:33:56 +0000</pubDate>
<dc:creator>Bintang Bangsaku</dc:creator>
<guid>http://bintangbangsaku.org/2008/10/06/workshop%e2%80%9d-integrasi-alat-tes-psikologi-%e2%80%9d-tes-ist-paulieppspapi-kostikgrafis-wartegg-penulisan-laporan-psikologi/</guid>
<description><![CDATA[Anda ingin terampil dalam menggunakan alat tes , menggabungkan berbagai alat tes menjadi satu profil]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Anda ingin terampil dalam menggunakan alat tes , menggabungkan berbagai alat tes menjadi satu profil keperibadian dan Membuat laporan Psikologinya</p>
<div>
<strong><span style="font-size:130%;color:#000099;">WORKSHOP” INTEGRASI ALAT TES PSIKOLOGI ”( Tes IST, PAULI,EPPS,PAPI KOSTIK,GRAFIS &#38; WARTEGG ) &#38; PENULISAN LAPORAN PSIKOLOGI</span></strong></div>
<div>
Keterampilan menggabungkan battery tes ( Integrasi Alat Tes ) merupakan syarat mutlak yang harus dimiliki oleh setiap calon Psikolog maupun para Psikolog yang saat ini berkecimpung dalam dunia kerja ( HRD ),maupun pendidikan .Bagaimana kita dapat mengetahui tehnik mengintegrasikan beberapa instrumen Psikologi secara benar sehingga dapat mencerminkan profil keperibadian subjek yang di tes. Setelah itu, hasil dari evaluasi psikologi dapat kita tuangkan dalam bentuk laporan Psikologi yang benar, mudah dipahami dan dimengerti oleh klien / user. Serangkaian ketrampilan tersebut baik integrasi maupun penyajian laporan merupakan hal yang mutlak dimiliki oleh seorang Psikolog maupun calon Psikolog.</div>
<div>
<strong><span style="color:#000099;">Dengan Nara Sumber :DR. ELMIRA N. SUMINTARDJA<br />
( Psikolog, Staf pengajar Psikodiagnostik di Fak.Psikologi diBeberapa <span class="yshortcuts" style="border-bottom:medium none;background:transparent none repeat scroll 0 50%;cursor:pointer;">Perguruan Tinggi Negeri</span> dan Swasta )</span></strong></div>
<p><span style="color:#000099;"></p>
<div>
<strong><span style="color:#000099;">Investasi Sebelum Tanggal 20 Oktober 2008<br />
</span><span style="color:#ff0000;">( Bonus Buku ” Psychological Testing And Assessment + DVD <span class="yshortcuts" style="border-bottom:1px dashed #0066cc;cursor:pointer;">The Doodle Test</span> ” )</span><br />
</strong></div>
<div><strong><span style="font-size:130%;"><br />
PLUS BONUS</p>
<p></span></strong></div>
<div><strong></strong></div>
<div><strong><span style="color:#000099;">Investasi Sebelum Tanggal 15 Oktober 2008</span></strong></div>
<div><strong><span style="color:#009900;">GRATIS INSTALL SOFTWARE PROGRAM 8 ALAT TES</span> <span style="color:#009900;">DI TEMPAT PELATIHAN</span></strong></div>
<div><strong><span style="color:#000066;">(IST,MBTI,PAPI KOSTIK,PAULI, EPPS,APM, RPMA,16 PF)</span></strong></div>
<div><strong><span style="color:#000066;">Syarat : Peserta Membawa Laptop Untuk Diinstalkan</span></strong></div>
<div><strong><span style="color:#000066;">Software Program Hanya Dapat diinstall Satu Laptop /orang</span></strong></div>
<div><strong><span style="color:#000066;">Software Hanya dapat Diinstallkan di Tempat Pelatihan</p>
<p></span></strong></div>
<div></div>
<div><strong></strong></div>
<div><strong></strong></div>
<div><strong><span style="font-size:130%;">DoorPrize !!! Software MBTI &#38; DISC Versi BHS Indonesia</span></strong></div>
<div>
1.Mahasiswa  S2 Profesi Psikologi / Psikolog Anggota HIMPSI Rp. 1.500.000<br />
2.Psikolog Non HIMPSI Rp. 1.750.000</div>
<div>
<strong>Setelah mengikuti Workshop ini peserta akan :<br />
</strong>1 Mahir melakukan integrasi alat tes Psikologi<br />
2 Dapat menggunakan instrumen secara benar dan tepat<br />
3 Mampu membuat skoring dan interpretasi dengan benar<br />
4 Mampu menganalisa kasus-kasus yang ada</div>
<div>
<strong>Peserta Memperoleh :<br />
</strong>1. Sertifikat yang dilegalisasi oleh HIMPSI JAYA<br />
2. Snack dan Lunch<br />
3. Workshop Kit</div>
<div>
Tanggal &#38; Tempat Pelaksanaan 25 &#38; 26 Oktober 2008</div>
<div>Peserta Terbatas Hanya 25 Orang<br />
Pukul 09.00 WIB – selesai Hotel Sofyan Jl.Cikini Raya No. 79 <span class="yshortcuts">Jakarta</span> 10330 - Indonesia</div>
<div></div>
<div>Pembayaran Transfer Via BCA a/n:</div>
<div><strong>ANDRIAN YANUARNo. Rek : <span class="yshortcuts">2741385289</span></strong></div>
<div>( BCA KCP, Pondok Bambu )</div>
<div>
More Info :Icha : 0819 3260 5311 / 92167166Adhe : 0817 1440631</div>
<div>
Bagi peserta yang anggota HIMPSI, harap melampirkan copy kartu keanggotaannya pada saat registrasi ulang. Jika pada saat registrasi, peserta tidak dapat menunjukkan kartu anggotanya, maka <strong>kami anggap peserta adalah psikolog yang non HIMPSI</strong> dengan biaya registrasi Rp.. 1.750.000<br />
Peserta yang sudah melakukan pembayaran, harap segera konfirmasi ke Panitia dengan mengirimkan bukti pembayarannya via Fax ke ( 021 ) 70318127</div>
<p></span></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[PELATIHAN”TES PAPI KOSTICK”]]></title>
<link>http://bawana.wordpress.com/?p=486</link>
<pubDate>Mon, 06 Oct 2008 07:32:00 +0000</pubDate>
<dc:creator>Bintang Bangsaku</dc:creator>
<guid>http://bintangbangsaku.org/2008/10/06/pelatihan%e2%80%9dtes-papi-kostick%e2%80%9d/</guid>
<description><![CDATA[Tes Papi Kostick saat ini mulai sering digunakan dalam lingkup HRD di suatu perusahaan / organisasi.]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Tes Papi Kostick saat ini mulai sering digunakan dalam lingkup HRD di suatu perusahaan / organisasi. Tes ini merupakan salah satu tes kepribadian yang tercermin dalam tingkah laku yang didasarkan pada kategorisasi. Papi mengukur role dan need individu dalam kaitannya dengan situasi kerja. Bagaimana konsep serta administrasi dari tes ini ? Bagaimana scoring dan interpretasinya agar dapat menggambarkan individu secara lengkap untuk setting dunia kerja? Ingin tahu lebih banyak tentang Tes ini? Temukan jawabannya dalam acara :</p>
<div><strong><span style="font-size:180%;color:#000099;">PELATIHAN”TES PAPI KOSTICK”</span></strong></div>
<div>Dengan Nara Sumber :Drs. Widura IM, MSi</div>
<div>( Psikolog, Staf pengajar Psikodiagnostik di Fak.Psikologi diBeberapa <span class="yshortcuts" style="border-bottom:medium none;background:transparent none repeat scroll 0 50%;cursor:pointer;">Perguruan Tinggi Negeri</span> dan Swasta )</div>
<div>InvestasiSebelum Tanggal 4 November 2008</div>
<div><span style="color:#000066;"><strong>( Bonus Software tes PAPI KOSTICK</strong> )</span></div>
<div>
<strong>Biaya Peserta Rp 850.000</strong>( Peserta : S1 Psikologi – S2 Profesi Psikologi &#38; Psikolog )</div>
<div><span style="color:#000066;"><strong><span style="font-size:180%;">Door Prize !!! Satu Buah Laptop Axio</span></strong></span></div>
<p>Setelah mengikuti Workshop ini peserta akan :<br />
1 Mahir menggunakan tes Papi Kostick<br />
2 Mengerti dasar teori,  administrasi, skoring serta interpretasi dari Tes Papi Kostick<br />
3 Mengerti bahwa Tes ini dapat digunakan untuk konseling, Promosi jabatan bagi HRD<br />
4 Dan dapat dijadikan sebagai dasar dalam melakukan interview</p>
<p>Tanggal &#38; Tempat Pelaksanaan :8 November 2008<br />
Pukul 09.00 WIB – Selesai<br />
Harris Hotel <span class="yshortcuts">Tebet</span>, <span class="yshortcuts">Jakarta</span> .Address: Jl. Dr Saharjo no. 191, Jakarta 12960 , Indonesia</p>
<p>Peserta Memperoleh :<br />
1. Sertifikat<br />
2. Snack dan Lunch<br />
3. Workshop Kit</p>
<div><strong>Pembayaran Transfer Via BCA a/n:ANDRIAN YANUAR </strong></div>
<div><strong>No. Rek : <span class="yshortcuts">2741385289</span></strong></div>
<div>( BCA KCP, Pondok Bambu )</div>
<p>v Peserta yang sudah melakukan pembayaran, harap segera konfirmasi ke Panitia dengan mengirimkan bukti pembayarannya via Fax ke ( 021 ) 70318127<br />
<strong>More Info :Icha : 0819-32605311 / 92167166Adhe : 0817-144063</strong></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[WORKSHOP” Powerful People Development ”(DISC Approach)]]></title>
<link>http://bawana.wordpress.com/?p=484</link>
<pubDate>Mon, 06 Oct 2008 07:30:35 +0000</pubDate>
<dc:creator>Bintang Bangsaku</dc:creator>
<guid>http://bintangbangsaku.org/2008/10/06/workshop%e2%80%9d-powerful-people-development-%e2%80%9ddisc-approach/</guid>
<description><![CDATA[WORKSHOP” Powerful People Development ”(DISC Approach)

Analisis profil merupakan suatu terobosa]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="font-size:130%;color:#000099;">WORKSHOP” Powerful People Development ”(DISC Approach)</span></strong></p>
<div>
Analisis profil merupakan suatu terobosan baru dalam menganalisis kemampuan seseorang untuk memegang suatu jabatan atau melaksanakan tugas dan pekerjaannya. <span class="yshortcuts" style="border-bottom:1px dashed #0066cc;background:transparent none repeat scroll 0 50%;cursor:pointer;">Manajemen Sumber Daya Manusia</span> akan sangat efektif jika memasukkan unsur pemahaman akan karakter dan perilaku dari individu mereka.Dr. William Marston mendeskripsikan teori bahwa perilaku seseorang merupakan fungsi dari lingkungan individu yang bersangkutan. Hal ini digambarkan dalam suatu skala reaksi terhadap lingkungan yang diukur secara kontinum. Menggunakan parameter ini, pola atau model interaksi seseorang terhadap lingkungannya dapat digambarkan sebagai Dominance, Influence, Steadiness dan Compliance (DISC).Pelatihan ini memberikan pemahaman dan keterampilan menggunakan DISC tool secara praktis termasuk aplikasi di berbagai bidang yang mudah digunakan tapi dengan akurasi yang baik.</div>
<div><strong><span style="color:#000099;">Dengan Nara Sumber :IR. BONAR HUTABARAT, CBA</span></strong></div>
<div><strong></strong></div>
<div>instruktur dan fasilitator yang banyak memiliki pengalaman praktis dalam berbagai bidang bisnis di berbagai jenis industri. Karirnya dimulai di Panatraco (1988 – 1990), lalu bekerja di Coca-Cola Amatil Indonesia (1990 – 1996; bagian sales and marketing, training and development) dan Charoen Pokphand Indonesia (1996 – 2002; <span class="yshortcuts" style="border-bottom:medium none;background:transparent none repeat scroll 0 50%;cursor:pointer;">training and development</span>, recruitment and selection) serta Institut Darma Mahardika (2002 – 2003; HRD Consultant dan Instruktur Pelatihan). Tiga belas tahun terakhir bekerja di bidang Pengembangan Sumberdaya Manusia, dan aktif dalam memberikan pelatihan internal karyawan perusahaan dan publik. Certified DISC Consultant dari Thomas International dan Institute for The Motivational Living, Inc.</div>
<div>
<strong><span style="color:#000099;">InvestasiSebelum Tanggal 20 November 2008( Bonus Personal Style Analysis Report Generation Software DISC V.2...09<br />
unlimited version + Bonus Buku DISC ( The 4-Dimensional Manager )<br />
Biaya WORKSHOP Rp. 850.000</span></strong></div>
<div>
Setelah mengikuti Workshop ini peserta akan :</div>
<div>1 Konsep DISC</div>
<div>2 Memahami Dimensi Gaya Perilaku (<span class="yshortcuts" style="border-bottom:medium none;background:transparent none repeat scroll 0 50%;cursor:pointer;">Personal Profile Survey</span>)</div>
<div>3 Scoring dan Intepretasi DISC</div>
<div>4 Job Profile Survey dan Job Matching</div>
<div>5 People Development dengan DISC<br />
6 People Reading dan Interaksi</div>
<div>
<strong><span style="color:#000099;">DoorPrize !!! Software <span class="yshortcuts">MBTI</span> Dan Software DISC Versi Bhs Indonesia</span></strong></div>
<div>
Tanggal &#38; Tempat Pelaksanaan 29 November  2008</div>
<div>Pukul 09.00 WIB – selesai</div>
<div>Hotel Sofyan</div>
<div>Jl.Cikini Raya No. 79<br />
<span class="yshortcuts">Jakarta</span> 10330 - Indonesia</div>
<div>
Peserta Memperoleh :</div>
<div>1. Sertifikat</div>
<div>2. Snack dan Lunch</div>
<div>3. Workshop Kit</div>
<div>4. e-book DISC</div>
<div></div>
<div>Target Peserta:<br />
1. HR Manager dan Supervisor<br />
2. Para Recruiter Karyawan<br />
3. Konsultan HR<br />
4. Konsultan Psikologi<br />
5. Manager, Direktur SDM<br />
6. Coacher dan Counselor<br />
7. Assessor<br />
8. Pendidik, Trainer, dan Mentor</div>
<div>
<strong>Pembayaran Transfer Via BCA a/n:ANDRIAN YANUAR</strong></div>
<div><strong>No. Rek : <span class="yshortcuts">2741385289</span></strong></div>
<div><strong>( BCA KCP, Pondok Bambu )</strong></div>
<div>
More Info :Icha : 0819 3260 5311 / 92167166 Adhe : 0817 144063<br />
v Peserta yang sudah melakukan pembayaran, harap segera konfirmasi ke Panitia dengan mengirimkan bukti pembayarannya via Fax ke ( 021 ) 70318127</div>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Lebaran hari kedua 1429H]]></title>
<link>http://irdyogyafamily.wordpress.com/?p=138</link>
<pubDate>Mon, 06 Oct 2008 04:18:40 +0000</pubDate>
<dc:creator>ilmailmiawati</dc:creator>
<guid>http://irdyogyafamily.id.wordpress.com/2008/10/06/lebaran-hari-kedua-1429h/</guid>
<description><![CDATA[Payaman yang gerah, 2 Syawal 1429H, akhirnya mengalahkan kantuk dan perlu suatu perlawanan untuk mem]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Payaman yang gerah, 2 Syawal 1429H, akhirnya mengalahkan kantuk dan perlu suatu perlawanan untuk membuat rasa nyaman menjelang tidur. Kali ini agak luar biasa bagi saya, seorang ilma masih melek pada jam 21.29. Biasanya jam segini saya sudah terlelap dan tidak kuasa bertahan untuk merebahkan badan diatas kasur dan bantal yang nyaman.</p>
<p>Saya ditemani kopi dan laptop pinjaman (ehm!),,,kemudian menuliskan lebaran 1429H kali ini. Semata-mata ingin mengucapkan selama idul fitri, tapi karena sudah lewat, maka saya berefleksi dengan kata maaf. Pengalaman batin ini selama 2 hari, akhirnya saya berproses memaafkan orang lain. Ini proses yang terasa berat karena maaf itu tidak sekedar ikrar di hati, namun perlu didalami sebagai penerimaan diri. Memaafkan orang lain, karena ketika kita memaafkan mereka, maka demikian juga kita dimaafkan oleh mereka dan oleh masalah itu sendiri. Hah! Agak tertegun dengan kata maaf yang begitu lancar diucapkan dan disertai janji untuk memperbaiki diri, maka saya berkhusnudzon terhadap diri sendiri dan tuhan saya..maafkan saya, saya memaafkanmu, dirimu memaafkan saya dan tuhan memaafkan saya dan dirimu.</p>
<p>Ada banyak nasihat selama 2 hari ini ketika berkeliling di kampung saya Payaman. Untuk sebuah ukuran desa, saya agak kewalahan mengelilingi rumah demi rumah dalam kunjungan singkat sekitar setidaknya 10 menit. Semua rumah yang saya datangi memiliki sejarah kekerabatan dan pertemanan dengan keluarga yang tidak terasa semua sudah berjalan sekitar 30 tahunan. Rumah-rumah itu sudah banyak berubah, dari para penghuninya yang berganti dari buyut, simbah, pakde budhe bulik, anak; lalu pergantian tradisi makanan ( tidak ada lagi jenang tapi ketela yang legit-ini karena kelapa dan gula kelapa mahal sekali), setrup buatan diganti setrup marjan yagn praktis dan rasanya lebih priyayi, sandal jepit diganti sandal selop, dsb. Yang terasa tidak berubah adalah ungkapan maaf dan nasihatnya, seperti ungkapan melebur dosa di hari raya ini, maafkan kesalahan yang lebih tua, mudah-mudahan diberi kesehatan, rejeki, jodoh dan sekolah yang baik. Lalu ada nasihat yang lebih kompleks bila mengunjungi simbah yang kyai NU. Keluarlah fatwa fenomena jaman, pengendalian nafsu, perbincangan politik, nasihat perkawinan, nasihat berjodoh, dsb.</p>
<p>Semua nasihat  para tetua yang saya datangi akhirnya mengerucut pada satu hal, jangan suka berbicara yang tidak mutu, karena bicara tidak mutu itu pemborosan. Tuhan saya tidak menyukai pemborosan karena pemborosan itu temannya setan. Kalau jadi teman setan maka....hihhhh!!! (saya ngeri kalau saya masuk neraka) Saya lalu beristighfar berkali-kali..berapa banyak saya bicara tidak mutu? Jangan-jangan saya sudah jadi temannya setan dan nanti masuk neraka? Sekali lagi saya berkhudnudzon saja, berprasangka baik dengan tuhan saya, mudah-mudahan saya masih diberi kesempatan untuk memperbaiki diri.</p>
<p>Nah, Mudah-mudahan juga saya juga dimaafkan oleh teman-teman IRD untuk ketajaman bicara yang tidak pada tempatnya. Karena dengan dimaafkan maka saya akan dibukakan pintu-pintu maaf yang lain. begitu...</p>
]]></content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>
