<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress.com" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>senias &amp;laquo; WordPress.com Tag Feed</title>
	<link>http://wordpress.com/tag/senias/</link>
	<description>Feed of posts on WordPress.com tagged "senias"</description>
	<pubDate>Sat, 11 Oct 2008 11:11:51 +0000</pubDate>

	<generator>http://wordpress.com/tags/</generator>
	<language>en</language>

<item>
<title><![CDATA[Laskar Pelangi [Save Our Movie]]]></title>
<link>http://learningrevolution.wordpress.com/?p=133</link>
<pubDate>Wed, 14 May 2008 00:25:42 +0000</pubDate>
<dc:creator>namakuananda</dc:creator>
<guid>http://learningrevolution.id.wordpress.com/2008/05/14/laskar-pelangi-save-our-movie/</guid>
<description><![CDATA[Meski kalah (ditolaknya permohonan) Pengujian UU No. 8 tahun 1992 oleh Mahkamah Konstitusi (MK), ten]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="color:#00ffff;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Meski kalah (ditolaknya permohonan) Pengujian UU No. 8 tahun 1992 oleh Mahkamah Konstitusi (MK), tentang perfilman terhadap UUD ’45, para pemohon yang tergabung dalam Yayasan Masyarakat Mandiri Film Indonesia (YMMFI) masih bisa tersenyum dan </span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">berikhlas diri. </span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"><span style="color:#00ffff;"><a href="http://www.mahkamahkonstitusi.go.id" target="_blank">Baca selengkapnya hasil persidangan</a>.</span> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="color:#00ff00;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Beredarnya film-film lokal dengan genre tertentu saat ini memberikan angin segar pada masyarakat kita. Mulai dari Ayat-ayat Cinta sampai Tali Pocong Perawan. Bahkan film import yang sudah punya fans tersendiri mulai mencuri perhatian di kalangan pemirsa film kita. Untuk mengimbangi laju film import saat ini banyak sineas muda yang tampil beda untuk memunculkan pakem dalam membuat film. Bermula dari munculnya film Ada Apa Dengan Cinta, Jalailangkung garapan Jay Subijakto/Rizal dan yang terakhir Ayat-ayat Cinta besutan sutradara muda, mas Hanung.</span><!--more--></span><span style="color:#00ff00;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Untuk menonton film Indonesia, aku cenderung masih memilih. Film yang masih berkesan di dalam benakku adalah Film yang berjudul Daun di Atas Bantal karya Garin Nugroho dan Naga Bonar 1 setelah itu belum ada film Indonesia yang bisa mengusik pikiranku. Dan akhirnya Naga Bonar 1 diputar kembali untuk mengenang 100 tahun Kebangkitan Bangsa. Ya, moment yang pas untuk memutar film ini. Memang layak. Kesan nasionalismenya sangat kental. </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="color:#00ff00;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Sekali waktu nonton film karya <a href="http://http://www.akirakurosawa.com/" target="_blank">legendaris Akira Kurosawa</a> sutradara Jepang, sudut pengambilan gambarnya asyik dan terkesan nyleneh. Kolaborasi teknik pencahayaan dan suara sangat dramastis. Karakter penokohan sangat kuat, komplit. Coba deh tonton karyanya, bisa-bisa jenuh dan pengin tidur aja..he..he..he. Untuk masalah film layar lebar di negeri ini, mas Garin emang jagonya, dia lebih suka mengikutsertakan karyanya terlebih dahulu ke pentas dunia daripada di putar di sini dan hasilnya pasti menyabet penghargaan. Kalo di putar di Indonesia terlebih dahulu takut kena sensor X Y ? Atau </span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">sistem penjurian di sono-no lebih siap dan independent?</span><strong><span> </span></strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Untuk film <a href="http://http://id.wikipedia.org/wiki/Under_The_Tree" target="_blank">Under The Tree</a>, kapan diputar di sini mas? Filmnya lagi jalan-jalan ke negeri tetangga dulu ya?  :-)</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="color:#00ff00;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Tidak kalah hebatnya dengan Mas Garin, Sineas Muda, Mira Lesmana dan M. Rivai Riza (Riri) tidak lama lagi akan meramaikan film layar lebar yang berjudul <a href="http://http://id.wikipedia.org/wiki/Laskar_Pelangi" target="_blank">Laskar Pelangi</a> yang diambil dari Tetralogi karya Andre Hirata Seman. Andre sendiri berharap paling tidak film Laskar Pelangi dapat memberikan pencerahan dan aspirasi di dunia perfilman dan pendidikan. Untuk masalah popularitas dan membandingkan dengan film Ayat-ayat Cinta, Andre cuma tersenyum, “Paling tidak, sama dengan AAC atau lebih”. </span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"><span style="color:#00ff00;">Mendengar selentingan bahwa film ini akan mulai syuting pada tanggal 25 Mei mendatang. Jangan lama-lama ya Mbak Mira buat filmnya, 4 bulan cukup khan? Ya.... abis lebaran gitu, biar pas momentnya hi..hi...hik.   Untuk film yang satu ini, pasti aku tonton. Save Our Movie.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><a href="http://learningrevolution.wordpress.com" target="_self">[ Kembali ke Asal ]</a></p>
]]></content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>
