<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress.com" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>semua-tentang-depok &amp;laquo; WordPress.com Tag Feed</title>
	<link>http://wordpress.com/tag/semua-tentang-depok/</link>
	<description>Feed of posts on WordPress.com tagged "semua-tentang-depok"</description>
	<pubDate>Tue, 07 Oct 2008 09:02:35 +0000</pubDate>

	<generator>http://wordpress.com/tags/</generator>
	<language>en</language>

<item>
<title><![CDATA[:: KRL South Line Depok Manggarai !]]></title>
<link>http://kotadepok.wordpress.com/?p=47</link>
<pubDate>Wed, 10 Sep 2008 01:51:32 +0000</pubDate>
<dc:creator>kotadepok</dc:creator>
<guid>http://kotadepok.id.wordpress.com/2008/09/10/krl-south-line-depok-manggarai/</guid>
<description><![CDATA[Selama bulan Ramadhan ini, saya hampir selalu menggunakan KRL Biru South Line jurusan Stasiun Depok ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Selama bulan Ramadhan ini, saya hampir selalu menggunakan KRL Biru South Line jurusan Stasiun Depok Lama - Manggarai ini untuk berangkat ke tempat kerja. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><a href="http://kotadepok.wordpress.com/files/2008/09/southline.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-48" title="southline" src="http://kotadepok.wordpress.com/files/2008/09/southline.jpg" alt="" width="430" height="265" /></a></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Saya biasanya <span> </span>berangkat dari rumah sehabis melaksanakan shalat subuh di masjid di dekat rumah. Daripada ngantuk di rumah , kayaknya lebih enak <span> </span>berangkat lebih pagi dan nanti bisa <span> </span>memanfaatkan waktu perjalanan sekitar 35 menit tidur di bangku KRL. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">KRL yang <span> </span>berangkat di Stasiun Depok Baru pukul 05.45 dan tiba di Stasiun Manggarai pukul 06.30 ini tingkat okupasinya masih sangat <span> </span>rendah, buktinya saya yang naik dari Stasiun Depok Baru saja masih sering dapat bagian tempat duduk. Dari Manggarai, KRL ini kemudian balik lagi ke Depok dengan keadaan kosong karena hanya diisi satu dua penumpang saja. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Sebenarnya sayang kalau KRL ini hanya mengakhiri perjalanannya sampai di Manggarai. Kalau saja KRL ini diperpanjang tujuan perjalanannya <span> </span>sampai ke stasiun kota, oh alangkah nikmatnya, saya tak perlu lagi menunggu KRL pengganti untuk turun di Stasiun Juanda.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Jumlah penumpang tujuan kota untuk jam keberangkatan tersebut kayaknya cukup banyak jumlahnya, sementara saat ini mereka hanya dilayani oleh KRL ekonomi saja. KRL South Line ini bisa untuk mengisi <span> </span>kekosongan KRL AC pada jam tersebut.</span></p>
<p><!--[if gte mso 9]&#62;  Normal 0   false false false        MicrosoftInternetExplorer4  &#60;![endif]--><!--[if gte mso 9]&#62;   &#60;![endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Meskipun berfungsi sebagai “feeder” untuk KRL Lingkar Ciliwung, tak ada salahnya KRL ini melanjutkan perjalanannya sampai ke kota. <span> </span>Dengan tujuan perjalanan yang lebih panjang, jumlah penumpang KRL ini  insyaallah akan lebih banyak daripada yang ada selama ini. Bagaimana nih Pak Ahmad Sudjadi dan <a href="http://www.krljabotabek.com/">PT KA Jabotabek</a> ?</span></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[:: Kali Baru ; Kering &amp; Berbau]]></title>
<link>http://kotadepok.wordpress.com/?p=40</link>
<pubDate>Sun, 07 Sep 2008 03:01:14 +0000</pubDate>
<dc:creator>kotadepok</dc:creator>
<guid>http://kotadepok.id.wordpress.com/2008/09/07/kali-baru-kering-berbau/</guid>
<description><![CDATA[Sejak beberapa minggu ini, Kali Baru di dekat tempat tinggal kami yang membentang dan mengalirkan ai]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><a href="http://kotadepok.files.wordpress.com/2008/09/kalibaru.jpg"><img class="alignright size-medium wp-image-41" title="kalibaru" src="http://kotadepok.wordpress.com/files/2008/09/kalibaru.jpg?w=300" alt="" width="300" height="207" /></a><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Sejak beberapa minggu ini, Kali Baru di dekat tempat tinggal kami yang membentang dan mengalirkan air dari Bogor hingga ke Kali Krukut dan Ciliwung Jakarta kering dan berbau tinja.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Sungai ini kering katanya karena di daerah hulunya , di wilayah Pabuaran, ada tanggul yang jebol yang harus diperbaiki.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Sungai kering sih mungkin sudah biasa terjadi di musim kemarau seperti ini. Yang tidak tahan ya baunya itu..., terutama bau tinja yang menyebar lewat angin yang cukup kencang, terutama saat dini hari ketika orang berduyun-duyun untuk menunaikan shalat subuh di masjid terdekat. Waduh... pokoknya sangat menyengat dan tajam deh.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Dari sungai yang kering dan berbau ini terlihat kebiasaan-kebiasaan yang terjadi di masyarakat kita yang kayaknya masih harus terus dibenahi, mulai dari cara mengelola sungai, mendirikan bangunan di pinggiran sungai, membuang tinja dan limbah rumah tangga lainnya.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Tapi dengar-dengar, katanya tak lama lagi di sebagian pinggiran sungai itu akan dibuat penghijauan. Benar nggak nih ... ?</span></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[:: Asyik, Buku Pelajaran Gratis !]]></title>
<link>http://kotadepok.wordpress.com/?p=34</link>
<pubDate>Thu, 03 Jul 2008 05:40:21 +0000</pubDate>
<dc:creator>kotadepok</dc:creator>
<guid>http://kotadepok.id.wordpress.com/2008/07/03/asyik-buku-pelajaran-gratis/</guid>
<description><![CDATA[Bagi para siswa yang telah mendapatkan sekolah, apalagi sekolah favorit,  tentu harus banyak bersyuk]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><a href="http://kotadepok.files.wordpress.com/2008/07/diknas3.jpeg"><img class="alignright size-medium wp-image-35" src="http://kotadepok.wordpress.com/files/2008/07/diknas3.jpeg?w=131" alt="" width="144" height="54" /></a>Bagi para siswa yang telah mendapatkan sekolah, apalagi sekolah favorit, <span> </span>tentu harus banyak bersyukur, sampai hari ini masih banyak orang tua dan siswa pontang-panting berburu ke <span> </span>sekolah lain setelah daftar mereka terlempar dari jurnal Penerimaan Siswa Baru (PSB) yang selalu di<em>update</em> setiap saat.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Ada kabar gembira lagi bagi para siswa dan orang tua dari dunia pendidikan, khususnya menyangkut buku pelajaran. Mulai tahun ini, Departemen Pendidikan Nasional<span> </span>menyediakan buku gratis untuk materi pelajaran di sekolah. Bukan gratis-gratis amat sih, tetapi materi pelajaran tersebut dapat di<em>download</em> dari webste ini : <a href="http://www.pusbuk.or.id">www.pusbuk.or.id</a>, <a href="http://bse.depdiknas.go.id">http://bse.depdiknas.go.id</a>, <a href="http://www.depdiknas.go.id">www.depdiknas.go.id</a> atau <a href="http://www.sibi.or.id/">www.sibi.or.id</a>.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Sebagai orang tua, kita tentu sangat bergembira menyambut kebijakan perbukuan baru yang diambil oleh Depdiknas tersebut. Mudah-mudahan kebijakan ini dapat mengatasi carut marut masalah buku pelajaran di sekolah-sekolah kita.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Selama ini, <span> </span>kita kayaknya seperti “dipaksa” untuk membeli buku-buku pelajaran yang dijual di sekolah, meskipun menurut peraturan tidak boleh, tetapi pada prakteknya jalan terus. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Buku-buku yang harus dibeli tersebut kadang-kadang mutunya di bawah standar, baik dari segi isi, disain, kertas maupun penjilidannya. Dari segi harga, kadang-kadang juga jauh lebih mahal dibanding harga yang ada di pasaran. Buku-buku tersebut kayaknya memang dirancang untuk dipakai sekali saja dan tidak bisa diwariskan kepada adik-adik kelasnya karena setiap tahun selalu berubah, meskipun kadang-kadang perubahannya tidak signifikan, misalnya hanya pada sampul atau ilustrasinya saja.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Dengan kebijakan Depdiknas yang baru ini, kayaknya buku-buku tersebut bisa diwariskan kepada adik-adik kelasnya karena buku-buku tersebut dirancang untuk waktu pemakaian 5 tahun.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Kita sangat <em>welcome</em> dengan kebijakan ini, kita berharap niat baik ini terus bisa dijaga sampai pada implementasinya di lapangan, kalau toh harus beli (karena buku tersebut memang harus dicetak), harganya juga tidak melebihi harga eceran tertinggi (HET) yang telah ditetapkan. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Kalau hal tersebut bisa dilaksanakan, maka akan sedikit bisa mengurangi beban para orang tua dalam rangka menyiapkan generasi muda yang akan menentukan maju mundurnya bangsa ini di masa depan. Insyaallah</span></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[:: Pendaftaran Siswa Baru, Ibu-Ibu Jadi Melek Internet]]></title>
<link>http://kotadepok.wordpress.com/?p=25</link>
<pubDate>Wed, 02 Jul 2008 02:18:33 +0000</pubDate>
<dc:creator>kotadepok</dc:creator>
<guid>http://kotadepok.id.wordpress.com/2008/07/02/pendaftaran-siswa-baru-ibu-ibu-jadi-melek-internet/</guid>
<description><![CDATA[Untuk keperluan penerimaan siswa baru tahun 2008 ini, Kantor Dinas Pendidikan Depok meluncurkan webs]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://kotadepok.wordpress.com/files/2008/07/psb.jpeg"><img class="alignleft size-medium wp-image-26" src="http://kotadepok.wordpress.com/files/2008/07/psb.jpeg?w=103" alt="" width="113" height="84" /></a><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Untuk keperluan penerimaan siswa baru tahun 2008 ini, Kantor Dinas Pendidikan Depok meluncurkan website “Sistem Informasi Penerimaan Siswa Baru Periode 2008” yang alamatnya dapat diakses di <a href="http://www.psb-depok.com/home.php">www.psb-depok.com</a>. Website tersebut berisi segala sesuatu informasi yang berkaitan dengan penerimaan siswa baru di SMP, SMA, SMK Negeri di Depok. Di website ini kita dapat memantau langsung daftar siswa yang diterima maupun tidak diterima di suatu sekolah, lengkap dengan daftar nilai dan urutannya. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Mereka yang mempunyai nilai UAS BN bagus tentu akan sedikit tenang memilih sekolah yang menjadi favoritnya. Mereka yang mempunyai nilai pas-pasan, harus rajin memelototi jurnal nilai dan harus siap-siap mencari sekolah lain jika terlempar dari jurnal tersebut.<span> </span>Mereka yang nilainya rendah, ya harap tahu diri untuk tidak mendaftar di sekolah idamannya. Mau daftar sih boleh-boleh saja, tapi akan sia-sia.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Dengan sistem informasi ini, penerimaan siswa baru menjadi lebih transparan dan memperkecil peluang main lewat jalan belakang seperti yang sering digunjingkan selama ini. Insya allah juga lebih efisien dan memuaskan semua pihak.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Salah satu dampak positif dari penerimaan model ini adalah ibu-ibu rumah tangga yang biasanya lebih banyak berkutat dengan urusan dapur, jadi sedikit melek dengan dunia internet. Mereka mau tak mau harus menemani putra-putri tercintanya untuk memantau<span> </span>terus jurnal yang urutannya selalu berubah setiap saat tersebut.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Mereka yang diterima <span> </span>tentu harus banyak bersyukur karena mendapat kesempatan untuk bersekolah di sekolah negeri yang umumnya biayanya lebih murah dengan mutunya lebih baik. Mereka yang tidak diterima, juga tidak perlu berkecil hati, sekarang ini banyak sekolah swasta yang mutunya tidak kalah dengan sekolah negeri.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Yang jelas, setelah masa pengumuman ini, para orang tua sisa harus mempersiapkan dana yang tidak sedikit jumlahnya, untuk keperluan pendaftaran, pembelian buku, seragam dan perlengkapan sekolah lainnya. Demi masa depan putra-putri tercintanya, semuanya siap  dilakukan oleh orangtua. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Dan jangan lupa sertakan juga anak-anak kita dalam setiap doa kita, “Rabbi habli minash sholihin”, Ya Allah tumbuhkanlah anak-anak kami menjadi generasi yang soleh dan solihah, Amiin. </span></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[:: Pasar Depok Baru Terbakar]]></title>
<link>http://kotadepok.wordpress.com/?p=23</link>
<pubDate>Tue, 29 Apr 2008 02:06:03 +0000</pubDate>
<dc:creator>kotadepok</dc:creator>
<guid>http://kotadepok.id.wordpress.com/2008/04/29/pasar-depok-baru-terbakar/</guid>
<description><![CDATA[




Ada dua hal kontras terjadi pada hari Ahad tanggal 27 April 2008, bersamaan dengan hari jadi Ko]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div></div>
<p><span style="font-size:small;font-family:Verdana;"></p>
<p align="justify"><a href="http://kotadepok.wordpress.com/files/2008/04/psr3.jpg"><img class="alignright size-medium wp-image-24" src="http://kotadepok.wordpress.com/files/2008/04/psr3.jpg?w=300" alt="" width="300" height="219" /></a></p>
<div></div>
<p><span style="font-size:small;font-family:Verdana;"></p>
<p align="justify">Ada dua hal kontras terjadi pada hari Ahad tanggal 27 April 2008, bersamaan dengan hari jadi Kotamadya Depok yang ke-9.</p>
<p align="justify">Yang pertama, tentunya sudah ditunggu-tunggu dan direncanakan dengan matang, adalah berbagai aktifitas yang dilaksanakan dalam rangka mensyukuri hari jadi tersebut.</p>
<p align="justify">Yang kedua, yang tentunya sangat tidak diharapkan, adalah terjadinya musibah kebakaran di pasar Depok Baru pada malam harinya. Pada kejadian ini, puluhan kios yang menjual berbagai jenis dagangan terbakar habis. Kerugian dari segi materi maupun immateri tentu sangat besar.</p>
<p align="justify">Kita hanya bisa berharap mudah-mudahan semua pihak dapat mengambil pelajaran dari kejadian tersebut. Tidak berlebihan bersukacita dalam menyikapi berbagai kenikmatan yang telah kita terima dan tidak larut dalam kesedihan ketika musibah menimpa kita. </p>
<p>Kata guru kita di majlis ta’lim di kampung, kita <em>mah kudu</em> <em>sabar</em> dan <em>syukur</em> dalam menyikapi semua kejadian yang kita hadapi. Mudah-mudahan ya !</p>
<p></span> </p>
<p></span></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[:: Thanks Telkom !]]></title>
<link>http://kotadepok.wordpress.com/?p=20</link>
<pubDate>Mon, 28 Apr 2008 02:05:01 +0000</pubDate>
<dc:creator>kotadepok</dc:creator>
<guid>http://kotadepok.id.wordpress.com/2008/04/28/thanks-telkom/</guid>
<description><![CDATA[
Beberapa waktu lalu kami punya dua unek-unek terpendam soal telepon rumah. Pertama, sudah lebih dar]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p align="justify"><a href="http://kotadepok.wordpress.com/files/2008/04/blogtelp1.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-21" src="http://kotadepok.wordpress.com/files/2008/04/blogtelp1.jpg?w=176" alt="" width="176" height="193" /></a></p>
<p align="justify"><span style="font-size:10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Verdana;">Beberapa waktu lalu kami punya dua <em>unek-unek</em> terpendam soal telepon rumah. <em>Pertama</em>, sudah lebih dari dua bulan ini telepon tersebut mengalami gangguan. Saat menelpon atau menerima telepon yang terdengar hanya suara <em>kresek-kresek</em> saja, untuk bisa menangkap pembicaraan lawan kita harus bekerja ekstra "keras". <em>Kedua</em>, Tagihan bulanannya menurut kami cukup mahal dibanding dengan frekuensi pemakaiannya. Yang paling banyak memakai telepon itu hanya anak-anak untuk menghubungi teman-temannya soal PR sekolah.</span></span><span style="font-size:10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Verdana;"> </span></span></p>
<p align="justify"><!--[if gte mso 9]&#62;  Normal 0   false false false        MicrosoftInternetExplorer4  &#60;![endif]--><!--[if gte mso 9]&#62;   &#60;![endif]--><!--[if !mso]&#62;--><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Kami sempat mendiskusikan dengan keluarga soal kemungkinan memutuskannya dan menggantinya dengan telepon <em><span style="font-family:Verdana;">fixed</span></em> sejenis lainnya. Sekarang kan banyak pilihan, ada yang menawarkan diri sebagai “Bukan telepon biasa” (yang ini dari temannya segrup ya), yang lain menawarkan paket “Ngorbit” (Ngobrol irit! kayaknya gak nyambung akronimnya ya ?), yang lainnya lagi menawarkan paket “Paket Untung”, semakin sering menelpon atau ditelpon kita akan semakin untung, pokoknya <em><span style="font-family:Verdana;">macem-macem deh</span></em>!</span></p>
<p><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Tapi sekarang <em><span style="font-family:Verdana;">unek-unek</span></em> itu harus kami pikir ulang lagi. Titik baliknya terjadi Kamis  24 April 2008 lalu  saat kami iseng-iseng mengajukan komplain ke nomor 147. Saat itu petugas menjanjikan bahwa komplain akan ditangani sesegera mungkin, jika dalam waktu 2 x 24 jam tidak ada perbaikan, akan dibebaskan dari abunemen untuk tagihan bulan depan. </span></p>
<p><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Semula kami sempat syuudlon bahwa <em><span style="font-family:Verdana;">complain handling</span></em>nya pasti lelet dan tak gratis pula. Ternyata responnya lebih dari yang dijanjikan. Hari Jumat petugas Telkom datang dan dalam waktu singkat masalah sambungan selesai. Semuanya <em><span style="font-family:Verdana;">free </span></em>tidak ada <em><span style="font-family:Verdana;">charge</span></em> serupiah pun. Dan yang lebih penting lagi, petugasnya juga cukup <em><span style="font-family:Verdana;">smart </span></em>dan responsif.</span><span style="font-size:10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Verdana;"></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span><span style="font-size:10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;"></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span><span style="font-size:10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Verdana;"></span></span></span></span></span></span></span><span style="font-size:10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Verdana;"></span></span></span></span><span style="font-size:10pt;"></span></p>
<div><span style="font-size:10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Verdana;"> </span></span></div>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[:: Angkot dengan Selera Vila]]></title>
<link>http://kotadepok.wordpress.com/?p=14</link>
<pubDate>Mon, 21 Apr 2008 01:17:19 +0000</pubDate>
<dc:creator>kotadepok</dc:creator>
<guid>http://kotadepok.id.wordpress.com/2008/04/21/angkot-dengan-selera-vila/</guid>
<description><![CDATA[Ada-ada saja cara pengusaha untuk menarik konsumen, termasuk dalam soal usaha angkot.
Di Depok, tepa]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p align="justify"><a href="http://kotadepok.wordpress.com/files/2008/04/blogjok.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-15" src="http://kotadepok.wordpress.com/files/2008/04/blogjok.jpg" alt="" width="300" height="210" /></a>A<span style="font-size:10pt;">da-ada saja cara pengusaha untuk menarik konsumen, termasuk dalam soal usaha angkot.</span></p>
<p><span style="font-size:10pt;">Di Depok, tepatnya di trayek D 07 jurusan Terminal–Citayam, ada sebuah angkot yang interiornya didisain dengan unik bak sebuah rumah tinggal. Lantainya dipasangi keramik berpola, joknya didisain dan ditata seperti sofa. Untuk menjaga kebersihan angkot, di pintu masuk dipasang keset agar setiap penumpang membersihkan dulu sepatu dan sandalnya yang belepotan karena tanah di sekitar jalur tersebut berwarna coklat dan lengket di alas kaki.</span></p>
<p><span style="font-size:10pt;">Mungkin ini baru rintisan awal dan masih dalam tahap uji coba. Siapa tahu di masa datang fasilitasnya akan ditambah lagi, misalnya dipasang AC dan ada fasilitas <em>hotspot-</em>nya, sehingga sambil <em>ngangkot</em> kita juga bisa <em>nge-net</em>, kalau pun jalanan Depok macet, kita <em>nggak</em> bakalan BT deh.</span></p>
<p><span style="font-size:10pt;">Kita tunggu ide-ide kreatif selanjutnya. Kalau fasilitasnya semakin lengkap dan nyaman, kan kita-kita juga, para <em>user</em> angkot, yang akan diuntungkan. Eh siapa tahu, sebentar lagi akan muncul angkot dengan fasilitas hotel bintang 5 !</span></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[:: Depok, Kota Lautan Angkot]]></title>
<link>http://kotadepok.wordpress.com/?p=8</link>
<pubDate>Sun, 20 Apr 2008 09:14:39 +0000</pubDate>
<dc:creator>kotadepok</dc:creator>
<guid>http://kotadepok.id.wordpress.com/2008/04/20/depok-kota-lautan-angkot/</guid>
<description><![CDATA[
Jumlah angkot di kota Depok kayaknya sudah terlalu banyak, hal seperti ini kadang kerap menimbulkan]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:Verdana;"><span style="font-size:small;font-family:Verdana;"><a href="http://kotadepok.wordpress.com/files/2008/04/blogangkut4.jpg"><img class="alignright size-medium wp-image-13" src="http://kotadepok.wordpress.com/files/2008/04/blogangkut4.jpg" alt="" width="300" height="195" /></a></span></span></div>
<div class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Jumlah angkot di kota Depok kayaknya sudah terlalu banyak, hal seperti ini kadang kerap menimbulkan masalah. Pada jam-jam tertentu, angkot sering menjadi biang kemacetan, sementara dari sisi lain, dari sisi angkot sendiri, jumlah yang terlalu banyak tersebut seringkali membuat persaingan tidak sehat, atau bahkan banyak angkot yang kosong atau terisi hanya satu atau dua orang. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-size:10pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Tapi bagaimanapun keberadaan angkot sendiri bagi kota seperti Depok ini sangat dibutuhkan. Angkot menyediakan akses transportasi yang murah bagi masyarakat, angkot menyerap cukup banyak tenaga kerja, baik langsung maupun tidak langsung, mulai dari sopir, calo, tukang bensin, montir, petugas terminal dan lain sebagainya. Angkot juga memberikan kontribusi langsung bagi penerimaan pendapatan pemerintah, paling tidak setiap kali masuk terminal, mereka membayar retribusi Rp 200,- . Di samping itu, angkot juga menjadi pendorong bagi kemajuan suatu wilayah, kawasan yang dilalui angkot biasanya lebih maju dari yang tidak.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-size:10pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Yang mungkin dibutuhkan saat ini adalah kemauan dan kesediaan semua pihak untuk mau menata dan ditata, bagaimana agar keberadaan angkot di Depok ini semakin memberi nilai tambah bagi semua pihak, baik untuk kemajuan ekonomi, untuk kebersihan dan keindahan kota serta untuk kenyamanan bagi para pengguna. Lalu siapa pihak-pihak itu ? Ya kita semua, baik investor, operator, regulator, aparat keamanan dan lain-lainnya, termasuk kita sebagai user.</span></span></p>
</div>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[:: Kali Baru, Warning Banjir Jakarta!]]></title>
<link>http://kotadepok.wordpress.com/?p=6</link>
<pubDate>Thu, 17 Apr 2008 02:26:19 +0000</pubDate>
<dc:creator>kotadepok</dc:creator>
<guid>http://kotadepok.id.wordpress.com/2008/04/17/kali-baru-warning-banjir-jakarta/</guid>
<description><![CDATA[ Jembatan Serong berdiri tegak di atas Kali Baru, yang membentang dan mengalirkan air dari Bogor me]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p> <span style="font-size:small;font-family:Verdana;"><a href="http://kotadepok.wordpress.com/files/2008/04/sungai.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-7" src="http://kotadepok.wordpress.com/files/2008/04/sungai.jpg" alt="" width="300" height="207" /></a>Jembatan Serong berdiri tegak di atas Kali Baru, yang membentang dan mengalirkan air dari Bogor meliuk-liuk hingga ke Kali Krukut dan Ciliwung Jakarta.</p>
<p align="justify">Dari aliran sungai ini kita bisa memperkirakan bahwa di Jakarta akan terjadi banjir atau tidak. Jika aliran sungai ini deras dan cukup keruh, maka kemungkinan besar beberapa wilayah di Jakarta akan terjadi banjir. Jadi penduduk Jakarta jangan bergembira terlebih dahulu, bahwa kalau di Jakarta cuacanya cerah itu berarti bebas banjir. Tunggu dulu, di cuaca di Bogor dan Depok bagaimana ? Kalau di kedua daerah itu hujan lebat, maka orang-orang Jakarta harus siap-siap menerima kiriman air. Kalau terang, sementara waktu boleh berlega hati.</p>
<p><font face="Verdana" size="3"><span style="font-size:small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:small;font-family:Verdana;">Gambar ini diambil di pagi hari, setelah semalaman Bogor diguyur hujan nan lebat. Jadi warning untuk Jakarta ! siap-siap menerima kiriman "rejeki" dari Bogor. </span></span></span></span></p>
<p></font></span></p>
<p> </p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[:: Jembatan Serong, All start from here]]></title>
<link>http://kotadepok.wordpress.com/?p=3</link>
<pubDate>Wed, 16 Apr 2008 05:45:33 +0000</pubDate>
<dc:creator>kotadepok</dc:creator>
<guid>http://kotadepok.id.wordpress.com/2008/04/16/jembatan-serong-all-start-from-here/</guid>
<description><![CDATA[ 
Bagi warga Depok, nama Jembatan Serong insyaallah tentu bukan nama yang asing. Begitu turun di te]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"> </p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:small;font-family:Verdana;"><a href="http://kotadepok.wordpress.com/files/2008/04/jemser1.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-5" src="http://kotadepok.wordpress.com/files/2008/04/jemser1.jpg" alt="" width="300" height="189" /></a>Bagi warga Depok, nama <a href="http://www.wikimapia.org/#lat=-6.4204215&#38;lon=106.7950809&#38;z=18&#38;l=0&#38;m=a&#38;v=2">Jembatan Serong</a> insyaallah tentu bukan nama yang asing. Begitu turun di terminal atau stasiun kereta api, ketika kita bertanya nama tersebut, maka orang akan dengan cepat dan senang hati menunjuki angkot yang menuju kesana. Tempat ini memang sangat mudah untuk dijangkau. Kalau dari terminal Depok kita bisa langsung naik angkot 07, dari Citayam, setelah kita berjalan ke arah barat dari stasiun kitra-kira 200 m, kita juga bisa langsung naik angkot yang sama.</span></p>
<p style="text-align:justify;">
<div style="text-align:justify;"><span style="font-size:small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:small;font-family:Verdana;">Nama Jembatan Serong tidak ada sangkutpautnya dengan ketidaksetiaan seorang kekasih kepada dambaan hatinya. Nama tersebut betul-betul murni dan tidak ada maksud tersembunyi di baliknya. <a href="http://http://www.wikimapia.org/#lat=-6.4204215&#38;lon=106.7950809&#38;z=18&#38;l=0&#38;m=a&#38;v=2">Jembatan Serong</a> bentuknya memang menyerong di perempatan, ke arah utara ke jurusan Depok, ke selatan jurusan Citayam, ke barat ada tempat pembuangan akhir sampah Cipayung dan ke arah barat laut ke jurusan Rawadenok/Arco.</span></span> </div>
<div><span style="font-size:small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:small;font-family:Verdana;"></span></span></div>
<div><span style="font-size:small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:small;font-family:Verdana;"></span></span></span></div>
<p><span style="font-size:small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:small;font-family:Verdana;"></p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:small;font-family:Verdana;">Gambar jembatan tersebut diambil dalam keadaan temaram di pagi hari, ketika matahari belum menampakkan sinarnya. Pada saat seperti itulah jembatan ini menjadi saksi bagi penulis blog ini dalam memulai rutinitas hari-hari dalam kehidupannya.</span></span></span></span></span></span></span></span> </p>
<p></span></span></span></span></p>
]]></content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>
