(sebuah catatan akhir Ramadhan…) Bukannya tak bersungguh-sungguh kusesali dosa salahku selama hayat hingga kini Pastilah senantiasa kusyukuri berkah rahmat nikmat karunia Ilahi yang tiada tarany… lagi →
Loushevaon7's WeblogLuhur Satya Pambudi wrote 2 months ago: (sebuah catatan akhir Ramadhan…) Bukannya tak bersungguh-sungguh kusesali dosa salahku selama … more →
Luhur Satya Pambudi wrote 2 months ago: Ada sebentar hujan waktu sahur membuka September pagi di Jogja Namun turun hujan deras ketika tiba m … more →
Luhur Satya Pambudi wrote 5 months ago: justru yang sempat terlintas di benak atau apa yang sudah perlu diungkapkan oleh kalbu tidak tersura … more →
Luhur Satya Pambudi wrote 7 months ago: Sebagaimana layaknya saja Hari-hari pun silih berganti Hanya terasa terlampau cepat Cepat bergulir p … more →
Luhur Satya Pambudi wrote 11 months ago: Hanya sekian menit awal sempat sesaat asa mengemuka ketika gol pun tercipta Namun angin berbalik ara … more →
Luhur Satya Pambudi wrote 1 year ago: Lewat sudah berbilang hari Hingga tahun pun berganti Rasanya sudah cukup kutahu Baik hatinya santun … more →
Luhur Satya Pambudi wrote 1 year ago: Telah lewat sepekan Masih setia juga sang luka Nangkring di dalam mulutku Terkadang perih terasa Mes … more →
Luhur Satya Pambudi wrote 1 year ago: Tanpa terasa Telah lama ku melangkah Tinggalkan satu kisah Cinta kita berdua Sekian waktu Kucar … more →
Luhur Satya Pambudi wrote 1 year ago: Sendiri belaka aku di rumah Kudentingkan nada piano sementara terdengar rintik hujan Kubawakan lagu- … more →
Luhur Satya Pambudi wrote 1 year ago: Lama tak terlintas di benak Sekian waktu seakan sudah terlupakan Jarang terbayang perjumpaan Sejak s … more →
Luhur Satya Pambudi wrote 1 year ago: Jangan biarkan kalbu membeku Juga angan semata yang ada Masihlah panjang perjalanan kudu ditempuh Ja … more →
Luhur Satya Pambudi wrote 1 year ago: Sekian bulan silam Menjadi sebuah keheranan tersendiri Menatap pagi di kotaku tampak remang-r … more →
Luhur Satya Pambudi wrote 1 year ago: Gita merdumu dari sanubari, telah menggetarkan dawai-dawai hatiku, sehingga terciptalah sebuah harmo … more →
Luhur Satya Pambudi wrote 1 year ago: Setelah sempat menjadi teka-teki, akhirnya terjawab sudah akhir riwayat hidup Sang Jenderal Besar Pa … more →
Luhur Satya Pambudi wrote 1 year ago: Masihkah dapat kurasakan memiliki Bunda tercinta ketika tahun berganti? Menjadi kecemasan beralasan … more →
Luhur Satya Pambudi wrote 1 year ago: Merenungi diri ini Mencoba ‘tuk memahami Yang berkecamuk kini Mengusik perasaan di hati Namun belu … more →
Luhur Satya Pambudi wrote 1 year ago: Kala pertama kita bersua Sudah sempat terucap kata Lantas sebatas kerap kulihat Melintas di depan ka … more →
Luhur Satya Pambudi wrote 2 years ago: : Nila Avianti Seiring kicauan burung bernyanyi Kusua waruga nan apas lagi Rona nirmala nan lembut m … more →
Luhur Satya Pambudi wrote 2 years ago: Kutatap matamu teduh menyentuh Bunga percaya pun kian tumbuh Kutahu hatimu nan bersih jernih Hingga … more →