Dedaunan menari-nari tertiup angin tetesan air hujan mengalir di sela dedaunan matahari memancarkan sinar perlahan-lahan angin spoi-spoi berhembus menyejukkan bocah kecil pun mulai riang dalam canda b… lagi →
Intanghina's Weblogintanghina wrote 7 months ago: Dedaunan menari-nari tertiup angin tetesan air hujan mengalir di sela dedaunan matahari memancarkan … more →
intanghina wrote 8 months ago: Dalam gelapnya dunia kebodohan merajalela kemunafikan, kemaksiatan, kemusrikan dijadikan jalannya ke … more →
intanghina wrote 1 year ago: Ketika kecerian sejenak terpancar. Berkata, bolehkah aku panggil mamah? Sontak saja istriku pun be … more →
intanghina wrote 1 year ago: Masih teringat dalam benakku Ketika itu suatu malam di bulan Romadhon 1427H Tertidur di kursi panjan … more →
intanghina wrote 1 year ago: Anak ku nan lucu Duhai putri ku Dalam tidurmu Ku tatap wajah mu nan lucu Ku belai rambut m … more →
intanghina wrote 1 year ago: Bukan dengan logika tapi dengan hati dari lubuk yang terdalam begitu dahsyat dahsyat akan keajaiban … more →
intanghina wrote 1 year ago: Oh Negeriku ya Rasululloh Andai tertanam ajaran Rasululloh Tak akan ada caci maki Tak akan ada huj … more →
intanghina wrote 1 year ago: Perjumpaan Awal jumpa di saat sepi terucaplah kata sapa nan syahdu Tak disangka dan tak diduga ter … more →