Tag » Petir

# Nhia Nagih Utang (1)

Satu kata buat dia: menyebalkan! Tampaknya saya harus jujur menulis tentang dia. Apalagi, dia lebih senang keterus-terangan daripada kepura-puraan. Dan ini—satu hal yang saya suka dari dia. 447 more words

CATATAN HARIAN

Menunggu hujan reda

Hujan, petir, angin besar, belum makan, tidak tidur siang dan malamnya harus bekerja, rem motor ternyata sedikit tidak beres, ban motor kurang angin, telat dijemput, wah wah wah…pasti muka bisa ditekuk sepuluh. 581 more words

Ketika Mendengar Petir Dan Melihat Kilat

Musim hujan telah tiba, hampir setiap hari kita mendapat rezeki dari langit, terkadang hujan sangat lebat disertai gerumuh petir dan kilat. Maka Islam menganjurkan beberapa amalan ketika terjadi hal ini. 357 more words

Aqidah, Adab, Akhlak, Tazkiyatun Nafs

Keputusan

Begini, kalau saya tak ada keberanian untuk membuat keputusan, maka saya tidak akan pernah mendapatkan pengalaman. Bukan berarti yang tak pernah membuat keputusan tak dapat pengalaman. 370 more words

CATATAN HARIAN

Angin dan Awan

Angin berkelebat

Kupanggil namanya
Lembut tapi jelas
Sebening kaca

Tak tiap saat ia menanggapi
Kecuali kali ini
‘Ada apa, Manusia?’

Kuekstrak tiap tetes ketidakseimbangan
Ketidakpastian menuju ketiadaan itu… 96 more words

Kebahagiaan

Jejak #18 : Petir Mengukir Bhinneka Tunggal Ika

Bumi dan langit saling berpasangan satu sama lain. Menghasilkan rembulan untuk dinikmati diwaktu malam, bersama puisi, secangkir kopi, nyala lilin, atau bersama orang-orang terkasih adalah hal yang menyenangkan, indah dan romantis.

702 more words
Indonesia

Enelysia 1.04

<< Previous Chapter || Next Chapter (In-progress)

Hujan sedang turun dengan sangat lebat ketika sebuah bus berhenti di halte. Pintu membuka, dan satu per satu penumpang turun, menapakkan kaki di lantai ubin yang licin. 1.718 more words

Webfiction